Salakan, BanggaiKep.go.id – Penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam, Kamis, (11/02/2021).

Dalam sambutannya Bupati Rais D. Adam menyampaikan “Saya ucapkan selamat kepada seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah menerima SK pada saat ini.”

Menurut Rais, hal tersebut merupakan langkah awal untuk mengabdikan diri sebagai abdi Negara di daerah ini.

“Saya berpesan kepada seluruh calon pegawai negeri sipil untuk senantiasa menyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, dengan mengimplementasikan dalam tindakan nyata, bekerja sungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menjunjung sikap profesional, komitmen, disiplin dan memiliki integritas serta tanggungjawab,” ucap Bupati.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan kepada calon pegawai negeri sipil agar jangan dan malu meminta arahan dan bimbingan kepada yang lebih senior, lakukan kerjasama dan koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk melancarkan dan menyuseskan program pembangunan di daerah ini.

Bupati juga tak lupa mengingatkan kepada calon pegawai negeri sipil yang sejati adalah seorang pegawai negeri sipil yang kepuasan kerjanya tidak ditentukan oleh tingginya kepuasan dan kesejahteraan masyarakat yang dilayani sebagai wujud dari kemampuan dan profosionalitas yang dimiliki oleh pegawai negeri sipil tersebut.

“Inilah yang membedakan pegawai negeri sipil dengan profesi-profesi lainnya, karena keuntungan pegawai negeri sipil bukanlah bersifat materi, tetap lebih bersifat pada pengabdian kepada bangsa, negara khususnya daerah Kabupaten Banggai Kepulauan,” kata Rais.

Kegiatan tersebut dilakukan di Halaman Kantor Bupati BanggaiKep dan diikuti oleh Sekda, Staf Ahli Hukum, Calon Pegawai Negeri Sipil serta undangan lainnya. (RoyKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Sebagaimana instruksi yang dikeluarkan oleh Pemerintah bahwa yang pertama menerima vaksinasi Covid-19 adalah para tenaga kesehatan (Nakes) diseluruh wilayah Indonesia, yang menjadi pertimbangan dari Pemerintah adalah karena Nakes merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

Puskesmas Bulagi Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan mulai melakukan vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Bulagi, Rabu, (10/2/2021).

Kepala Puskesmas Bulagi Piter Pasinggi, S.KM saat dihubungi jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan memaparkan bahwa vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas Bulagi sudah mulai dilakukan.

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 tahap I bagi tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas Bulagi dibuka oleh Camat Bulagi Norma Liling Padang, SE dan dihadiri oleh Kapolsek Bulagi IPDA. Partono, Danramil 1308-12 Bulagi Pelda Suharto, Korwil Dikbud Kec. Bulagi, Tim supervisi Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan dan Inspektorat.

“Jumlah vaksin yang diterima oleh Puskesmas Bulagi dari gudang farmasi Dinkes BanggaiKep sebanyak 56 Vial yang akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas Bulagi,” jelas Piter.

Lanjut Piter, “Hari ini sebanyak 30 orang Nakes Puskesmas Bulagi sudah divaksinasi Covid-19 sedangkan yang belum divaksinasi dilanjutkan pada besok hari sampai dengan selesai.” (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) berikan arahan dan kebijakan yang mampu membuat PDAM maju dan profesional untuk pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilakukan di Kantor PDAM BanggaiKep dan dihadiri oleh Direktur PDAM, Kadis PU dan Staf PDAM se-Kab. BanggaiKep, Rabu, (10/02/2021).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati BanggaiKep Salim J. Tanasa. SE.MM, selaku Pimpinan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan saya menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama PDAM bersama staf yang terus berupaya melakukan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebutuhan air oleh masyarakat bisa terpenuhi.

“Hal ini tentunya merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kita kepada masyarakat guna mewujudkan pelayanan yang selaras dan maksimal bagi kesejateraan rakyat,” ucap Wabup.

Selanjutnya Salim Tanasa juga menegaskan peran PDAM tidak hanya fokus pada tugas penyediaan dan pemeliharaan fasilitas air bersih bagi rumah tangga masyarakat, melainkan komitmen dan konsintensi PDAM untuk melakukan pemeliharaan, memberdayakan dan memperhatikan lingkungan dan sumber mata air adalah hal krusial, sehingga air mengalir dengan lancar tanpa ada kendala.

“Apa yang menjadi tanggungjawab kita bersama sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat terkait ketersediaan air bersih maupun terkait pelayanan PDAM Kabupaten Banggai Kepulauan,” kata Wabup.

Sesuai realita, bahwa di Kabupaten Banggai Kepulauan masih ada beberapa Kecamatan yang belum terlayani air bersih, hal ini tentunya merupakan tanggungjawab kita bersama.

Untuk itu, lewat kesempatan ini Wabup mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya direktur PDAM dan seluruh jajarannya.

“Mari bersama-sama kita buat terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang belum merasakan pelayanan air bersih, seperti masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Bulagi, Bulagi Utara, dan Bulagi Selatan sehingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Kabupaten Banggai Kepulauan bisa terwujud,” tutur Salim.

Dalam mewujudkan hal tersebut, tentunya bukan hal mudah, namun jika ada komitmen, konsisten, kita mampu menyelesaikan masalah yang ada pelayanan air bersih akan maksimal di rasakan masyarakat BanggaiKep.

Selain itu, Wabup juga berharap “Saya berharap sekaligus menantang terobosan, kreativitas dan inovasi PDAM tentang pelayanan air bersih di Kabupaten Banggai Kepulauan, menjadi contoh PDAM-PDAM yang ada di daerah lain.” (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jumlah kasus penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) yang akrab kita dengar virus Corona yang penyebarannya masih terus terjadi bahkan meningkatkan akhir-akhir ini kasus terkonfirmasi, Probabel bahkan sampai meninggal.

James H.D Pinontoan selaku Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan disela kegiatan monitoring vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan tahap pertama (9/2/2021) mengatakan bahwa sampai saat ini Covid-19 belum ada obat yang dapat mematikan virus Corona.

Sedangkan vaksinasi adalah langkah yang diambil oleh pemerintah dalam mengurangi penularan Covid-19 serta kematian akibat Covid-19 dan vaksin bertujuan meningkatkan kekebalan melindungi kita agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi ditengah adaptasi kebiasaan baru sebagaimana sambutan Pak Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tahap I Kab. Banggai Kepulauan.

“Sesunggunya cara ampuh untuk lawan penyebaran Covid-19 yang terus terjadi adalah kita tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan Covid-19, bahkan menjadikan itu gaya hidup kita dengan membiasakan setiap saat dan waktu,” ucap James

Sambungnya, “Karena sampai saat ini tidak ada cara ampuh dibelahan dunia ini yang ditemukan untuk melawan penyebaran Covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, serta menjaga jarak.”

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan dan mengumandankan hal yang sama cara ampuh melawan Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ajuran minum vitamin, makan-makan bergizi, banyak konsumsi buah dan sayur itu hanya tambahan saja, tapi yang ampuh dan jitu untuk lawan penyebaran Covid-19 adalah membiasakan dalam hidup 3 M,” jelas James. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Guna mastikan bahwa pelaksanan Vaksinasi Covid-19 bagi sejumlah tenaga medis (Nakes) yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan berjalan dengan aman dan lancar pasca pencanangan vaksinasi Covid-19 yang dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan Kombes Pol. (Purn) H. Rais D. Adam pada hari Senin (8/2/2021).

Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan dr. James H.D Pinontoan bersama Juru bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kab.Banggai Kepulauan Arabia Tambrin, SKM bersama rombongan melaksanakan monitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 %di Puskesmas dan Rumah Sakit, Selasa, (9/2/2021).

dr. James Pinontoan saat dijumpai di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko mengatakan tujuan monitoring ini adalah untuk memastikan apakah vaksinasi Covid-19 bagi tenaga medis sudah mulai dilaksanakan dan apa yang menjadi hambatan dan kendala dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Kami berharap semua tenaga kesehatan yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk divaksin Covid-19 harus segera di Vaksin Covid-19, agar kita ada perlindungan diri sebab nakes adalah garda terdepan dalam memerangi penyebaran Covid-19, yang akan selalu bersentuhan dengan para pasien ketika datang memeriksakan kesehatan dan berobat,” jelas Plt. Kadis Kesehatan BanggaiKep.

Lanjut James, “Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Presiden Ir.Joko Widodo yang mengambil keputusan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, yang harus diprioritaskan adalah para tenaga medis.”

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kab. Banggai Kepulauan Arabia Tambrin, SKM mengingatkan bagi tenaga kesehatan untuk dapat menjadikan panutan dalam memerangi Covid-19, serta tetap menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Karena dengan divaksin Covid-19 bukan berarti virus Corona mati atau hilang, cara yang tepat dengan memerangi penyebaran Covid-19 adalah dengan terus menerapkan protokol kesehatan yakni membiasakan untuk memakai Masker, mencuci Tangan dan menjaga Jarak,” terang Jubir. (AmosKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 39 orang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) diberikan vaksin Covid-19 tahap pertama, Selasa, (9/2/2021).

Sebelum divaksin nantinya 39 orang nakes tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

Kepala Puskesmas Sabang Kec. Bulagi Utara Asrion, A.M.G saat dihubungi Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep memaparkan bahwa “Pada hari pertama vaksinasi Covid-19 pada Selasa, 9 Februari 2021, bagi tenaga medis yang ada di Puskesmas Sabang yang dimulai pada Pukul 11.15 Wita, karena pagi hari nakes masih memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang memeriksa kesehatan dan berobat di Puskesmas Sabang,” jelas Asrion.

“Hari ini memang kita baru melakukan vaksin kepada 25 orang nakes dahulu dari total 39 nakes yang ada di Puskesmas Sabang yang siap divaksinasi Covid-19, sedangkan untuk 12 orang nakes masih ditunda jadwal Vaksinasinya, serta 2 orang nakes tidak dapat diberikan vaksin Covid-19 berdasarkan ketentuan vaksinasi Covid-19,” terang Asrion.

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 dihadiri oleh Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan, dr. James H.D Pinontoan, Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 Kab. Banggai Kepulauan Arabia Tambrin, SKM beserta rombongan dan Tim Monitoring Inspektorat Kab. Banggai Kepulauan. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Setelah Launching Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tahap I di Banggai Kepulauan yang dibuka langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Kombes Pol (Purn) H. Rais D. Adam pada Senin, 8 Februari 2021, dan hari ini 9 Februari 2021 tenaga kesehatan (Nakes) di wilayah kerja Pemda Banggai Kepulauan baik dirumah sakit dan Puskesmas mulai divaksin Covid-19.

Puskesmas Tataba Kec. Buko Kab. Banggai Kepulauan hari ini mulai melakukan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga medis yang ada di Puskesmas Tataba baik yang ada di Puskesmas maupun yang ditugaskan di Desa dan Sub Desa yang ada di wilayah  Puskesmas Tataba Kec. Buko.

Kepala Puskesmas Tataba Kecamatan Buko, Sianti A.Md.Kep saat ditemui di Puskesmas Tataba, menyampaikan bahwa “Vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Tataba dilaksanakan hari ini Selasa (9/2/2021) dengan harapan semua Nakes yang memenuhi syarat dan ketentuan bisa terselesaikan hari ini,” jelas Sianti.

Jumlah Tenaga Kesehatan yang ada di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko sebanyak 74  orang Nakes, Jumlah sasaran yang memenuhi kriteria untuk divaksin Covid-19 sebanyak 58 orang Nakes, yang sisanya belum bisa divaksinasi karena tidak memenuhi kriteria.

“Ada yang lagi hamil, menyusui dan lain sebagainya sebagaimana ketentuan vaksin Covid-19 tidak diberikan sembarangan harus berdasarkan ketentuan yang ada, sedangkan Vaksin yang disiapkan untuk Nakes di Puskesmas Tataba sebanyak 58 botol,” ucap Sianti. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pasca dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tengah pada hari Jumat (5/2/2021) yang lalu Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE, MM, mulai melaksanakan tugas dan tanggungjawanya sebagai orang kedua di lingkup Pemda Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Hari kedua berkantor di Bukit Trikora Kantor Bupati Bamggai Kepulauan, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE, MM menggelar rapat bersama dengan para Staf Ahli (Sahli) Bupati dan Asisten Setda di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan, Ir. Kondrad D. Galala, MM mengatakan bahwa ini adalah rapat perdana Wakil Bupati dengan jajaran Pemda Banggai Kepulauan khususnya dengan para Sahli Bupati dan para Asisten dilingkup Pemda BanggaiKep.

Rapat dilaksanakan diruang rapat Wakil Bupati yang dimulai pada pukul 09.00 Wita sampai dengan selesai. Wakil Bupati Salim J. Tanasa, SE, MM memimpin rapat kerja yang dihadiri oleh Staf Ahli Pemda Banggai Kepulauan, Nugraheni Pakabu, SH, M.Si, Ir. Kondrad D. Galala, MM, dan Zadrak Sandana, S.IP, MM serta Asisten I Dra. Abdreana Lotto, MM, Asisten II Ir. Ramanto T. Datuage, MM. serta Notulensi jalannya rapat kerja And. Jalil Tangkudung, SH bagian Hukum Sekda BanggaiKep.

Adapun yang menjadi agenda pembahasan dalam rapat tersebut yakni Pengendalian Administrasi Pemerintah, Pembangunan dan Kemasyarakatan, sebagaimana penjelas Sahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Ir. Kondrad D. Galala, MM saat dihubungi via WhatsApp pada Selasa, (9/2/2021). (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pasca Kebakaran yang terjadi pada hari Minggu, (7/2/2021) di Desa Bongganan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan pada sekitar pukul 14.07 Wita, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Banggai Kepulauan melakukan pendataan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran.

Dari hasil pendataan oleh pihak Satuan Pol-PP dan Pemadam Kebakaran Kab. Banggai Kepulauan atas peristiwa amukan si jago merah di Desa Bongganan menyebabkan 11 rumah ludes sehingga menyebabkan 12 kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal serta mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Kasie Pencegahan dan Peningkatan SDM Damkar Zulfikar Rimnix, S.IP saat dihubungi jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep via Handphone pada senin (8/2/2021) mengatakan bahwa peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Bongganan Kecamatan Tinangkung  tidak menyebabkan korban jiwa hanya kerugian secara materi saja yakni 11 rumah ludes terbakar sehingga menyebabkan para korban harus kehilangan tempat tinggal serta harta benda yang lainnya yang tidak dapat diselamatkan saat peristiwa itu terjadi.

“Kerugian akibat kebakaran yang terjadi di Desa Bongganan diperkirakan berkisar ratusan juta rupiah,” jelas Zulfikar.

“Atas peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita yang mengalami musibah kebakaran, kami berharap kita dapat membantu para korban baik berupa bahan makan, pakaian layak pakai, perlengkapan rumah tangga sehari-hari seperti alat masak dan makan serta lain sebagainya,” harap Zulfikar. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam buka secara resmi Kegiatan Pencanangan Vaksinasi Covid 19 Tahap I di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadir oleh unsur Forkopimda BanggaiKep selaku penerima vaksin pertama atau tahap I, Senin, (8/2/2021).

Dalam sambutan Bupati Rais D. Adam mengatakan bahwa, sesuai data dari Tim Covid-19 Pusat, akhir-akhir ini covid-19 mengalami peningkatan signifikan baik secara global, Nasional, Provinsi bahkan sampai ke daerah termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan.

Upaya Pemerintah dalam melakukan pemutusan mata rantai penularan covid-19 melalui upaya Tracking, Tracing dan Testing dan Penerapan Protokol Kesehatan melalui 3M.

Berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional Tahun 2020, untuk dapat mengendalikan pandemi Covid-19 di masyarakat secara cepat yaitu dengan meningkatkan kekebalan individu dan kelompok sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian.

Oleh kaerna itu, pelaksanaan Vaksinasi harus disertai dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat dan penguatan surveilans di wilayah.

Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan ini adalah sebagai pertanda bahwa Pemerintah akan melakukan tugas fungsi dan tanggungjawab dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat .

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan agar dapat berperan aktif dalam mensukseskan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 sesuai jadwal yang telah di tentukan, sehingga vaksinasi berjalan dengan lancar,” ucap Bupati Rais. (DeckyKominfo)