Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Rusli Moidady secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Banggai Kepulauan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, Kamis (4/6/2026).

Acara dihadiri unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, Ketua LPTQ, para kepala perangkat daerah, pelatih, pembina, official, pendamping, serta seluruh peserta kafilah.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh peserta dan tamu undangan dapat menghadiri acara pelepasan dalam keadaan sehat dan penuh semangat untuk mengemban amanah mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pembina, pelatih, official, dan peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan juga merupakan sarana syiar Islam yang bertujuan meningkatkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, para peserta yang tergabung dalam kafilah tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga mengemban tugas sebagai duta syiar Islam yang akan memperkenalkan karakter masyarakat Banggai Kepulauan yang religius dan berakhlak mulia.

Bupati berpesan kepada seluruh anggota kafilah agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, percaya diri, serta menjaga kekompakan dan sportivitas. Ia berharap para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama masa pembinaan dan pelatihan.

“Jadikan setiap penampilan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Prestasi memang menjadi harapan kita bersama, namun yang lebih penting adalah menunjukkan akhlak yang baik, menjaga nama baik daerah, serta menjalin ukhuwah Islamiyah dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Tengah,” pesannya.

Kepada para pembina dan official, Bupati juga meminta agar terus memberikan pendampingan, motivasi, dan perhatian kepada seluruh peserta sehingga mereka dapat tampil maksimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan pada berbagai cabang MTQ, seperti tilawah, tahfiz, tafsir, dan cabang-cabang lainnya.

“Semoga upaya yang kita lakukan bersama dapat melahirkan generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan secara resmi melepas keberangkatan kafilah dengan mengucapkan, “Dengan memohon ridha Allah SWT, Bismillahirrahmanirrahim, Kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi saya lepas.”

Pelepasan kafilah tersebut menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap para peserta yang akan berjuang membawa nama harum Kabupaten Banggai Kepulauan di ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Diharapkan para peserta mampu meraih prestasi terbaik sekaligus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. (Decky-KOMINFO)

SDN Inpres Tinangkung, BanggaiKep.go.id – Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muchsin H.S. Yasano, S.Ag, mewakili Bupati Banggai Kepulauan membuka secara resmi Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tinangkung Selatan Masa Bakti 2025–2030, Rabu, (3/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri pengurus PGRI Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur Forkopimcam Tinangkung Selatan, Koordinator Wilayah Pendidikan, para pengawas sekolah, kepala sekolah, serta guru dari berbagai jenjang pendidikan itu menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan PGRI lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Muchsin Yasano menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terhadap dedikasi para guru yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan sumber daya manusia di daerah.

“Konferensi ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus menyusun rencana strategis demi kemajuan pendidikan di daerah kita. Pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri dalam mencerdaskan generasi penerus Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Menurut Muchsin, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, digitalisasi, serta dinamika perubahan kurikulum nasional. Karena itu, PGRI dituntut untuk terus beradaptasi dan memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang mampu menjawab kebutuhan anggotanya.

Ia menegaskan bahwa PGRI harus menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan solutif, sekaligus bertransformasi menjadi penggerak literasi digital bagi para pendidik. Dengan demikian, guru-guru di Banggai Kepulauan dapat lebih siap mencetak generasi yang memiliki kemampuan teknologi dan daya saing global.

“PGRI tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Muchsin juga menitipkan sejumlah harapan kepada peserta konferensi, di antaranya memilih pengurus yang amanah dan memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan organisasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta memprioritaskan program peningkatan mutu dan profesionalisme guru.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan daerah.
“Bersama-sama kita wujudkan pendidikan Banggai Kepulauan yang lebih bermutu, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Muchsin Yasano secara resmi membuka Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Tinangkung Selatan Masa Bakti 2025–2030. Forum tersebut diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang solid serta program-program strategis yang mampu memperkuat peran guru dalam pembangunan pendidikan di Banggai Kepulauan.

Turut hadir Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Kab Banggai Kepulauan, Babinsa Tinangkung Selatan, Korwil Kecamatan Tinangkung Selatan Bersama Pengurus Sekolah, Ketua Pengurus Kecamatan PGRI Cabang Tinangkung Selatan Beserta Seluruh Pengurus, Seluruh Kepala Sekolah Se-Kecamatan Tinangkung Selatan, Beserta Peserta Konferensi. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO, mengukuhkan jajaran Direksi Perseroan Daerah (Perseroda) PT Bangkep Sejahtera dalam sebuah acara yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat peran perusahaan daerah sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Rabu (3/6/2026).

Dalam pengukuhan itu, Bupati menetapkan Bayu Lelono Ajie, S.Kom sebagai Direktur Utama PT Bangkep Sejahtera, Yulius Galli Maurero, S.Pt sebagai Direktur Operasional PT Trikora Bangkep Sejahtera (Perseroda), serta Suardy A. Esa, S.E sebagai Direktur Keuangan dan Umum Perseroda.

Rusli Moidady menegaskan bahwa jabatan yang diemban para direksi bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa Perseroda PT Bangkep Sejahtera menjadi perusahaan daerah yang sehat, maju, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” kata Rusli dalam sambutannya.

Menurut dia, Perseroda PT Bangkep Sejahtera memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengelolaan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Banggai Kepulauan. Keberadaan perusahaan daerah juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Karena itu, Rusli meminta jajaran direksi yang baru untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan berdasarkan keunggulan lokal daerah.

“Sektor perikanan, pariwisata, perdagangan, jasa, dan sektor strategis lainnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Direksi harus mampu menangkap peluang tersebut dan mengelolanya secara profesional sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Selain fokus pada pengembangan usaha, Bupati juga menyoroti pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, hingga pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan perusahaan daerah dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Rusli turut meminta dewan komisaris dan dewan pengawas untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna memastikan setiap kebijakan dan langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan daerah tidak semata-mata diukur dari besarnya keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan Perseroda tidak hanya diukur dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan kerja, memberdayakan potensi lokal, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Bupati berharap pengukuhan direksi baru menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Perseroda PT Bangkep Sejahtera dalam mewujudkan perusahaan daerah yang mandiri, inovatif, profesional, dan berdaya saing, sehingga mampu menjadi salah satu pilar penting pembangunan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri Ketua DPRD, para asisten dan staf ahli Sekretariat Daerah Banggai Kepulauan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Ekonomi, Kepala Bagian Protokol, Kepala bagian perangkat daerah terkait, jajaran Perseroda PT Bangkep Sejahtera, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Sosom, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar pertemuan dengan keluarga almarhum Ananda Azriel di rumah duka yang berlokasi di Desa Sosom, Kecamatan Bulagi pada pukul 19:00 WIB hingga selesai. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan sebagai bentuk kepedulian dan empati pemerintah daerah terhadap keluarga yang tengah berduka, Selasa (2/6/2026).

Selain Bupati, kegiatan itu turut dihadiri Direktur Utama RS Trikora Salakan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, Pelaksana Tugas Camat Bulagi, Kepala Desa Sosom, serta masyarakat dan keluarga korban. Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan mengikuti pertemuan melalui sambungan video call.

Dalam suasana yang penuh haru dan kekeluargaan, Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Ananda Azriel. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan moral sekaligus mendengarkan langsung aspirasi, masukan, dan harapan dari keluarga korban maupun masyarakat terkait peristiwa yang terjadi.

“Kehadiran pemerintah daerah di tengah keluarga yang berduka merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat. Kami turut merasakan kehilangan yang dialami keluarga dan berharap mereka diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Bupati.

Pada kesempatan yang sama, pihak Dinas Kesehatan dan manajemen RS Trikora Salakan juga memberikan penjelasan terkait berbagai hal yang menjadi perhatian masyarakat. Dialog berlangsung secara terbuka dan kondusif, dengan keluarga korban menyampaikan sejumlah harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Keluarga almarhum Azriel menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat di tengah suasana duka. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril sejak awal hingga berlangsungnya pertemuan tersebut.

Pertemuan berlangsung dengan tertib dan penuh rasa kekeluargaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan belasungkawa kepada almarhum Ananda Azriel.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap komunikasi yang terjalin antara pemerintah, keluarga korban, dan masyarakat dapat memperkuat rasa kebersamaan serta menjadi bagian dari upaya mencari solusi dan perbaikan pelayanan ke depan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Kesehatan menggelar rapat koordinasi (rakor) jejaring ambulans secara virtual melalui Zoom Meeting bersama seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (2/6/2026).

Rapat di hadiri, kadis kesehatan, sekdis, kabid pelayanan kesehatan, dan hadir via zoom Direktur RS Trikora, Direktur RS Pratama Bilabanggai dan kepala puskesmas se-kab Bangkep.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kabupaten Banggai Kepulauan harus tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus tetap menjalankan pelayanan sebagaimana mestinya dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keselamatan pasien,” tegas Bupati.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat terkait mekanisme dan prosedur pelayanan ambulans. Menurutnya, masih terdapat sebagian masyarakat yang belum memahami tata cara pemanfaatan layanan ambulans, sehingga diperlukan penyampaian informasi yang lebih jelas dan merata hingga ke tingkat desa.

“Seluruh puskesmas diharapkan dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai prosedur penggunaan ambulans, termasuk jenis layanan yang tersedia, agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rencana tindak lanjut (RTL) yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, yaitu pembentukan jejaring ambulans se-Kabupaten Banggai Kepulauan. Jejaring ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar fasilitas kesehatan, mempercepat respons pelayanan kegawatdaruratan, serta memastikan ketersediaan ambulans bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan bersama seluruh kepala puskesmas menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Bupati melalui peningkatan koordinasi, penguatan sistem rujukan, serta optimalisasi pelayanan ambulans di seluruh wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap pelayanan ambulans dan layanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin efektif, cepat, dan tepat sasaran. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai acara purna tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, S.Pd.I., M.Si., yang digelar di Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Selasa, (2/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO, jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, pimpinan instansi vertikal, Ketua MUI Bangkep, Ketua Baznas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidikan, serta keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian H. Sofyan Arsyad selama memimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan. Menurutnya, Sofyan telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kehidupan keagamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, dan mendukung berbagai program pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi yang tulus atas kontribusi dan pengabdian Bapak H. Sofyan Arsyad dalam membangun kehidupan keagamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah,” kata Rusli.

Bupati menilai selama menjabat, Sofyan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, membina kerukunan antar umat beragama, serta membangun sinergi yang harmonis antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah.

Menurut Rusli, masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan fase baru yang menandai keberhasilan seseorang dalam menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap nilai-nilai integritas, profesionalisme, keteladanan, dan semangat pelayanan yang diwariskan Sofyan dapat terus dilanjutkan oleh seluruh jajaran Kementerian Agama.

Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga H. Sofyan Arsyad yang selama ini memberikan dukungan dalam setiap langkah pengabdiannya. “Keberhasilan seorang pemimpin tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga yang selalu menyertai,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, H. Sofyan Arsyad mengungkapkan rasa syukur sekaligus haru setelah menuntaskan masa pengabdian sebagai aparatur sipil negara. Ia menyebut purna tugas bukanlah perpisahan, melainkan perpindahan peran dalam perjalanan kehidupan.

“Hari ini adalah hari yang spesial bagi saya dan keluarga. Saya tidak merasa berpisah, tetapi hanya berpindah peran dalam panggung kehidupan. Jabatan hanyalah amanah dan titipan, tetapi kejujuran serta kebaikan adalah warisan yang akan terus dikenang,” ujar Sofyan.

Selama memimpin Kantor Kementerian Agama, Sofyan mengaku lebih mengedepankan keteladanan dibandingkan pendekatan yang bersifat instruktif. Ia percaya disiplin yang lahir dari kesadaran akan lebih kuat daripada disiplin yang muncul karena tekanan.

“Saya selalu percaya bahwa disiplin yang lahir dari kesadaran jauh lebih kuat daripada disiplin yang lahir dari tekanan. Karena itu saya berusaha memimpin dengan memberi contoh,” katanya.

Sofyan juga menegaskan bahwa keberhasilan yang diraihnya selama bertugas merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kementerian Agama, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Banggai Kepulauan.

“Saya bukan Superman. Saya hanya berusaha membangun super tim. Kalau hari ini ada apresiasi kepada saya, itu karena saya bekerja bersama orang-orang hebat,” ujarnya.

Menjelang akhir sambutannya, Sofyan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugas dan pengabdiannya. Ia juga memohon maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan amanah sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan.

Acara purna tugas tersebut berlangsung penuh haru. Sejumlah tamu tampak meneteskan air mata saat memberikan ucapan selamat dan penghormatan kepada Sofyan Arsyad yang telah mengakhiri masa baktinya setelah bertahun-tahun mengabdi dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan penguatan kerukunan umat beragama di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Perpisahan menjadi berat bukan karena lamanya kebersamaan, tetapi karena indahnya kebersamaan yang pernah kita bangun bersama. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan kita semua senantiasa diberi kekuatan untuk terus berbuat baik,” tutupnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, menghadiri rapat evaluasi KKDMP yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (02/06/2026).

Rapat evaluasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kismanto, SH., MH, unsur TNI yang diwakili para Danramil, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, lurah, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam arahannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program prioritas nasional yang wajib didukung dan disukseskan oleh seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah desa.

“Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu prioritas nasional yang harus kita sukseskan bersama. Tidak ada lagi kata mundur atau berbagai alasan untuk tidak melaksanakan program ini, karena ini merupakan Program Strategis Nasional yang telah tertuang dalam RPJMN dan menjadi kewajiban kita semua untuk mendukung keberhasilannya,” tegas Bupati.

Menurutnya, berbagai kendala yang muncul di lapangan, terutama terkait penyediaan lahan, bukanlah alasan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan. Ia menilai sebagian besar permasalahan tersebut telah diketahui sejak awal dan saat ini sedang dicarikan solusi terbaik melalui kolaborasi semua pihak.

“Saya minta kepada seluruh camat untuk terus memberikan motivasi dan semangat kepada pemerintah desa. Jangan sampai camat justru menyerah lebih dahulu. Kalau kita bersungguh-sungguh, saya yakin semua persoalan dapat diselesaikan. Tidak ada yang sulit apabila ada kemauan dan kerja sama,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi sejumlah desa yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program tersebut, termasuk masyarakat yang secara swadaya mengumpulkan dana untuk pengadaan lahan. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kesungguhan dan partisipasi masyarakat.

Terkait persoalan lahan, Rusli Moidady menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mencari lokasi yang memenuhi persyaratan, baik dari sisi luas, kualitas maupun aksesibilitas. Apabila lahan yang ideal tidak tersedia, maka akan dicari alternatif terbaik yang tetap memungkinkan pembangunan dilakukan dengan dukungan sarana pendukung lainnya.

Ia juga meminta agar setiap permasalahan yang ditemukan di tingkat desa segera dilaporkan secara berjenjang agar dapat ditangani bersama.

“Kalau ada masalah di desa, sampaikan ke kecamatan. Jika belum terselesaikan di kecamatan, laporkan ke kabupaten. Kalau masih membutuhkan dukungan, kita koordinasikan dengan pemerintah provinsi. Jangan menyimpan masalah sendiri. Semua persoalan pasti ada jalan keluarnya jika kita komunikasikan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia meminta agar tidak ada pihak yang justru membangun opini negatif yang dapat menghambat pelaksanaan program.

“Program ini adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada ASN yang memberikan pernyataan-pernyataan yang justru melemahkan semangat masyarakat. Yang harus kita lakukan adalah memberikan solusi, dukungan, dan keyakinan bahwa program ini akan membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian desa. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, S.T.M.T, AIFO membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Senin, 1 Juni 2026.

 

Dalam sambutan tersebut, ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh bangsa untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Bupati Rusli Moidady.

Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pancasila disebut menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai sebagai instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia untuk menjembatani perbedaan serta menghentikan berbagai konflik yang terjadi.

Indonesia juga dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian global melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.

Selain menyoroti peran Indonesia di tingkat internasional, sambutan tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Kepala BPIP.

Kepada para menteri dan kepala daerah, termasuk seluruh penyelenggara pemerintahan di berbagai tingkatan, disampaikan pesan agar setiap kebijakan publik selalu berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada kelompok yang paling rentan.

Pemerintah juga diingatkan untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menutup sambutannya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,”

Kegiatan bertempat di halaman kantor bupati di hadir Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Pabung 1308 L/B, serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (1/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Bupati Rusli Moidady.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pancasila menjadi fondasi utama kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dinilai sangat relevan sebagai instrumen diplomasi dalam menjembatani perbedaan serta menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di dunia.

Indonesia, lanjutnya, terus menunjukkan kepemimpinan nyata melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan. Hal tersebut merupakan implementasi dari sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Selain itu, sambutan Kepala BPIP juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus senantiasa dibarengi dengan arah moral yang kuat. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam setiap tindakan dan keputusan.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegasnya.

Kepada para menteri, kepala daerah, serta seluruh penyelenggara pemerintahan, disampaikan pesan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan selalu berlandaskan prinsip keadilan sosial, memberikan perlindungan kepada masyarakat kecil, dan memastikan tidak ada warga negara yang merasa ditinggalkan dalam proses pembangunan.

Di akhir sambutan, seluruh komponen bangsa diajak untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan, serta melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

“Marilah kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh dalam nilai-nilai kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa,” tutup sambutan tersebut.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Banggai Kepulauan diikuti oleh unsur Ketua DPRD, Kepala OPD Lingkup Pemda, TNI-Polri, serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)