Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si. didampingi Kapolda Sulteng Irjen Pol. Safril Nursal , Darem 132/Tdl , Kol. Inf. Agus Sasmita. meminta Dukungan Pengusaha Sulteng untuk bergotong royong berpartisipasi dalam menangani Penebaran Virus Corona ( Covid-19 ) di Propinsi Sulawesi Tengah.

Bertempat di Gedung Polibu , jum’at, 3 April 2020.

Pada Kesempatan itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si. menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pengusaha yang sudah dapat menghadari undangan kami pada kesempatan ini .

Gubernur menyampaikan melihat kondisi yang ada didalam penyebaran Covid -19 di Sulawesi Tengah , Saya berdiskusi dengan Kapolda dan Danrem 132/Tdl  dan kami sepakat memutuskan perlu adanya dukungan partisipasi pengusaha untuk ikut bergotong royong didalam mendukung seluruh kegiatan penanggulangan Covid -19 Di Propinsi Sulawesi Tengah ( data kebutuhan kita ) dan Gubernur meminta bentuk bantuan dari pengusaha diharapkan dalam bentuk Barang atau Natura , seperti APD, Obat -Obatan .

Lebih Jauh bapak Gubernur menyampaikan bahwa bantuan yang akan diberikan pengusaha akan didistribusikan ke Kabupaten dan Kota dan selanjutnya Gubernur berterimakasih kepada Kapolda dan Danrem 132/tdl yang telah memberikan bantuan Mesin jahit untuk SMK 5 Palu untuk mendukung Produksi APD penangan Covid-19 sesuai data kebutuhan APD di Propinsi Sulteng kita membutuhkan APD sebanyak 25.000 APD.

Pada Kesempatan itu Juga Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Safril Nursal , menyampaikan bahwa hasil koordinasi untuk menyikapi penyebaran Virus Corona saat ini perlu dukungan dan kerjasama kita semua dengan cara bergotong royong , dan Kapolda juga menyampaikan rasa duka yang dalam atas Meninggalnya Bupati Morowali Utara Ir. Atrifel Tumimomor Walaupun hasil SwabNya belum keluar .

Kapolda menyampaikan bahwa perlu pengadaan APD yang Banyak dengan pemikiran bilamana terjadi hal hal yang tidak diinginkan kedepan TNI  dan Polri harus berada dilapangan dengan menggunakan APD .

Demikian juga Danrem 132/Tdl  Kol. Inf. Agus Sasmita , menyampaikan bahwa ucapan terimakasih kepada Pengusaha yang berkenan hadir dan diharapkan juga kepada pengusaha yang belum dapat hadir pada kesempatan ini supaya disampaikan agar juga dapat memberikan dukungan dan bantuan secara bergotongroyong dalam penanganan Covid-19 khususnya didalam pengadaan APD kepada Tenaga Medis . lebih jauh Danrem 132/Tdl menyampaikan bahwa jumlah APD yang yang masih 2000 unit dan sudah didistribusikan kepada Kabupaten dan Kota , APD hanya dapat digunakan dalam 1 kali pakai saja , untuk itu atas diskusi dengan Gubernur , Kapolda kami sepakat meminta dukungan dari Pengusaha untuk bersama sama dapat memberikan bantuan dalam mendukung penanganan bencana Covid-19 di Sulteng.

Terakhir Perwakilan Pengusaha menyampaikan kesiapannya untuk memberikan dukungan atas kebijakan dan langkah langkah yang diambil Pemerintah dan akan memberikan bantuan untuk mendukung penanggulangan Covid-19 di Sulawesi Tengah. (Sumber : Biro Humas dan Protokol Sulteng) (ElsiKominfo).

Batangono, BanggaiKep.go.id – Dibawah pimpinan Sekretaris Desa Batangono Aris Pattawe masyarakat dan perangkat Desa Batangono bergerak bersama dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Desa Batangono Kabupaten Banggai Kepulauan dengan melakukan penyemprotan Disinfektan baik disarana umum maupun seluruh rumah warga dan lingkungan desa, Jumat (3/4/2020).

Aris Pattawe mengatakan “Ini kami lakukan dalam upaya tindakan nyata dari pemdes dan masyarakat dalam upaya bersama mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, kami mengerakkan masyarakat untuk bersama memerangi penyebaran Covid-19, guna menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membantu pemerintah dalam melawan Covid-19”, ungkap Sekdes.

“Karena kalau hanya pemerintah yang bergerak masyarakat tidak terlibat aktif dan melibatkan diri hasilnya pasti kurang maksimal, tapi jika ada kesadaran masyarakat dan melibatkan mereka dalam upaya pencegahan pasti hasilnya maksimal”, lanjut Aris.

Sekdes juga menjelaskan bahwa penyemprotan Disinfektan ini dilaksanakan seminggu dua kali yakni hari Senin dan Jumat dan ini akan dilakukan secara berkesinambungan selama masa tanggap darurat Covid-19.

“Penyemprotan sudah dimulai pada hari Selasa (31/3/2020)  hari Jumat (3/4/2020) ini merupakan yang kedua kalinya melakukan penyemprotan, pemerintah Desa hanya menyiapkan cairan Disinfektan sedangkan tengki rata-rata masyarakat Batangono adalah petani jadi mereka memiliki tengki semprot dan juga Pemdes Batangono melalui dana desa (DD) pada beberapa waktu lalu memberikan bantuan tengki semprot”, jelas Aris Pattawe. (AmosKominfo)

Batanggono, BanggaiKep.go.id – Guna menangani dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan sebagaimana tertuang dalam surat instruksi Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam yang ditujukan kepada Kepala-kepala desa se-Kab. Banggai Kepulauan.

Sekretaris Desa Batangono Aris Pattawe merespon dengan cepat apa yang menjadi Instruksi Plt. Bupati dengan langka awal melaksanakan rapat bersama jajaran pemerintah Desa Batangono.

Aris Pattawe saat diwawancarai oleh Jurnalis Dinas Kominfo Kab. BanggaiKep (2/3/2020) disela-sela menunggu Rapat Koordinasi bersama Camat Buko, beliau mengatakan “Langka ini kami tempuh selaku sekdes dikarenakan Kades Batangono Herpin Montolitus sedang menjalani perawatan karena sakit di RSUD Luwuk, karena ini sifatnya darurat maka kami mengambil langka bersama perangkat desa guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Desa Batangono”, kata Aris.

“Diawali dengan rapat pembentukan Tim Relawan Desa Pencegahan Covid-19 dan upaya lain guna mencegah penyebaran Covid-19 dengan menyiapkan cairan Disinfektan guna penyemprotan secara menyeluruh di Desa Batangono, mengaktifkan kembali Pos Kambling dimasing-masing dusun guna mengawasi masyarakat yang baru pulang dari luar daerah”, jelas Sekdes Aris.

Lanjut Aris, “Kami selalu menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada serta berdiam dirumah jangan keluar rumah jika tidak ada hal yang penting diluar rumah, serta menganjurkan masyarakat untuk dapat menjaga pola hidup bersih dan sehat, membudayakan mencuci tangan dengan menggunakan sabun pada air mengalir, serta mengkomsumsi makanan yang bergizi, banyak makan sayur dan buah-buahan”, tutur Aris.

“Untuk Sementara itu yang dapat kami lakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19”, ungkap Aris. (AmosKominfo)

Ponding-Ponding, BanggaiKep.go.id –   Guna antisipasi penyebaran virus corona (covid-19) di wilayah Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Utara menggelar rapat Koordinasi (Rakor) perdana dengan Tokoh Tokoh Masyarakat se Kecamatan Tinangkung Utara.

Rapat tersebut di pimpin langsung oleh Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd bertempat di Kantor Kecamatan Tinangkung Utara (Rabu 1/4/2020).

Hadir dalam rapat tersebut adalah anggota DPRD Banggai Kepulauan Badrin Liato, SH, Kapolpos Tinangkung Utara, Kepala Puskesmas Tinangkung Utara, Sekcam Tinangkung Utara dan para Kepala Desa serta Tokoh Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Tinangkung Utara.

Dalam rapat Koordinasi tersebut yaitu membahas tentang mekanisme pencegahan penyebaran covid-19 di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara.

Dari rapat menghasilkan beberapa keputusan diantaranya sangat strategis yaitu pembentukan Tim Relawan pencegahan penyebaran covid-19 dari tingkat Kecamatan sampai ke tingkat Desa yang diharapkan bisa bekerja sesuai dengan pungsinya masing-masing.

Dalam wawancara Jurnalis Dinas Kominfo dengan Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd mengatakan, “Setelah dibentuk Tim relawan agar secepatnya mendata Masyarakat yang masuk ke Wilayah ini yang di curigai berasal dari Daerah terinfeksi virus corona (daerah zona merah) yang tidak sempat terdata di Kabupaten.

Lanjut katanya, ” Karna diketahui di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara banyak Anak Anak kita yang Kuliah di luar Daerah yang terdampak virus corona. Jadi harus di-data dengan serius termasuk para pekerja luar yang datang ke Desanya masing-masing.”

Dalam kesempatan itu pula, Kapolpos Tinangkung Utara membacakan maklumat Kapolri dan menghimbau kepada Masyarakat agar menghindari keramaian, tinggal di dalam rumah selama beberapa hari, menjauhi tempat umum, seperti pasar, stasiun, terminal.

“Kalau ke pasar untuk membeli kebutuhan langsung cepat cepat pulang tidak usah lagi lama lama di pasar untuk cerita cerita. Menghindari berjabat tangan, memeriksakan diri ke petugas Kesehatan bila merasa sakit dan mengisolasikan diri di rumah selama 14 hari, jangan mudah percaya kepada sumber yang tidak bertanggung jawab tentang pemberitaan covid – 19 (berita hoax).”

Ditempat yang sama, Kepala Puskemas Tinangkung Utara juga sempat menjelaskan tentang prosedur pencegahan virus corona.

Ia mengatakan, ” Rajin rajinlah membersihkan diri karna virus corona ini bisa tinggal dalam tubuh kita melalui kulit yang mengandung lemak tubuh dan bisa berkembang biak selama beberapa hari sebelum masuk kedalam tubuh kita.”

“Olehnya itu disarankan agar sering membersihkan tubuh dengan sabun terutama di area tangan. Sebab sabun mempunyai sipat alkalis yang bisa menghilangkan lemak yang menempel di kulit.”

Lanjutnya, “Untuk lebih detail tentang prosedur pencegahan virus corona silahkan mempelajari di media sosial (medsos) melalui google atau youtube karna semua itu sudah disediakan disana.”

Masih di tempat yang sama pula, Jurnalis dapat mewawancarai anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Badrin Liato SH,  ” Sangat mengapresiasi Rakor yang di lakukan oleh Camat Tinangkung Utara Pak Sahrun.”

Badrin sangat mendukung telah dibentuk Satgas Relawan pencegahan penyebaran covid – 19 dari tingkat Kecamatan sampai ke tingkat Desa.  “Mengharapkan Tim Relawan yabg telah dibentuk agar bisa bekerja secara profesional sesuai dengan Tupoksi masing demi keselamatan Masyarakat Indonesia dan Masyarakat Kecamatan Tinangkung Utara khususnya,” kata Badrin penuh harapan. ( FeriKOMINFO)

 

 

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Seluruh kekuatan dan potensi yang ada di Banggai Kepulauan terus bergerak dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. mulai dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, sampai kepada Pemerintah Desa se Kab. BanggaiKep serta turut serta juga pihak Kepolisian Polres BanggaiKep dan Jajarannya serta Kodim 1308/ Luwuk Banggai.

Menindak lanjuti Instruksi Bupati BanggaiKep, H. Rais D. Adam kepada Kepala-kepala Desa se Kab. Banggai Kepulauan untuk berperan aktif bersama dan bersinergi dalam upaya pencegahan dan pemutusan penyebaran mata rantai penyebaran Covid-19 di Kab. Banggai Kepulauan yang tentunya harus terlihat kerja nyata dan usaha dan upaya Pemdes untuk melindungi, mengupayakan serta mencegah dan mengawasi masyarakat yang ada di Desanya masing-masing.

Kerja nyata dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Desa Labasiano Kepala Desa Nurlan Nurdin beserta jajarannya bekerjasama dalam upaya pencegahan Covid-19 yang diawali dengan penyemprotan Disinfektan di tempat sarana prasarana umum, tempat-tempat usaha masyarakat baik tokoh maupun kios-kios serta seluruh rumah warga disemprot dengan Disinfektan guna mensterilkan tempat-tempat tersebut dari kuman dan virus, terutama Virus Corona (Covid-19).

Jurnalis Dinas Kominfo BanggaiKep ssat menghubungi Kades Labasiano Nurlan Nurdin via Telepon, beliau menjelaskan bahwa “Kegiatan ini sudah dikoordinasikan dengan gugus tugas pencegahan Covid-19 khususnya bagian teknis yakni PKM Tataba, sehingga dalam penyemprotan Disinfektan turut bersama-sama dengan kami petugas kesehatan PKM Tataba Jhon Rambu”, kata Nurlan.

“Upaya lain yang kami lakukan yakni memastikan masyarakat yang dari luar daerah menjalani masa karantina selama 14 hari sejak kedatangannya di Desa Labasiano dan rencana kami akan menyiapkan tempat mereka untuk karantina agar tidak ada kontak langsung dengan anggota keluarga ketika mereka menjalani karantina mandiri, dan rencana kami mempersiapkan gedung Pustu dan Taman Baca Alquran dan jika memungkinkan sampai makannya kami siapkan” ujar Nurlan.

Lanjut Nurlan, “Kami pun terus menghimbau masyarakat Desa Labasiano untuk sering cuci tangan dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menghindari kerumunan orang banyak, jaga jarak satu dengan yang lain serta tetap tinggal dirumah jika tidak ada urusan dan kegiatan yang penting diluar rumah, dan banyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan, itulah untuk sementara ini yang dapat kami lalukan”, tutup Kades Nurlan. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) diwilayah Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan terus dilaksanakan oleh Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko yang anggotanya terdiri dari Kantor Camat Buko, PKM Tataba, Polsek Buko, Koramil 1308-13 Buko, Dinas Perhubungan dan Jurnalis Dinas Kominfo Kab. BanggaiKep.

Pada hari Kamis, (2/4/2020) Tim Relawan Covid-19 melaksanakan upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sarana umum mesjid dan gereja yang ada diwilayah kecamatan Buko.

Yang menjadi lokasi penyemprotan Disenfetan oleh Tim Relawan kali ini Mesjid Leme-leme Desa Bungin, Mesjid Desa Tataba dan Gedung Gereja GPIBK Jemaat Eklesia Tataba Labasiano.

“Masyarakat dan pengurus rumah ibadah menyambut dengan positif dan baik serta berterima kasih atas kepedulian dalam membantu mereka dalam penyemprotan Disinfektan ditempat ibadah”, ujar salah satu petugas rumah ibadah Julan Mangadin. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Menindak lanjuti arahan dan instruksi Bupati Banggai Kepulauan, H. Rais D. Adam dalam upaya bersama menanggulangi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) serta menyikapi keadaan dan situasi penanganan penyebaran Covid-19.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos mengelar rapat koordinasi bersama dengan Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kec. Buko yang dilaksanakan di BPU Kec. Buko Kab. BanggaiKep pada Kamis, (2/4/2020).

Dalam rapat tersebut Kori Yalume menegaskan kembali kepada Kepala Desa Se Kec. Buko untuk bersinergi bersama dalam segala upaya dan usaha bersama melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 agar mata rantai penyebaran Virus Corona segera terputus khususnya diwilayah kecamatan Buko.

“Apa yang telah menjadi Instruksi pak Bupati melalui surat yang dikirim dalam upaya pencegahan Covid-19 kiranya itu segera ditindak lanjuti oleh pemerintah desa masing-masing baik dalam hal pengalokasian anggaran untuk menanggulangi bencana Covid-19 serta pembentukan Tim Relawan Covid-19 di tingkat desa dengan melibatkan semua komponen yang ada didesa”, tutur Kori

Camat Buko pun berharap para Ketua BPD dapat bekerja sama dengan Kepala Desa agar semuanya dapat segera terlaksana, “Kepala Desa kiranya dapat terus memantau keadaan desa masing-masing dan mendata warganya yang datang dari luar daerah serta melaksanakan Pos Kamling guna memastikan mereka yang datang dari luar daerah menjalani masa karantina mandiri selama 14 hari, dengan harapan Kades selalu melaporkan keadaan desanya secara berkala kepada pemerintah kecamatan”, kata Kori.

Kori Yalume juga mengharapkan Pemdes dapat menyipkan tempat cuci tangan dan perlengkapannya disarana-sarana umum serta terus menghimbau masyarakat untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Mari kita bersama memantau harga sembako yang melonjak drastis awasi dan perhatikan jangan ada toko-toko atau penjual yang melakukan penimbunan untuk memanfaatkan situasi dan keadaan guna meraup keuntungan, jika ditemukan segera lapor kepada pihak yang berwajib” tegas Kori. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam bersinergi bersama Perangkat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan guna pencegahan dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Banggai Kepulauan, Anggota DPRD Kab. BanggaiKep melaksanakan monitoring ditiap Kecamatan.

Wakil Ketua I DPRD Banggai Kepulauan Muh. Risal Arwie, S.Pd.I beserta 3 orang Anggota DPRD Komisi 2 yakni Moh. Hatta Mayuna, S.T, Sri Yeni, SE dan Burhan Alelaga melaksanakan monitoring pencegahan penyebaran Covid-19 di Pelabuhan Leme-leme Kecamatan Buko yang didampingi Dinas Perhubungan Kab. BanggaiKep pada hari Kamis (2/4/2020).

dalam kesempatan ini, Risal Arwie menjelaskan bahwa tujuan dari monitoring ini adalah upaya dari pemerintah daerah untuk mengetahui apa yang mungkin menjadi kendala dan kekurangan dari setiap Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di setiap kecamatan, agar DPRD segera mengangarkan sehingga kegiatan ini berjalan dengan maksimal.

Dokter Nurul selaku koordinator penanggungjawab lapangan memaparkan kepada Anggota DPRD Kab. BanggaiKep apa yang menjadi kekurangan dalam upaya mencegah Covid-19 di Kec. Buko, “Bahwa yang dibutuhkan sekarang adalah APD, Hand Saniteser, Cairan Disenfektan, Tengki Penyemprot, Vitamin, jaringan instalasi air bersih di lokasi pelabuhan, dan sarana pendukung lainnya”, kata dr. Nurul.

“Maaf pak, coba dilihat saja APD yang kami pakai jauh dibawah standar dan ini adalah upaya mandiri dari PKM Tataba dan anggota Tim Relawan”, ujar salah satu Tim Relawan yang tidak mau disebutkan namanya kepada Risal.

Moh. Hatta Mayuna menyatakan “Untuk pemasangan jaringan PDAM di Pelabuhan Leme-leme akan segera kami usahakan dengan memerintahkan petugas PDAM yang ada di Kec.Buko untuk segera mengerjakannya, sebab dalam upaya penanganan pencegahan Covid-19 semua elemen yang ada di Banggai Kepulauan harus bersinergi bersama-sama”, ungkap Hatta.

Mengakhiri percakan dengan Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko, Risal Arwie menanyakan apakah ada konsumsi setiap tim menjalankan tugas, kemudian salah satu anggota tim mengatakan “Maaf pak selama sudah memasuki hari ke 12 (Duabelas), ada komsumsi tapi itu atas inisiatif ibu Sianti selaku kepala PKM Tataba, sudah dua kali beliau menyiapkannya berupa susu beruang, telur rebus, dan Vitamin C, Kami pun memahaminya karena tidak ada anggaran sekarang tersedia untuk kegiatan ini”.

Kemudian, Risal mengatakan “Ini akan kami perhatikan karena Tim harus Fit dalam melaksanakan tugas, tentunya ini berhubungan dengan apa yang dikomsumsi oleh tim selama menjalankan tugas”, tutur Risal. (AmosKominfo)

Ponding-ponding, Banggaikep.go.id – Guna antisipasi virus corona (covid-19) di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd gelar Rapat Koordinasi (Rakor) perdana dengan Tokoh-tokoh Masyarakat yang ada di Wilayah Kec. Tinangkung Utara (Tinut).

Rakor tersebut dipimpin oleh Camat Tinangkung Utara, bertempat di Kantor Kecamatan Tinangkung Utara, Rabu (1/4/2020).

Hadir dalam Rakor tersebut, anggota DPRD Banggai Kepulauan Badrin Liato SH, Kapolpos Tinangkung Utara, Kepala Puskesmas Tinangkung Utara, Sekcam Tinut dan para Kepala Desa serta Tokoh Masyarakat.

Fokus bahasan dalam Rakor perdana tersebut yaitu membahas tentang mekanisme pencegahan penyebaran covid-19 di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara dan untuk efektifitasnya dibentuk Tim Relawan.

Dari hasil Rakor tersebut menghasilkan beberapa keputusan diantaranya yaitu pembentukan Tim Relawan Pencegahan Penyebaran covid-19 mulai dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat Desa yang diharapkan bisa bekerja dengan profesional sesuai tupoksi masing-masing.

Jurnalis Dinas Kominfo BanggaiKep Feri mendapat keterangan dari Camat Sahrun,”Diharapkan setelah dibentuknya Tim Relawan ini agar secepatnya mendata kembali masyarakat yang masuk ke wilayah Kecamatan Tinangkung Utara yang berasal dari Daerah dicurigai tertular virus corona (daerah zona merah) yang mungkin tidak sempat terdata di Kabupaten”.

“Karna diketahui di Wilayah Kecamatan Tinangkung Utara ini banyak Anak-anak kita yang kuliah di Daerah yang terdampak virus corona jadi semua harus didata dengan serius termasuk para pekerja luar yang datang ke Desanya masing-masing,” Tegas Camat.

Dalam kesempatan ini pula Kapolpos Tinangkung Utara Brigpol Roby Pasongli membacakan maklumat KAPOLRI dan menghibau kepada Masyarakat agar mematuhi instruksi Pemerintah.

“Masyarakat agar mematuhi instruksi Pemerintah, sesuai maklumat KAPOLRI demi keselamatan kita bersama, agar segera memeriksakan dan mengisolasi diri bila merasa berasal dari Daerah terinfeksi covid-19”, kata Kapolpos.

Ditempat yang sama Kepala Puskesmas Tinut Adrianus S.Kep juga sempat menjelaskan tentang prosedur pencegahan penyebaran covid-19, Ia mengatakan, “Rajin-rajinlah membersihkan diri karna virus corona ini bisa tinggal dalam tubuh kita melalui kulit yang mengandung lemak tubuh dan berkembang biak selama beberapa hari sebelum masuk kedalam tubuh manusia”.

“Olehnya itu disarankan agar selalu membersihkan diri dengan sabun terutama di area tangan, karna sabun mengandung alkali yang dapat membersihkan lemak yang menempel dalam kulit kita”, kata Kapus.

Lanjut Adrianus, “Untuk lebih detail tentang prosedur pencegahan penyebaran covid-19 silahkan mempelajari di media sosial (medsos) melalui google atau youtube karna semua itu sudah tersedia disana”.

Anggota DPRD Banggai Kepulauan Badrin Liato SH, saat diwawancarai di Kantor Kecamatan mengatakan sangat mendukung upaya yang telah dilakukan oleh Camat, “Saya sangat mengapresiasi Rakor yang dilaksanakan oleh Camat Tinangkung Utara yaitu membentuk Satgas Relawan Pencegahan Penyebaran covid-19 mulai dari Kecamatan sampai ke tingkat Desa”.

“Agar Tim yang diberi tugas bisa bekerja secara profesional sesuai Tupoksi masing-masing demi keselamatan Masyarakat Indonesia pada umumnya dan Masyarakat Kecamatan Tinangkung Utara pada khususnya”, pungkas Badrin penuh harapan. (FeriKominfo)

Luksagu BanggaiKep.go.id – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Puskesmas Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan terus bersiap menjadi sarana penyangga dalam menangani kasus virus corona.

Dalam wawancara Jurnalis Kominfo BanggaiKep kepada Kepala Puskesmas Tinangkung Utara Adrianus S.Kep Selasa, ( 31/3/2020 ) mengatakan, “Puskesmas Tinangkung Utara akan bekerja sama dengan Pemerintah Desa se Kecamatan Tinangkung Utara bersama-sama melakukan pendataan kembali kepada orang-orang yang datang yang tidak sempat terdata pada pendataan awal di Pelabuhan Umum”, kata Kapus.

Lanjutnya, “Disini ada berapa Pelabuhan seperti Pelabuhan Salakan, Tataba, Lokasi, Tobing jadi memungkinkan orang bisa lewat jalur Transportasi disitu jadi mereka mereka itu sudah pasti tidak terdata”, tutur Adrianus.

Adrianus berharap agar kiranya para Kepala Desa se-Kecamatan Tinangkung Utara dapat melaporkan ke Puskesmas bila ada masyarakatnya yang baru datang dari daerah lain apalagi dari Daerah yang diduga terinfeksi virus corona agar petugas Kesehatan dapat memeriksa kesehatannya dan mendata.

Selanjutnya menurut Kapus, “Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yaitu harus mengisolasi diri bila berasal dari Daerah terinfeksi, serta mengurangi interaksi sosial ke Masyarakat”.

Salah satu upaya yang di lakukan oleh Puskemas Kecamatan Tinangkung Utara yaitu menghimbau kepada Camat, para Kepala Desa dan para Kepala Sekolah se-Kecamatan Tinangkung Utara untuk segera menyiapkan saluran air di depan perkantoran masing-masing untuk dipakai mencuci tangan sebelum beraktifitas dan sesudah.

“Menurut pantauan Puskesmas Kecamatan Tinangkung Utara sampai sekarang ini belum ada orang yang masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP)”, jelas Adrianus.

Kemudian Kapus juga menjelaskan kesiapan APD, “Mengenai kesiapan Alat Pelindung Diri (ADP), Puskesmas Tinut sampai sekarang ini masih cukup karna Kita bukan menangani pasien secara langsung sehingga memerlukan kesiapan alat pelindung diri yang lengkap, Kita cuma membatasi kontak saat pengawasan”, kata Adrianus. (FeriKominfo)