Jakarta, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka melakukan koordinasi strategis terkait pengembangan sektor transportasi di daerah, khususnya Pelabuhan Salakan yang saat ini tengah dalam proses pembangunan, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan terkait kesiapan operasional pelabuhan, termasuk penentuan rute pelayaran serta jenis kapal yang akan melayani Pelabuhan Salakan ke depan.

Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan yakni Kasubdit Angkutan Tidak Dalam Trayek, Utomo Harmawan, A.TD, MT dan Kasubdit Angkutan Dalam Trayek, Irly Saritini Permata, ST, M.Sc, diperoleh kabar menggembirakan bahwa usulan trayek untuk tahun 2027 telah terakomodir. Pelabuhan Salakan direncanakan akan masuk dalam trayek R-6 sebagai salah satu pelabuhan singgah.

Adapun rute pelayaran yang direncanakan meliputi: Gorontalo – Salakan – Banggai – Samuya – Palabisahaya – Dofa – Sanana – Namlea (PP). Kapal yang direncanakan melayani trayek tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 83, yang merupakan bagian dari armada kapal perintis dalam program tol laut untuk mendukung konektivitas wilayah kepulauan.

Keberadaan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 83 selama ini memang berperan penting dalam melayani daerah-daerah terpencil dan meningkatkan akses distribusi logistik serta mobilitas masyarakat antarwilayah.

Selain koordinasi terkait pelabuhan, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Banggai Kepulauan Din L. Lamasada dan Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTSP Baharudin I. Saudia S.Pd.,M.Pd juga menyerahkan proposal bantuan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan transportasi bagi pelajar di Banggai Kepulauan, khususnya dalam menunjang akses pendidikan yang aman dan layak.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur transportasi darat dan laut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terakomodirnya Pelabuhan Salakan dalam trayek nasional, diharapkan ke depan konektivitas wilayah semakin meningkat, distribusi barang menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Lalong, BanggaiKep.go.id – Turnamen Berani Cup 2026 resmi ditutup dalam sebuah acara yang berlangsung meriah di Lapangan Muda Sakti, Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara, Selasa (23/06/2026).

Penutupan turnamen yang telah berlangsung selama beberapa waktu tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai Kepulauan oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, tokoh masyarakat, pengurus cabang olahraga, para atlet, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan dua momentum penting bagi perkembangan olahraga di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Turnamen Berani Cup yang dinilai mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet potensial di Banggai Kepulauan.

Ia berharap semangat kompetisi yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk meraih prestasi di bidang olahraga.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Fathur Razaq secara resmi melantik jajaran Pengurus KONI Kabupaten Banggai Kepulauan periode 2025-2029. Pelantikan tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan serta penyerahan bendera pataka KONI sebagai simbol amanah dalam mengembangkan dan memajukan olahraga di daerah.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik pelantikan pengurus KONI yang baru dan berharap kepengurusan yang terbentuk dapat bekerja secara profesional, solid, dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Sementara itu, penutupan Turnamen Berani Cup ditandai dengan penyerahan trofi, medali, dan penghargaan kepada para juara. Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai prosesi penyerahan hadiah yang disambut antusias oleh para peserta dan pendukung.

Melalui penyelenggaraan Turnamen Berani Cup dan pelantikan pengurus KONI yang baru, diharapkan pembinaan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin berkembang, mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto S.E.,M.E, mewakili Bupati Banggai Kepulauan secara resmi membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Lintas Sektor dalam Rangka Peningkatan Koordinasi dan Penguatan Jejaring Surveilans Kesehatan, yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tinangkung, Rabu, (24/6/ 2026).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diikuti sekitar 175 peserta yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, organisasi perangkat daerah (OPD), Kementerian Agama, para camat, kepala puskesmas, rumah sakit, serta pengelola program kesehatan se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Sekda Muh. Aris Susanto menegaskan bahwa penguatan surveilans kesehatan menjadi kebutuhan mendesak di tengah semakin kompleksnya tantangan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sistem kewaspadaan dini yang kuat akan membantu pemerintah daerah mendeteksi dan merespons berbagai ancaman kesehatan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kegiatan ini sangat penting dalam memperkuat sistem kewaspadaan dini, khususnya dalam menghadapi penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB), wabah, penyakit menular prioritas, penyakit tidak menular, serta mendukung penguatan program imunisasi dan surveilans kesehatan lainnya,” ujar Aris.

Ia mengatakan, munculnya berbagai penyakit menular baru, ancaman wabah, rendahnya cakupan imunisasi di sejumlah wilayah, serta meningkatnya kasus penyakit tidak menular memerlukan kerja sama yang erat dari seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Aris, penguatan surveilans kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan aktif pemerintah daerah, kecamatan, desa, fasilitas pelayanan kesehatan, lembaga pendidikan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga masyarakat secara umum.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun sistem kewaspadaan dini yang efektif dan responsif. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi ancaman kesehatan dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan, Kalsum M.J. Pulian, S.Kep., M.Kes., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk membangun komitmen lintas sektor dan lintas program dalam mendukung upaya pencegahan serta pengendalian penyakit di daerah.

Menurut Kalsum, pembangunan kesehatan saat ini menghadapi tantangan berupa beban ganda, yakni masih tingginya kasus penyakit menular dan terus meningkatnya penyakit tidak menular. Kondisi tersebut membutuhkan regulasi yang kuat, dukungan sumber daya yang memadai, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Pertemuan advokasi ini menjadi jembatan untuk membangun komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di Kabupaten Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. James Pinontoan, memberikan apresiasi kepada Bidang P2P yang dinilainya mampu menyelenggarakan kegiatan strategis tersebut meskipun dengan keterbatasan anggaran.

Ia menegaskan bahwa capaian surveilans kesehatan tidak dapat diukur semata dari tinggi atau rendahnya angka kasus yang ditemukan. Menurutnya, tingginya angka kasus pada suatu wilayah justru dapat mencerminkan keberhasilan petugas kesehatan dalam melakukan deteksi dini terhadap penyakit.

“Ketika angka kasus tinggi, belum tentu menunjukkan kondisi kesehatan masyarakat yang buruk. Bisa jadi itu merupakan bukti bahwa sistem deteksi dan pelaporan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. James mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat tanggung jawab sebagai salah satu daerah yang melaksanakan eradikasi frambusia. Program tersebut menjadi bagian dari target nasional dalam menghapus penyakit frambusia di Indonesia.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita harus bersatu hati dan bersatu tekad untuk menghilangkan frambusia dari Banggai Kepulauan,” tegasnya.

Selain fokus pada penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS, kegiatan tersebut juga membahas strategi pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, serta penguatan pelaksanaan program cek kesehatan gratis yang menjadi prioritas pemerintah.

Melalui kegiatan advokasi dan sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap terbangun koordinasi yang lebih kuat antarinstansi, meningkatnya kapasitas jejaring surveilans kesehatan, serta lahirnya berbagai rekomendasi strategis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Sekda Muh. Aris Susanto mengajak seluruh peserta untuk terus mendukung program kesehatan, memperkuat pelaporan kasus secara cepat dan akurat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan masyarakat Banggai Kepulauan yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tuturnya. (Onhal-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (23/06/2026).

Dalam agenda tersebut, Gubernur meninjau sejumlah program strategis yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi desa.

Kunjungan pertama dilakukan di Desa Bongganan, Kecamatan Tinangkung, dengan meninjau lokasi pembangunan Kampung Nelayan. Di lokasi tersebut, Gubernur melihat langsung kondisi kawasan yang akan dikembangkan sebagai pusat aktivitas masyarakat pesisir sekaligus mendukung peningkatan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat nelayan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya pembangunan kawasan pesisir yang terintegrasi guna meningkatkan produktivitas nelayan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.

Usai melakukan peninjauan di Desa Bongganan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Mansamat. Di desa tersebut, Gubernur meninjau operasional Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu wadah penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan.

Selain itu, Gubernur juga mengunjungi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Mansamat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan pelaksanaan program penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang baik.

Kunjungan kerja ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pemerintah desa setempat. Kehadiran Gubernur diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs, H Anwar Hafid, beserta rombongan di Pelabuhan Rakyat Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam rangka menghadiri kegiatan pembukaan dan penutupan Turnamen Berani Cup Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Lalong, Selasa (23/6/2026).

Kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah disambut langsung oleh Bupati Rusli Moidady beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah dijadwalkan membuka secara resmi Turnamen Berani Cup 2026 serta menghadiri partai final dan penutupan kegiatan. Kehadiran Gubernur diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para atlet muda serta mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Turnamen Berani Cup 2026 menjadi salah satu agenda olahraga yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Selain menjadi wadah pengembangan bakat dan prestasi olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan persatuan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri dan mendukung pelaksanaan Turnamen Berani Cup 2026 di Desa Lalong (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Pustakawan dan Tenaga Perpustakaan, yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. Abdi Gunawan, M.P.H, mewakili Bupati Banggai Kepulauan.

Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan, narasumber dari Provinsi Sulawesi Tengah, serta seluruh peserta pelatihan yang berasal dari berbagai perpustakaan di wilayah Banggai Kepulauan.


Dalam sambutannya, dr. Abdi Gunawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pustakawan serta tenaga perpustakaan sebagai garda terdepan dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

“Bimbingan teknis ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kemampuan pustakawan dan tenaga perpustakaan agar mampu menjawab tantangan perkembangan informasi yang semakin cepat di era digital saat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa derasnya arus informasi yang mudah diakses masyarakat saat ini tidak selalu diiringi dengan kebenaran dan akurasi informasi yang memadai. Oleh karena itu, kemampuan literasi informasi menjadi kebutuhan penting agar masyarakat dapat menemukan, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat dan bijaksana.

Menurutnya, perpustakaan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi telah berkembang menjadi pusat pembelajaran, pusat informasi, pusat inovasi, serta ruang pengembangan literasi masyarakat.

Untuk menjalankan peran tersebut secara optimal, diperlukan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.
Melalui kegiatan bimtek ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan dalam bidang literasi informasi sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Selain itu, para pustakawan juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam mendorong tumbuhnya budaya membaca, budaya belajar, dan budaya literasi di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen mendukung pengembangan perpustakaan sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas masyarakat yang cerdas, berpengetahuan, dan memiliki kemampuan literasi yang baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, dr. Abdi Gunawan juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

Dengan terselenggaranya Bimbingan Teknis Literasi Informasi ini, diharapkan kualitas layanan perpustakaan di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang literat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan perkembangan informasi di era digital.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara berkelanjutan demi mendukung pengembangan perpustakaan serta peningkatan budaya literasi masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat olahraga generasi muda melalui ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai Kepulauan, Rachman Hasan, ST., M.Si, saat mewakili Bupati Banggai Kepulauan pada acara penutupan Gala Siswa Indonesia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Rachman Hasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan kegiatan, mulai dari panitia penyelenggara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, para guru, pelatih, wasit, hingga seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.

“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, aman, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Menurutnya, Gala Siswa Indonesia bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola antar pelajar, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Ia menilai pelaksanaan GSI tahun ini telah memperlihatkan potensi besar yang dimiliki para siswa dari berbagai sekolah di Banggai Kepulauan. Talenta dan semangat juang yang ditunjukkan peserta menjadi bukti bahwa daerah tersebut memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Melalui kegiatan ini kita menyaksikan kemampuan dan talenta luar biasa dari para siswa. Ini menunjukkan bahwa Banggai Kepulauan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rachman Hasan juga memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, ia berpesan agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman selama kompetisi sebagai bekal untuk berkembang di masa mendatang.

“Kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi bagaimana kita mampu belajar, berkembang, dan terus berusaha menjadi lebih baik,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap GSI dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda Banggai Kepulauan sehingga mampu melahirkan atlet yang sehat, tangguh, berprestasi, dan berkarakter.

Kepada tim yang akan mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang Gala Siswa Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Rachman Hasan berpesan agar mempersiapkan diri secara maksimal, menjaga kesehatan, meningkatkan intensitas latihan, serta menjaga nama baik daerah.

Ia berharap semangat kebersamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap olahraga terus tumbuh di kalangan generasi muda. Menurutnya, Gala Siswa Indonesia harus terus menjadi sarana pencarian bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Banggai Kepulauan di berbagai ajang olahraga.

“Semoga melalui GSI ini lahir atlet-atlet berbakat yang dapat membawa prestasi bagi Kabupaten Banggai Kepulauan di masa mendatang,” pungkasnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun, SH.,MAP, menyampaikan sejumlah arahan penting kepada aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin apel pagi yang berlangsung di halaman kantor bupati, Senin, (22/6/2026).

Dalam arahannya, Tommy Boy Luasusun yang mewakili pimpinan daerah menegaskan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab sebagai abdi negara yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh, terutama dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ia meminta seluruh perangkat daerah yang masih memiliki kewajiban atau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tersebut agar segera menyelesaikannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tanggung jawab kita sebagai abdi negara harus dilaksanakan dengan baik. Bagi objek pemeriksaan yang belum menyelesaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPKP, agar segera melaksanakan kewajibannya,” ujar Tommy.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya disiplin kehadiran ASN. Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kinerja aparatur pemerintah. Karena itu, seluruh pegawai diminta untuk memperhatikan kehadiran pada apel pagi maupun apel sore.

Tommy Boy mengingatkan agar tidak ada lagi ASN yang datang terlambat atau baru hadir setelah absensi dilakukan. Ia menegaskan bahwa pimpinan terus melakukan pemantauan terhadap tingkat kedisiplinan pegawai dan berharap kondisi yang pernah terjadi sebelumnya tidak terulang kembali.

“Kami berharap seluruh rekan-rekan ASN tetap peduli terhadap tanggung jawab dan disiplin kerja. Jangan sampai ada laporan bahwa kehadiran pegawai baru dilakukan setelah absensi selesai. Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Menurutnya, upaya peningkatan disiplin ASN merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Apel pagi tersebut diikuti oleh ASN dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan berlangsung dengan tertib. Melalui arahan yang disampaikan, diharapkan seluruh aparatur semakin meningkatkan tanggung jawab, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik. (Roy-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id –  Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT, AIFO melakukan audiensi dengan Direktorat Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Jumat (19/6/ 2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Direktur Sungai dan Pantai tersebut diterima langsung oleh Plt. Direktur Sungai dan Pantai, Mochammad Dian Alma’ruf.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air yang dinilai penting bagi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan sejumlah usulan bantuan peningkatan infrastruktur sumber daya air yang menjadi kebutuhan mendesak di beberapa wilayah pesisir dan daerah aliran sungai di Banggai Kepulauan.

Usulan yang diajukan meliputi pembangunan dan penguatan tanggul pantai di sejumlah desa yang rentan terhadap abrasi dan gelombang pasang, yakni Desa Sabang, Desa Balalon, Desa Bakalinga, Desa Luksagu, Desa Paisubatu, dan Desa Lalong.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan program normalisasi sungai di Desa Okumel dan Desa Manggalai guna mengurangi risiko banjir, memperlancar aliran air, serta mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sumber daya air memiliki peran strategis dalam menjaga kawasan pesisir, melindungi permukiman warga, serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi.

Menanggapi usulan tersebut, Plt. Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PU, Mochammad Dian Alma’ruf, menyambut baik aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia menyatakan bahwa usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku di lingkungan Kementerian PU.

Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penguatan ketahanan wilayah pesisir di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Tommy Boy Luasusun, S.H.,M.A.P mewakili Bupati Banggai Kepulauan pada acara Penamatan Anak Kelompok B TK Negeri Pertiwi Salakan, Kamis, (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan itu dihadiri Bunda Paud, Ketua Bawaslu, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, orang tua murid, serta puluhan siswa yang menyelesaikan pendidikan taman kanak-kanak serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Tommy Boy Luasusun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendidik dan membimbing anak-anak selama menempuh pendidikan usia dini. Ia menegaskan bahwa penamatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi tonggak awal perjalanan pendidikan anak menuju jenjang yang lebih tinggi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kami menyampaikan selamat kepada seluruh anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak. Ini merupakan langkah awal yang penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Tommy.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar terus rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan semangat dalam meraih cita-cita. Menurutnya, anak-anak saat ini merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan Banggai Kepulauan.

Pada kesempatan itu, Tommy turut menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik TK Negeri Pertiwi Salakan yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membentuk karakter dan memberikan dasar pengetahuan bagi peserta didik sejak usia dini.

“Peran guru pada pendidikan anak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter, kebiasaan baik, dan kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” katanya.

Tak hanya kepada tenaga pendidik, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan wali murid atas dukungan serta keterlibatan mereka dalam proses tumbuh kembang anak. Menurut Tommy, keberhasilan pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan lingkungan.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Pendidikan pada fase awal, kata dia, merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Tommy berharap seluruh lulusan Kelompok B TK Negeri Pertiwi Salakan dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar dengan penuh semangat dan rasa percaya diri.

“Semoga anak-anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu meraih cita-cita yang diimpikan di masa depan,” ujarnya.

Acara penamatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa yang mendapat apresiasi dari para orang tua dan tamu undangan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar di taman kanak-kanak sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa menuju pendidikan dasar. (Roy-KOMINFO)