Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Ny. Wahyuningsih, SE.,M.Sc bersama pengurus TP-PKK laksanakan kunjungan kerja di dua Kecamatan yakni di Kecamatan Tinangkung Utara yang dipusatkan di Balai Rakyat Desa Luksagu dan Kecamatan Totikum Selatan berpusat di Kantor Camat Desa Kalumbatan, Senin, (10/10/2022).

Kunjungan kerja Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Bangkep dalam rangka monitoring evaluasi kegiatan 10 program pokok PKK di Kecamatan sekaligus silaturahmi karena ini merpakan kunjungan perdana dalam tugas sebagai Ketua TP-PKK Kab. Bangkep.

Ny. Wahyuningsih dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan dan kesehatan untuk bisa berkreatif mengembangkan potensi ekonomi yang tersedia sesuai dengan kondisi daerah kita. Pilar pendukung IPM ini harus menjadi rujukan dalam pengembangan daerah.

“PKK sebagai mitra pemerintah harus diberikan ruang dari segi perencanaan penganggaran dan penyelenggaraan program pertanian, perikanan dan pariwisata adalah primadona daerah kita mari kita bersinergi dengan penyelarasan program,” ucap Ketua TP-PKK Bangkep.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Sumiati Manopo, S.Pt.,MM selaku Ketua Pojak III memberikan sumbangan bibit tanaman sayuran kepada desa lokus stunting. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Menjawab terjadi inflasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BMM) di Kabupaten Banggai Kepulauan yang membuat masyarakat mengeluh, bertanya-tanya penyebab dari masalah ini, Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir, SH.,LL.M lakukan sidak di SPBU yang terletak di Desa Kautu Kecamatan Tinangkung, Selasa, (11/10/2022).

Dalam kunjungannya, Pj. Bupati turun langsung ke kapal pengangkut BBM yang bersandar di dermaga SPBU Kautu, bertemu dengan kapten kapal serta lakukan pengecekan data pengiriman BBM.

Hasil dari data tersebut, di dapatkan pengiriman BBM untuk SPBU Kautu sebanyak 32 ton jenis pertalite dan 10 ton solar sesuai data faktur yang diterima kapten kapal.

Menurut Kapten kapal, pengiriman dapat dilakukan dua kali dalam sebulan untuk SPBU Desa Liang dan Kautu, karena secara total muatan kapal pengangkut BBM dapat menampung sebanyak 90an ton minyak.

Pj. Bupati Ihsan Basir mengungkapkan kegiatan yang dilakukan ini sebagai upaya Pemda dalam menjawab pertanyaan masyarakat soal kelangkaan BBM yang terjadi.

“Kita harus tahu, betulkah sesuai pengiriman dan sesuai laporan masih benar,” ucap Bupati.

Selanjutnya, Pj. Bupati juga menyinggung masalah Tim Inflasi harus ada tindaklanjuti dan memastikan bahwa kegiatan ini berjalan lancar.

Pj. Bupati meminta Tim Inflasi harus benar-benar bekerja dan meninjau langsung harga minyak ke SPBU-SPBU di Kabupaten Banggai Kepulauan sehingga dapat di tentukan Harga Eceran Tertinggi (HET). (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj. Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady, ST.,MT menutup secara resmi kegiatan Lomba Festival Anak Sholeh dan Sholehah TPA Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1444 H/2022 M, Senin, (10/10/2022) malam.

Kegiatan bertempat di Masjid Nurhidayah Pemda Bangkep dan di hadiri Panitia Pelaksana, Tokoh Agama, Peserta Lomba Anak Sholeh dan Sholeha serta undangan yang hadir.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana TPA Nurhidayah yang telah berupaya bersama sehingga kegiatan lomba festival anak sholeh dan sholeha TPA Nurhidayah Pemda Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2022 dapat terlaksana dengan baik,” ucap Sekda dalam sambutan tertulis Bupati.

Selanjutnya, selaku Pimpinan Pemerintah dan pribadi, Sekda menyampaikan akan berupaya maksimal mendukung program-program pendidikan pada anak seperti contoh gelaran festival anak sholeh.

“Kegiatan ini penting dalam membentuk karakter anak menjadi lebih islami,” kata Sekda.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan setiap tahun merupakan hari yang agung, karena kehadiran Rasullulah Muhammad SAW.

“Beliau melakukan perubahan besar untuk memperbaiki masyarakat, tidak dengan kekerasan, melainkan dengan dakwah yang menimbulkan simpatik,” terang Sekda.

Momentum ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk menyebarkan paradigma islam sebagai rahmatan lil’alamin yang artinya di mana pun kita berada hendaknya mampu berbagi rahmat dan manfaat kepada lingkungan sekitar sebab sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu menebarkan manfaat bagi sekitarnya.

“Saya mengajak hadirin sekalian agar membantu pemerintah daerah untuk jadikan Kabupaten Banggai Kepulauan kota IKAN (indah, kreatif, aman, dan nyaman),” tutup Sekda. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id -Laporan Pelaksanaan Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022 Update Data 30 September 2022.

a. Latar Belakang

  • Mayoritas wilayah   Indonesia   berisiko  tinggi   terjadi  penularan virus  campak  dan polio  dan telah  terjadi peningkatan  kasus yang signifikan di awal tahun  2022;
  • Kasus difteri  yang dilaporkan semakin  meningkat  –> Tahun 2022 sudah 20 provinsi yang melaporkan
  • Komitmen global eliminasi Campak dan Rubela tahun 2023 dan Eradikasi Polio Tahun 2026.
  • Terjadi penurunan cakupan imunisasi rutin selama pandemi COVID-19
  • Sebagian besar provinsi berstatus risiko tinggi dan sangat tinggi untuk transmisi  Campak-Rubela
  • Telah terjadi peningkatan kasus campak- rubela dan merata di semua provinsi

       KLB Campak-Rubela sudah terjadi di  beberapa wilayah seperti Yahukimo,  Halmahera Barat, Halmahera Selatan,  Situbondo, Barru, Kota Ambon, Kota  Kotamobagu, Kota Batu, Bireuen, Kota  Sibolga,dll

Di tahun 2022 ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) . Pelaksanaan BIAN 2022 ini akan digelar dalam dua tahap.

Tahap pertama akan dilaksanakan pada bulan Mei ini. Cakupan wilayah BIAN 2022 tahap pertama akan dilaksanakan di seluruh provinsi yang ada di pulau Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Artinya, kecuali Jawa dan Bali.

Bulan Imunisasi Anak Nasional adalah kegiatan pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela dan pemberian Imunisasi Kejar pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Vaksin apa saja yang diberikan pada saat BIAN adalah Vaksin Campak-Rubela, Vaksin Polio (OPV dan IPV), dan Vaksin Pentavalent (DPT-HB-Hib). Semua vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi WHO dan izin edar dari Badan POM dan efektif untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut.

“BIAN merupakan momen penting untuk bersama-sama kita kejar ketertinggalan anak-anak kita, berikan imunisasi tambahan dan kejar status imunisasi mereka hingga lengkap. Upaya ini tidak hanya akan melindungi anak-anak yang menjadi sasaran BIAN, namun juga seluruh masyarakat.

Anak yang mengikuti BIAN akan memperoleh manfaat yakni dapat terhindar dari efek atau dampak buruk yang bisa disebabkan oleh Campak Rubela, Polio, Difteri, Pertusis (batuk rejan), Hepatitis B, Pneumonia (radang paru), maupun Meningitis (radang selaput otak).

Jenis imunisasi yang akan diberikan pada program BIAN 2022 ini salah satunya pemberian imunisasi Campak Rubella (MR). Sehingga dengan terselenggaranya kegiatan BIAN diharapkan kekebalan masyarakat khususnya anak-anak akan terbentuk. Dengan tujuan akhir yakni bisa mencapai eliminasi Campak-Rubela.

Sebagaimana pula demi mempertahankan status Indonesia bebas polio. Serta mempertahankan eliminasi tetanus pada ibu hamil dan bayi baru lahir.

Data menunjukkan bahwa ada sekitar lebih dari 1,7 juta bayi yang belum mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2019-2021. Dampak dari penurunan cakupan tersebut dapat kita lihat dari adanya peningkatan jumlah kasus PD3I dan terjadinya Kejadian Luar Biasa atau KLB PD3I seperti campak, rubela dan difteri di beberapa wilayah.

Kementerian Kesehatan melaksanakan Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sebagai upaya untuk menutup kesenjangan imunitas kesehatan di masyarakat dampak dari pandemi Covid-19.

Beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi adalah Campak, Rubela, Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, dan Polio. Penyakit-penyakit ini sangat menular (infeksius) dan bisa mengakibatkan Kematian. Laporan kasus penyakit tersebut masih banyak ditemukan di dunia. Pada tahun 2020 ada 93,913 kasus Campak dan 7.420 kasus Rubela. Pada tahun 2018 ada 33 kasus Polio pertahun, 151.000 kasus pertusis, dan diperkirakan 34.000 bayi meninggal akibat Tetanus di tahun 2015. Oleh karena itu, Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) merupakan strategi yang diputuskan Kementerian Kesehatan dalam penanganan masalah ini.

b. Tujuan Pelaksanaan BIAN

  • Mencapai dan mempertahankan kekebalan populasi yang tinggi
  • Menghentikan transmisi virus campak dan rubela setempat (indigenous) di semua kabupaten/kota di wilayah Indonesia pada tahun  2023 dan mendapatkan sertifikasi eliminasi campak dan rubela/CRS  pada tahun 2026 dari SEARO.
  • Mempertahankan Indonesia Bebas Polio dan mewujudkan eradikasi polio global pada tahun 2026

Mengendalikan penyakit difteri dan pertusis.

c. Kegiatan BIAN terbagi dalam 2 kegiatan Utama

  • Imunisasi Tambahan Campak Rubella (MR) IMUNISASI TAMBAHAN BERUPA PEMBERIAN SATU  DOSIS IMUNISASI  CAMPAK-RUBELA TANPA MEMANDANG  STATUS  IMUNISASI SEBELUMNYA

Imunisasi Kejar IMUNISASI KEJAR  BERUPA PEMBERIAN  SATU ATAU LEBIH JENIS  IMUNISASI  UNTUK MELENGKAPI STATUS  IMUNISASI DASAR MAU PUN LANJUTAN  BAGI ANAK YANG BELUM MENERIMA DOSIS VAKSIN  SESUAI USIA.

d. Sasaran/Target Imunisasi BIAN

  • Sasaran Campak Rubella adalah Usia 9 bulan – <12 Tahun dan Target Nasional 95 %
  • Imunisasi Kejar adalah Anak Usia 12-59 Bulan yang tidak/belum lengkap Imunisasi OPV, IPV, dan DPT-HB-HIB dan Target Nasional 80 %

e. Tempat Pelayanan Imunisasi BIAN

  • Fasilitas Pelayanan Kesehatan ( Puskesmas )
  • Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU)

f. Strategi Pelaksanaan.

  • Dukungan Pemerintah Daerah dengan Mengeluarkan Instruksi Bupati Banggai Kepulauan Nomor 618 Tahun 2022 “Tentang Dukungan Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kabupaten Banggai Kepulauan.
  • Melaksanakan Sosialisasi ke Semua Puskesmas dlm Kegiatan Loka Karya Mini Lintas Sektor.
  • Bekerja sama dengan kepala desa, ketua RT/RW, guru dan kepala sekolah, kader posyandu dan dasawisma setempat
  • Melakukan promosi BIAN terintegrasi dengan imunisasi rutin dan vaksinasi COVID-19
  • Menyelenggarakan layanan imunisasi dengan memanfaatkan tempat layanan imunisasi yang sudah tersedia.
  • Untuk sasaran yang bersekolah, agar mengoptimalkan pelayanan imunisasi di sekolah/satuan pendidikan, namun apabila sekolah/satuan Pendidikan belum menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka maka  pelayanan bisa dilakukan di pos pelayanan komunitas.
  • Advokasi kepada pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat.
  • Melibatkan organisasi profesi
  • Melibatkan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan

g. Hasil Pelaksanaan

Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Kabupaten Banggai Kepulauan di Mulai pada Bulan Juni 2022 sesuai dengan Jadwal Posyandu dimasing-masing wilayah Kerja Puskesmas setelah dilaksanakan Launching oleh Gubernur Propinsi Sulawesi Tengah pada Tanggal 18 Mei 2022 yang dihadiri secara During oleh Pejabat Asisten III Lingkup Pemerintah Daerah bersama Dinas Kesehatan. Pada Pelaksanaan BIAN Tahap 1 telah dilakukan 2 kali Perpanjangan waktu Pelaksanaan karena belum mencapai target Nasional dan berakhir pada Tanggal 30 September 2022 dan melalui Surat Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian kesehatan Nomor : SR.02.06/C/4800/2022 tertanggal 04 Oktober 2022 Pelaksanaan Imunisasi BIAN tetap dilakukan dengan mengoptimalkan Upaya Sweeping di Posyandu dan Sekolah sebagai sasaran Imunisasi BIAN sampai Tanggal 16 Oktober 2022 sehingga mencapai Target Nasional yaitu untuk Campak Rubbela 95 % dan Imunisasi Kejar (IPV, OPV, DPT-HB-Hib) minimal 80 %.

Berdasarkan data Capaian Imunisasi Tambahan Campak-Rubela per Propinsi pada Pelaksanaan Imunisasi BIAN Tahap I dan Tahap II waktu Pelaksanaan Untuk Tahap 1 95 Hari sementara Pelaksanaan Tahap II  44 Hari hasilnya adalah pada Pelaksanaan Tahap I dari 27 Propinsi di Indonesia Capaian secara Nasional hanya Mencapai 62,1 %, Capaian tertinggi oleh Propinsi Sulawesi Selatan 92,1 % dan Terendah Propinsi Aceh sebesar 18,3%. Capaian Propinsi Sulawesi Tengah secara keseluruhan hanya sebesar 55,0% jika dibandingkan dengan Target Nasional kita masih dibawah dan secara keseluruhan Imunisasi Bian Tahap I belum mencapai Target Nasional dan Urutan 9 Terbawah dari 27 Propinsi di Indonesia. Sementara pada Pelaksanaan Tahap II untuk 5 Propinsi Capaian Nasional 92,3 % tertinggi di Propinsi Jawa Timur sebesar 100,4% dan terendah Propinsi Jawa Barat sebesar 81,6 % dan capaian Tahap II juga belum mencapai target Nasional.

Capaian Imunisasi Campak Rubela per Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Sulawesi Tengah Update Data per 30 September 2022. Berdasarkan Data Sasaran Propinsi Sulawesi Tengah sebesar 708.642 Sasaran yang mendapatkan Imunisasi itu sebesar 389.561 Sasaran dengan Presentasi Capaian 55,0% dengan Kelompok Umur 7-<12 tahun sebesar 70,7%, Umur 5-<7 Tahun sebesar 54,1 % dan Umur 9-59 Bulan sebesar 35,8%. Itu artinya Sasaran Imunisasi Campak-Rubela di Propinsi Sulawesi Tengah terbanyak anak-anak berusia 7-<12 Tahun. Capaian per Kabupaten di Propinsi Sulawesi Tengah dari 13 Kabupaten/Kota tertinggi di Kota Palu Sasaran 77.051 yang di Imunisasi 61.647 Sasaran dengan Presentasi 80,0% dan Capaian terendah Kabupaten Buol sasaran 45.244 yang di Imunisasi 14.561 sasaran dengan Presentasi 32,2%. Untuk Capaian di Kabupaten Banggai Kepulauan dari 13 Kabupaten/Kota kita masih masuk di urutan 4 Besar dengan Jumlah sasaran 27.760 dan yang diimunisasi sebanyak 15.859 sasaran dengan Presentasi 57,1 % dibawah Capaian Propinsi sebesar 55,0% namun belum mencapai Target Nasional. Untuk Capaian Imunisasi Kejar (Imunisasi OPV, IPV dan DPT-Hb-Hib) Kabupaten Banggai Kepulauan Capaian OPV sebesar 95,3 %, Capaian IPV 71,9 % dan DPT-HB-Hib sebesar 99,5 % untuk Imunisasi Kejar Kabupaten Banggai Kepulauan mencapai Target Nasional sebesar 88,9 %. Capaian Imunisasi Kejar ini tertinggi Jika dibandingkan dengan 13 Kabupaten/Kota di Propinsi Sulawesi Tengah.

Capaian Imunisasi Campak-Rubela Tingkat Puskesmas di Kabupaten Banggai Kepulauan Update Data 30 September 2022. Berdasarkan Data Sasaran Kabupaten Banggai Kepulauan sebesar 27.760 Sasaran yang sudah diimunisasi sebanyak 15.859 sasaran dengan presentasi 57,1 %. Dari 14 Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan capaian tertinggi di Puskesmas Totikum Selatan Kecamatan Totikum Selatan sebesar 84,3 % dari Total Sasaran 2433 dan yang diimunisasi sebanyak 2050 Sasaran dan yang paling terendah ada Puskesmas Lolantang Wilayah Kecamatan Bulagi Selatan sebesar 28,2 % dari Total Sasaran 1293 Sasaran yang diimunisasi sebanyak 365 sasaran. Hasil Capaian ini masih jauh dari Target Nasional dan semua Puskesmas di Kabupaten Banggai Kepulauan belum Mencapai Target Nasional. Untuk Imunisasi Kejar (OPV, IPV, DPT-HB-Hib) Kabupaten Banggai Kepulauan mencapai target Nasional yaitu sebesar 88,9 %.

h. Hambatan/Kendala

Dalam Pelaksanaan Imunisasi BIAN ( Campak-Rubela dan Imunisasi Kejar (OPV,IPV, DPT-HB-Hib) di Kabupaten Banggai Kepulauan masih jauh dari target Nasional namun ada beberapa hal yang menjadi Kendala dalam Pelaksanaan Imunisasi antara lain :

  1. Masih banyak Orang tua yang beranggapan bahwa Imunisasi BIAN adalah bagian dari Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 sehingga ada sebagian Orang Tua yang tidak mengizinkan anak-anaknya untuk diimunisasi.
  2. Dalam Proses Pengimputan di Aplikasi ASIK masih banyak anak-anak yang terkendala dengan Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) bermasalah dan belum terdaftar
  3. Sosialisasi dari Lintas Sektor dalam mendukung Pelaksanaan Imunisasi BIAN masih belum maksimal.
  4. Dukungan Operasional dalam Pengganggaran Pelaksanaan Imunisasi BIAN tidak ada / Tidak teralokasi melalui dana APBD.
  5. Jumlah Estimasi Sasaran Nasional berbeda dengan Data Rill Kabupaten termasuk Puskesmas.

i. Penutup

Demikian Laporan Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022.

Sumber data: (Dinas Kesehatan Kab. Banggai Kepulauan)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kunjungan Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir, SH.,LL.M bersama Ketua TP-PKK Ny. Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc didampingi Pengurus TP-PKK Kab. Bangkep pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangkep disambut baik.

Kunjungan tersebut dalam rangka kepedulian perkembangan pada penyedia informasi masa yang akan datang maupun informasi masa lampau, karena keduanya saling bertautan antara perpustakaan yang identik dengan mencerdaskan bangsa sedangkan arsip menyelamatkan bangsa.

Selaku Pemerintah Daerah, sangat tepat bila berkunjung untuk memastikan kelayakan fasilitas yang tersedia dan untuk menentukan kebijakan dukungan yang harus diprioritaskan.

Pada kesempatan yang baik ini, Pj. Bupati bersama rombongan menyerahkan sumbangan buku yang diterima langsung oleh Kepala Dispusip Ramlin M. Hamid, S.Pd.SD.,MAP dan dirangkaikan dengan kegiatan inovatif Dispusip yaitu menghimpun buku dengan motto berbagi buku berbagi ilmu.

Hal ini untuk memenuhi kebutuhan bahan koleksi konvensional yang masih banyak ditunggu oleh masyarakat diseluruh pelosok desa.

Bupati berharap agar seluruh ASN dapat mendukung kegiatan ini secara sederhana satu orang satu buku. “Kegiatan menghimpun buku perlu di apresiasi untuk mendukung peningkatan indeks literasi masyarakat Bangkep,” ucap Bupati.

Selain itu, atas nama Pemerintah Daerah Kab. Bangkep, Bupati Ihsan Basir memberikan support terhadap penyelenggaraan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang telah memberikan dampak pada perkembangan perpustakaan desa khususnya bagi Perpusdes penerima manfaat program tersebut. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat silaturahim yang berciri keislaman, kecendekiaan dan independen.

Dalam sambutan Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir, SH.,LL.M saat hadiri Pelantikan dan rapat kerja Majelis Daerah KAHMI, Jumat, (7/10/2022) menyampaikan bahwa KAHMI adalah sebuah organisasi yang strategis yang bisa kita gunakan dalam berbagai hal termasuk memajukan Daerah.

“Hal ini menurut saya bisa kemudian kita pakai atau kita gunakan untuk lebih merekatkan dan membuat akselerasi pembangunan di Daerah itu berjalan lebih cepat,” ucap Bupati.

Pj. Bupati Ihsan Basir juga mengatakan bahwa di dalam organisasi Kahmi ini adalah orang-orang yang punya kapasitas intelektual maka bantulah Daerah ini untuk mempercepat pencapaian target indikator yang kita sudah targetkan,” ujarnya.

Banyak hal yang harus kita kerjasamakan dalam hal mempercepat proses pencapaian target pembangunan di Banggai Kepulauan.

“Saya berharap Kahmi dapat menjadi pendukung proses akselerasi pembangunan di Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan,” kata Bupati.

Pelantikan dan Rapat Kerja Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Banggai Kepulauan dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bangkep dengan tema “Ikhtiar Kebangkitan Menuju Banggai Kepulauan Adil, Mekar dan Sejahtera”.

Turut hadiri Sekda, Ketua DPRD Bangkep, Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Prov. Sulteng dan pengurus lainnya. (Decky-KOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan untuk lebih memudahkan masyarakat Banggai Kepulauan (Bangkep), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banggai Kepulauan  memberikan pelayanan keliling administrasi kependudukan (pengurusan kartu keluarga, KTP-el, dan akta kelahiran, dan lain-lain).

Tujuan dari pada pelayanan keliling ini tidak lain masyarakat semakin mudah dan cepat terlayani dalam rangka pelayanan yang optimal dan prima.

Pelayanan keliling adminduk ini melayani semua urusan data kependudukan, mulai KTP Elektronik, pencetakan akta lahir, akta kematian, KIA, dan kartu keluarga serta pencatatan pernikahan. Bukan hanya penerbitan baru akan tetapi juga penggantian data yang rusak, hilang, atau perubahan data.

Selama 3 (tiga) hari mulai Senin sampai Rabu, 3-5 Oktober 2022 Dinas Dukcapil Bangkep melaksanakan pelayanan keliling atau Jemput Bola (JEMBOL) di Kecamatan  Buko yang yang dipusatkan Rumah Jabatan Camat Buko di Desa Tataba.

Camat Buko Winarto, S.T sangat berharap kepada warga masyarakat kecamatan Buko agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat baru atau memperbaiki/memperbaharui dokumen kependudukannya seperti kartu keluarga, KTP-el, dan akta kelahiran, pencatatan pernikahan.

“Untuk itu diharapkan bagi Pemerintah Desa dapat memfasilitasi dan mendorong serta mendampingi masyarakat yang ada di desa masing-masing dalam pengurusan administrasi kependudukan,” ucap Camat Buko.

Salah satu masyarakat yang dijumpai di lokasi pelayanan Dukcapil, Nodin Songgoki mengatakan “Pas memang petugas so turun langsung semakin mudah dan tidak keluar biaya besar mo ba urus kartu keluarga dan akte kelahiran, biar ba urus di Salakan gratis tapi berapa uang yang harus dikeluarkan untuk ba ojek dan biaya makan”, ucap Nodin.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Bangkep Rusna Sadang, S.Sos mengatakan program pelayanan keliling atau diberi nama JEMBOL oleh Dinas Dukcapil Banggai Kepulauan merupakan wujud komitmen dari Kadis Pencatatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Banggai Kepulauan, Harli A. Masenge, S.Pd. M.Si. bersama jajaran untuk melayani dan mempermudah masyarakat Banggai Kepulauan dalam pengurusan administrasi kependudukan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banggai Kepulauan membuka semua pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) gratis, dari pemantauan masyarakat begitu antusias melakukan pengurusan administrasi kependudukan mereka. (JAR-KOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan dalam kepemilikan Dokumen Administrasi Kependudukan, khususnya bidang Pencatatan Sipil untuk memperoleh Akta Perkawinan sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Banggai Kepulauan melaksanakan Program Jemput Bola ( JEMBOL ) khususnya melaksanakan Pencatatan Perkawinan Massal di Wilayah Kecamatan Buko Kab. Banggai Kepulauan (Bangkep), Rabu, (5/10/2022).

Pelayanan Pencatatan Perkawinan secara massal yang akrab dikalangan masyarakat dikenal dengan Nikah BS Massal di wilayah Kecamatan Buko dan diikuti oleh 13 pasang suami istri, Pencatatan Perkawinan massal tersebut dilaksanakan oleh Administrator  Data Base Kependudukan Ahli Muda Bidang Perkawinan dan Perceraian Dinas Dukcapil Yusman Mongisal, S.H dan didampingi oleh Kabid Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil BangKep Rusna Sadang, S.Sos, bertempat di Balai Desa Malanggong Kec. Buko.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili oleh Staf Kantor Camat Buko, Pemerintah Desa Malanggong bersama jajarannya beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Yusman Mongisal saat diwawancarai mengatakan Pencatatan Perkawinan ini merupakan bagian dari pelayanan keliling yang dilaksanakan oleh Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Banggai Kepulauan di 12 Kecamatan.

“Karena melihat letak geografis Kabupaten Banggai Kepulauan yang dimana ada beberapa Kecamatan yang jangkauannya ke ibu Kota Salakan cukup jauh dan membutuhkan biaya, maka melalui Kadis Dukcapil BangKep, Harli A. Masenge, S.Pd. M.Si. memprogramkan pelayanan keliling atau jemput bola langsung di lapangan,” jelas Yusman.

Setelah selesai melakukan Pencatatan Perkawinan bagi 13 pasang suami istri tersebut, dilanjutkan dengan penyerahan Kutipan Akta Perkawinan secara simbolis pada salah satu pasangan suami istri yang diserahkan langsung oleh Kabid Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Bangkep Rusna Sadang, S.Sos.

Pdt. Serli Kidolite, S.Th selaku tokoh Agama menyampaikan ucapan terima kasih bagi Dinas Dukcapil BangKep yang sudah boleh turun langsung menjumpai masyarakat untuk memberikan pelayanan Pencatatan Perkawinan.

“Memang kalau bicara pengurusan Administrasi Kependudukan bebas biaya tapi kalau kami yang dari wilayah Kecamatan Buko dan sekitarnya kalau harus ke Salakan untuk melakukan Pencatatan Perkawinan, berapa biaya yang harus kami keluarkan baik transportasi dan makan, harapan kami ke depan kiranya pelayanan seperti ini akan terus dilanjutkan,” tutup Pdt. Serli Kidolite. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id- Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M menyambut baik Pencanangan Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional Penduduk yang di daftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (5/10/2022).

“Saya menyambut baik program Pencanangan Universal Health Coverage yang merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, bermutu dengan biaya terjangkau,” ucap Bupati dalam sambutanya.

Menurut Bupati, Universal Health Coverage (UHC) Bangkep sudah mencapai 96% dan sedikit melampaui target 95%.

“Saya berharap masyarakat yang berada di Banggai Kepulauan tidak takut ke rumah sakit, karena tidak mampu membayar karena asuransi di jaminkan oleh pemerintah buat rakyat Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Bupati juga berpesan kepada masyarakat Bangkep jika berobat ke Puskesmas maupun Rumah Sakit cukup membawa KTP.

“Saya juga berpesan kepada masyarakat Banggai Kepulauan kalau mereka sakit, mereka bisa ke puskesmas dan ke rumah sakit cukup bawah KTP pasti kita akan cover itu, Pemda sangat serius mengurus soal-soal pelayanan kesehatan dan pendidikan di Banggai Kepulauan,” kata Bupati Ihsan Basir.

Disamping itu, Deputi Direksi Wilayah Sulutenggomalut Medianti Ellya Permatasari dalam sambutannya mengatakan selamat kepada Pemda Kabupaten Banggai Kepulauan dan seluruh masyarakat Banggai Kepulauan atas capaian Universal Health Coverage ini, yang telah mewujudkan Kabupaten Banggai Kepulauan yang berpredikat sebagai UHC.

“Semoga dengan predikat UCH yang telah diraih ini menjadi salah satu prestasi bagi pemerintah Banggai Kepulauan dan tentunya berharap meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat khususnya dalam mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan,” tutur Medianti.

“Per 1 September 2022 jumlah penduduk yang telah terdaftar sebagai program JKN/KIS di Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak 120.241 jiwa dari total penduduk 124.332 jiwa atau capaian 96,71%,” tambahnya.

“Kami mengharapkan tentunya dari pemda tetap melaksanakan atau berkomitmen untuk terus mendaftarkan masyarakatnya ke program JKN ini, dan memastikan ketersediaan anggaran sampai 2023 dan kami BPJS kesehatan siap berkolaborasi bekerjasama untuk mewujudkan visi Banggai Kepulauan yaitu mewujudkan kota IKAN (Indah, Kreatif, Aman dan Nyaman),” terang Medianti.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua II DPRD Eko Wahyudi juga mengatakan semoga adanya Launching UHC ini masyarakat sudah ringan pembebanannya terhadap pembiayaan kesehatan.

“Kami juga mengapresiasi pemerintah daerah yang selama ini telah memberikan peran yang besar dalam mendukung BPJS sehingga BPJS dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagai mana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,” katanya.

“Kami juga mengapresiasi yang tinggi atas peran BPJS yang selama ini telah memberikan fasilitas pelayanan yang dapat membantu masyarakat dalam menghadapi situasi sulit dalam menghadapi biaya kesehatan teruma masyarakat miskin,” jelas Eko Wahyudi.

Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Bangkep dan di hadiri Sekda, Asisten I, Staf Ahli Bupati, Forkopimda, serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M dilantik sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Banggai Kepulauan Masa Bhakti 2022-2026 oleh Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sulawesi Tengah H. Muhamad Arus Abdul Karim lantik, Selasa, (04/10/2022).

Kegiatan bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Sekretaris Daerah dan di hadiri Sekda, Ketua DPRD Kab. Banggai Laut serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Ketua Terpilih Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Banggai Kepulauan mengatakan bahwa “Selama ini kita mengetahui bahwa image yang berkembang di luar terkait Pemuda Pancasila itu hanya sekedar Badan Kekar, Kumis Tebal, Bertato dan Ganas, saya pikir harus kita rubah di Banggai Kepulauan ini,” ungkapnya.

“Di sini kita membutuhkan Pemuda Pancasila yang cerdas, cermat dan bisa melakukan apa saja dan di mana saja.
Kita masih punya banyak PR kedepan terkait bagaimana menggairahkan perasaan ber pancasila yang baik dan benar,” ucap Ketua MPC Pemuda Pancasila Bangkep.

Selain itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Bangkep Ihsan Basir juga berharap teman-teman yang jadi pengurus dapat bersatu padu. “Mungkin nanti yang kita punya banyak sekali sumber daya baik dan cerdas dan militansinya tinggi,” tandasnya. (Decky-KOMINFO)