Ambelang, BanggaiKep.go.id- Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai Kepulauan kembali melaksanakan kegiatan dalam rangka program “Satpol PP Berkah Seru (Siswa Sekolah dan Guru)” yang kali ini berlangsung di SMP Negeri 3 Tinangkung, Desa Ambelang, Senin (22/9/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi tugas dan fungsi Satpol PP dan Damkar dalam penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat sebagaimana diatur dalam peraturan daerah. Fokus utama kegiatan adalah sosialisasi Pasal 21 ayat (1) Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum yang menegaskan:

“Setiap pelajar dilarang berada di luar lingkungan sekolah pada jam pembelajaran, kecuali untuk kepentingan tertentu dan atas izin dan/atau diketahui oleh pihak sekolah yang dibuktikan dengan surat keterangan/izin.”

Selain sosialisasi perda, kegiatan juga dirangkaikan dengan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Turut hadir Anggota Sat Pol PP dan Pemadam kebakaran serta Siswa-siswi SMP Ambelang. (Roy-KOMDIGI)

Palu, BanggaiKep.go.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan penelitian pengembangan (Bappeda & Litbang) Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti Best practice Penyusunan Logical Framework Kinerja Terintegrasi Perangkat Daerah melalui aplikasi Berkah Selaras.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15 Juli 2025 dan 1–4 September 2025 dilakukan di Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Palu, sebagai tindak lanjut dari adopsi sistem Berani Selaras.

Bimtek ini merupakan bagian dari implementasi Rancangan Aksi Perubahan “Berkah Selaras” dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Tahun 2025. Kegiatan tersebut bertujuan memperoleh pembelajaran, arahan teknis, serta praktik terbaik (best practice) dari Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendukung penyempurnaan dan penerapan sistem di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Study banding best practice pertama dilakukan pada tanggal 15 Juli 2025 dihadiri oleh Kepala Bidang Makro, Kabid Sosbud, Kabid Ekonomi, Kabid Fispra dan berapa fungsional bappeda & litbang dan ortal Bangkep.

Study banding Best Practice kedua dilakukan selama 4 hari. Pada hari kedua dan ketiga, yakni 2–3 September 2025, kegiatan dihadiri oleh Hermanto Mar’un, S.P.,M.P (Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Sulteng) dan Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si (Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan).

Sementara itu, Tim Arsitektur Kinerja Provinsi Sulawesi Tengah yang hadir antara lain: Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng, Mappatoba Andi, S.H., M.Eng. – Wakil Koordinator Tim Teknis, Azwan, S.Pi., M.Si. – Staf Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Provinsi Sulteng, Nurezqi, S.E., M.M. – Staf Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng, Ario Sadewo Putra, S.P.W.K. – Staf Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng.

Adapun tujuan Bimtek ini untuk memperkuat sistem cascading kinerja dan penganggaran terintegrasi. Hasil kegiatan yang diharapkan mencakup: Kemudahan mengukur kinerja perangkat daerah dan individu ASN, Ketepatan pencapaian target kinerja perangkat daerah dan ASN, Evaluasi kinerja yang objektif sebagai dasar pemberian reward dan punishment, Mengukur ketercapaian visi dan misi kepala daerah dan Peningkatan nilai SAKIP Pemerintah Daerah serta peluang memperoleh reward Rp12 miliar dari pemerintah pusat.

Dengan adanya kegiatan ini, Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah berharap implementasi aplikasi Berkah Selaras dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah berbasis kinerja dan akuntabilitas. (Sumber: Bidang Sosbud Bappeda Bangkep)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan sosialisasi Program Makanan Bergizi Nasional (MBG), Program ini bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia dan Bangsa ini, kemudian bagaimana bisa menurunkan stunting dan gizi buruk serta bagaimana bisa meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, Senin (22/09/2025).

Kegiatan bertempat di Aula Bappeda dan Litbang dan di hadiri Dandim L/B 1308, Ketua DPRD, Kepala Kantor PPG Prov. Sulteng, Kapolres, Kajari, Ketua Bawaslu, Ketua KPU, Kepala OPD Lingkup Pemda serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan terima kasih dan ucapan selamat datang kepada Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi setiawan bersama rombongan yang berkesempatan hadir bersama di Banggai Kepulauan.

“Agenda pertemuan kita sosialisasi program makanan bergizi gratis kita tahu bersama bahwa program ini adalah program dari Pemerintah pusat yang tentu didukung oleh seluruh pemerintah baik provinsi maupun kabupaten seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Rusli.

Menurutnya, anak-anak yang terdampak keracunan makanan bergizi gratis (MBG) bukanlah disebabkan oleh programnya yang keliru, tetapi tata kelola di dapur, “Ke depan harus benar-benar mendapat perhatian dan pengawasan yang tepat sehingga apa yang terjadi di tempat ini tidak terulang lagi,” tegas Bupati.

“Kita berharap insyaallah ke depan yang menjadi pelajaran penting bagi kita semuanya sehingga tujuan yang mulia ini Insyaallah bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat Banggai Kepulauan khususnya,” tambahnya.

“Saya secara pribadi maupun Pemerintah Daerah menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada kita semuanya pada masyarakat umum,” ujar Rusli.

Ia melaporkan bahwa pasien kurang lebih 200 lebih sudah kembali ke rumah dan dinyatakan sehat, “Ada beberapa yang sedang dirawat tapi alhamdulillah kondisinya tidak ada yang kritis semuanya tinggal menunggu waktu untuk kembali ke rumah,” tuturnya.

Dalam sambutan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III Rudi Setiawan mengatakan bahwa beliau merupakan penanggung jawab di wilayah III. “Saya bertanggung jawab di Wilayah III, jadi kalau pembagian wilayah kita di bagi menjadi tiga wilayah, wilayah satu Pulau Sumatera dari mulai Aceh sampai Lampung membawahi 10 Provinsi kemudian itu wilayah 2 Pulau Jawa dan Madura membawahi 8 Provinsi dan kami wilayah tiga membawahi 22 Provinsi dari mulai Kalimantan, Bali, Sulawesi, Ntt, Ntb, Maluku, Maluku Utara sampai Papua,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan bahwa Tugasnya selain melaksanakan pemantau dan pengawasan tugasnya juga apabila ada kejadian-kejadian luar biasa, beliau akan datang ke wilayah tersebut. “Jadi kami datang ke wilayah kabupaten Banggai Kepulauan ini kesannya jadi tidak baik karena ada kasus ini,” katanya.

Kunjungan ini menekankan fokus pada penanganan kasus dan pemulihan pasien pasca insiden keamanan pangan terkait program MBG di Banggai Kepulauan.

Saat ini juga banyak beredar di masyarakat oknum-oknum yang mengatasnamakan BGN kemudian yayasan yayasan mengatasnamakan BGN, intinya adalah meminta sejumlah dana bahwa apabila mitra ingin bermitra dengan BGN yang jadikan dapur itu tidak dipungut biaya sepeserpun, kalau ada itu berarti penipuan nanti akan diproses oleh pihak Kepolisian.

“Jadi pesan yang akan saya sampaikan dari video tersebut adalah bahwa program makan bergizi gratis ini bukan program dadakan, program yang tiba-tiba ditimbulkan oleh bapak presiden pada saat debat jadi program ini pada saat bapak presiden masih menjabat sebagai menteri pertahanan beliau sudah membuat satu dapur percontohan pada bulan januari 2024 di kabupaten warungkiara kecamatan morgan kabupaten sukabumi,” pungkasnya.

“Januari 2024 dari sebuah ruko yang disekat untuk dijadikan dapur percontohan, kemudian mengapa perlu dilakukan evaluasi dapur harus distandarisasi secara National karena kita memberikan makan bergizi jadi dapur dapur nanti yang akan dilibatkan dalam program ini harus ada standar memenuhi 16 syarat yang harus ada di dalam dapur, jadi tidak bisa seenaknya apabila mitra ingin membangun dapur secara sendiri, harus di standarisasi,” jelasnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Direktur Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah III, Kol. Arm. Rudi Setiawan, S.IP., M.Han, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Trikora, dalam rangka meninjau langsung kondisi pasien terdampak kejadian luar biasa terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banggai Kepulauan, Minggu (21/9/2025).

Kunjungan ini turut didampingi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, bersama unsur Forkopimda dan pejabat terkait lainnya, sebagai bentuk perhatian dan evaluasi bersama atas peristiwa yang menjadi perhatian nasional tersebut.

Dalam penyampaiannya, Direktur RSUD Trikora, dr. Feldy Deki, SpB, FinaCS, menyampaikan ucapan syukur atas kunjungan tersebut serta menyampaikan perkembangan penanganan pasien:

“Sejak tanggal 17 hingga dini hari 21 September 2025, total kunjungan mencapai 338 pasien. Dari jumlah itu, sebanyak 317 pasien sudah pulang, 88 kasus tercatat sebagai pasien yang sempat kembali, dan saat ini tersisa 21 pasien yang masih dalam perawatan,” ungkap dr. Feldy.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk pengadaan alat kesehatan, serta perlunya perhatian terhadap kesiapan rumah sakit dalam menangani kejadian serupa di masa mendatang.

Selanjutnya Direktur BGN Wilayah III Kol. Arm. Rudi Setiawan dalam arahannya menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang menimpa ratusan siswa akibat makanan yang dikonsumsi melalui program MBG. Ia menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat di dapur pelayanan gizi.

“Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Mulai dari proses pemasakan, pemilihan bahan baku, hingga distribusi makanan, semuanya harus sesuai prosedur dan diawasi dengan ketat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar dapur-dapur penyedia makanan bergizi harus dilengkapi water heater, peralatan higienis, serta petugas yang bekerja sesuai standar. Pemerintah melalui BGN juga akan terus memberikan dukungan anggaran dan perlindungan kerja, termasuk jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk seluruh relawan dan tenaga dapur.

“Yang menggaji Bapak/Ibu adalah pemerintah, bukan mitra. Bekerjalah dengan hati dan ikhlas, karena kita melayani anak-anak kita. Jangan ada bahan makanan kadaluarsa, jangan ada yang membawa pulang makanan. Ini semua untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan memberikan perhatian atas peristiwa ini, khususnya Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III serta tim dari RS Wahidin.

“Kita semua belajar dari kejadian ini. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami di daerah untuk memperbaiki sistem pelayanan, khususnya pada sektor pemenuhan gizi,” kata Bupati.

Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjamin keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak penerima manfaat program MBG.

Turut hadir Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkan Supu, S.Th.I., MH, Pj. Sekda Banggai Kepulauan, Suripto Nurdin, S.Sos, Dandim 1308/LB, Letkol Kav. Azhar Hamid, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Ryan Afriandi Setiawan Putra, S.T., Tenaga Pendukung Sarpras, Yudhi Riandy Pk Lamarauna, SSTP., MAP., Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Sulteng, Andre Paschal Lapod, Kepala Regional Prov. Sulteng, Fitri Utami, Wakil Regional Prov. Sulteng, Pj. Pabung 1308/LB, Letda Kav. Rahman R. Luande, Tim medis dari RS Wahidin Makassar dan jajaran RSUD Trikora Salakan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO menerima kunjungan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah III, Kol. Arm. Rudi Setiawan, S.IP., M.Han, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan, Sabtu (20/9/2025).

Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait. Hadir pula Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sulawesi Tengah Yudhi Riandy Pk Lamarauna, S.STP., M.AP., Kepala Regional Provinsi Sulawesi Tengah Andre Paschal Lapod, Wakil Regional Sulawesi Tengah Fitri Utami, Dandim 1308/LB Letkol Kav Azhar Hamid, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K., serta Direktur RSUD Trikora Salakan dr. Feldy  Deki, Sp.B. FinaCS

Dalam penyampaiannya, Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III Kol. Arm. Rudi Setiawan menjelaskan mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian penting dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

“SPPG merupakan unit layanan yang menyediakan makanan bergizi bagi murid sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta kelompok rentan lainnya. Selain itu, SPPG juga berfungsi mengelola dapur umum yang memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan gizi,” jelas Rudi Setiawan.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa fungsi utama SPPG adalah memastikan mutu menu, kandungan gizi, penyimpanan, hingga distribusi makanan, sehingga benar-benar bermanfaat bagi penerima. BGN menargetkan pembangunan 30.000 unit SPPG di seluruh Indonesia, dan hingga saat ini ribuan unit telah beroperasi.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja, Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III bersama rombongan dijadwalkan melakukan peninjauan ke RSUD Trikora Salakan dan Dapur MBG Kabupaten Banggai Kepulauan pada Minggu (20/9/2025).

Kegiatan penerimaan tamu ini berjalan aman, lancar, serta mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKeo.go.id – Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat bersama tim medis tiba di Kabupaten Banggai Kepulauan pada Sabtu, (20/9/2025) melalui Lapangan RTH Salakan, Jalan Bukit Trikora, Kelurahan Salakan, Kecamatan Tinangkung.

Kehadiran tim ini didampingi langsung oleh Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan sebagai langkah percepatan penanganan korban insiden keamanan pangan yang terjadi beberapa hari terakhir.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua BGN Pusat bersama tenaga medis spesialis dari RSUP Wahidin Makassar dan RS Dody Sardjoto, dengan dukungan penuh unsur TNI AU dan tim protokoler BGN. Turut serta tim medis yang membawa berbagai perlengkapan obat-obatan penting untuk menunjang penanganan pasien di RSUD Trikora Salakan.

Penyambutan kedatangan tim pusat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, Dandim 1308/LB Letkol Kav Azhar Hamid, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan, Ketua DPRD Banggai Kepulauan Arkam Supu, unsur Kodim, serta Direktur RSUD Trikora Salakan dr. Fedly Deki.

Setelah penyambutan, rombongan langsung meninjau situasi pasien dan menggelar rapat bersama Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan di RSUD Trikora Salakan.

Direktur RSUD Trikora, dr. Fedly, melaporkan bahwa sejak 17 September hingga 20 September 2025, tercatat sebanyak 335 pasien masuk, 301 di antaranya sudah dinyatakan pulih dan dipulangkan, sementara 34 pasien masih dalam perawatan. Seluruh update data pasien selanjutnya akan disampaikan secara resmi melalui direktur rumah sakit agar tidak terjadi simpang siur informasi.

Sementara itu, tim dokter spesialis menyampaikan kondisi pasien, termasuk tiga pasien yang dirawat di ICU dalam keadaan stabil dan tidak mengalami gejala kerusakan syaraf. “Yang perlu diperhatikan adalah dukungan psikis pasien, karena banyak dari mereka mengalami kecemasan,” jelas salah satu dokter.

Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP Ronaldus Karurukan, menambahkan bahwa kepolisian telah melakukan pengamanan di RSUD Trikora, mengevakuasi pasien dari puskesmas, serta mengamankan dapur sehat. Pihak kepolisian juga telah memeriksa 20 saksi dan mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium kesehatan masyarakat Donggala.

Pada pukul 16.00 WITA, konferensi pers dilaksanakan di ruang rapat RSUD Trikora bersama Tim Investigasi BGN dan jajaran medis. Dalam penyampaiannya, dr. Fedly menegaskan bahwa sebagian besar pasien menunjukkan gejala awal berupa pusing, sakit kepala, sesak napas, mual, nyeri dada, dan gatal-gatal. Sebagian besar pasien merupakan pelajar SD, SMP, dan SMA.

Hingga Sabtu (20/9) pukul 10.48 WITA, dari 335 pasien yang dirawat, 171 telah pulih dan dipulangkan, sementara 34 pasien masih menjalani perawatan. Pihak rumah sakit bersama tim BGN terus melakukan monitoring intensif dan penanganan sesuai rekomendasi dokter spesialis.

“Dengan dukungan tenaga medis dari pusat serta kolaborasi lintas sektor, kami akan terus memaksimalkan pelayanan medis dan memberikan informasi resmi kepada publik secara berkala,” ujar dr. Fedly.

Kehadiran Ketua BGN Pusat dan tim medis di Banggai Kepulauan mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah daerah. Selain memperkuat layanan kesehatan darurat, langkah ini juga menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk memperbaiki pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Banggai Kepulauan.

“Program MBG adalah program nasional yang baik. Tugas kita bersama adalah memastikan pelaksanaannya berjalan aman, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup dr. Fedly.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan ketat dari aparat TNI-Polri serta dukungan penuh Pemda Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap musibah yang menimpa para pelajar di wilayah Ibu Kota Salakan, Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Banggai Kepulauan menyalurkan bantuan dana kepada siswa-siswa yang terdampak kasus keracunan massal akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan, pada Sabtu, 20/09/2025.

Kejadian luar biasa (KLB) ini terjadi pada Rabu, 17 September 2025, yang menyebabkan ratusan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA harus mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Trikora setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis yang diduga terkontaminasi.

Koordinator Presidium (Korpres) MD KAHMI Banggai Kepulauan yang di wakili Presedium MD KAHMI Banggai Kepulauan, Risno Salim serta serta para pengurus MD KAHMI dan  Kohati menyampaikan bahwa Kegiatan ini ada wujud Kepedulian Kami dan keprihatinan mendalam atas musibah keracunan massal akibat makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa pala Pelajar di Banggai Kepulauan, Penyerahan Donasi yang  dilakukan Jajaran Pengurus MD KAHMI BANGKEP Langsung memberikan kepada Orang Tua Siswa sebagai bentuk empati dan solidaritas dari keluarga besar KAHMI terhadap musibah yang di alami oleh pelajar Khususnya yang berada di Ibu Kota Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan. Dalam keterangannya, Risno Salim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian mendalam dari keluarga besar KAHMI atas musibah yang menimpa para pelajar.

Sementara itu, Muslim Abd. Bakara, selaku salah satu pengurus MD KAHMI Banggai Kepulauan menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan aksi sosial  dari dukungan kolektif KAHMI di beberapa daerah Sulawesi Tengah Kami hadir di sini bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa doa, empati, dan solidaritas dari seluruh jajaran pengurus MD KAHMI Banggai Kepulauan. Ini adalah bentuk perhatian kami terhadap dunia pendidikan dan keselamatan anak-anak generasi penerus bangsa, Semoga ini bisa sedikit meringankan beban dan memberikan semangat bagi adik-adik pelajar serta keluarganya, ujarnya.

Sebagaimana diketahui, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sebagai strategi besar membangun Generasi Emas Indonesia generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Meskipun dalam pelaksanaannya masih menghadapi tantangan, termasuk peristiwa yang tidak diharapkan seperti di Banggai Kepulauan, namun semangat dan optimisme untuk terus menyempurnakan program ini tetap menjadi komitmen bersama. Kita berharap musibah ini menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak agar ke depan implementasi program MBG dapat berjalan lebih baik dan aman, demi masa depan anak-anak kita yang lebih cerah. (IKP- DeKy-KOMINFO)

 

Tinangkung Utara, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Dinas Sosial melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penguatan Sinergi Lintas OPD Dalam Pelayanan Sosial Terpadu (PESONA) Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (19/9/2025).

Kegiatan ini berlangsung di kantor Kecamatan Tinangkung Utara dan dibuka secara resmi oleh Camat Tinangkung Utara Bapak Umara Pundeng Ali,S.Pd,SH.MH diikuti oleh 18 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Kasi Kesra Desa dan Sahabat PESONA.

Dalam sambutannya Camat Tinangkung Utara menyampaikan apresiasi terhadap Aksi Perubahan Penguatan Sinergi Lintas OPD Dalam Pelayanan Sosial Terpadu (PESONA) Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan yang diinisiasi oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan dan mengharapkan para kepala desa di wilayahnya bisa bersinergi dan membantu Dinas Sosial dalam pemuktahiran dan validasi data karena Data yang tidak valid, usang, dan tidak terintegrasi antar-OPD telah menjadi penyebab utama bansos salah sasaran.

Fenomena ini memunculkan ketidakadilan sosial, inefisiensi anggaran, dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap efektivitas program pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan Sitti Kurdia Makkawaru, S.Hut.,MM menyampaikan bahwa pada milestone jangka menengah aksi perubahan PESONA akan dibuat web pelayanan sosial terpadu yang mudah diakses masyarakat melalui kanal digital sebagai wadah konsultasi/pengaduan sehingga tidak perlu ke kantor Dinas sosial untuk mendapatkan layanan sosial.

Pada hari yang sama kegiatan sosialisasi dilanjutkan di Kecamatan Totikum Selatan yang dibuka oleh Camat Totikum Selatan Bapak Kodratullah Labas,S.Pi,MM. Adapun yang hadir pada kesempatan ini sebanyak 19 orang yaitu , Kasi Kesra Kecamatan dan Desa, sekdes, staf kecamatan, dll. (Sumber: Dinsos Bangkep)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan gelar pelatihan Tim Teknis Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2025 bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Ikhsan Nursin, SP.d.,MM dan turut dihadiri para Proktor atau Tenaga Teknis (IT) Aplikasi khususnya yang menangani Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer SD se-kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Kadis Dikbud menyampaikan bahwa kegiatan ANBK merupakan salah satu bentuk transformasi kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan sistem evaluasi pendidikan yang lebih objektif, transparan, dan sesuai dengan perkembangan zaman. “ANBK bukan lagi sekadar ujian biasa, tetapi sebuah upaya untuk memotret kualitas pembelajaran di sekolah kita melalui pendekatan teknologi informasi,” ucapnya.

‎Ia menekankan peran Proktor/Operator menjadi sangat penting, mereka adalah garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelaksanaan ANBK di sekolah masing-masing.

“Tantangan yang kita hadapi tentu tidak ringan, karena bukan hanya soal menjalankan aplikasi atau perangkat, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah,” terang Kadis.

‎Kadis Ikhsan Nursin memaparkan bahwa Kualitas SDM Operator harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan zaman. “Pemerintah pusat telah menyiapkan kebijakan, sistem, dan instrumen berbasis IT, namun keberhasilan di lapangan sangat bergantung pada kesiapan dan ketangguhan Bapak/Ibu sekalian dalam mengoperasikan, mengawal, dan menyelesaikan setiap kendala teknis yang muncul,” jelasnya.

‎”Saya berharap Bapak/Ibu tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis semata, tetapi juga membangun mental siap, sikap profesional, serta semangat belajar yang berkelanjutan. Kita ingin membuktikan bahwa SDM pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan mampu bersaing dan siap menjalankan kebijakan nasional dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

‎Selain itu, sebagai penyelenggara kegiatan ANBK ini diharapkan agar pelatihan ANBK tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan informasi yang benar-benar bermanfaat untuk peningkatan baik kualitas mutu pendidikan dan SDM berbasis IT. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Sekretaris Daerah Suripto Nurdin buka secara resmi kegiatan penguatan kelompok kerja (POKJA) bunda paud Kabupaten Banggai Kepulauan di ruang rapat kantor bupati, Kamis (18/9/2025).

Dalam sambutannya Sekda mengatakan Peran Bunda Paud sangatlah strategis dalam mendorong terwujudnya layanan paud yang holistik dan integratif, tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada kesehatan, gizi, perlindungan, dan kesejahteraan anak secara menyeluruh.

Oleh karena itu, kelompok kerja atau pokja bunda paud memiliki peran penting sebagai mitra kerja bunda paud dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi program-program paud yang berkualitas di wilayah masing-masing.

Kegiatan ini di laksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas pokja bunda paud, agar memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai tugas dan fungsi mereka, pendampingan teknis yang akan di lakukan di semua jenjang, baik tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, merupakan langkah konkret untuk menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan.
Sekda juga berharap melalui kegiatan ini, Pokja Bunda Paud dapat menyusun rencana kerja yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan, Pelaksanaan program program paud dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat lokal, Evaluasi terhadap program yang telah berjalan dapat di lakukan secara objektif dan menjadi dasar dalam perbaikan kedepan.

“Mari kita bersama-sama membangun komitmen yang kuat, karena kualitas paud hari ini adalah pondasi sdm unggul di masa depan. Banggai Kepulauan membutuhkan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter. dan itu semua bermula dari anak usia dini,” ujar Suripto.

Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan anak-anak kita,” tutupnya.

Turut hadir Bunda Paud Banggai Kepulauan, Kadis Perpustakaan dan kearsipan, Sekertaris Dikbud, Narasumber Pokja Provinsi serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)