Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Edukasi Pasar Modal bertema “Gerakan Masyarakat Investasi Saham: Investasi Bijak di Era Volatilitas” Rabu, (10/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melibatkan unsur pemerintah daerah, pelaku jasa keuangan, turut dihadiri Asisten dan Staf Ahli Setda Banggai Kepulauan, para kepala perangkat daerah, serta narasumber dari industri pasar modal.
Dalam sambutannya, Serfi menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang membuka akses luas masyarakat terhadap instrumen investasi, khususnya saham. Ia mengingatkan, kemudahan akses tersebut harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat tidak terjebak pada spekulasi maupun investasi ilegal.
“Investasi saham bukan sekadar mencari keuntungan jangka pendek, tetapi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang yang membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan disiplin,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti dinamika pasar keuangan yang kerap dipengaruhi faktor global, kebijakan moneter, hingga sentimen pasar, sehingga diperlukan kemampuan analisis berbasis data dan rasionalitas dalam mengambil keputusan investasi.
Pemerintah daerah, kata dia, mendukung penuh program edukasi keuangan sebagai upaya memperkuat inklusi keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mendorong generasi muda, ASN, pelaku usaha, dan mahasiswa untuk aktif belajar mengenai pasar modal yang legal dan diawasi regulator.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah daerah dengan pelaku industri pasar modal, termasuk Bursa Efek Indonesia, dalam memperluas literasi investasi di daerah.
Di akhir sambutannya, Serfi secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap edukasi pasar modal dapat melahirkan investor-investor baru yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Hal senada disampaikan dalam sesi pemaparan yang menghadirkan perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tengah, Dewi Nur Qomariah.
Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap investasi yang legal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Menurutnya, peningkatan jumlah investor di Banggai Kepulauan tidak lepas dari sinergi pemerintah daerah dan BEI melalui program edukasi serta pembentukan galeri investasi.
“Pertumbuhan investor di Banggai Kepulauan sampai April 2026 sudah lebih dari 30 persen dibanding tahun lalu. Ini capaian yang sangat positif dan menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan maraknya penipuan berkedok investasi yang masih terjadi di berbagai daerah. Literasi keuangan, katanya, menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan besar dari investasi ilegal.
“Ketika masyarakat tidak memahami investasi yang legal, mereka rentan terjebak pada investasi bodong,” tegasnya.
Dewi juga menjelaskan pentingnya investasi sebagai upaya menjaga nilai uang dari tekanan inflasi, serta membandingkan strategi menabung konvensional dengan investasi jangka panjang yang dinilai lebih efektif dalam mencapai tujuan keuangan seperti rumah, pendidikan, dan pensiun.
Di akhir sesi, ia mengingatkan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan dalam pengelolaan keuangan sebagai fondasi membangun kebiasaan investasi yang sehat.
Dengan meningkatnya minat masyarakat dan dukungan berbagai pihak, Banggai Kepulauan diharapkan menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan literasi keuangan yang semakin kuat di Sulawesi Tengah. (Roy-KOMINFO)






