Tataba, BanggaiKep.go.id – Kegelisahan dan keresahan sempat menghantui sebagian masyarakat Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, sebab sudah lewat sebulan lebih, setelah menerima vaksin Covid-19 tahap pertama pada bulan Juni yang lalu belum juga mendapatkan pelayanan vaksin tahap kedua padahal waktu untuk vaksin tahap kedua sudah lewat hampir sebulan.

Pada hari ini Jumat, 13 agustus 2021, masyarakat Buko penerima Vaksin tahap pertama, boleh rasa tenang karena Puskesmas Tataba Kecamatan Buko, sudah kembali melakukan pelayanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi yang diperuntukan bagi masyarakat Kecamatan Buko yang sudah menerima vaksin tahap pertama pada tanggal 13-26 Juni yang lalu.

Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep saat dijumpai di Puskesmas Tataba mengatakan masyarakat Buko yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama pada bulan Juni yang lalu tidak perlu khawatir lagi karena stok vaksin sudah tersedia di Puskesmas Tataba, dan tim Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Tataba akan membuka pelayanan vaksinasi Covid-19 mulai hari ini Jumat sampai besok Sabtu 14 agustus 2021.

“Bagi masyarakat yang terus bertanya serta menanti vaksinasi Covid-19 dosis pertama kapan Puskesmas Tataba akan melakukan pelayanan, kami harap masyarakat tetap bersabar, Pak Bupati bersama Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Banggai Kepulauan dan Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan sudah menyampikan berapa kebutuhan vaksin untuk masyarakat Banggai Kepulauan,” ucap Sianti.

Sianti juga menambahkan, “Semuanya tergantung dari ketersediaan vaksin yang didistribusikan oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan kita pun menantikan distribusi vaksin dari Pemerintah Provinsi.”

Lanjut Sianti, “Melihat perkembangan kasus aktif Covid-19 setiap hari kian bertambah, kami dari tenaga kesehatan sangat mengharapkan peran serta semua komponen untuk saling mengingatkan dan mengkampanyekan agar tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.”

Menurutnya, hal tersebut merupakan cara yang paling ampuh untuk mencegah dan menekan angka penyebaran Covid-19.

“Apabila kita disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, dengan membudayakan 4 M yakni mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan, serta jika tidak ada kebutuhan yang sangat penting dan mendesak untuk bepergian keluar daerah tundalah dulu sampai situasi membaik,” tutur Sianti. (Amos Kominfo/Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan Edison E. Moligay, S.Sos, M.A.P, pasca dilantik oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada beberapa waktu yang lalu, mulai bekerja keras bersama jajaran Dinas Pariwisata Kab. Banggai Kepulauan dalam mengembangkan potensi wisata yang ada di Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Edison E. Moligay mengatakan pihaknya akan terus bersinergi mendorong pengembangan objek wisata serta menggali potensi wisata yang ada di BanggaiKep.

“Supaya para wisatawan baik lokal maupun manca negara tidak hanya terfokus disalah satu objek wisata yang ada tapi, para wisatawan juga dapat menikmati objek wisata yang lain yang ada di Banggai Kepulauan, sebab Banggai Kepulauan memiliki potensi wisata apabila dapat ditata dan dikelola dengan baik dan tepat,” jelas Edison Moligay saat dihubungi pada Rabu, (11/8/2021).

“Saat ini saya bersama jajaran Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan sedang mendorong penataan dan pengembangan Monumen Trikora sebagai objek wisata sejarah, sebagia bukti saksi sejarah pembebasan Irian Barat, ini merupakan potensi wisata yang ada di Ibu Kota Salakan, yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing dan domestik ketika berkunjung ke Banggai Kepulauan,” ucap Edison.

Menurutnya, Kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya pengembangan Monumen Trikora Jaya Wijaya Salakan, sebagai Destinasi Wisata Sejarah, pada hari Selasa, 10 agustus 2021.

“Kami berkoordinasi dengan Koramil 1308/LB Salakan sehubungan dengan pengembangan Monumen Trikora sebagai objek wisata sejarah dan disambut dengan baik,” tutur Kadis Pariwisata.

Kadis Pariwisata juga menambahkan, “Monumen Trikora Jaya Wijaya Salakan sebagai ikon wisata yang ada di ibu kota, untuk itu kami sangat mengharapkan peran serta kita semua agar pengembangan Monumen Trikora sebagai objek wisata dapat berjalan lancar, sebagaimana visi misi dari Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam menjadikan Banggai Kepulauan sebagai pusat wisata yang juga dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.” (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Ir. Kondrad D. Galala, MM membuka dengan resmi kegiatan Penyampaian Realisasi Pembangunan Sentra IKM Pangan Berbasis Kelapa Dalam dan Aren Tahun Anggaran 2021 di Desa Lalong Kecamatan Tinangkung Utara Kab. BanggaiKep.

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Penanaman Modal, Kepala Dinas Perumahan, Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala Bagian Pembangunan, Senin, (9/8/2021).

Dalam sambutan Staf Ahli Bupati mengatakan, “Hari ini kita bisa berkumpul bersama sebagai tanda kita untuk menyatukan pemikiran memberikan pendapat-pendapat yang terbaik membangun daerah ini dan memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat melalui program Pembangunan Sentra IKM Pangan Berbasis Kelapa Dalam dan Aren dan pembangunan lainnya.”

“Untuk itu, saya meminta agar lebih detailnya bisa memaparkan lebih rinci lagi sehingga kita yang berada di sini sebagai leader koordinasi itu masing-masing mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mendukung semua kegiatan ini sehingga boleh terlaksana dengan baik,” ucap Kondrad menambahkan.

Lanjutnya, “Apapun kendala itu baik sumber daya manusia maupun keuangan kalau kita bisa berkoordinasi dengan baik maka sebagian besar kendala itu akan mendapatkan solusi yang terbaik dan untuk sesuatu yang baik kita harus membuka diri.” (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan pengedaran gelap Narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba, Sabtu, (7/8/2021).

Program ini untuk menunjang pemahaman anti narkoba bagi keluarga sehingga terbentuk kemampuan keluarga untuk meningkatkan daya tangkal dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

BNNK Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dibawah pimpinan Oslan Daud, S.KM, MPH melaksanakan kegiatan ini di Desa Baka Kecamatan Tinangkung.

Hunderto Mandanga, S.Gz, M.Kes Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga pada Dinas DP3AP2KB Kab. BanggaiKep, yang merupakan salah satu pemateri dalam program yang dilaksanakan oleh BNN Kab. BanggaiKep, saat dihubungi pada Sabtu, (7/8/2021) mengatakan program ini sebagai upaya untuk pencegahan penggunaan narkoba dan pemberantasan peredaran gelap narkoba.

“Dengan memberikan pemahaman kepada orang tua, program ini dilaksanakan seminggu sekali selama 4 kali kegiatan,” ucap Hunderto.

“Keterampilan memahami anak, baik itu mengenal perkembangan, mendengarkan dan memberikan penghargaan, memahami diri anak soal tantangan, stres, cara mengatasi stres, membantu mengatasi stres pada anak, untuk mengubah perilaku dan mengurangi perilaku agresif,” tambah Hunderto.

“Keterampilan ini dapat dipraktekkan sehari-hari untuk mencegah anak dari bahaya narkoba dan tindakan kekerasan pada anak atau pelecehan, guna membentuk ketahanan keluarga anti narkoba,” jelas Hunderto Mandanga.

Selain itu, Hunderto juga memaparkan, Keluarga adalah institusi yang utama dalam membentuk perilaku dan karakter anak, jika orang tua dapat melakukan perannya dengan baik pasti anak-anak kita akan terhindar dan luput dari bahaya penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba. (AmosKominfo)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Kondisi ruas jalan Trans Peling di Desa Batangono Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) sangat memprihatikan karena sudah banyak lubang mengakibatkan air tergenang dimusim hujan bahkan juga banyak pengendara roda dua hampir mengalami kecelakaan akibat jalan yang berlubang dan digenangi air.

Seorang ibu bernama Nuryani Loboy, S.Th di Desa Batangono yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemda BanggaiKep sebagai guru Pendidikan Agama Kristen di SMP Negeri 2 Buko berinisiatif untuk menimbun jalan poros Trans Pulau Peling yang berlubang di depan rumahnya dan sekitaran rumah tetangga yang masih dapat beliau jangkau.

Sebagaimana viral dibagikan oleh akun Facebook milik “Ninong” yang merupakan tetangganya yang tinggal tidak jauh dari rumah ibu Nuryani. Isi postingan memperlihatkan gambar inisiatif dari Ibu Nuryani Loboy untuk menimbun jalan yang berlubang.

Postingan tersebut mengundang perhatian warganet dengan berbagai komentar yang memberikan pujian atas upaya yang dilakukan oleh Nuryani, ada yang memberikan imoticon salut atas tindakan beliau, ada yang mengatakan guru teladan, super, bahkan salah satu rekan guru pun dengan akun facebook Sarina Saali berkomentar “itu perlu dicontohi”.

Salah satu masyarakat Batangono saat dihubungi via handphone (6/8/2021) malam, mengatakan memang ibu Nuryani Loboy patut dicontohi kegiatan keseharian beliau. Menurutnya, walaupun sudah menjadi seorang pegawai tapi beliau tetap melakukan aktivitas lainnya, seperti berkebun dan lain sebagainya.

Sehingga boleh dikata tidak kenal lelah dan tidak kenal istirahat, sepulang sekolah beliau sudah kekebun dan melakukan kegiatan lainnya, kalau tidak kekebun beliau menjaga warung/kios miliknya.

“Memang beliau patut dicontohi, semoga para pegawai yang lain pun dapat mencontohi tindakan beliau ketika berada ditengah masyarakat mampu memberikan teladan dan dampak positif bukan sebaliknya,” ucap salah satu warga masyarakat Batangono yang namanya enggan disebutkan. (AmosKominfo)

Sabelak, BanggaiKep.go.id – Kegiatan penilaian lomba Desa Bidang Administrasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) digelar di Desa Sabelak Kecamatan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (5/8/2021).

Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Desa Sabelak Kec. Bulagi Selatan dan dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati BanggaiKep Hafida, Tim Penilai TP-PKK Prov. Sulteng, TP-PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa, Perwakilan Dinas PMD serta masyarakat Desa Sabelak.

Penyambutan Tim Penilai dilakukan secara adat dengan tarian penyambutan Balatindak, kemudian disambut oleh Kades Sabelak bersama Ibu, kegiatan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan diantaranya mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak.

Sekretaris TP-PKK Kab. BanggaiKep Kalsum Mj. Pulian saat dikonfirmasi via telepon, Jumat, (6/8/2021) mengatakan maksud kedatangan Tim penilai PKK Provinsi Sulawesi Tengah yaitu untuk menilai bagaimana administrasi PKK Desa Sabelak.

Selain itu, Kalsum Pulian juga mengatakan bahwa Desa Sabelak mendapatkan juara 1 lomba desa tingkat Kabupaten, jadi sudah menjadi perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam lomba desa tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Disamping itu, sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Ny. Sartini S. Ngoli juga berharap, Semoga kedepannya capaian yang telah diraih tetap dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan untuk Desa Sabelak dan bisa menjadi contoh buat desa-desa yang lain untuk berbenah diri dalam membantu menyukseskan pembangunan di desa masing-masing dan Kabupaten Banggai Kepulauan. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai Kepulauan gelar Sidang Paripurna dalam rangka laporan Panitia Khusus (Pansus) atas hasil pembahasan/ penelitian rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Tahun 2020, Kamis, (5/8/2021).

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam mengatakan, “Sesuai dengan amanat kontitusi, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, Tentang pengelolaan keuangan daerah, mengisyaratkan bahwa kepala daerah menyampaikan rancangan Peraturan Daerah (PERDA) tentang pertanggungjawaban APBD kepada DPRD disertai dengan dokumen pendukungnya untuk dibahas dalam rangka memperoleh persetujuan bersama, merupakan wujud dari pengelolaan keuangan yang dilaksanakan secara terbuka dan bertanggungjawab untuk kesejahteraan rakyat khususnya masyarakat Banggai Kepulauan.”

Setelah mendengarkan laporan Pansus atas hasil pembahasan dan penelitian serta menyampaikan pendapat Fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan Perda Kabupaten Banggai Kepulauan tentang pertanggungjawaban APBD Tahun anggaran 2020, telah dinyatakan diterima dan disetujui untuk segera disampaikan kepada Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Bagi kami hal tersebut di atas merupakan sebuah manifestasi dari rasa tanggungjawab kita kepada masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan dalam hal, transparansi pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku,” jelas Bupati.

“Serta merupakan cerminan pelaksanaan fungsi kesetaraan dan kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Daerah dalam rangka melaksanakan tugas Pemerintah demi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tambah Bupati.

“Saya selaku kepala daerah dan jajaran pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemimpin dan anggota dewan yang terhormat yang telah sepenuh hati bekerja dalam pembahasan dan penelitian Perda tentang pertanggungjawaban APBD Tahun anggaran 2020,” ucap Bupati Rais.

Tak lupa Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada tim pengelola data pertanggungjawaban APBD, dan kepala dinas/badan/satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang secara aktif mengikuti pembahasan penelitian Perda Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD BanggaiKep dan di hadiri Ketua DPRD BanggaiKep dan Anggota DPRD BanggaiKep, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati serta undangan lainnya. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kasus aktif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau lebih akrab dengan sebutan virus corona di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) beberapa hari terakhir ini terus bertambah dan meningkat bahkan sampai merenggut nyawa orang yang kita kasihi, hal ini dikarenakan penyebaran Covid-19 yang masih terus terjadi diakibatkan pemutusan mata rantai penyebarannya belum tuntas.

Juru bicara Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 BanggaiKep, Arabia Tamrin, SKM saat dihubungi pada Rabu, (4/8/2021) mengatakan Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Banggai Kepulauan sudah cukup berupaya dan terus bersinergi bersama dalam menekan laju kasus penyebaran Covid-19 dan pemutusan mata rantai sebagai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kuncinya untuk menekan kasus aktif Covid-19 dan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan adalah masyarakat harus tetap mematuhi himbauan pemerintah dan patuhi penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas Arabia.

Disamping itu, Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam juga sudah mengeluarkan Surat Edaran Bupati No. 440/800/Dinkes tentang Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro untuk penanganan Pandemi Covid-19. Ini adalah langkah dan upaya Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 BanggaiKep untuk menekan kasus Covid-19 di BanggaiKep.

“Untuk itu kami berharap masyarakat patuhi dan tetap disiplin dalam penerapan Protkes demi keselamatan kita bersama, sebab jika kita abaikan itu sama artinya dengan membahayakan diri kita, keluarga kita serta orang-orang yang ada disekitar kita,” tutup Jubir Arabia. (AmosKominfo/Satgas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Liang, BanggaiKep.go.id – Menindaklanjuti akan keluhan masyarakat di wilayah hukum Polsek Liang Polres Banggai Kepulauan Polda Sulawesi Tengah, yang terganggu dengan kebisingan kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot bogar, Kapolsek Liang IPTU. Arifin T. Utina langsung beraksi bersama jajaran anggota Polsek Liang untuk melakukan penindakan dan penertiban serta memberikan himbauan.

Kapolsek Liang IPTU. Arifin T. Utina pimpin langsung operasi penindakan bagi pengendaran roda dua yang menggunakan knalpot bogar di ibu kota Kecamatan Peling Tengah Desa Patukuki dan sekitarnya, Selasa, (27/7/2021).

Brigpol. Abd. Wahid Apok saat dihubungi pada Kamis, (20/7/2021) malam mengatakan bahwa kegiatan penindakan pengendara roda dua yang menggunakan knalpot bogar, dipimpin langsung oleh Pak Kapolsek Liang.

“Dalam operasi ini ditindak beberapa pengendara motor yang menggunakan knalpot bogar, dengan menyita knalpot bogar dan mengharuskan pengendara menhancurkan sendiri knalpot bogar miliknya,” jelas Brigpol. Abd. Wahid Apok.

Disamping itu, IPTU. Arifin T. Utina memberi himbauan dan pengarahan bagi pengguna kendaran berat agar mematuhi peraturan lalu lintas baik kelengkapan kendaraan maupun pengendara wajib memiliki SIM sesuai kategori kendaraan yang dikemudikan, dan khusus pengguna kendaraannya roda dua agar menggunakan knalpot standar bukan knalpot bogar.

Kapolsek Liang Abd. Wahid Apok juga mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol ini dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, agar supaya pandemi Covid-19 dapat segera berakhir. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) di Halaman Kantor Bupati BanggaiKep, Senin, (26/07/2021).

Dalam sambutannya Bupati Rais D. Adam menyampaikan, “Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan ucapan selamat kepada saudara-saudara pejabat pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang baru saja dilantik, dapat dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.”

Dalam rangka penyelenggaraan kepemerintahan yang baik, diperlukan birokrasi yang baik, dalam artian bahwa pejabatnya harus taat pada aturan hukum yang ditetapkan bagi aparatur sipil negara.

“Pejabat yang saat ini dilantik adalah mereka yang telah mengikuti asesmen beberapa waktu lalu dan saya percaya sebagai aparatur sipil negara, saudara-saudara mampu mewujudkan tugas dan tanggung jawab dengan amanah,” ucap Bupati.

Selanjutnya pada kesempatan ini, Bupati Rais Adam juga menyampaikan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar membangun sinergitas dan kolaborasi ditempat yang baru, juga antar OPD, “Jadikan tugas baru sebagai peluang dan tantangan untuk memacu prestasi yang lebih baik daripada sebelumnya,” tutur Bupati.

Disamping itu, salah satu Kepala Dinas yang di lantik yaitu Kepala Dinas Pariwisata Edison Moligay. S.Sos.,MAP mengatakan, “Saya ingin melaksanakan tugas yang lebih luas lagi di tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan, dan membuat pariwisata yang di unggulkan di Sulawesi Tengah.”

Pelantikan tersebut di hadiri oleh Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Unsur Forkompimda Kabupaten Banggai Kepulauan, serta undangan lainnya. (RoyKominfo)