Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Arsitektur Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2025 dan BERKAH SELARAS yang dilaksanakan oleh Bappeda dan Litbang bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang Bangkep, Selasa (7/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, serta para pejabat perencana dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini memiliki makna strategis dalam memperkuat pelaksanaan sistem manajemen kinerja pemerintah daerah yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sebagaimana diamanatkan dalam agenda reformasi birokrasi nasional.

“Arsitektur kinerja merupakan fondasi penting dalam menyusun keterkaitan antara tujuan pembangunan daerah, sasaran kinerja perangkat daerah, hingga capaian indikator yang terukur. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama dalam membangun keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja,” tutur Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Arsitektur Kinerja bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan peta jalan (roadmap) dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terarah dan selaras dengan visi-misi daerah.

Dalam konteks Kabupaten Banggai Kepulauan, hal ini sejalan dengan semangat “BERKAH SELARAS” sebuah gagasan inovatif yang lahir dari Aksi Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) III PPSDM Regional Makassar Tahun 2025.

Inovasi BERKAH SELARAS, yang digagas oleh Ibu Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda & Litbang Banggai Kepulauan, menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi antara perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja berbasis digital.

Inovasi ini juga bertujuan menciptakan keselarasan antar perangkat daerah agar seluruh program pembangunan daerah berjalan dalam satu arah dan berorientasi pada hasil.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif Ibu Fitriah Bidalo yang telah menggagas Aksi Perubahan BERKAH SELARAS. Inovasi ini sangat baik dan perlu dijaga keberlanjutannya, karena menjadi contoh konkret bagaimana ide dan aksi ASN dapat berkontribusi langsung pada perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujar Serfi.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga menyampaikan beberapa poin penting sebagai arah tindak lanjut kegiatan Bimtek, di antaranya:

1. Membangun pemahaman bersama antar perangkat daerah dalam penyusunan dan penerapan arsitektur kinerja;

2. Meningkatkan kapasitas SDM, khususnya pejabat perencana dan operator data kinerja di setiap OPD;

3. Mengintegrasikan sistem perencanaan, agar sejalan dengan aplikasi digital nasional dan daerah;

4. Menjamin keberlanjutan inovasi, dengan menjadikan hasil Bimtek sebagai dasar penguatan Renstra, Renja, dan evaluasi kinerja daerah.

Wakil Bupati Serfi Kambey menambahkan bahwa keberhasilan implementasi arsitektur kinerja bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan komitmen semua pihak.

“Kita semua harus bergerak dalam satu visi. Inovasi seperti BERKAH SELARAS adalah bukti nyata semangat ASN dalam mendukung reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” ujar Wabup.

Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PANRB dan Bappenas, yang memberikan panduan teknis terkait penyusunan dan implementasi Arsitektur Kinerja Pemerintah Daerah sesuai kebijakan nasional.

Dengan adanya inovasi BERKAH SELARAS, diharapkan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan semakin siap dalam membangun sistem manajemen kinerja yang terintegrasi, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey hadiri kegiatan  Bimbingan Teknis (Bimtek) Arsitektur Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang, Selasa (07/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Bappeda dan Litbang, Narasumber, Para Kasubag Perencanaan dan Operator OPD Peserta Bimbingan Teknis, Serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan arsitektur kinerja Pemerintah Daerah merupakan fondasi penting dalam menyusun keterkaitan antara tujuan pembangunan daerah, sasaran kinerja perangkat daerah, hingga capaian indikator yang terukur.

Arsitektur kinerja bukan hanya sekadar dokumen teknis, tetapi juga menjadi peta jalan (roadmap) bagi penyusunan perencanaan yang lebih terarah dan selaras dengan visi-misi Daerah.

Wabup juga menegaskan beberapa hal penting diantaranya:

1. Bangun pemahaman bersama : pastikan setiap perangkat daerah memiliki persepsi yang sama dalam menyusun dan menerapkan arsitektur kinerja.
2. Tingkatkan kapasitas SDM: kasubag perencanaan dan operator merupakan garda terdepan dalam pengelolaan data dan dokumen kinerja ; kompetensi dan ketelitian sangat menentukan kualitas hasil.
3. Integrasikan sistem : selaraskan penyusunan arsitektur kinerja dengan aplikasi perencanaan berbasis digital yang telah dikembangkan oleh pemerintah pusat dan daerah.
4. Pastikan keberlanjutan : jadikan hasil bimtek ini sebagai dasar untuk memperbaiki proses penyusunan renstra, renja, dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pada kegiatan ini yang merupakan implementasi dari aksi perubahan berkah selaras yang di gagas oleh ibu Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda & Litbang, Inovasi ini sangat baik dan di harapkan berkelanjutan,” ujar Serfi.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai forum teknis, tetapi menjadi awal dari perubahan budaya kerja yang lebih sistematis, berbasis kinerja, dan berorientasi pada hasil nyata yang di rasakan masyarakat.

“Momentum ini untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun birokrasi yang lebih profesional, efektif, dan berintegritas,” tuturnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral tahun 2025 bersama sejumlah perangkat daerah bertempat di Aula Kantor Dinas Kominfo, Kamis (25/9/2025).

Peserta kegiatan ini meliputi Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Bidang PTSP, serta staf dari beberapa OPD terkait, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pertanian Bidang Peternakan, dan Dinas Perindagkop UKM.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan Kepala Dinas Kominfo. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi panel materi oleh Kepala BPS Banggai Kepulauan dan Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menekankan pentingnya pengelolaan data sektoral yang sesuai standar. Menurutnya, data merupakan instrumen vital dalam perencanaan pembangunan, evaluasi program, serta perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data yang valid, akurat, mutakhir, dan terpadu menjadi kunci dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Melalui pembinaan ini, kita ingin mendorong sinergi antar-perangkat daerah agar tata kelola data semakin baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala BPS Banggai Kepulauan dalam pemaparannya menjelaskan ruang lingkup sistem statistik nasional, dasar hukum, hingga penguatan sistem statistik untuk mendukung implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Ia juga menekankan pentingnya membangun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di setiap OPD guna mencegah ketimpangan, duplikasi, serta ketidakakuratan data.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan menegaskan bahwa kesadaran akan pentingnya data harus dimulai dari proses pengumpulan hingga penyampaian ke wali data. Data yang sudah tervalidasi nantinya akan dipublikasikan melalui portal Satu Data Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan. Hal ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sistem perencanaan daerah dan meningkatkan capaian indeks pembangunan di masing-masing urusan pemerintahan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin memahami dan konsisten dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Sinergi antar-OPD bersama Dinas Kominfo sebagai wali data akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan data yang berkualitas, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kemajuan Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus mendorong percepatan transformasi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang salah satu pilar utamanya adalah tata kelola data. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bertempat di ruang rapat Bidang Aptika, Kamis (25/9/2025).

Dalam sambutan Bupati diwakili Kepala Dinas Kominfo Banggai Kepulauan, Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyampaikan bahwa tata kelola data menjadi kunci penting dalam mewujudkan sinkronisasi data sektoral dengan data statistik resmi. Oleh karena itu, sinergi antar instansi seperti Dinas Kominfo sebagai wali data, Bappeda dan Litbang sebagai koordinator, serta Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data, perlu terus diperkuat untuk mewujudkan Pemerintah Digital (Pemdi).

“Data dan statistik memiliki peran vital dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan. Tanpa data yang valid, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat Sistem Statistik Nasional (SSN) dan mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI).

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah memprakarsai kegiatan ini bersama seluruh pemangku kepentingan.

Adapun pesan dan harapan yang disampaikan meliputi:

1. Perangkat daerah diingatkan agar serius dalam mengelola data sektoral, mulai pencatatan, pengolahan hingga penyajian dalam bentuk statistik.

2. Dinas Kominfo dan BPS diminta terus memperkuat koordinasi, pendampingan, serta membangun sistem data yang terintegrasi.

3. Seluruh peserta diminta menjadikan pembinaan ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman, dan komitmen bersama dalam menghasilkan data berkualitas.

Dengan langkah konkret ini, Pemkab Banggai Kepulauan optimistis mampu mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis data. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan di wakili Staf Ahli Bupati Tommy B. Luasusun secara resmi membuka kegiatan Penyusunan Program Kepanduan dan Ekstrakurikuler Terintegrasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dilaksanakan di Aula Penginapan Bharata, Kamis (27/9/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang di wakili Sekretaris Dinas, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), Koordinator Wilayah Pendidikan Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua Kwartir Cabang Pramuka, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta para kepala sekolah SMP se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati dibacakan Tommy Luasusun menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta kepemimpinan sejak usia dini.

“Oleh karena itu, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dinilai sangat penting dan relevan untuk menjawab tantangan zaman,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan Tujuh kebiasaan positif yang diajarkan dalam gerakan ini meliputi:

1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
2. Membiasakan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun
3. Disiplin dan bertanggung jawab
4. Jujur dan dapat dipercaya
5. Cinta kebersihan dan kesehatan
6. Gemar membaca dan belajar
7. Peduli dan gotong royong

“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan misi kita untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” ungkap Tommy.

Ia juga berharap penyusunan program kepanduan dan ekstrakurikuler ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar menjadi ruang pembentukan karakter anak yang menyenangkan, terstruktur, dan terintegrasi.

Pemda juga mengajak seluruh pihak – pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat – untuk bersama-sama mendukung gerakan ini demi mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berbudi pekerti luhur, mandiri, dan berjiwa Nasionalis.

Mengakhiri sambutannya, Staf Ahli  menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan penuh semangat. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Kantor Pertanahan, Dr. Dito Syaferli, S.H.,M.Kn melakukan koordinasi dengan Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) untuk membahas beberapa agenda penting terkait penataan wilayah transmigrasi, Selasa (23/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, beliau didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Mohammad Yasir, S.E., dan Kepala Seksi Penetapan dan Pendaftaran Hak Arham Safa, S.SiT.

Pertemuan itu membahas perkembangan pengurusan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) untuk kawasan transmigrasi yang saat ini masih dalam proses. Seluruh berkas akan segera dikirim ke Kementerian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, turut dibahas pula penyesuaian lokasi Sekolah Rakyat. Lokasi awal yang diusulkan ternyata berada dalam kawasan hutan, sehingga perlu dilakukan peninjauan ulang dan penentuan lokasi alternatif yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Koordinasi ini merupakan langkah konkret dalam mendorong pembangunan kawasan transmigrasi yang berkelanjutan, legal, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (Sumber: Humas ATR/BPN Bangkep)

Pulau Peling, BanggaiKep.go.id – Organisasi Masyarakat Sipil (NGO) Kemitraan Partnership bekerja sama dengan KPH Pulau Peling Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah sukses menyelenggarakan Workshop Identifikasi & Pengendalian Konflik Tenurial di Wilayah Kawasan Hutan Pulau Peling.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 September 2025 ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan, akademisi, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil.

Workshop ini bertujuan untuk Mengidentifikasi berbagai potensi dan dinamika konflik tenurial yang terjadi di kawasan hutan Pulau Peling, Menyusun strategi pengendalian dan penyelesaian konflik berbasis kolaborasi multipihak dan Menghasilkan rekomendasi kebijakan dan langkah tindak lanjut dalam pengelolaan kawasan hutan yang berkeadilan, berkelanjutan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Dalam forum diskusi, berbagai isu krusial mengemuka, antara lain keterbatasan akses masyarakat terhadap lahan, tumpang tindih pemanfaatan kawasan, serta perlunya model kemitraan hutan yang inklusif.

Hasilnya, workshop berhasil merumuskan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, instansi teknis, serta masyarakat dalam mendorong solusi pengelolaan kawasan hutan yang lebih partisipatif.

Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan yang turut hadir menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dalam penyelesaian konflik tenurial melalui dukungan data pertanahan, sinergi kebijakan, serta pelayanan yang mendukung kepastian hukum bagi masyarakat dan perlindungan kawasan hutan.

Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan antar-pihak dalam mengatasi konflik tenurial di Pulau Peling, demi terwujudnya tata kelola kehutanan yang adil dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. (Sumber: Humas ATR/BPN Bangkep)

Palu, BanggaiKep.go.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan penelitian pengembangan (Bappeda & Litbang) Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti Best practice Penyusunan Logical Framework Kinerja Terintegrasi Perangkat Daerah melalui aplikasi Berkah Selaras.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15 Juli 2025 dan 1–4 September 2025 dilakukan di Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Palu, sebagai tindak lanjut dari adopsi sistem Berani Selaras.

Bimtek ini merupakan bagian dari implementasi Rancangan Aksi Perubahan “Berkah Selaras” dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Tahun 2025. Kegiatan tersebut bertujuan memperoleh pembelajaran, arahan teknis, serta praktik terbaik (best practice) dari Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendukung penyempurnaan dan penerapan sistem di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Study banding best practice pertama dilakukan pada tanggal 15 Juli 2025 dihadiri oleh Kepala Bidang Makro, Kabid Sosbud, Kabid Ekonomi, Kabid Fispra dan berapa fungsional bappeda & litbang dan ortal Bangkep.

Study banding Best Practice kedua dilakukan selama 4 hari. Pada hari kedua dan ketiga, yakni 2–3 September 2025, kegiatan dihadiri oleh Hermanto Mar’un, S.P.,M.P (Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Sulteng) dan Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si (Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan).

Sementara itu, Tim Arsitektur Kinerja Provinsi Sulawesi Tengah yang hadir antara lain: Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng, Mappatoba Andi, S.H., M.Eng. – Wakil Koordinator Tim Teknis, Azwan, S.Pi., M.Si. – Staf Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Provinsi Sulteng, Nurezqi, S.E., M.M. – Staf Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng, Ario Sadewo Putra, S.P.W.K. – Staf Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng.

Adapun tujuan Bimtek ini untuk memperkuat sistem cascading kinerja dan penganggaran terintegrasi. Hasil kegiatan yang diharapkan mencakup: Kemudahan mengukur kinerja perangkat daerah dan individu ASN, Ketepatan pencapaian target kinerja perangkat daerah dan ASN, Evaluasi kinerja yang objektif sebagai dasar pemberian reward dan punishment, Mengukur ketercapaian visi dan misi kepala daerah dan Peningkatan nilai SAKIP Pemerintah Daerah serta peluang memperoleh reward Rp12 miliar dari pemerintah pusat.

Dengan adanya kegiatan ini, Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah berharap implementasi aplikasi Berkah Selaras dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah berbasis kinerja dan akuntabilitas. (Sumber: Bidang Sosbud Bappeda Bangkep)

Tinangkung Utara, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Dinas Sosial melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Sinergi Lintas OPD Dalam Pelayanan Sosial Terpadu (PESONA) Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (19/9/2025).

Kegiatan ini berlangsung di kantor Kecamatan Tinangkung Utara dan dibuka secara resmi oleh Camat Tinangkung Utara Bapak Umara Pundeng Ali,S.Pd,SH.MH diikuti oleh 18 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Kasi Kesra Desa dan Sahabat PESONA.

Dalam sambutannya Camat Tinangkung Utara menyampaikan apresiasi terhadap Aksi Perubahan Penguatan Sinergi Lintas OPD Dalam Pelayanan Sosial Terpadu (PESONA) Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan yang diinisiasi oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan dan mengharapkan para kepala desa di wilayahnya bisa bersinergi dan membantu Dinas Sosial dalam pemuktahiran dan validasi data karena Data yang tidak valid, usang, dan tidak terintegrasi antar-OPD telah menjadi penyebab utama bansos salah sasaran.

Fenomena ini memunculkan ketidakadilan sosial, inefisiensi anggaran, dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap efektivitas program pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan Sitti Kurdia Makkawaru, S.Hut.,MM menyampaikan bahwa pada milestone jangka menengah aksi perubahan PESONA akan dibuat web pelayanan sosial terpadu yang mudah diakses masyarakat melalui kanal digital sebagai wadah konsultasi/pengaduan sehingga tidak perlu ke kantor Dinas sosial untuk mendapatkan layanan sosial.

Pada hari yang sama kegiatan sosialisasi dilanjutkan di Kecamatan Totikum Selatan yang dibuka oleh Camat Totikum Selatan Bapak Kodratullah Labas,S.Pi,MM. Adapun yang hadir pada kesempatan ini sebanyak 19 orang yaitu , Kasi Kesra Kecamatan dan Desa, sekdes, staf kecamatan, dll. (Sumber: Dinsos Bangkep)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan gelar pelatihan Tim Teknis Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2025 bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Ikhsan Nursin, SP.d.,MM dan turut dihadiri para Proktor atau Tenaga Teknis (IT) Aplikasi khususnya yang menangani Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer SD se-kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Kadis Dikbud menyampaikan bahwa kegiatan ANBK merupakan salah satu bentuk transformasi kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan sistem evaluasi pendidikan yang lebih objektif, transparan, dan sesuai dengan perkembangan zaman. “ANBK bukan lagi sekadar ujian biasa, tetapi sebuah upaya untuk memotret kualitas pembelajaran di sekolah kita melalui pendekatan teknologi informasi,” ucapnya.

‎Ia menekankan peran Proktor/Operator menjadi sangat penting, mereka adalah garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelaksanaan ANBK di sekolah masing-masing.

“Tantangan yang kita hadapi tentu tidak ringan, karena bukan hanya soal menjalankan aplikasi atau perangkat, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah,” terang Kadis.

‎Kadis Ikhsan Nursin memaparkan bahwa Kualitas SDM Operator harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan zaman. “Pemerintah pusat telah menyiapkan kebijakan, sistem, dan instrumen berbasis IT, namun keberhasilan di lapangan sangat bergantung pada kesiapan dan ketangguhan Bapak/Ibu sekalian dalam mengoperasikan, mengawal, dan menyelesaikan setiap kendala teknis yang muncul,” jelasnya.

‎”Saya berharap Bapak/Ibu tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis semata, tetapi juga membangun mental siap, sikap profesional, serta semangat belajar yang berkelanjutan. Kita ingin membuktikan bahwa SDM pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan mampu bersaing dan siap menjalankan kebijakan nasional dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

‎Selain itu, sebagai penyelenggara kegiatan ANBK ini diharapkan agar pelatihan ANBK tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan informasi yang benar-benar bermanfaat untuk peningkatan baik kualitas mutu pendidikan dan SDM berbasis IT. (IKP-KOMINFO)