Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST., MT pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) atau menindak lanjuti Surat Edaran Bupati Banggai Kepulauan Nomor 440/800/DINKES tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro untuk penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD, Wakapolres, Perwira Penghubung 1308/LB dan Tim Satgas Covid-19, Kamis, (22/7/2021).

Dalam sambutan Sekda, menyikapi perkembangan kasus covid di Kabupaten Banggai Kepulauan di mana sampai dengan saat ini Banggai Kepulauan sudah berada pada zona merah dan melihat beberapa kasus yang terjadi sebagai bentuk reaksi masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan ini.

Menurut Sekda, hal ini perlu kita lakukan guna menyatukan persepsi, menyatukan langkah-langkah kita dan pemahaman kita dan bagaimana kemudian kita sosialisasi sampai ke tingkat Desa melalui posko-posko yang ada di Desa sehingga kita punya satu pemahaman dan satu tindakan yang harus kita ambil dalam rangka menekan laju menyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kita juga berkomitmen untuk bisa secara sadar melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini, ini merupakan tugas kemanusiaan yang punya nilai ibadah,” ucap Sekda.

“Lewat kesempatan ini saya berharap kepada kita semua yang hadir bisa melaksanakan tugas-tugas ini dengan penuh tanggung jawab rasa cinta dan sayang kepada sesama dan berharap ke depan nanti ada tindakan-tindakan yang kita lakukan agar kita memastikan bahwa tindakan-tindakan kita itu adalah bagian dari upaya untuk mencegah penularan covid-19 di Kabupaten Banggai Kepualaun yang kita cintai ini,” tutup Sekda. (DeckyKominfo)

Olusi, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya melakukan pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, Desa Olusi Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Tim Relawan Covid-19 Desa Olusi melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) sebagai langka mencegah dan mengurangi penyebaran Covid-19.

Salah satu anggota Tim Relawan Covid-19 Desa Olusi Yengki Kumano saat dijumpai pada Kamis (15/7/2021) mengatakan bahwa dengan melihat perkembangan kasus Covid-19 yang akhir-akhir ini mengalami peningkatan terutama di Kabupaten Banggai yang merupakan tetangga dekat Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah.

“Maka kita perlu mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19, yang dimulai dari tingkat terkecil dilingkungan masyarakat, mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT), Dusun dan tingkat Desa,” jelas Brigpol. Yengki Kumano, Anggota Polsek Buko yang juga Bhabinkamtibmas Desa Olusi.

Lanjutnya, “Sejak tanggal 6 Juli Tim Relawan Covid-19 Desa Olusi melaksanakan kegiatan PPKM Mikro dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, dengan terus mengingatkan masyarakat agar tetap patuhi Protokol, dan mengaktifkan Pos Penjagaan PPKM Mikro, dalam upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam melaksanakan Protokol Kesehatan serta menginventarisir siapa-siapa saja yang masuk keluar Desa Olusi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.”

Pelaksanaan kegiatan PPKM Mikro di Desa Olusi dipimpin Kepala Desa Olusi Yason Mangani yang beranggotakan Aparat Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan anggota Linmas Desa Olusi. (AmosKominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Kambani, BanggaiKep.go.id – Curah hujan yang tinggi terus terjadi beberapa hari ini menyebabkan bencana banjir tidak dapat lagi dihindari oleh masyarakat yang ada di Desa Kambani Kecamatan Buko Selatan Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep)

Setiap tahun ketika memasuki musim hujan dipastikan Desa Kambani menjadi langganan musibah banjir.

Kasie Pemerintah Desa Kambani, Amir Sabbu saat dihubungi via handphone pada Jumat (16/7/2021) sekitar pukul 18.00 Wita mengatakan banjir mulai terjadi sejak pukul 05.00 Subuh, karena curah hujan yang tinggi sudah beberapa hari yang mengakibatkan sungai-sungai yang ada di Desa Kambani meluap.

“Air sudah menggenangi 3 Dusun di Desa Kambani dengan ketinggian air yang berbeda-beda untuk sementara dari pemantauan kami ada beberapa rumah warga sudah digenangi air setinggi lutut orang dewasa bahkan lebih,” ucap Amir.

“Untuk sementara kami bagi aparat hanya bisa menghimbau dan membantu masyarakat untuk waspada serta mengungsi ketempat yang aman dan menyelamatkan barang-barang berharga,” jelas Amir.

Lanjut Amir Sabbu “Sebab kami belum dapat mengambil tindakan lebih karena sampai saat ini hujan masih terus turun sehingga langkah-langkah yang dapat kami lakukan memastikan keselamatan warga, dengan musibah banjir ini yang sangat dibutuhkan warga yang terdampak adalah sembako, selimut dan kebutuhan lainya serta obat-obatan.” (AmosKominfo)

Lemelu, BanggaiKep.go.id – Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) memiliki banyak objek wisata yang potensial yang menjadi daya tarik bagi pecinta wisata baik masyarakat lokal BanggaiKep dan dari luar BanggaiKep bahkan turis manca negara yang tertarik dengan objek wisata yang ada di BanggaiKep.

Objek wisata Danau Lemelu tidak kalah indah dan menariknya dengan objek wisata yang lain yang ada di Banggai Kepulauan, baik panoramanya yang indah dan kelihatan alami, tapi sayang sejak beberapa tahun terakhir ini pengunjung objek wisata Danau Lemelu menurun drastis.

Salah satu anak muda yang peduli dengan pengembangan objek wisata Danau Lemelu Imelda Popatoon, S.Pd, mengatakan bahwa menurunnya pengunjung Objek Wisata Danau Lemelu akhir ini sebenarnya bukan semata-mata pengaruh pandemi Covid-19 yang masih melanda daerah yang kita cintai ini, tetapi juga ada faktor lain yang menjadi penghambat pengembangan objek wisata Danau Lemelu.

“yakni infrastruktur jalan menuju ke Objek Wisata Danau Lemelu, karena kondisi jalan dari Desa Buko menuju ke pegunungan Desa Lemelu dan sekitarnya sangatlah memprihatinkan dan boleh dikata sudah rusak total,” ucap Imelda Popatoon.

Lanjutnya, “Walaupun kita akan meningkatkan sarana prasarana dialokasi wisata dengan membangun sarana pendukung yang mendorong daya tarik pengunjung kalau tidak ada pengunjung yang sampai ke Objek Wisata Danau Lemelu oleh karena kondisi jalan sama artinya hanya membuang anggaran percuma,” kata Imelda Popatoon yang juga merupakan guru SMA Negeri 1 Buko Selatan.

Imelda berharap akses jalan dari Desa Buko menuju ke Desa Alani, Lemelu, Labotakandi dan Desa Osan diperbaiki.

Beberapa masyarakat yang ada di Desa Lemelu dan Sub Desa Alani saat dijumpai, Senin, (12/7/21) juga berharap akses jalan supaya dapat diperbaiki karena sudah sangat membahayakan pengguna jalan bahkan menghambat aktifitas masyarakat. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam buka secara resmi Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021.

Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Ketua PWRI Prov. Sulteng, Ketua PWRI BanggaiKep beserta hadirin yang hadir, Kamis, (08 Juli 2021).

Dalam sambutan Bupati mengatakan “Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat mengucapkan selamat datang kepada tamu agung dari Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya pengurus PWRI.”

“Pemerintah Daerah mengatakan bahwa Negara menangani Covid-19 ini luar biasa, berharap kita yang di sini di jauhkan dari Covid-19 dan selalu di lindungi oleh Allah SWT,” ungkap Bupati.

Bupati juga menjelaskan, Status kita sebagai Pensiunan atau Purnawirawan kita tidak boleh merasa tidak di gunakan lagi atau tidak di pakai lagi tetapi mari kita memanfaatkan Organisasi PWRI ini agar menjadi wadah untuk menyalurkan bakat.

“Jangan lupa bahwa kita sudah seperti ini usia tidak pernah kembali, usia itu akan selalu berjalan ketika nanti kita akan berada di tengah-tengah masyarakat mari kita tunjukan bahwa kita adalah sebagai panutan,” pungkas Bupati.

“Olehnya saya sebagai yang sudah sama-sama Purna ingin menitip kepada kita semua, mari kita titipkan Daerah ini kepada pelanjut kita dan kita yang sudah Purna jangan memutuskan tali silaturahmi baik sesama pengurus, sesama pensiun dan sesama keluarga,” harap Bupati. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Menindak lanjuti hasil rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Salim J. Tanasa, SE, MM dengan beberapa dinas terkait dilingkup Pemda Banggai Kepulauan, dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk rumah potong hewan, Bidang peternakan Dinas Pertanian Banggai Kepulauan melaksanakan rapat bersama pelaku usaha di kecamatan Tinangkung.

Rapat tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, (9/7/2021) bertempat di Dinas Pertanian Kab. Banggai Kepulauan.

Plt. Kadis Pertanian Banggai Kepulauan Ir. Raden Bambang Widyatmoko Widjanarko, MM, saat dihubungi via handphone (9/7/2021) mengatakan rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat terbatas yang dipimpin oleh Wabup dalam upaya peningkatan PAD rumah potong hewan di Banggai Kepulauan.

Lanjutnya, “Rapat ini dihadiri oleh 4 orang pelaku usaha pemotongan hewan dari 9 orang pelaku usaha pemotongan hewan, yang kami undang untuk duduk bersama membahas PAD rumah potong hewan.”

“Dari rapat ini pelaku usaha baik yang hadir maupun tidak hadir saat dihubungi via telepon seluler bersedia memberikan kontribusinya setiap pemotongan 1 ekor sapi, dan pada tahun 2022 nanti Pemda Banggai Kepulauan melalui Dinas Pertanian akan membangun rumah potong hewan di wilayah Kecamatan Tinangkung,” jelas Bambang.

Dalam pertemuan ini juga dibahas banyaknya hewan ternak yang keluar dari wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan tanpa dipungut retribusi, karena terkendala tidak tersedianya dokter hewan di Banggai Kepulauan.

“Soal penempatan dokter hewan di Pemda Banggai Kepulauan itu sudah kami usulkan,” tutup Bambang. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sinergitas TNI-POLRI menjadi poin penting dalam membangun kemitraan menuju masyarakat yang aman dan kondusif.

Hal ini tercermin dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-75, Koramil 1308-13 Buko, Kodim 1308 Luwuk Banggai memberikan tumpeng sekaligus ucapan selamat HUT Bhayangkara ke 75 kepada Kapolsek Buko dan Anggota Polsek Buko yang bertempat di Mapolsek Buko Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (1/7/2021).

Tumpeng HUT Ke-75 Bhayangkara diserahkan langsung oleh Danramil 1308-13 Buko, SERMA. Sardin Magati yang didampingi oleh jajaran anggota Koramil Buko dan tumpeng diterima oleh Kapolsek Buko IPTU. Marthen Tangkelangi, SH dan jajaran anggota Polsek Buko.

SERMA. Sardin Magati menyampaikan “Dalam momentum peringatan HUT Bhayangkara tahun ini kami terus meningkatkan sinergitas agar ke depan TNI-POLRI (Koramil 1308-13 Buko/ Polsek Buko) semakin erat dan terdepan dalam melaksanakan tugas mengamankan masyarakat khususnya di wilayah hukum Kecamatan Buko dan Buko Selatan.”

“Semoga dengan HUT Bhayangkara ke-75 ini, Polri semakin profesional, modern serta senantiasa terjalin kekompakan dan sinergitas yang baik dalam menjalankan tugas pengabdian,” tandas Danramil Buko.

Lanjutnya, “Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid 19 Untuk Masyarakat Sehat Dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju,”

Kapolsek Buko IPTU. Marthen Tangkelangi, SH sangat mengapresiasi atas Ucapan Selamat dari Danramil 1308-13 Buko beserta seluruh Anggotanya terhadap Polri.

“Terima kasih atas perhatian dan supportnya untuk Kepolisian Republik Indonesia,” jelas Kapolsek .

Kapolsek Buko menyatakan bahwa di lapangan antara personel TNI dan Polri khususnya Babinsa dengan Bhabinkamtibmas selalu bersinergi dalam menjaga dan membina masyarakat di desa binaan wilayah Kecamatan Buko.

Kapolsek juga menambahkan bahwa Soliditas antara TNI dan Polri harus tetap dijaga dan ditingkatkan. Banyak isu atau berita di medsos yang isinya sering mengadu domba antara TNI dan Polri agar terjadi bentrok antara keduanya, tapi bisa kita lihat bukti di lapangan bahwa TNI-POLRI tetap solid dan kompak.

“Ke depan sinergitas dan soliditas antara Koramil 1308-13 LB/Buko dan Polsek Buko akan lebih ditingkatkan, khususnya dalam pelaksanaan tugas di lapangan secara bersama, terutama dalam mendukung Percepatan Penanganan Covid 19 Untuk Masyarakat Sehat Dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju,” tutup Marthen Tangkelangi. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Ma’mun Amir buka secara resmi Seminar Otonomi Daerah Lingkup Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dengan tema “Dampak Penyederhanaan Birokrasi Terhadap Kemudahan Investasi Dan Percepatan Pembangunan Daerah”, Sabtu, (26/6/2021).

Dalam Sambutannya Ma’mun menyampaikan, “Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyambut baik dan mengapresiasi seminar, yang menurut saya sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan semangat untuk menerapkan praktek-praktek otonomi daerah dan berbirokrasi yang amanah guna mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat bumi Trikora, Kabupaten Banggai Kepulauan.”

“Sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang baru, kami telah menetapkan Visi Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju yang kemudian dijabarkan dalam 9 Misi,” ucap Ma’mun.

Wagub juga menyebutkan sembilan misi tersebut diantaranya, Meningkatkan kualitas manusia Provinsi Sulawesi Tengah melalui reformasi sistem pendidikan dan kesehatan dasar, Mewujudkan reformasi birokrasi, supremasi hukum dan penegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia (HAM), Mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan, Mewujudkan peningkatan pembangunan infrasktuktur daerah.

Kemudian, Menjalankan pembangunan masyarakat dan wilayah yang merata dan berkeadilan, Menjaga harmonisasi manusia dan alam, antar sesama manusia sebagai wujud pembangunan berkelanjutan, Melakukan sinergitas kerja sama pembangunan antar daerah bertetangga sekawasan maupun di dalam Provinsi Sulawesi Tengah dan di luar Provinsi bertetangga.

Selanjutnya, Meningkatkan pelayanan publik bidang pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi informasi yang terintegrasi dan dijalankan secara sistematis dan digital dan Mendorong pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) agar terjadi percepatan desentralisasi pelayanan dan peningkatan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas sektor unggulan daerah.

Disamping itu, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dalam sambutannya menyampaikan, “Pada kesempatan ini, perkenankan lah kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kunjungan Bapak Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Dirjen KKP Kementrian Kelautan Dan Perikanan, Koordinator Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten se- Indonesia, di Kabupaten Banggai Kepulauan.”

“Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki laut cukup luas yakni 6.671,32 KM², panjang garis pantai kurang lebih 982,18 KM², dengan wilayah laut yang luas tersebut, tentu mengandung potensi sumberdaya perairan yang cukup besar, namun selama ini belum terkelola secara optimal,” jelas Bupati.

Bupati juga memaparkan, Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi besar di bidang perikanan khususnya penangkapan ikan dan budidaya berdasarkan data produksi Tahun 2019, Produksi Perikanan Tangkap sebesar 11.826,6 Ton, Produksi Perikanan Budidaya sebesar 380,9 Ton, dan Produksi Budidaya Laut sebesar 675.078,22 Ton.

Selanjutnya, Bupati Rais juga menyampaikan, Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang tinggi dan diperkaya dengan keanekaragaman hayati yang besar dan lengkap sehingga menjadikan daerah ini memiliki keunggulan komperatif disektor ekonomi kemaritiman yang meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya, budidaya biota laut, industri bioteknologi kelautan dan wisata bahari.

“Di sub sektor perikanan tangkap hasil laut yang berupa pelagis besar (Tuna Mata Besa, Cakalang, Tengiri dll,) pelagis kecil (Ikan Teri, Balanak, Selar Kuning dll,) Ikan Demersal (Lolosi Biru, Kuwe Bawal Hitam/Putih, Kakap Putih/Merah) Ikan Karang (Cumi-cumi, Gurita, Kerapu Sunu) dan hasil perikanan lainnya adalah sumber utama penghidupan masyarakat pesisir pulau dan telah menjadi persepsi umum yang berkembang dalam perekonomian masyarakat di Banggai Kepulauan,” ucap Bupati.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati BanggaiKep dan dihadiri oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri Dr. Akmal Malik, M. Si, Koordinator Penasehat Menteri Kelautan Dan Perikanan RI Prof. Dr. Ir. Rokhim Dahuri, MS, Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten se-Indonesia Lukman Said S.Pd, Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan serta undangan lainnya. (RoyKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Dalam memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bulagi bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar pelayanan pemasangan KB gratis, Kamis, (24/6/2021).

Koordinator PLKB Kec. Bulagi Degi Sindrayani Matade, SH mengatakan, “Dalam rangkaian Harganas ke 28, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bulagi melakukan kerjasama dengan pihak Puskesmas Bulagi untuk memberikan pelayanan KB kepada masyarakat, melalui pemasangan implan, suntik KB dan pemberian KB secara gratis, tanpa dipungut biaya sepeserpun,” kata Degi.

Menurutnya, Kegiatan ini diawali dengan kami selaku koordinator PLKB Bulagi berkordinasi dengan Kepala Puskesmas Bulagi, Piter Pasinggi, SKM sehubungan dengan pelayanan KB gratis di wilayah kerja Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bulagi sehubungan dengan memperingati Harganas ditahun 2021 ini.

“Kegiatan ini ditindak lanjuti oleh Bidan Koordinator Puskesmas Bulagi serta pemasangan alat kontrasepsi berupa Implan dan pelayan suntik KB ditangani langsung oleh Bidan Koordinator (Bikor) Puskesmas Bulagi Ayu Trisnawati Likak, A.Md. Keb, Kegiatan ini dipusatkan di Puskesmas Bulagi”, ucap Degi.

Lanjut Degi, “Tahun ini Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bulagi hanya diberi alat kontrasepsi Implan sebanyak 2 buah, Suntik 7 dan pil 21,”

“Beda dengan tahun kemarin kami diberi agak banyak, sebenarnya permohonan kami lebih dari ini tapi apa daya hanya ini yang disalurkan untuk pelayanan KB gratis di wilayah kerja Balai Penyuluhan KB Kecamatan Bulagi,” tambah Degi. (AmosKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan laksanakan kegiatan pembahasan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banggai Kepulauan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Senin, (21/06/2021).

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati BanggaiKep, Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua TKPRD,  Staf Ahli dan Asisten Setda BanggaiKep, Kepala OPD Lingkup Pemda BanggaiKep dan undangan lainnya.

“Selaku Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan, saya menyambut baik dan mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini, dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar bagi kemajuan daerah kita ini” ucap Wabup Salim J. Tanasa dalam mengawali sambutannya.

Lanjutnya, “Pada prinsipnya, kami selaku pemerintah daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan selaku ketua Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah, Pokja dan Anggota yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini.”

“Semoga kegiatan ini bisa membuka cakrawala berfikir kita semua dalam merevisi RTRW Kabupaten BanggaiKep,” tambah Wabup.

Dalam sambutannya Wabup Salim J. Tanasa juga menjelaskan Dasar dilakukannya kegiatan ini, “Dasar pelaksanaan kegiatan ini tentunya sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang pasal 92 dan 93 ayat 1 mengenai ketentuan peninjauan kembali tata ruang dalam lima tahun,” jelas Wabup.

“Selanjutnya, dalam peraturan daerah nomor 1 tahun 2016 tentang rencana tata ruang wilayah BanggaiKep tahun 2016 sampai tahun 2036 akan dilakukan revisi dengan pertimbangan telah terjadi perubahan fungsi ruang, perubahan status kawasan hutan serta perubahan struktur ruang,” kata Wabup.

Revisi RTRW bertujuan untuk menyempurnakan struktur ruang wilayah BanggaiKep, menyempurnakan rencana pola ruang, mengkaji kawasan yang memiliki pengaruh ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup dan potensi sumber daya alam kita.

“Saya menghimbau kepada kita yang hadir pada saat ini mari kita sama-sama satukan persepsi guna mewujudkan tujuan dari kegiatan ini,” tutup Wabup. (TrisKominfo)