Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Kabar duka kembali menyelimuti Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) dengan berpulangnya kepangkuan Bapa di Sorga sosok tokoh gereja yang boleh dikatakan mengabdikan dirinya sampai akhir hidup, Ayub Maleso yang sekarang ini menjabat sebagai Ketua Komisi Lingkungan Hidup Sinode GPIBK, bahkan bukan saja hanya di Gereja tetapi juga beliau mengabdikan dirinya untuk daerah ini meskipun tidak banyak diketahui orang.

Ayub Maleso tutup usia pada hari Jumat, (13/5/2022) di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko, pada pukul 06.00, setelah menjalani perawatan beberapa jam saja, dibawah oleh pihak keluarga sekitar pukul 21.30 WITA pada hari Kamis malam.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th dalam sambutannya pada saat acara pemakaman, Sabtu (14/5/2022) mengatakan mengatakan bahwa almarhum Ayub Maleso merupakan Sosok pribadi yang sangat luar biasa, beliau mengabdikan hidupnya sampai akhir hayat untuk pekerjaan Tuhan.

“Saya masih ingat waktu masih kecil seorang Ayub Maleso sudah terlibat dalam pelayanan gereja sejak masih bergabung dengan Sinode Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB),” ucap Pdt. Anasir.

Lanjutnya, “Beliau dipercayakan sebagai bendahara pembantu yang bertanggungjawab menagih setoran di Klasis Buko dan Leme-Leme yang waktu itu wilayah pelayanannya dari Desa Ombuli Kec. Bulagi Utara sampai Desa Taepa (Kambani) Kec.Buko Selatan.”

“Dengan awalnya hanya berjalan kaki, kemudian diberikan sepeda, dari riwayat hidup almarhum selama 30 tahun menjadi bendahara pembantu, menjabat ketua Jemaat Eklesia Tatendeng selama 8 tahun, Anggota MPP Sinode GPIBK dan diakhiri hidupnya masih mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Komisi Lingkungan Hidup Sinode GPIBK. kata Ketua Sinode,” tambah Pdt. Anasir.

“Oleh karena beliau Bangkep dan Sinode GPIBK dapat terkenal sampai keluar negeri, Belanda, Jerman dan lain sebagainnya melalui pemaparan beliau ketika mengikuti kegiatan pemerihati lingkungan hidup yang dilaksankan oleh PGI di Bogor beberapa tahun lalu,” terang Pdt. Anasir.

Ketua Sinode juga menerangkan, selayaknya kita memperhatikan beliau mungkin ada tindakannya yang dapat kita lakukan sebagai Jemaat se- Sinode GPIBK mungkin membantu dalam hal penyelesaian tempat peristirahatan terakhir almarhum.

“Karena pemberian diri beliau yang luar biasa bagi gereja, daerah dan masyarakat dalam berbagi bidang baik budaya, pariwisata dan lingkungan hidup bahkan sampai mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarga bahkan menguras kantong sendiri untuk membiayainya kegiatannya,” tutur Pdt. Anasir.

Menurut Pdt. Anasir, Kita merasa kehilangan sosok orang tua, tokoh gereja, masyarakat dan adat bisa kita bayangkan dalam keadaan sakitnya saja beliau masih berusaha menyusun sejarah masuknya Injil di Banggai Kepulauan, dan melakukan pembibitan mangrove dan penanaman tanaman tahunan produktif untuk penghijauan. Pekerjaan beliau belum selesai mari kita warga gereja untuk menyelesaikannya bersama. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Senator Sulawesi Tengah Lukky Semen, SE mengunjungi Kabupaten Banggai Kepulauan selama dua hari dalam rangka beberapa agenda kegiatan yakni menghadiri undangan peresmian dan Penthabisan Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo dan bersilahturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat.

Anggota DPD-MPR RI, Lukky Semen dalam kunjungannya di Banggai Kepulauan beliau didampingi oleh istri tercinta Desiana Trisnawati Tobigo yang juga merupakan tenaga dosen di Universitas Tadulako Palu (Untad) bersama Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST yang merupakan sahabat karibnya ketika sama-sama menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Lukky Semen mengunjungi Bangkep menyebrang dari Luwuk ke Salakan dan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Buko untuk menghadiri Acara Peresmian Penthabisan Gedung Gereja sekaligus bersilahturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat dibeberapa kecamatan yang dilewati beliau dari Salakan menuju Buko.

Dalam kunjungannya pada Kamis, (12/5/2022), Senator Sulteng ini berbagi rezeki dengan masyarakat Bangkep dibeberapa desa dan kecamatan khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia (Lansia) diantaranya di Desa Patukuki Kec. Peling Tengah, Desa Komba-komba Kec. Bulagi, Desa Bangunemo dan Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara serta lansia dibeberapa desa yang ada di kecamatan Buko.

Lukky Semen saat berbincang mengatakan “Saya bersama istri akan mengunjungi Bangkep lagi untuk berbagi dengan masyarakat Bangkep khususnya bagi mereka yang sudah lanjut usia dibeberapa kecamatan yang belum sempat saya kunjungi,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini pun Lukky Semen mengucapkan banyak terima kasih bagi masyarakat Bangkep yang sudah mempercayakan dirinya untuk menjalankan amanah dan tanggungjawab menyalurkan aspirasi rakyat Sulteng sebagai anggota DPD-MPR RI dengan harapan masyarakat dapat terus mendoakan kami agar amanah dalam menjalankan tugas mulia ini.

Beberapa lansia di Kecamatan Buko setelah selesai menerima sentuhan kasih dari Lukky Semen dan istri menyatakan ucapan terima kasih bahkan mereka mengatakan bahwa beliau luar biasa, sungguh merakyat padahal beliau adalah pejabat negara tapi kami orang kampung bisa sedekat ini tanpa ada yang menghalangi, pejabat seperti ini yang patut dicontohi.  (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bagi masyarakat Banggai Kepulauan yang yang begitu tertarik ketika membicarakan soal pariwisata, budaya dan lingkungan hidup bahkan para aktivis yang terlibat dalam berbagai aktivitas guna melestarikan dan memelihara budaya dan lingkungan hidup di Banggai Kepulauan tidak asing dengan nama “Ayub Maleso” yang merupakan putra kelahiran Tatendeng, 15 Juni 1956.

Ayub Maleso merupakan sosok pribadi yang banyak disegani oleh banyak orang oleh karena pemberian diri beliau yang tanpa pamrih dalam berbagai hal, berbagai bidang baik sosial budaya, agama dan lingkungan hidup di Banggai Kepulauan bahkan sampai menguras koceknya sendiri untuk membiayai kegiatan yang beliau lakukan.

Pada Jumat, 13 Mei 2022, sang tokoh masyarakat dan gereja serta pemerhati budaya, pariwisata dan lingkungan hidup Banggai Kepulauan Ayub Maleso pukul 06.00 WITA menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan.

Beliau mengalami sakit sejak Agustus 2021 sehingga beberapa kali menjalani perawatan di RSUD Luwuk dan RSUD prof. Kandow Manado dan menjalani operasi prostat di Awaloe Hospital Manado pada bulan Februari 2022.

Banyak hal yang perlu dicontoh dari beliau dalam menjalankan tanggungjawab yang dipercayakan kepadanya, Alm. Ayub Maleso tidak pernah bertanya ada uang jalannya insentif dan lain-lainnya tetapi yang terutama apa yang diberikan tanggungjawab padanya harus selesai meskipun itu harus merobek kantong sendiri.

Persemaian Mangrove di Desa Leme-Leme Darat (Dok.JAR-Kominfo)

“Bahkan dalam keadaan sakit pun beliau tidak memperdulikan kesehatannya pada Desember 2021 lalu masih ke Bololi Luwuk untuk mengambil bibit Mangrove untuk disemaikan persediaan bibit penghijauan oleh Sinode GPIBK, saat ini masih ada di lokasi persemayaman di Ginggiok Desa Leme-Leme Darat,” ucap anaknya Alfrince Maleso yang kala itu menemani beliau.

Alm. Ayub Maleso dimana pun dia pergi selalu mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan dengan tidak sembarang membuang sampah plastik serta menghimbau untuk melakukan penghijauan dengan menanam tanaman produktif seperti pala, kapok, bahkan bambu.

Ada satu ungkapan beliau yakni “Mari kita lakukan penghijauan dengan menanam pohon kapok, tanaman ini kita pakai hasilnya dari hidup mati” ungkap Almarhum semasa hidupnya.

Bahkan banyak para turis mancanegara datang untuk melakukan penelitian lingkungan hidup baik tumbuhan dan hewan di Kokolomboi selalu didampingi oleh beliau.

Mendampingi Turis asing melakukan penelitian lingkungan hidup dan hewan endemik serta burung di BangKep. (dok. JAR-Kominfo)

Ucapan turut berdukacita datang dari berbagai tempat melalui telpon, pesan singkat, WhatsApp bagi keluarga mulai dari kalangan tokoh gereja skala nasional dan internasional, pejabat pemerintah, aktivis lingkungan hidup diberbagai daerah dan pusat yang kenal dekat dengan beliau bahkan dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa dan Manado yang pernah mengutus mahasiswanya melakukan penelitian dan kuliah lapangan di Banggai Kepulauan khususnya dalam hal lingkungan hidup yang didampingi oleh beliau.

Kadis Pariwisata Bangkep, Edison Moligay melalui akun Facebooknya menyatakan turut berdukacita dan merasa kehilangan sosok tokoh pemerhati budaya dan pariwisata di Bangkep.

Demikian juga dengan Ir. Kondrad D. Galala, MM Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan Bangkep, menyatakan duka atas kehilangan tokoh masyarakat, gereja, pemerhati lingkungan hidup dan sejarah di Bangkep.

Ayub Maleso banyak menerima penghargaan baik dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan organisasi pemerhati lingkungan tingkat Nasional yang tidak pernah diketahui oleh banyak.

Penghijauan dengan menanam tanaman produktif (Dok. JAR-Kominfo)

“Mungkin bagi kita hanya hal kecil yang dilakukan oleh sosok Putra Sea-sea satu ini yang hasilnya bukan kita nikmati sekarang tetapi akan dinikmati oleh orang banyak, dan anak cucu kita ke depan,” ucap Ketua Sinode GPIBK Pdt.Anasir Suayong. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam lantik 11 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Jumat, (13/5/2022).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan Selaku pemimpin Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, beliau mengucapkan selamat dan sukses kepada para pejabat yang baru saja dilantik dan di ambil sumpah/janjinya.

Nama-nama Pejabat yang Dilantik

“Semoga dalam pelantikan ini akan menjadi motivasi bagi para pejabat untuk terus melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai peraturan yang berlaku,” ucap Bupati.

“Saya meminta agar pejabat yang baru dilantik agar menjaga integritas dan tidak menyalagunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela dan jujung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggungjawab serta taat segala peraturan dan perundang-undangan,” tambah Bupati.

Lewat kesempatan ini Bupati menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara yang baru saja dilantik, agar segera menyusun program kerja untuk meningkatkan kualitas kinerja.

“Karena jabatan yang telah dipercayakan pada akhirnya akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Bupati.

Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Setda, serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tahun 2022 yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal 1443 H/ 2022 M di hadiri oleh Ketua TP-PKK, Wakil Ketua TP-PKK serta Anggota TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan dan Pengurus serta DWP OPD Kabupaten di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Jumat, (13/5/2022).

Dalam wawancara singkat bersama Ketua TP-PKK Ny. Sartini D. Adam  menyampaikan bahwa “Ada beberapa Camat yang di lantik dan otomatis pergantian juga Ketua-ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan.”

“Hari ini kita gunakan waktu kebetulan halal bi halal saling memaafkan dengan sekalian juga pamitan saya sebagai Ketua TP-PKK karena tinggal beberapa hari lagi saya akan meninggalkan sebagai Ketua PKK jadi waktu inilah saya gunakan untuk bertemu anggota TP-PKK,” ucap Ny. Sartini.

Beliau juga menyampaikan bahwa ibu-ibu PKK Banggai Kepulauan luar biasa dan bisa bekerjasama dengan baik.

“Saya tidak susah untuk kerjasama karena apa yang sudah jadi ketentuan PKK sendiri, masing-masing pengurus sudah tahu tugasnya melaksanakan kegiatannya tanpa harus diberi bimbingan,” ujarnya.

Ny. Sartini berharap agar kedepannya PKK Bangkep lebih maju dan dapat menjaga hubungan baik antar PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

” Saya minta PKK ke depan lebih maju lagi dari sekarang karena terutama saya sejak 2017 untuk hubungan antara pengurus kabupaten, kecamatan maupun desa.

“Saya minta untuk bersinergi selanjutnya program PKK terutama pemanfaatan halaman dan kebun PKK itu wajib bagi semua tingkatan pengurusan karena kebun PKK salah satu wadah untuk bisa membantu perekonomian ibu-ibu terutama yang di desa,” tambah Ny. Sartini. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST menghadiri acara Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo yang dilaksanakan pada Kamis, (12/5/2022).

Kehadiran Aleg DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dua periode ini disambut hangat oleh jemaat Sion Pelinglalomo dan para hamba-hamba Tuhan dan undangan lainnya.

Seusai ibadah Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo menantikan kehadiran Bupati Banggai Kepulauan di lokasi kegiatan, Ronald bersama pak Lukky Semen yang merupakan Anggota DPD-RI membaur dengan warga jemaat dengan begitu akrab dan dekat.

Para pendeta dan warga GPIBK sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dua periode dan juga manta Anggota DPRD Bangkep Periode 2009-2014, pasalnya sejak terpilih sebagai Aleg DPRD Sulteng diperiode pertama sampai sekarang ini  banyak membantu gereja dalam hal pembangunan dan bantuan lainnya dalam upaya melengkapi sarana prasarana peribadatan.

MPH Sinode GPIBK dalam percakapan bersama dengan pak Ronald Gulla dan pak Lukky Semen menyampaikan terima kasih atas segala topangan dan bantuannya bagi gereja.

“Melalui kontribusi dalam berbagai Sidang gereja baik internal GPIBK maupun sidang gereja skala nasional dan regional yang dilaksanakan di GPIBK dapat berjalan lancar dan sukses, bahkan sudah boleh memfasilitasi dalam pengurusan bantuan hibah untuk rumah-rumah ibadah,” ucap Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th.

Beberapa undangan dari luar kecamatan Buko mengatakan pak Ronald Gulla orangnya baik dan sangat merakyat, banyak kontribusi beliau yang diberikan bagi organisasi keagamaan bukan saja hanya gereja.

Beliau juga memfasilitasi bantuan rumah ibadah untuk saudara-saudara kita yang muslim dalam pembangunan Mesjid, bahkan bantuan lain yang dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat Bangkep melalui peralatan kerja bangunan dan pertanian, bibit tanaman tahunan serta ternak.

“Saya berharap masyarakat dan warga gereja dapat terus mendoakan kami, saya dan pak Lukky Semen agar dapat amanah dalam menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat dan senator, sehingga dapat mengakomodir apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat Banggai bersaudara serta masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya,” ucap Ronald Gulla. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rasa syukur dan sukacita iman terpancar diraut wajah segenap warga Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Bukan saja karena gedung gereja yang mereka bangun selama kurang lebih 16 tahun dan sudah dapat dithabiskan dan diresmikan, tetapi ada kebanggan tersendiri dengan hadirnya salah satu pejabat negara senator Sulteng Anggota DPD-MPR RI Lukky Semen, SE.

Senator Sulteng Lukky Semen, SE yang didampingi istri tercinta Desiana Trisnawati Tobigo hadir di acara Peresmian dan Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo dalam memenuhi undangan panitia pelaksana, Kamis, (12/5/2022).

Menurut Lukky Semen mengatakan sebenarnya baru di Jakarta dari Palu, “pada hari Selasa terima undangan untuk menghadiri acara Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo, maka saya putuskan untuk menghadirinya sekaligus bersilahturahmi dengan masyarakat Bangkep,” ucapnya.

Dalam acara Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo beliau diberikan kesempatan untuk membawakan sambutan.

Dalam sambutannya senator asal Sulteng ini yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan bahwa suatu sukacita Iman bisa hadir dalam acara Penthabisan dan Peresmian, serta ucapan terima kasih bagi masyarakat Banggai Kepulauan yang boleh mendukung sehingga terpilih dan  mempercayakan untuk menjadi anggota DPD-MPR RI.

“Saya tersentuh ketika Pendeta berkhotbah menyampaikan Firman Tuhan mengatakan gereja adalah rumah doa, memang gereja harus dijadikan rumah doa bukan hanya dilihat dari gedungnya yang mewah dan megah tetapi justru harus menunjukkan kualitas iman warga gereja yang harus terus bertumbuh dan ditingkatkan,” ucap Lukky.

Senator asal Sulteng ini tegaskan bahwa gereja tidak dapat dipisahkan dengan pemerintah, negara atau pemerintah daerah maupun sebaliknya pemerintah tidak dapat terpisahkan dari gereja, karena gereja membutuhkan pemerintah dan sebaliknya pemerintah membutuhkan gereja.

“Karena itu pemerintah dan gereja harus hadir ditengah-tengah masyarakat karena warga gereja adalah bagian dari warga masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Lukky Semen pun mengatakan bahwa dia secara pribadi juga sebagai warga gereja mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati, Kapolres dan jajarannya yang sudah boleh peduli dan memperhatikan gereja.

Diakhir sambutannya Lukky Semen mengatakan atas nama Pimpinan DPD-RI mengucapkan banyak selamat atas Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo. (JAR-KOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Polres Banggai Kepulauan mulai menyalurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di wilayah hukum Polres Banggai Kepulauan (Bangkep).

Penyaluran diatur langsung oleh Kasat Bimas Polres Banggai kepulauan AKP. Andris M. Piodo bersama anggota yang juga didampingi oleh Kapolsek Buko, IPDA. Rahim Hasan dan Kanit Bimas Polsek Buko dan para Bhabinkamtibmas Polsek Buko.

Pada hari Kamis, 12 Mei 2022, Polres Banggai Kepulauan mulai menyalurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di wilayah Hukum Polsek Buko yang membawahi dua Kecamatan yakni Buko dan Buko Selatan, penyaluran BTPKLW diperuntukkan untuk tahap pertama yakni bulan Januari-Maret 2022.

Kasat Binmas Polres Bangkep saat diwawancarai mengatakan bahwa Program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) merupakan program Pemerintah Pusat dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dimasa Covid-19.

“Yang dipercayakan kepada TNI-POLRI untuk menyalurkan dengan menyisir pelaku usaha yang belum tersentuh dengan bantuan pemerintah semasa Pandemi Covid-19,” jelas AKP. Andris M. Piodo.

“Batuan tunai bagi pedagang kaki lima dan warung diberikan sebesar Rp. 100.000/bulan selama 1 tahun atau 12 bulan, dengan pendataan dilakukan oleh Kanit Bimas dan Babinkamtibmas dimasing-masing Polsek di wilayah hukum Polres Bangkep,” ucap AKP. Andris M. Piodo.

Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Kecamatan Buko dan Buko Selatan dipantau langsung oleh Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Bambang Herkamto, SH didampingi jajarannya Kabag Log AKP. Beni Tiiyo, Kasat Reskrim Polres Bangkep IPTU I Ketut Yoga S.H, Kasat Intelkam Polres Bangkep AKP Dwi Harjaka, Kasat Narkoba Polres Bangkep IPTU Deky Wahyudi S.H M.H dan Kasi Propam Polres Bangkep Dicky Laempa, SH. (JAR-KOMINFO)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Setelah selama 16 tahun melewati proses pembangunan gedung gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo Klasis Buko Tengah Kecamatan Buko akhirnya pada hari Kamis, 12 Mei 2022, gedung gereja Jemaat Sion Pelinglalomo diresmikan oleh Bupati Banggai Kepulauan setelah selesai ibadah Penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo yang dilaksanakan oleh MPH Sinode GPIBK.

Kehadiran Bupati Banggai Kepulauan Kombes (Purn) H. Rais D. Adam, SH dan rombongan disambut secara adat dengan berbagai tarian suku Sea-sea baik Batong, Balatindak dan Salendeng setelah selesai pengalungan bunga.

Sebelum memasuki gedung gereja Bupati Banggai Kepulauan dan Ketua Sinode GPIBK melakukan penandatanganan prasasti Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo. Sesudah itu dilanjutkan dengan pelepasan balon sebagai tanda pemberitaan Injil Yesus Kristus dimulai dari Jemaat Sion Pelinglalomo sampai ke tempat lain.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th dalam sambutan menyampaikan terima kasih atas kesedian pak Bupati yang selama ini sudah menjadi bagian dalam setiap kegiatan Sinode GPIBK dalam kehadiran disetiap kegiatan maupun menopang kegiatan Sinode.

Dalam sambutannya Pdt. Anasir Suayong mengatakan “Kami sangat berharap agar pelayanan pendidikan harus memadai sering dengan permintaan dunia kerja dengan menyediakan sarana pendidikan guna peningkatan sumber daya manusia, dengan tetap terus berupaya meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.

“Serta kami sangat mengharapkan bantuan Pemerintah Daerah dalam hal ini pak Bupati mengenai lahan Gedung Gereja GPIBK Imanuel Salakan yang ada di Kompleks perkantoran Bukit Trikora Salakan, sebagaimana waktu yang lalu dijanjikan untuk dihibakan dan sudah berapa kali kami bermohon tapi belum ada titik temu,” ucap Ketua Sinode GPIBK.

Selanjutnya, Bupati Rais D. Adam melalui sambutannya mengatakan atas nama pribadi dan keluarga serta pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mengucapkan banyak selamat bagi warga jemaat atas Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Sion Pelinglalomo.

“Tentunya dalam melaksanakan pembangunan gedung gereja ini melalui suatu proses dan pergumulan yang panjang, serta dengan itikat yang baik agar jemaat Sion Pelinglalomo semakin bertumbuh dan berkembang, serta mampu membina dan mengajarkan jemaat yang dapat mengemban misi amanat agung Kepala Gereja dalam mengemban tugas penggilan gerejawi yakni bersekutu, bersaksi dan melayani,” ucap Bupati.

“Serta dalam momen ini kiranya dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan serta membangun nuansa baru dalam bagi jemaat dalam memanfaatkan gedung gereja dengan optimal guna menumbuhkan dan membangun iman jemaat,” tambah Bupati.

Bupati berharap gedung gereja yang dibangun dengan kokoh dan megah ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana peribadatan dan persekutuan jemaat, serta kemajuan dan keberhasilan dalam segala aspek pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan tidak lepas dari peran positif dari seluruh masyarakat yang didalamnya adalah warga gereja.

“Untuk itu bagi umat Kristen marilah kita terus tingkatkan kualitas iman kita serta tetap berkontribusi dalam pembangunan kabupaten Banggai Kepulauan dengan memanfaatkan segala potensi dan kemampuan kita,” ucap Bupati.

Kegiatan peresmian gedung gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo dihadiri oleh Anggota DPD-RI Lucky Semen, SE, M.Si yang didampingi istri, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronald Gulla, ST, Bupati Banggai Kepulauan, Kapolres Banggai Kepulauan, Ketua TP-PKK Bangkep dan rombongan Pemda serta para hamba Tuhan dan undangan lainnya. (JAR-KOMINFO)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK Sion Pelinglalomo membawa sukacita dan kegembiraan bagi warga Jemaat Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) khususnya Jemaat Sion Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (12/5/2022).

Mahrobin Moligay, S.Sos Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Jemaat Sion Pelinglalomo dalam laporannya menyampaikan bahwa gedung gereja Jemaat Sion Pelinglalomo dibangun selama 16 tahun sejak peletakan batu pertama oleh Ketua Jemaat Pdt. Yulis See, M.Th, dan mengalami berapa kali pergantian Ketua Jemaat yakni Pdt. Agus A. Sattu, S.Th, Pdt. Barnabas Sooai, S.Th, Pdt. Warniyati Kayowa, S.Th dan Pdt. Yesni Yabada, S.Th, akhirnya dapat terselesaikan dan diresmikan .

Kegiatan diawali dengan prosesi para Pendeta dan Majelis Jemaat berjalan menuju gedung gereja, dilanjutkan dengan ucapan selamat datang oleh Ketua Panitia Peresmian Gedung Gereja Jemaat GPIBK  Sion Pelinglalomo Brigpol Yengki Kumano dan laporan pertanggungjawaban Panitia Pembangunan dilanjutkan penandatangan berita acara penyerahan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo sebagai aset Sinode GPIBK sesudah itu pengguntingan pita dan pembukaan selubung papan nama oleh Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th. dan pembukaan pintu gedung gedung gereja.

Ibadah Pengthabisan dilayani oleh Pdt. Masye Elizabeth Pangkey, M.Th selaku Wakil Ketua II Sinode GPIBK dengan Khotba diambil dari kitab 1 Raja-raja 8:22-40, yang menekankan bahwa gereja adalah rumah doa, tempat dimana umat datang untuk memuji dan memuliakan Tuhan, berdoa dan mendengarkan firman Tuhan, gedung gereja adalah tempat untuk menghadirkan damai sejahtera Allah bagi semua umat.

Pdt. Masye Elizabeth Pangkey juga menekankan bahwa “Gedung gereja ada dan dibangun dengan tujuan untuk beribadah kepada Tuhan bukan sebaliknya justru didalamnya saling menjatuhkan satu dengan yang lain antar sesama, tetapi gereja hadir agar umat (orang-orang) yang bersekutu didalamnya harus saling melengkapi, menopang dan membatu serta membangun persekutuan bersama untuk menghadirkan damai sejahtera Allah ditengah dunia ini,” ucapnya.

Sebelum ibadah ditutup dilakukan penandatanganan berita acara penggunaan aset gedung gereja sinode GPIBK untuk digunakan oleh jemaat Sion Pelinglalomo sebagai tempat peribadatan dan kegiatan gereja lainnya, yang ditanda tangani oleh Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th, Ketua MPH Jemaat Sion Pelinglalomo, Ketua MPH Klasis Buko Tengah Pdt. A.R Lapaso, M.Th dan Kepala Desa Pelinglalomo Ahyudin Yunus, S. Fil.

Ibadah penthabisan Gedung Gereja Sion Pelinglalomo dihadiri oleh Anggota DPD-RI Lucky Semen yang didampingi istri tercinta, Anggota DPRD Provinsi Sulteng Ronald Gulla, S.T, MPH, Sinode Gereja Kristen Luwuk Banggai (GKLB) dan undangan lainnya serta anggota jemaat Sion Pelinglalomo. (JAR-KOMINFO)