Kambani, BanggaiKep.go.id – Kondisi tambatan perahu Desa Kambani Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan mengalami kerusakan parah dan sebenarnya tidak layak lagi digunakan karena sudah mengalami rusak total.

Beberapa masyarakat Desa Kambani yang bertempat tinggal dekat tambatan perahu saat dijumpai (24/3/2022) mengatakan bahwa sebenarnya tambatan perahu (Pelabuhan) sudah tidak bisa digunakan lagi karena bagian lantai kayu yang digunakan sudah lapuk, bahkan sebagian lantai papan sudah jatuh, sehingga jika tidak hati-hati bisa jatuh.

Landa salah satu masyarakat mengatakan tambatan perahu ini bukan hanya perahu masyarakat Kambani yang menggunakan tapi kapal-kapal kayu dari Bulagi Selatan bahkan Pulau Bangkurung sering mampir disini melakukan aktivitas bongkar muat barang.

“Jadi boleh dikatakan keberadaan jembatan ini sudah sangat membantu kami masyarakat untuk menjual hasil bumi kami tidak perlu lagi bawah ke pelabuhan rakyat Lumbia-Lumbia atau pelabuhan Tataba, karena sudah ada kapal yang singgah disini,” ucapnya.

Lanjut Landa, “Karena kalau ke Lumbia atau Tataba ongkos/biaya yang kami keluarkan akan lebih karena ada tambahan biaya angkutan menggunakan mobil,” jelas Landa.

Sekretaris Desa Kambani, Syamria Alinggenge, saat Reses Anggota DPRD Kab. Banggai Kepulauan pada beberapa waktu lalu sudah menyampaikan usulan.

“Bahkan kami minta pak Feliks Go selaku Anggota DPRD turun dan tinjau langsung tambatan perahu yang sudah rusak total dan pasar Desa Kambani yang sudah layak untuk dibangun baru, karena kedua sarana ini sangat membantu perekonomian masyarakat Kambani,” ucap Syamria.

“Harapan kami kiranya Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait dapat segera merealisasikan apa yang kami usulkan mengenai perbaikan tambatan perahu dan pasar Desa Kambani,” harap salah satu tokoh masyarakat. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa buka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, Kamis (24/3/2022).


Dalam sambutannya Wabup menyampaikan “Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan saya mengapresiasi pelaksanan kegiatan ini, guna memberikan pemahaman kepada kita semua sebagai pelaku usaha baik skala kecil menengah usaha skala besar tentang implementasi pengawasan perizinan berusaha berbasis resiko di daerah ini, sehingga para pengusaha lebih memahami berbagai resiko yang di alami saat berusaha” ucap Wabup.

Kegiatan Bimtek ini adalah kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku usaha penanaman modal, yang bertujuan untuk mewujudkan standarisasi dan informasi pengawasan perizinan berusaha berbasis resiko.

Selanjutnya, Wabup juga berharap melalui kegiatan ini, dapat menjalin kemitraan antara pelaku usaha kecil dan menengah dengan pelaku-pelaku usaha besar atas dasar prinsip saling membutuhkan, mempercayai, memperkuat dan saling menguntungkan dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM di Kabupaten Banggai Kepulauan agar menjadi tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri.

Kegiatan dilaksanakan di salah satu Kafe di Salakan dan dihadiri oleh Asisten II, Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Camat Tinangkung, Para Pelaku Usaha serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Salim J. Tanasa buka secara resmi Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako dan barang startegis lainnya serta ketersediaan stok bahan pokok selama Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul 1443 H, Kamis, (24/03/2022).

Dalam sambutan Wabup menyambut baik atas diselenggarakannya rapat ini dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga sembako dan barang strategis lainnya serta ketersediaan stok Bahan Pokok Selama Bulan Suci Ramadhan dan Menjelang Hari Raya Idul fitri 1443 H.

“Saya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dalam rapat koordinasi ini, semoga usai rapat ini seluruh perangkat Daerah dapat memahami skema perencanaan terkait ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat selama bulan suci ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri 1443 H,” ucap Wabup.

Wabup juga berharap dengan sinergi yang terbangun antara Perangkat Daerah, Instansi Vertikal dan Stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan optimal.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah koordinasi untuk menentukan langkah-langkah antisipasi yang strategis untuk menjaga stabilitasi harga dan pasokan bahan pokok di Daerah ini.

“Saya berpesan kepada dinas dan stakeholder terkait agar terus melakukan tugasnya masing-masing dengan baik dan terus mengawasi kenaikan harga sembako dan barang strategis lainnya serta ketersediaan stok bahan pokok selama bulan suci ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri sehingga dalam pemenuhan kebutuhan di bulan suci ramadhan nantinya bisa terpenuhi secara optimal,” terang Wabup.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan, Kepala BPS Bangkep, Perum BULOG SUB serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)