Palu, banggaikep.go.id. Edisi 2 Juni 2025 — Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, turut menghadiri acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong serta Kabupaten Banggai yang berlangsung di Halaman Pogombo, Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, pada Senin pagi, pukul 08.00 WITA.

Poto Nampak Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Mengkuti Sesi Pelantikan Bupati dan wakil Bupati Banggai dan Parigi Moutong (Sumber Poto Prokopim Bangkep)

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Ketua DPRD Provinsi, Kapolda Sulteng, Danrem 132/Tadulako, Kajati, Kabinda, Kepala BNN Provinsi Sulteng, Sekretaris Daerah Provinsi, para wali kota dan bupati se-Sulawesi Tengah, serta Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid secara resmi melantik Ir. H. Amiruddin Tamoreka, M.M., dan Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai. Sementara itu, Erwin Burase, S.Kom., dan Abdul Sahid, S.Pd., dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar menyampaikan harapan besar kepada para kepala daerah yang baru dilantik untuk segera bekerja cepat dan efektif dalam menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Ia menggambarkan para pemimpin baru ini sebagai “baterai baru yang penuh daya” yang harus segera dimanfaatkan untuk membawa perubahan signifikan di daerah masing-masing.

“100 hari pertama bukan sekadar simbol. Itu adalah energi baru, semangat baru.

Poto Nampak Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid, M.Si. Sedang Melakukan Sesi Pengambilan Sumpah Jabatan. (Sumber Poto Prokopim Bangkep)

Gunakan momentum ini untuk menghadirkan dampak nyata bagi rakyat,” tegas Anwar. Lebih lanjut, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota guna menghindari tumpang tindih program dan penganggaran. Ia menegaskan bahwa posisi gubernur adalah mitra kerja sekaligus tenaga bantu bagi para bupati dan wali kota dalam menjalankan roda pemerintahan secara efektif dan terarah.

Kehadiran Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menjadi wujud komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap proses demokrasi dan kesinambungan pemerintahan di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. (IKP-KOMINFO)

 

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Tahun 2025 dipimpin Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (02/06/2025).

Upacara di hadiri Ketua DPRD Kab. Banggai Kepulauan, Pabung 1308 LB, Kapolres Bangkep di Wakili Kabag Ren, Asisten Dua Setda, Kepala OPD se Kab. Banggai Kepulauan.

Dalam pidato Kepala Pembinaan Ideologi Pancasila yang dibacakan Pj Sekda mengatakan Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam  mewujudkan cita-cita indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Dalam semangat memperkokoh ideologi    pancasila, izinkan saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa pancasila adalah     rumah besar bagi keberagaman indonesia. ia mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh     puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku,         agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.

Selanjutnya, dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintahan telah menetapkan asta cita sebagai delapan agenda prioritas menuju indonesia emas 2045. salah satu yang paling fundamental dalam asta cita tersebut adalah memperkokoh ideologi pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.

Memperkokoh ideologi pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa  ha.vrus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

“Oleh karena itu, melalui asta cita, kita       dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” ucapnya.

Mari kita jadikan hari lahir pancasila ini          bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai    luhur bangsa. jadikan setiap langkah, setiap    kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan  dari  semangat  pancasila.

Peringatan hari lahir pancasila ini harus    menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. jika kita ingin mewujudkan indonesia raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi  pembangunan. (Decky-KOMINFO)