Batangono, BanggaiKep.go.id – Kondisi ruas jalan Trans Peling di Desa Batangono Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) sangat memprihatikan karena sudah banyak lubang mengakibatkan air tergenang dimusim hujan bahkan juga banyak pengendara roda dua hampir mengalami kecelakaan akibat jalan yang berlubang dan digenangi air.

Seorang ibu bernama Nuryani Loboy, S.Th di Desa Batangono yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemda BanggaiKep sebagai guru Pendidikan Agama Kristen di SMP Negeri 2 Buko berinisiatif untuk menimbun jalan poros Trans Pulau Peling yang berlubang di depan rumahnya dan sekitaran rumah tetangga yang masih dapat beliau jangkau.

Sebagaimana viral dibagikan oleh akun Facebook milik “Ninong” yang merupakan tetangganya yang tinggal tidak jauh dari rumah ibu Nuryani. Isi postingan memperlihatkan gambar inisiatif dari Ibu Nuryani Loboy untuk menimbun jalan yang berlubang.

Postingan tersebut mengundang perhatian warganet dengan berbagai komentar yang memberikan pujian atas upaya yang dilakukan oleh Nuryani, ada yang memberikan imoticon salut atas tindakan beliau, ada yang mengatakan guru teladan, super, bahkan salah satu rekan guru pun dengan akun facebook Sarina Saali berkomentar “itu perlu dicontohi”.

Salah satu masyarakat Batangono saat dihubungi via handphone (6/8/2021) malam, mengatakan memang ibu Nuryani Loboy patut dicontohi kegiatan keseharian beliau. Menurutnya, walaupun sudah menjadi seorang pegawai tapi beliau tetap melakukan aktivitas lainnya, seperti berkebun dan lain sebagainya.

Sehingga boleh dikata tidak kenal lelah dan tidak kenal istirahat, sepulang sekolah beliau sudah kekebun dan melakukan kegiatan lainnya, kalau tidak kekebun beliau menjaga warung/kios miliknya.

“Memang beliau patut dicontohi, semoga para pegawai yang lain pun dapat mencontohi tindakan beliau ketika berada ditengah masyarakat mampu memberikan teladan dan dampak positif bukan sebaliknya,” ucap salah satu warga masyarakat Batangono yang namanya enggan disebutkan. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun lebih yang penyebaran dan penularannya masih saja terjadi adalah dengan program vaksinasi, diharapkan mampu membentuk kekebalan tubuh agar tidak rentan melawan Covid-19.

Masyarakat penerima vaksin tahap pertama yang menanti proses vaksinasi tahap kedua mulai gelisah dikarenakan jadwal vaksin tahap kedua mereka sudah lewat 2 sampai 3 minggu dari jadwal seharusnya menerima vaksin.

Juru bicara Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 BanggaiKep Arabia Tamrin, SKM saat dihubungi via seluler pada Kamis, (5/8/2021), perihal vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan, Arabia menjelaskan bahwa program vaksinasi di Banggai Kepulauan masih terus berjalan seperti halnya daerah lain.

“Perihal masyarakat yang menanti vaksinasi tahap kedua kami berharap dapat tetap bersabar, karena Satgas dan Pemda Banggai Kepulauan masih terus berupaya untuk mengakomodir itu semua sesuai ketentuaan,” ucap Arabia.

Mengenai ketersediaan vaksin, Arabia menjelaskan “Saat ini Pemerintah Kabupaten kami tergantung dari alokasi vaksin dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, demikian halnya juga pasti Pemerintah Provinsi pasti mengalokasikan vaksin berdasarkan alokasi dari Kementerian Kesehatan.”

“Sehingga yang didistribusikan kepada masyarakat tergantung jatah yang diberikan, jadi ketersedian vaksin di Banggai Kepulauan, tergantung pada alokasi vaksin yang diberikan oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” jelas Jubir Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 BanggaiKep.

Untuk itu kami berharap masyarakat yang menanti vaksin tahap pertama dan kedua diminta untuk tetap bersabar, Pemda akan mengusahakan dan mengupayakan stok vaksin untuk masyarakat Banggai Kepulauan sesuai kebutuhan.

“Harapan kami guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dan menekan kasus Covid-19 yang terus bertambah kami sangat berharap masyarakat Banggai Kepulauan terus mengkampanyekan untuk tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,” tutup Arabia. (AmosKominfo/Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Sabelak, BanggaiKep.go.id – Kegiatan penilaian lomba Desa Bidang Administrasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) digelar di Desa Sabelak Kecamatan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (5/8/2021).

Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Desa Sabelak Kec. Bulagi Selatan dan dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati BanggaiKep Hafida, Tim Penilai TP-PKK Prov. Sulteng, TP-PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa, Perwakilan Dinas PMD serta masyarakat Desa Sabelak.

Penyambutan Tim Penilai dilakukan secara adat dengan tarian penyambutan Balatindak, kemudian disambut oleh Kades Sabelak bersama Ibu, kegiatan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan diantaranya mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak.

Sekretaris TP-PKK Kab. BanggaiKep Kalsum Mj. Pulian saat dikonfirmasi via telepon, Jumat, (6/8/2021) mengatakan maksud kedatangan Tim penilai PKK Provinsi Sulawesi Tengah yaitu untuk menilai bagaimana administrasi PKK Desa Sabelak.

Selain itu, Kalsum Pulian juga mengatakan bahwa Desa Sabelak mendapatkan juara 1 lomba desa tingkat Kabupaten, jadi sudah menjadi perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam lomba desa tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Disamping itu, sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Ny. Sartini S. Ngoli juga berharap, Semoga kedepannya capaian yang telah diraih tetap dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan untuk Desa Sabelak dan bisa menjadi contoh buat desa-desa yang lain untuk berbenah diri dalam membantu menyukseskan pembangunan di desa masing-masing dan Kabupaten Banggai Kepulauan. (ElsiKominfo)