Salakan, BanggaiKep.go.id — Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Tommy Boy Luasusun, S.H.,M.A.P mewakili Bupati Banggai Kepulauan pada acara Penamatan Anak Kelompok B TK Negeri Pertiwi Salakan, Kamis, (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan itu dihadiri Bunda Paud, Ketua Bawaslu, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, orang tua murid, serta puluhan siswa yang menyelesaikan pendidikan taman kanak-kanak serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Tommy Boy Luasusun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendidik dan membimbing anak-anak selama menempuh pendidikan usia dini. Ia menegaskan bahwa penamatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi tonggak awal perjalanan pendidikan anak menuju jenjang yang lebih tinggi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kami menyampaikan selamat kepada seluruh anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak. Ini merupakan langkah awal yang penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Tommy.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar terus rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan semangat dalam meraih cita-cita. Menurutnya, anak-anak saat ini merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan Banggai Kepulauan.

Pada kesempatan itu, Tommy turut menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik TK Negeri Pertiwi Salakan yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membentuk karakter dan memberikan dasar pengetahuan bagi peserta didik sejak usia dini.

“Peran guru pada pendidikan anak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter, kebiasaan baik, dan kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” katanya.

Tak hanya kepada tenaga pendidik, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan wali murid atas dukungan serta keterlibatan mereka dalam proses tumbuh kembang anak. Menurut Tommy, keberhasilan pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan lingkungan.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Pendidikan pada fase awal, kata dia, merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Tommy berharap seluruh lulusan Kelompok B TK Negeri Pertiwi Salakan dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar dengan penuh semangat dan rasa percaya diri.

“Semoga anak-anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu meraih cita-cita yang diimpikan di masa depan,” ujarnya.

Acara penamatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa yang mendapat apresiasi dari para orang tua dan tamu undangan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar di taman kanak-kanak sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa menuju pendidikan dasar. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan yang dilaksanakan di Hotel Sidapore, Salakan, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran, kepala perangkat daerah terkait, para narasumber dan fasilitator, serta peserta Bimtek Tim Pembina Posyandu dari berbagai wilayah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Bimbingan teknis ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu agar mampu melaksanakan pembinaan, pendampingan, dan pengelolaan Posyandu secara lebih efektif dan berkualitas, ujar Serfi Kambey.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu merupakan salah satu ujung tombak pelayanan dasar yang paling dekat dengan masyarakat. Keberadaan Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia.

“Melalui Posyandu, berbagai layanan kesehatan dapat diberikan secara mudah, cepat, dan terjangkau. Karena itu, pengelolaan Posyandu yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, koordinasi lintas sektor yang kuat, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, Tim Pembina Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan seluruh kegiatan Posyandu berjalan sesuai standar pelayanan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Wakil Bupati berharap melalui kegiatan Bimtek ini para peserta dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam pengelolaan Posyandu sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing

Ia juga meminta agar materi yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dan disebarluaskan kepada para kader Posyandu sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Serfi Kambey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung penguatan Posyandu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Posyandu memiliki peran strategis dalam percepatan penurunan angka stunting, peningkatan status gizi masyarakat, serta penguatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif. Karena itu, keberadaan Posyandu harus terus diperkuat melalui pembinaan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana berbagi pengalaman dan praktik baik yang dapat diterapkan di lapangan.

Ia berharap Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu serta memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan bertempat di Lapangan RTH salakan dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat, koordinator wilayah pendidikan, guru pendamping, pelatih, wasit, serta para peserta GSI dari berbagai sekolah di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, panitia pelaksana, para guru, pelatih, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, ujarnya.

Menurutnya, Gala Siswa Indonesia bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola antar pelajar, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta pembentukan generasi muda yang sehat, disiplin, sportif, dan berprestasi.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap akan lahir bibit-bibit atlet sepak bola yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Banggai Kepulauan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” kata Serfi Kambey.

Kepada seluruh peserta, Wakil Bupati berpesan agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, fair play, disiplin, kerja sama tim, dan saling menghormati selama mengikuti pertandingan. Ia menegaskan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan pengalaman, persahabatan, dan pembelajaran yang diperoleh selama kompetisi berlangsung juga memiliki nilai yang sangat penting.

Serfi Kambey juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan pendamping yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga dalam membimbing para siswa untuk mengembangkan potensi mereka di bidang olahraga.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung berbagai program pembinaan olahraga di kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter.

“Melalui kegiatan seperti Gala Siswa Indonesia ini, kita berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berintegritas, dan memiliki semangat kompetitif yang positif,” tutupnya.

Pembukaan Gala Siswa Indonesia Tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam menjaring sekaligus mengembangkan talenta-talenta muda sepak bola di Banggai Kepulauan, yang diharapkan mampu berprestasi dan menjadi kebanggaan daerah di masa mendatang. (Decky-KOMINFO)

SALAKAN, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Pawai Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah (tahun 2026 Masehi). Kegiatan syiar Islam yang diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat ini dilepas secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, bertempat di Taman Kota Salakan, Selasa (16/6/2026).

​Dalam sambutan resminya, atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta seluruh peserta pawai yang telah berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan peringatan hari besar Islam ini.

​Bupati menegaskan bahwa momentum pergantian tahun baru Hijriyah tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pergantian tanggal di kalender semata. Lebih dari itu, momentum ini harus dijadikan sarana evaluasi (muhasabah) dan introspeksi diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui.

Beliau mengingatkan kembali esensi peristiwa Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah yang sarat akan nilai perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman, persatuan, dan optimisme dalam membangun peradaban yang lebih baik.

​”Semangat hijrah hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga sebagai perpindahan menuju kehidupan yang lebih baik; dari kemalasan menuju produktivitas, dari perpecahan menuju persatuan, dari ketertinggalan menuju kemajuan, serta dari perilaku yang kurang baik menuju akhlak yang lebih mulia,” tegas Bupati Rusli Moidady.

​Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Pawai Akbar ini merupakan wujud nyata dari syiar Islam sekaligus sarana strategis untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), dan Ukhuwah Insaniyah (persaudaraan sesama manusia) di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Islam yang damai, penuh kebersamaan, dan toleran diharapkan senantiasa mewarnai kehidupan bermasyarakat.

​Beliau menaruh harapan besar agar momentum 1 Muharram 1448 Hijriyah ini menjadi energi baru bagi seluruh masyarakat Banggai Kepulauan untuk terus bergerak maju membangun daerah. Bupati mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung penuh berbagai program pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Banggai Kepulauan yang maju, sejahtera, religius, dan berdaya saing.

​Kepada seluruh peserta pawai, Kepala Daerah berpesan agar mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga keamanan dan kebersihan, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi, sehingga pawai ini dapat menjadi sarana edukasi dan dakwah yang membawa pesan-pesan kebaikan bagi seluruh masyarakat.

​Acara pelepasan Pawai Akbar ini ditandai dengan pernyataan resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan: “Bismillahirrahmanirrahim, serta memohon ridha dan perlindungan Allah SWT, Pawai Akbar dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi saya lepas dan nyatakan dimulai.”

Finish Pawai bertempat di Masjid Al-Mubarak Desa Baka dan diakhiri dengan harapan doa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh daerah. (IKP-KOMINFO)

SALAKAN, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar acara resmi untuk menyambut kembali kepulangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang telah selesai berjuang pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Sigi. Acara penjemputan ini berlangsung khidmat bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Senin (15/6/2026).

​Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kembali dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah, panitia, pelatih, pembina, serta official. Beliau menegaskan bahwa prestasi yang diraih merupakan buah dari proses panjang, ikhtiar sungguh-sungguh, doa yang tidak putus, serta kerja konsisten.

​Perjuangan kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan pada MTQ ke-XXXI kali ini membuahkan hasil yang sangat menggembirakan. Banggai Kepulauan sukses menembus Peringkat Juara Umum Ke-6 dari 13 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah dengan total membawa pulang 22 gelar juara.

​Rincian perolehan gelar juara yang berhasil diraih adalah sebagai berikut:

  • 3 Gelar Juara I
  • 3 Gelar Juara II
  • 4 Gelar Juara III
  • 12 Gelar Juara Harapan I sampai dengan Juara Harapan III

​”Capaian ini merupakan prestasi yang patut kita banggakan bersama dan menjadi bukti bahwa putra-putri terbaik Banggai Kepulauan memiliki kemampuan dan kualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Rusli Moidady.

​Meski sempat menghadapi kendala terkait akomodasi pada awal kedatangan di Kabupaten Sigi, Bupati memuji keteguhan seluruh tim yang tetap solid, kompak, dan saling mendukung. Semangat juang yang tidak surut tersebut dinilai tidak lepas dari kepemimpinan para pimpinan kafilah yang mampu mengayomi dan memotivasi seluruh anggota.

​Selain itu, Bupati secara khusus memberikan penghargaan kepada para pelatih lokal Kabupaten Banggai Kepulauan. Dedikasi dan kompetensi mereka membuktikan bahwa daerah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas yang mampu menghasilkan prestasi tanpa harus selalu bergantung pada pelatih luar daerah.

​Menutup sambutannya, Bupati berpesan agar prestasi ini tidak membuat kafilah cepat puas diri, melainkan menjadi pijakan dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Banggai Kepulauan demi menghadapi ajang MTQ yang akan datang. Beliau berharap keberhasilan ini membawa keberkahan bagi daerah serta semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. (IKP-KOMINFO)

Mansamat, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) bersama Tim Penggerak PKK melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Senin (15/6/2016).

Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Desa Mansamat dalam menyambut peringatan Hari Keluarga Nasional ke 33 tahun 2026 yaitu Launching Pelayanan KB serentak dan Dashat di BPU Desa Mansamat, DASHAT (Dalur Sehat Atasi Stunting) di Desa Paisumosoni dan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan pada Anak di SDN Inpres Kampung Baru Kec. Tinangkung Selatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Sebagaimana diketahui, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan menentukan kemajuan bangsa.

Dalam sambutan Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid, S.Pd.,M.A.P disampaikan bahwa peringatan Harganas tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak serta program Dapur Sehat Atasi Stunting.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara nasional dan serentak di berbagai daerah, termasuk di wilayah Sulawesi Tengah, sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kontrasepsi yang aman dan berkualitas.

Melalui pelayanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi dan akses layanan yang memadai untuk merencanakan kehidupan keluarga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Perencanaan keluarga dinilai sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mempersiapkan generasi yang berkualitas di masa depan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa momentum Harganas juga menjadi sarana untuk mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Halima Rusli Moidady dalam sambutannya menegaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai moral, karakter, dan kasih sayang. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026 ini, diusung tema nasional “Ayah Wajib Hadir” saatnya Ayah hadir dampingi anak-anak selama 15 menit tanpa gadget, menekankan pentingnya peran aktif ayah dalam keluarga, khususnya dalam pengasuhan, kesehatan reproduksi, serta perencanaan keluarga. Keterlibatan ayah dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan keluarga yang harmonis.

Selain itu, perhatian juga difokuskan pada upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting, di mana keluarga diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan pemenuhan gizi anak, menjaga sanitasi lingkungan, serta menerapkan pola asuh yang tepat.

Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah terus berkomitmen menjalankan 10 Program Pokok PKK, yang meliputi peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, kesehatan, hingga ketahanan mental dan spiritual masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta kader untuk terus bersinergi, bergotong royong, dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, bebas stunting, dan sejahtera.

Ketua TP PKK juga menyampaikan tips sederhana namun bermakna yang disebut dengan “ASI”, yaitu singkatan dari Al-Qur’an, Sholat, serta Infak & Sedekah. Melalui pesan ini, beliau mengajak para peserta untuk senantiasa memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, menjaga ibadah sholat, serta gemar berbagi melalui infak dan sedekah diyakini dapat membawa keberkahan dalam kehidupan dan keluarga.

Peringatan Hari Keluarga Nasional diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan berdaya saing. Sebab, keluarga yang berkualitas akan melahirkan generasi unggul yang menjadi pilar utama pembangunan bangsa. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan yang dipimpin langsung oleh Bupati Rusli Moidady, Senin (15/06/2026).

Dalam arahannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terus menunjukkan semangat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Menurutnya, profesi sebagai ASN merupakan amanah sekaligus sumber penghidupan yang harus dijaga dengan menunjukkan kinerja terbaik, meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan, serta menghadirkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Jika kita ingin organisasi ini maju, maka yang pertama adalah bagaimana kinerja terus ditingkatkan, bagaimana kita mampu menciptakan inovasi dan kreativitas. Terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran, kita dituntut untuk mampu mengelola sumber daya yang terbatas namun tetap menghasilkan pelayanan yang maksimal,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah, namun ia mengingatkan bahwa mempertahankan prestasi tersebut akan menjadi tantangan yang lebih besar.

Untuk itu, seluruh OPD diminta segera menindaklanjuti berbagai catatan dan rekomendasi hasil evaluasi pengelolaan keuangan dengan membuat progres kerja yang jelas dan terukur. Setiap kendala yang dihadapi harus segera dikomunikasikan melalui jenjang organisasi agar tercipta sinergi dan kolaborasi yang kuat antar pegawai maupun antar OPD.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya setiap OPD memiliki target kinerja yang jelas dalam setiap program dan kegiatan. Setiap pekerjaan harus memiliki penanggung jawab, indikator keberhasilan, serta waktu pelaksanaan yang terukur sehingga program yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai target.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya mencari peluang sumber pendanaan dari pemerintah pusat guna mendukung pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk mendukung penuh berbagai Program Strategis Nasional yang saat ini dijalankan pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan Merah Putih. Menurutnya, program-program tersebut memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong Indonesia menjadi bangsa yang maju dan mandiri.

Bupati juga mengingatkan ASN agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. ASN diminta untuk menjaga etika dan profesionalisme serta tidak membuat unggahan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman terhadap program pemerintah.

Bupati juga menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mampu berinovasi dan meningkatkan kreativitas dalam menghadapi kondisi efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan oleh pemerintah.

Bupati menyampaikan pentingnya menghadirkan program UMEGAH (Usaha Menambah Hasil) sebagai upaya mendorong ASN untuk memiliki pemikiran yang produktif dan inovatif dalam menunjang peningkatan kesejahteraan, tanpa mengganggu tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

Menurut Bupati, kondisi efisiensi anggaran bukan menjadi penghalang bagi ASN untuk terus berkarya dan mencari terobosan positif. Oleh karena itu, setiap ASN diharapkan mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan menciptakan kegiatan atau usaha yang bernilai tambah serta dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.

Di akhir arahannya, Bupati mengingatkan seluruh ASN yang mengelola administrasi dan keuangan daerah agar selalu menjunjung tinggi integritas dan tidak menjadikan jabatan maupun kegiatan pemerintahan sebagai sarana untuk mencari keuntungan pribadi. tutup Bupati. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi, Monitoring, dan Evaluasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Komunitas Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat, (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Luwuk beserta jajaran, Kadis Disnakertrans Bangkep, Sekdis PMD, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Desa se- Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Serfi Kambey menegaskan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja, khususnya masyarakat yang bekerja di sektor informal.

Menurutnya, perlindungan tersebut sangat penting mengingat berbagai risiko pekerjaan dapat terjadi kapan saja dan berdampak pada keberlangsungan ekonomi keluarga.

“Program BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk perlindungan dan investasi sosial bagi masa depan keluarga,” ujar Serfi.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat Banggai Kepulauan menggantungkan hidup pada sektor informal, seperti petani, nelayan, pelaku usaha mikro, dan pekerja mandiri. Kelompok pekerja tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah sehingga perlu mendapatkan perlindungan yang layak melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wakil Bupati berharap kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pemahaman masyarakat desa mengenai manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun risiko lain yang dapat memengaruhi kesejahteraan keluarga.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga menjadi forum monitoring dan evaluasi untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan di tingkat desa.

Pemerintah daerah bersama BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah desa diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai capaian, kendala, serta langkah strategis yang perlu dilakukan guna meningkatkan cakupan kepesertaan di seluruh wilayah Banggai Kepulauan.

“Monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum untuk melihat perkembangan program di desa-desa sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang masih dihadapi,” kata Serfi.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan perlindungan sosial yang merata.

Serfi juga mengajak seluruh pihak untuk menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama melalui dukungan terhadap program perlindungan sosial. Ia menilai upaya memastikan masyarakat pekerja memperoleh jaminan sosial yang layak merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap hasil sosialisasi, monitoring, dan evaluasi dapat melahirkan langkah-langkah konkret yang semakin memperluas perlindungan bagi masyarakat pekerja di Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah berharap program tersebut mampu menghadirkan rasa aman bagi para pekerja dan keluarganya serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. (Roy-KOMINFO)

Saiyong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut pelaksanaan Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Saiyong, Kecamatan Tinangkung, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim penilai lomba desa dari Provinsi Sulawesi Tengah, unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Saiyong.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Sulawesi Tengah bersama Ketua Tim Penilai dan rombongan yang hadir untuk melakukan penilaian di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Desa Saiyong, TP-PKK, kader, serta seluruh masyarakat yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong sehingga Desa Saiyong dipercaya mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang lomba desa tingkat provinsi.

Menurutnya, keikutsertaan Desa Saiyong bukan sekadar karena penunjukan, melainkan merupakan hasil dari prestasi, inovasi, serta keberhasilan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Lomba desa bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi sarana evaluasi untuk melihat sejauh mana keberhasilan tata kelola pemerintahan desa serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati.

Desa Saiyong ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan berdasarkan Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 1.3.3.2/228 Tahun 2026 tentang Penetapan Pemenang Lomba Desa Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa semangat gotong royong dan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat menjadi modal utama Desa Saiyong dalam menghadapi penilaian tingkat provinsi. Pemerintah daerah pun optimis Desa Saiyong mampu memberikan hasil terbaik dan melanjutkan prestasi ke tahapan penilaian berikutnya.

Lomba Desa Tahun 2026 mengusung tema “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menekankan pentingnya desa sebagai fondasi pembangunan bangsa melalui penguatan tata kelola pemerintahan, transformasi pelayanan publik berbasis inovasi dan digitalisasi, ketahanan pangan, ketahanan sosial budaya, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi desa, BUMDes, dan UMKM.

Selain menjadi ajang kompetisi, pelaksanaan lomba desa juga merupakan instrumen evaluasi terhadap perkembangan desa melalui berbagai indikator, termasuk pemanfaatan Indeks Desa serta penanganan isu strategis seperti pencegahan stunting dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap tim penilai dapat melaksanakan penilaian secara objektif serta memberikan masukan dan evaluasi bagi kemajuan Desa Saiyong ke depan.

“Kami berharap segala kerja keras, inovasi, serta potensi yang dimiliki Desa Saiyong dapat memberikan kesan terbaik bagi tim penilai, sehingga Desa Saiyong mampu menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” tutupnya. (Decky – KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka bagian dari rangkaian memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tahun 2026, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banggai Kepulauan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga menyelenggarakan talkshow bertajuk “Perempuan Cerdas Digital” yang dilaksanakan di Gedung Aula Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (10/6).

Kegiatan ini mengusung semangat “Kunci Keluarga Bahagia, Indonesia Sejahtera” sebagai bagian dari upaya mendorong peran strategis perempuan dalam membangun keluarga berkualitas di era digital.

Ketua GOW Kabupaten Banggai Kepulauan, Ny. Anita Serfi Kambey, dalam sambutannya menegaskan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya para ibu, dalam membimbing anak dan menjaga ketahanan keluarga dari dampak negatif teknologi.

“Perempuan harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan keluarga yang cerdas digital, mampu memanfaatkan teknologi secara bijak serta melindungi anggota keluarga,” ujarnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yang kompeten, yaitu: Dra. Jeane B. Rorimpandey (Wakil Ketua GOW Banggai Kepulauan), Suryati, S.Th.I., M.Psi (Konselor Keluarga) dalam paparannya menyampaikan bahwa Skill yang penting bagi wanita di era digital dalam mendukung ketahanan keluarga adalah :
1.Membangun kesadaran 2. Mengokohkan keteladanan 3. Melakukan blok konten negatif dan memfilter konten 4. Memahami kebersamaan dan 5. Literasi digital.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid, S.Pd.SD., M.Si bertindak sebagai pemantik dalam kegiatan talkshow tersebut.

Talkshow dilaksanakan mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh Pengurus Organisasi Wanita, DWP DP3AP2KB, DWP Inspektorat dan DWP Diskominfo serta peserta lainnya, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari imbauan resmi Dinas P3AP2KB kepada seluruh organisasi wanita di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk berperan aktif dalam menyukseskan peringatan Harganas melalui penguatan 8 Fungsi Keluarga.

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman tentang literasi digital dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang kuat, perempuan berdaya, melek digital, serta mendukung Indonesia yang lebih sejahtera.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua GOW Kabupaten Banggai Kepulauan dengan harapan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan masing-masing. (IKP-KOMINFO)