Salakan, Banggaikep.go.id Edisi Info 25 Mei 2025 — semangat menyambut bulan Zulhijah 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangkep dan DPD Wahdah Islamiyah Bangkep menyelenggarakan Tablig Akbar bertajuk “Momentum Hijrah Menuju Bangkep Berkah”. Kegiatan penuh makna ini berlangsung khidmat di Masjid Darul Hikmah, atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Pancasila, di Kelurahan Salakan.

Poto Pj.Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin , S.Sos dalam memberikan sambutan Sumber: Prokopim Bangkep.

Hadir mewakili Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Banggai Kepulauan, Suripto Nurdin, S.Sos., turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan spiritual di tengah masyarakat.

Acara ini menghadirkan dua dai kondang, yakni Ustadz Suardy Esa, SE., dan Ustadz Rahmat Bidalo, S.Pd.I., Lc., M.Pd., C.LQ. Keduanya menyampaikan tausiah yang menggugah, menyoroti pentingnya hijrah sebagai transformasi menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara individu maupun kolektif dalam membangun Bangkep yang lebih berkah dan bermartabat.

Poto Nampak Pj, Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos Memberikan Piagam Penghargaan Kepada Tokoh Agama Ustadz Suardi Esa Sumber Poto Prokopim Bangkep 

Tablig Akbar ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari Pemerintah Daerah kepada tokoh tokoh agama dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Pj. Sekda, Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos sebagai bentuk apresiasi,  atas sinergi dan kerja sama yang terjalin. Antusiasme masyarakat begitu tinggi. ratusan jamaah memenuhi area masjid penuh kekhusyukan, kehangatan ukhuwah, serta semangat kebersamaan dalam menyambut hari-hari besar Islam.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin, sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkokoh keimanan umat, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera di  Bangkep. (IKP-MEdY- KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Kepulauan dalam menggelar beberapa kegiatan, Kamis (22/5/2025).

Kegiatan tersebut antara lain, Pendampingan Pemenuhan Indikator Pengarusutamaan Gender (PUG) Di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sosialisasi Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP) Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan, serta Bimtek Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) bagi Perencana Daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Halima Umar Hamid mewakili Bupati bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati dan di hadiri Kepala Dinas P3A Prov. Sulteng, DP3AP2KB Bangkep, Narasumber serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Bangkep yang dibacakan Halima Hamid mengatakan bahwa komitmen  kita terhadap kesetaraan gender dalam pembangunan daerah tidak bisa hanya berupa wacana. Ia harus terwujud dalam praktik nyata, terutama dalam perencanaan dan penganggaran. untuk itu, kegiatan hari ini sangat strategis.

“Melalui Pendampingan Indikator Pengarusutamaan Gender (PUG), kita ingin memastikan bahwa pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan seluruh kelompok masyarakat, baik laki-laki dan perempuan, anak, lansia,  maupun  kelompok  rentan  lainnya,” ucapnya.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah Bimtek Perencanaan Dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

“Saya berharap para perencana di daerah mampu mengintegrasikan perspektif gender ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran, sehingga alokasi anggaran kita menjadi lebih     adil, tepat sasaran dan inklusif,” katanya.

“Saya juga mengapresiasi seluruh pihak yang       telah berperan dalam penyelenggaran kegiatan ini. mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk membangun sinergi dan komitmen bersama demi terwujudnya pembangunan yang setara, adil dan berpihak pada semua,” tambah Halima. (Decky-KOMINFO)

Lalong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka kegiatan Ajang Talenta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bertempat di Desa Lalong Kecamatan Tinangkung Utara, Kamis (22/5/2025).

Pembukaan kegiatan secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai ajang untuk menumbuhkan semangat kompetisi positif di kalangan pelajar.

“Ajang ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga sarana untuk mengembangkan bakat, potensi, serta karakter siswa dalam bidang olahraga dan seni budaya,” ujar Suripto.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Daerah, di antaranya:
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Bhabinkamtibmas Tinangkung Utara, Sekretaris Camat Tinangkung Utara, Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Desa Lalong
Para peserta O2SN dan FLS2N tingkat SD dan SMP.

Acara berlangsung meriah dengan diwarnai penampilan seni dari para siswa serta semangat kebersamaan yang tinggi dari seluruh peserta.

Ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang aktualisasi bagi siswa untuk berprestasi, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan cinta budaya lokal.

Sumber: Prokopim Banggai Kepulauan

Palu, Banggaikep.go.id edisi 22 Mei 2025 — Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, bersama rombongan menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Koperasi Merah Putih dan sosialisasi program MBG yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Gelora Bumi Kaktus (GBK), Palu, Kamis (22/5/2025)

Rombongan dari Kabupaten Banggai Kepulauan terdiri dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Edison E. Moligay, S.Sos., M.AP, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muhamad Aris Susanto, SE., ME., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jibran Malotes, SP., MP., serta 51 Kepala Desa, 53 Ketua BPD, dan 10 Camat dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menteri Desa PDTT RI, Yandri Susanto dalam sambutannya menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih adalah amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia sebagai strategi nasional untuk membangun kemandirian ekonomi desa. Ia menegaskan bahwa dana negara harus dikelola oleh masyarakat desa sendiri melalui koperasi, bukan hanya dikuasai segelintir orang.

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar program bantuan, tapi gerakan nasional membangun kekuatan ekonomi rakyat dari akar rumput,” tegas Yandri.

Yandri juga menginstruksikan agar seluruh desa di Sulawesi Tengah segera membentuk koperasi ini sebelum akhir Mei 2025, dengan proses legalisasi melalui akta notaris yang dibiayai Dana Desa sebesar Rp 2,5 juta. Ia menambahkan, koperasi yang telah terbentuk harus segera didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan legalitas penuh.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyoroti perlunya koperasi dalam memperkuat perekonomian desa, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Ia menyampaikan bahwa nelayan lokal saat ini masih kalah saing dan butuh dukungan koperasi agar bisa bangkit secara berdaulat.

“Desa harus menjadi motor pembangunan Sulawesi Tengah yang kuat dan sejahtera. Kita butuh koperasi sebagai alat kedaulatan ekonomi rakyat,” ujar Anwar.

Peluncuran Gerakan Koperasi Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Sementara itu, pemerintah menargetkan seluruh koperasi sudah terbentuk dan terdaftar sebelum Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025.

Poto Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey

Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey dalam keterangannya menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. “Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan provinsi yang begitu besar terhadap penguatan ekonomi desa. Ini bukan sekadar slogan pembangunan dari desa, oleh desa, dan untuk desa — tetapi sebuah tekad nyata yang kini diwujudkan. Kami berkomitmen mendorong tumbuhnya koperasi-koperasi unggul yang profesional dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Serfi.

Poto Kepala Dinas PMD Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, SE.,ME

Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 12 desa di Banggai Kepulauan yang menyelesaikan musyawarah desa khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih. Ia menargetkan seluruh desa akan menyelesaikan pembentukan koperasi pada 30 Mei 2025, dan pendaftaran di notaris rampung pada akhir Juni 2025.

Kehadiran rombongan Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional pemberdayaan desa serta kesiapan menghadirkan koperasi sebagai garda terdepan ekonomi kerakyatan di pelosok negeri. (IKP Medi-KOMINFO)

 

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Audiensi penting berlangsung antara jajaran pemerintah daerah Banggai kepulauan dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) untuk membahas pengembangan layanan perpustakaan dan peningkatan literasi masyarakat, Rabu (21/5/2025).

Kegiatan bertempat di Gedung Perpusnas RI dan diterima langsung oleh Sekretaris Utama dan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Perpusnas, serta dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, anggota dewan, Kepala Dinas Bapedda, Kepala Dinas Perpustakaan, Sekretaris Perpustakaan, dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Dalam audiensi tersebut, beberapa usulan strategis disampaikan, antara lain pembangunan gedung layanan kantor perpustakaan dengan lahan yang sudah disiapkan, serta peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (IPLM) sebagai tolak ukur kemajuan literasi di Banggai Kepulauan.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan terkait pengembangan kawasan pendidikan sesuai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), yang diharapkan dapat mendukung ekosistem pendidikan dan literasi yang lebih baik.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Perpusnas dalam memperkuat literasi berbasis inklusi sosial dan transformasi digital, sebagaimana terlihat dalam berbagai program dan seminar nasional yang digelar Perpusnas tahun ini.

Perpusnas juga aktif menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk memperluas akses dan kualitas layanan perpustakaan di seluruh Indonesia.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan pembangunan fasilitas perpustakaan dan peningkatan literasi masyarakat dapat berjalan sinergis, mendukung kemajuan pendidikan dan budaya baca yang lebih merata di daerah Banggai Kepulauan. (Decky-KOMDIGI)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melakukan audiensi dengan Kepala Biro Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di kantor KKP Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan dan turut didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Ferdy Salamat. ST. M.Si Kepala Bappeda Dr. Ariyono Orab, S.Pd.S.Sos.,MM serta sejumlah perwakilan dari LSM (NGO) yang aktif dalam isu kelautan dan lingkungan.

Audiensi ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemkab Banggai Kepulauan untuk menjalin sinergi dengan pemerintah pusat dalam penguatan sektor kelautan dan perikanan. Beberapa isu penting yang menjadi pokok bahasan meliputi pengembangan program pemberdayaan nelayan, perlindungan kawasan konservasi laut, serta peningkatan kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan iklim dan tantangan ekonomi.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady dalam pertemuan tersebut menekankan perlunya dukungan konkret dari pemerintah pusat guna mengakselerasi pembangunan sektor perikanan yang inklusif dan berkelanjutan di daerahnya.

“Kami membawa harapan dan aspirasi masyarakat pesisir untuk mendapatkan perhatian lebih dalam bentuk program dan kebijakan yang tepat sasaran. Kolaborasi dengan KKP sangat penting bagi kemajuan sektor kelautan di daerah kami,” ujar Bupati.

Kepala Biro Perencanaan KKP menyambut baik masukan dari Pemerintah Daerah dan menyatakan kesiapan kementerian untuk memperkuat kerja sama dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan daerah.

Selain itu, perwakilan NGO yang hadir turut menyampaikan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dan data ilmiah dalam pengelolaan sumber daya laut, serta membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam program bersama.

Dengan pertemuan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem kelautan yang sehat, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.MT didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Ferdy Salamat, ST. M.Si, Kepala Bappeda Ariyono Orab, S.Pd.S.Sos.M.Si serta beberapa perwakilan LSM (NGO) yang aktif dalam bidang kelautan dan perikanan melaksanakan audiensi dengan Kepala Biro Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Banggai Kepulauan. Fokus utama pembicaraan mencakup penguatan kapasitas nelayan, pengelolaan wilayah pesisir berbasis ekosistem, serta dukungan program konservasi laut yang sejalan dengan kebijakan nasional.

Bupati menyampaikan bahwa wilayah Banggai Kepulauan memiliki potensi kelautan yang besar dan perlu didukung oleh program-program strategis pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan sumber daya laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami berharap dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat mempercepat realisasi program pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan nelayan kami,” ujar Bupati.

Kepala Biro Perencanaan KKP menyampaikan apresiasi atas inisiatif audiensi dari Pemkab Banggai Kepulauan dan menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan serta siap memperkuat sinergi melalui program kerja bersama.

Audiensi ini juga dimanfaatkan oleh NGO pendamping daerah untuk mempresentasikan berbagai inisiatif yang telah berjalan, termasuk riset dan pendampingan komunitas pesisir di wilayah Banggai Kepulauan.

pertemuan ini, diharapkan tercipta langkah-langkah konkrit yang dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan kelautan berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id Polres Banggai Kepulauan Gelar Forum Konsultasi Publik Demi Pelayanan Kepolisian yang Lebih Optimal Kepolisian Resor, (Polres) Banggai Kepulauan melaksanakan Forum Konsultasi Publik bertemakan “Demi Tercapainya Pelayanan Publik Kepolisian yang Optimal dan Maksimal” bertempat di Aula Polres Bangkep, Jln. Bhayangkara No. 21, Salakan, Selasa (20/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi dan masukan dari berbagai unsur masyarakat serta instansi pemerintah guna meningkatkan mutu layanan publik kepolisian di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Staf Ahli Setda Rahmad Labou, S.STP, M.A.P., Pabung 1308 LB Mayor Inf. Moh. Salam Lubis, Waka Polres Bangkep Kompol Abidin, Ketua FKUB Kab. Bangkep Drs. H. Ahmad Yani, serta pejabat perwira Polres Bangkep.

Selain itu, turut hadir pula Kepala Kantor Departemen Agama Kab. Bangkep yang diwakili oleh Zainudin Adam, S.Ag, Sekban Kesbangpol Kusmanto Malotes, SH., Sekretaris Dinas Sosial Kurdia, S.Hut, Sekretaris Dinas Kesehatan Rianglala, SKM, Kabid Dikbud Lamaran, S.Pd, Kepala Dinas Pariwisata dr. Jems Pinintoan, Sekretaris Dinas Kominfo Kornelius Bisala, S.Sos, Kabid IKP Kominfo M. Yamin, S.Kom, serta tokoh agama Ustadz Anwar Lamiju.

Dalam sambutan Kapolres Bangkep yang diwakili oleh Waka Polres Kompol Abidin, disampaikan bahwa salah satu prioritas utama institusi kepolisian adalah optimalisasi pelayanan publik.

“Sistem penilaian terhadap layanan publik dilaksanakan dua kali dalam setahun. Pelayanan ini menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas tugas-tugas layanan publik seperti fungsi Serse, Lalu Lintas, hingga Intelkam. Dalam upaya pencegahan praktik pungli, Polres Bangkep akan membentuk Satgas Saber Pungli yang dijadwalkan mulai bertugas di Kecamatan Bulagi pada 5 Juni 2025 mendatang.

Lebih lanjut, Kompol Abidin menekankan pentingnya menyampaikan seluruh kebutuhan dan masukan pelayanan publik ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) demi peningkatan mutu layanan serta kepuasan masyarakat.

Kegiatan Forum Konsultasi Publik ini mencerminkan komitmen Polres Banggai Kepulauan dalam mewujudkan institusi kepolisian yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik. (Roy-KOMDIGI)

Jakarta,  Banggaikep.go.ig  — Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., turut menghadiri kegiatan Sarasehan Kebangsaan bertajuk “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Perubahan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya”, yang diselenggarakan di Gedung Nusantara IV, MPR-RI, Jakarta. Selasa 20 Mei 2025

Kegiatan ini merupakan forum strategis yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, serta para kepala daerah dari seluruh penjuru tanah air. Sarasehan ini menjadi ajang penting dalam menyatukan visi nasional menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berubah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa di tengah ketidakpastian global, bangsa Indonesia harus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi ideologis dan moral dalam menghadapi tantangan zaman.

“Perubahan geopolitik dunia memberikan tantangan sekaligus peluang. Kita harus bersatu, memperkokoh Pancasila, dan menjadikan Indonesia negara yang kuat, adil, dan sejahtera,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para peserta.

Bupati Rusli Moidady menyambut positif kegiatan ini dan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan siap untuk berperan aktif dalam menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional.

“Sarasehan ini sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi saat ini. Kami di daerah tentu memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat kebangsaan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat,” ujar Rusli.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan global, serta membangun Indonesia Raya yang berdaulat, maju, dan berkeadilan. (IKP Kominfo MEDI)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT melakukan audiensi bersama Kepala Biro Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di kantor KKP, Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan, Ferdy Salamat, ST.,M.Si Kepala Bappeda, Dr Ariyono Orab., S.Pd. S.Sos., MM serta sejumlah perwakilan dari organisasi non-pemerintah (NGO) yang bergerak di bidang kelautan dan konservasi.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Banggai Kepulauan. Salah satu fokus utama pembahasan adalah peningkatan program pemberdayaan nelayan, pengelolaan kawasan konservasi laut, serta dukungan terhadap ekonomi biru yang berkelanjutan.

Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan berbagai potensi kelautan yang dimiliki wilayahnya, serta tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir. Ia berharap dukungan dari KKP dalam bentuk program strategis dan alokasi anggaran dapat ditingkatkan demi kesejahteraan nelayan lokal dan keberlanjutan ekosistem laut.

Kepala Biro Perencanaan KKP menyambut baik inisiatif Pemkab Banggai Kepulauan dan menyatakan komitmen kementerian untuk terus mendukung upaya pembangunan sektor kelautan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.

Pertemuan ini juga diwarnai diskusi dengan perwakilan NGO yang turut memaparkan hasil pendampingan dan riset di wilayah Banggai Kepulauan, serta usulan kerja sama program ke depan.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konstruktif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra pembangunan demi masa depan laut yang lestari dan masyarakat pesisir yang sejahtera. (IKP-KOMINFO)