Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan Gelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Program Kerja Triwulan I Tahun 2025 yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (24/06/2025).

Rakor dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey dan turut dihadiri Pj. Sekertaris Daerah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Prov. Sulteng, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala OPD Lingkup Pemda, Direktur Utama BPRS, Pimpinan Bank Rakyat Indonesia Unit Salakan, Pimpinan PT. Bank Sulteng Cabang Salakan, Pimpinan Kantor Cabang Pembantu PT. Bank Mandiri, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Serfi Kambey mengatakan bahwa Pelaksanaan rapat koordinasi ini adalah merupakan pertemuan rutin yang diadakan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan terkait dalam rangka meningkatkan akses keuangan yang lebih luas dan merata di Daerah.

Rapat ini bertujuan untuk memantau progres program-program pemerintah, mengevaluasi capaian kinerja TPAKD, membahas rencana kerja, serta merumuskan inisiatif dan program unggulan untuk mendukung program pemerintah pusat di sektor inklusi keuangan.

TPAKD memiliki beberapa peran penting yakni, meningkatkan akses keuangan,
meningkatkan literasi dan inklusi keuangan,
mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, dan koordinasi antar instansi.

Wabup juga memaparkan program kerja TPAKD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2025 antara lain:

Pertama : Percepatan dan perluasan akses keuangan masyarakat melalui agen laku pandai, tujuannya adalah untuk mempercepat dan memperluas akses keuangan masyarakat, terutama bagi mereka yang belum terlayani oleh layanan perbankan konvensional, dengan menyediakan produk dan layanan keuangan yang sederhana, mudah dipahami, dan sesuai kebutuhan.

Kedua : Bangkep cerdas financial, tujuannya untuk meningkatkan kecerdasan finansial masyarakat di kabupaten banggai kepulauan, sehingga mereka dapat mengelola keuangan secara lebih baik, meningkatkan perekonomian keluarga, dan mengurangi angka kemiskinan.

Ketiga : Pengembangan potensi ekonomi unggulan daerah melalui business matching, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menjembatani pelaku usaha, investor, dan pemerintah daerah. fokus utamanya adalah pada sektor-sektor potensial seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Keempat : Bangkep going cashless melalui penggunaan Qris, bertujuan untuk membuat pembayaran digital lebih mudah, efisien, dan transparan, baik bagi pengguna maupun penjual.

Kelima : Gemar investasi sulawesi tengah melalui investasi saham, bertujuan seperti daerah lain, adalah untuk mendapatkan keuntungan finansial, baik melalui capital gain maupun dividen.

Keenam : Mainda ba tabung melalui simpanan pelajar (simpel), bertujuan mengedukasi tentang perencanaan keuangan kepada para pelajar untuk membiasakan menyisihkan sebagian uang dan membangun kebiasaan menabung yang baik. dengan kata lain, simpanan pelajar bukan hanya sekadar tabungan, tetapi juga merupakan sarana edukasi dan pembentukan karakter yang penting bagi generasi muda.

“Saya berharap kepada semua stakeholder, dalam hal ini Pemerintah Daerah dan industri jasa keuangan agar kita bersama-sama mendukung semua program kerja tim percepatan akses Keuangan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan fokus pada peningkatan akses keuangan yang inklusif serta mendukung pertumbuhan Ekonomi Daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, Wabup juga menyampaikan penghargaan dan berterima kasih kepada Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah atas semua dukungan pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi tim percepatan akses keuangan Daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan sehingga dapat terlaksana. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, Banggaikep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan diwakili Staf Ahli Tomy Luasusun membuka secara resmi Kegiatan Pelatihan Fotografi Bagi Pengurus Daya Tarik Wisata Yang Ada di Banggai Kepulauan, Selasa (24/06/2025).

Kegiatan bertempat di Cafe Botani Jalur 2 Kota Salakan dan di hadiri Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan beserta Jajaran, Narasumber dan Pelatih, Para Pengurus Daya Tarik Wisata Se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Para Peserta Pelatihan Fotografi yang sempat hadiri.

Pariwisata saat ini bukan hanya menjadi sektor hiburan, tetapi telah berkembang menjadi salah satu sektor unggulan dalam Pembangunan Ekonomi Daerah.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Tomy Luasusun mengatakan bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan sendiri memilik kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, mulai dari keindahan pantai, kekayaan bawah laut, hutan lindung yang masih terjaga, beragam hewan endemik hingga kearifan lokal yang patut dibanggakan dan perkenalkan kepada Dunia.

Namun potensi ini tidak akan maksimal tanpa pengelolaan yang baik dan promosi yang tepat. Maka di sinilah pentingnya peran fotografi. Foto bukan hanya sekedar gambar semata, tetapi merupakan jendela yang memperkenalkan pesona daerah kita kepada wisatawan, baik domestik maupun Mancanegara.

“Saya berharap para pengurus pokdarwis bisa mendapatkan keterampilan dasar maupun lanjutan dalam fotografi, sehingga mampu menghasilkan dokumentasi visual yang menarik, informatif, dan mampu berbicara tentang keindahan dan keunikan Banggai Kepulauan pada Dunia,” ucap Tomy.

Ia juga mengajak kepada seluruh peserta untuk tidak hanya belajar, tetapi juga membangun jejaring, saling berbagi ide, dan mengembangkan kreativitas dalam mempromosikan destinasi wisata kita.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, semoga pelatihan ini membawa manfaat besar dan menjadi langkah nyata menuju kemajuan pariwisata Di Banggai Kepulauan,” ujarnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar sosialisasi Kemendugbangga sekaligus meluncurkan program pemberian makan bergizi gratis dalam rangka Kirab Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Taman Kota Salakan, Senin (23/6/2025).

Acara yang dihadiri oleh Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Riska Thirayo, S.Pi, serta perwakilan Danramil Tinangkung ini berlangsung sejak pukul 08.50 WITA. Rangkaian kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pejabat terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Riska Pratiwi Thirayo, menegaskan bahwa peringatan Harganas menjadi simbol komitmen pemerintah dalam membangun keluarga berkualitas. Melalui program Kencana, pemerintah meluncurkan makan bergizi gratis yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak PAUD, disertai layanan KB gratis.

“Diharapkan, program ini dapat menciptakan generasi Banggai Kepulauan yang sehat, cerdas, dan bahagia, serta menjadi upaya nyata mencegah stunting sejak dini,” ujar Riska.

Bupati Banggai Kepulauan diwakili Pj. Sekda Suripto Nurdin, menekankan pentingnya upaya bersama dalam menekan angka stunting yang masih menjadi ancaman keluarga Indonesia.

Ia mengajak seluruh keluarga, terutama para ayah, untuk aktif terlibat dalam pengasuhan dan menjaga kesehatan keluarga. “Pengasuhan bukan hanya tugas ibu. Ayah yang hadir dan peduli adalah kunci anak tumbuh percaya diri, sehat, dan bahagia,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak PAUD. Program ini diharapkan menjadi intervensi nyata dalam menekan kekurangan gizi dan stunting di Banggai Kepulauan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai pada pukul 09.35 WITA, menegaskan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam membangun keluarga sehat sebagai fondasi masa depan bangsa. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Suripto Nurdin resmi melepas Kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Ke-XXVIII Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso, Jumat (20/6/2025).

Pelepasan di lakukan di Masjid Nur Hidayah Pemda dan turut dihadiri Asisten I Setda Bangkep yang juga selaku Ketua Panitia Iswan Saleh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banggai Kepulauan di wakili oleh Aidin Sadili, Ketua Kontingen Kafila STQH, Drs. H. Ahmad Yani, Ketua MUI Kab. Banggai Kepulauan Suardi Esa, SE, Tokoh Agama Ustadz Anwar Lamiju, Kepala Dinas Dukcapil Harli A. Masenge, Peserta dan undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Ustadz Alwi Riona, kemudian penyampaian laporan Ketua Panitia Iswan Saleh. Beliau memaparkan bahwa peserta Kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan berjumlah 19 orang, terdiri dari 9 orang Laki – Laki dan Perempuan 10 orang.

Adapun Cabang yang dilombakan yaitu Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Al-Qur’an, Tafsir bahasa Arab dan Hadits, 100 hadits bersama sanadnya dan 500 Hadis tanpa sanadnya.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banggai Kepulauan di wakili oleh Aidin Sadili, S.Ag.,M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Banggai Kepulauan beserta jajarannya, yang telah memberikan perhatian serius kepada Kafilah STQH Kab. Banggai Kepulauan.

Pelatihan dan pemantapan anggota Kafilah dapat terlaksana, dengan menghadirkan pelatih berstandar Provinsi dan Nasional dari Kota Palu.

“Kita tentu berharap dengan pola pembinaan dan pemantapan Kafilah yang dilakukan akan membuahkan prestasi yang mengharumkan nama daerah. Minimal bisa mempertahankan prestasinya MTQ Tingkat Provinsi tahun 2024 kemarin di Palu yakni sebagai juara umum ke- IV,” ujar Aidin.

Ia juga berpesan khusus kepada peserta STQH untuk tetap tekun dan bertekad kuat agar dapat meraih kesuksesan. “Saya menitip pesan bahwa ada dua modal utama untuk meraih kesuksesan, yakni tekat dan ketekunan. Keduanya ibarat dua sisi mata uang, yang tidak bisa di pisahkan,” terangnya.

Selain itu, Aidin menambahkan bahwa yang tak kalah penting untuk terus di bangun dan dipelihara adalah rasa kebersamaan, kekompakan dan kekeluargaan di antara peserta, pelatih dan official.

Dalam sambutan tertulis Bupati Banggai Kepulauan dibacakan oleh Pj. Sekda Banggai Kepulauan Suripto Nurdin mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua panitia bersama pelatih selama ini dalam mempersiapkan dan membimbing para peserta yang akan mengikuti perlombaan pada kegiatan STQH Tingkat Provinsi tahun 2025.

“Semoga dengan persiapan dan pelatihan tersebut dapat mengantarkan peserta STQH Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi maupun Tingkat Nasional,” ujar Sekda.

Ia juga mengucapkan terima kasih juga kepada seluruh kafilah yang telah bersedia mengikuti seluruh rangkaian persiapan kegiatan STQH ini. “Semoga apa yang saudara-saudari berikan untuk daerah ini senantiasa mendapat berkah dari Allah SWT,” tuturnya.

Melalui kesempatan ini, selaku Pemerintah Daerah, Sekda juga berpesan agar tetap menjaga nama baik daerah, jaga akhlak dan sopan santun, menjaga hubungan harmonis yang dilandasi saling pengertian antara peserta, pelatih, official dan pimpinan Kafilah dan tidak lupa senantiasa berdoa, setiap keadaan, bersandar dan bertawakal kepada Allah SWT. (IKP-KOMINFO)

Bakalinga, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan diwakili Pj. Sekretaris Daerah Suripto Nurdin hadiri Penilaian Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025 di gedung perpustakaan Desa BAKALINGA Kecamatan Bulagi Utara, Rabu (18/06/2025).

Kegiatan turut di hadiri Kepala Dinas Perpustakaan Prov. Sulteng, Ketua Tim Penilai Lomba Perpustakaan Tkt. Prov. Sulteng, Staf Ahli Setda Bangkep, Ketua TP PKK Kab. Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggai Kepulauan, Sekertaris Dinas Kominfo, Camat Bulagi Utara, Pj. Kepala Desa Bakalinga serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Pj Sekda mengucapkan selamat datang kepada Tim penilai dari Provinsi, dan menyambut baik kegiatan ini karena ini bukan sekedar lomba, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan budaya literasi, memperkuat layanan informasi, dan memberdayakan masyarakat desa melalui perpustakaan.

Menurutnya, Perpustakaan Desa bukan hanya tempat menyimpan buku, lebih dari itu, perpustakaan adalah pusat belajar masyarakat, pusat informasi, dan wahana pemberdayaan yang sangat penting, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

“Kami bangga bahwa salah satu Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan berkesempatan mewakili Daerah ini dalam lomba perpustakaan tingkat Provinsi. Hal ini tentu tidak lepas dari kerja keras Pemerintah Desa, pengelola perpustakaan, dan dukungan masyarakat dalam mengembangkan fasilitas dan program literasi di desa masing-masing,” ujar Suripto Nurdin.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mengembangkan perpustakaan sebagai bagian dari pembangunan berbasis pengetahuan dan informasi.

“Kepada bapak ibu tim penilai, kami mohon kiranya dapat memberikan penilaian yang objektif dan juga masukan konstruktif untuk pengembangan Perpustakaan Desa kami kedepan,” ucapnya.

Selanjutnya sambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng Idham Khalik mengatakan Perpustakaan ini adalah sebagai jantung dari lembaga pendidikan memiliki peran sangat penting di dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Keberadaannya tidak hanya sebagai penyimpangan buku tetapi juga sebagai pusat kegiatan belajar penelitian dan mengembangkan diri.

Pada kesempatan ini beliau juga menyampaikan beberapa hal terkait peran dan fungsi perpustakaan yaitu:

Pertama : Pentingnya literasi dan kemampuan membaca dan menulis ini adalah merupakan pondasi utama di dalam membangun masyarakat yang maju dan bersaing perpustakaan memiliki tanggung jawab yang besar sudah menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kemampuan literasi sekitar di masyarakat.

Kedua : Perpustakaan sebagai pusat informasi menyediakan berbagai sumber informasi yang tepat yang membutuhkan pengguna yang baik dalam maupun koleksi digital pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi juga memungkinkan akan akses informasi yang lebih luas dan cepat.

Ketiga : Perpustakaan sebagai pusat kegiatan selain membaca dan belajar perpustakaan juga dapat menjadi pusat kegiatan ilmiah diskusi seminar dan pelatihan hal ini mendorong interaksi antar pengguna dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Keempat : Perpustakaan memiliki peran strategi dan pengelolaan dan pengembangan daripada perusahaan mereka itu adalah Garda terdepan dalam memberikan layanan informasi kepada pengguna Oleh karena itu diperlukan peningkatan kompetensi dan profesionalisme pustaka

Idham berharap dukungan semua pihak perusahaan dapat berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh Masyarakat. “Mari kita memajukan perpustakaan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi dalam pembangunan Daerah khususnya Kabupaten Banggai Kepulauan,” terangnya.

Kepala Dispusip Sulteng juga memaparkan Visi Misi Gubernur Sulawesi Tengah dan programnya sebagai berikut:

Pertama : Berani wujudkan Sulawesi Tengah yang maju dan berkelanjutan misinya pertama dalam mewujudkan masyarakat Sehat cerdas Sejahtera melalui pertumbuhan kebutuhan dasar dan penyediaan lapangan kerja.

Kedua : Mewujudkan masyarakat bahagia dan produktif mulai peningkatan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah dan pemeriksaan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan.

Ketiga : Mewujudkan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan fermentasi pada antar wilayah dan antar sektor.

Keempat : Meningkatkan tata kelola Pemerintahan bersih dan inovatif kalau berarti yang berdasarkan nilai bagus dan kearifan lokal berani cerdas yang pertama adalah berani cerdas, berani sehat, berani lancer, berani menyala, berani berdering, berani murah, berani berkah, berani panen raya, berani tampak banyak ketangkap nya berarti ikannya yang selalu banyak ikannya.

“Inilah program-program yang dilakukan oleh Gubernur kita Insyaallah ini bisa memberikan kesejahteraan bagi seluruh Masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutupnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey buka secara resmi Kegiatan Pendampingan Hukum, serta pelaksanaan kegiatan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2025, Rabu (18/6/2025).

Dalam sambutannya Serfi Kambey mengatakan “Saya menyambut baik kegiatan ini, karena selain memberikan pemahaman yang utuh kepada jajaran Pemerintah desa dan perangkat daerah, khususnya BPBD, tentang aspek-aspek hukum dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan juga dapat menjadi forum diskusi yang membangun untuk menyamakan persepsi dan menghindari kesalahan administratif maupun hukum di masa mendatang,” ucapnya.

Dalam penyusunan dan pelaksanaan APBD desa Tahun Anggaran 2025, Wabup menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan keterbukaan informasi sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di desa.

“Saya ingin menekankan pentingnya akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta keterbukaan informasi. APBD Desa harus mencerminkan kebutuhan riil masyarakat desa dan diarahkan untuk mendorong percepatan pembangunan serta penguatan ketahanan desa dalam menghadapi tantangan, termasuk potensi bencana alam,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras BPBD dalam menangani berbagai bencana yang terjadi di daerah Banggai Kepulauan. “Saya juga berharap agar setiap kegiatan BPBD dapat disusun dan dilaksanakan dengan perencanaan yang matang, tepat sasaran serta berlandasan pada ketentuan hukum yang berlaku,” terangnya.

“Saya berharap terjadinya peningkatan pemahaman hukum bagi seluruh pemangku kepentingan terwujudnya sinergi antara pemerintah daerah, desa dan aparat penegak hukum tercapainya pelaksanaan kegiatan yang efektif, efisien dan bebas dari potensi penyimpangan,” tutupnya.

Kegiatan bertempat di ruang rapat kantor bupati dihadir oleh Kadis PMD, Kalak BPBD, Para Camat se-kabupaten Kabupaten Banggai Kepulauan, Para Narasumber dan Pendamping Hukum dari instansi terkait, serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi meluncurkan program “ASN Menulis” bersamaan dengan kegiatan Bedah Buku yang digelar di Ruang Rapat Kantor Sekretariat Daerah Banggai Kepulauan, Senin (16/6/2025).

Kegiatan tersebut di buka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST, MT, AIFO, Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah aktif menuangkan gagasan dan pengalaman mereka dalam bentuk karya tulis.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli menegaskan pentingnya peran ASN sebagai intelektual birokrasi yang tidak hanya melaksanakan kebijakan, tetapi juga mampu berpikir kritis dan solutif.

“Bedah buku adalah salah satu upaya promosi literasi dasar, agar pengetahuan dan inspirasi dapat tersebar ke seluruh unsur masyarakat. ASN yang menulis akan menjadi ASN yang lebih reflektif, inovatif, dan solutif dalam merespons dinamika pembangunan serta tantangan masyarakat,” ujar Bupati.

Program “ASN Menulis” sendiri merupakan inovasi yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui budaya literasi di lingkungan birokrasi.

Melalui program ini, setiap OPD didorong untuk menghasilkan karya tulis, mulai dari perencanaan hingga profil biografi kepala OPD. “Tulisan adalah warisan intelektual yang abadi. Melalui tulisan, ide dan pengalaman kita bisa menginspirasi banyak orang, bahkan lintas generasi,” tambah Rusli.

Bupati juga berharap, gerakan literasi di kalangan ASN ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. “Mari kita ubah paradigma bahwa birokrasi hanya sibuk dengan rutinitas administrasi. Setiap pengalaman kerja ASN adalah sumber ilmu yang layak dibagikan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Rusli juga memberikan ucapan selamat dan terima kasih kepada para penulis ASN yang karyanya dibedah dalam acara ini. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus menulis dan berkarya, serta menjadikan kegiatan ini sebagai inspirasi untuk memulai menulis.

Acara Bedah Buku dan Launching “ASN Menulis” diakhiri dengan harapan agar program ini dapat menjadi gerakan literasi yang kuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, serta membawa dampak positif bagi kemajuan daerah di masa mendatang.

Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Perikanan serta undangan lainnya. (Roy-KOMDIGI)

Paisupok, Banggaikep.go.id Edisi Informasi 12 Juni 2025  – Setelah sukses melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) se-Sulawesi Tengah yang berlangsung pada 10–14 Juni 2025 di Kabupaten Banggai, Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Tengah, yakni Danau Paisupok.

Foto: Nampak Bapak Danang Jaya, Direktur Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan  Pembangunan Manusia.  BSSN berpose di atas piddle board Sumber Doc: Kominfo Bangkep

Rombongan TTIS dipimpin oleh Danang Jaya, S.Si., M.Kom selaku Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, BSSN bersama sejumlah personel ahli yaitu Firman Maulana, S.E (Sandiman Ahli Madya), Sri Boentaran Darmo Kusumo, S.Psi (Sandiman Ahli Muda), dan Rizal Damar Sasangka, S.Tr.Kom (Sandiman Ahli Pertama).

Kehadiran mereka ke Danau Paisu Pok langsung mendapat perhatian dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan, Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyambut hangat rombongan BSSN. Ia menilai momen ini bukan sekadar relaksasi setelah agenda nasional, melainkan juga bentuk promosi Pariwisata Daerah secara strategis.

Foto: Nampak Kadis Kominfo Bangkep Ratnasari N.Turungku bersama Kabid Persandian Provinsi Sulawesi Tengah Distyawati, SH.,MM dan Pejabat Dinas Kominfo Banggai dan Pejabat BSSN sedang menikmati suasana di Danau Paisupok Sumber Dok: Kominfo Bangkep

“Kami bangga Danau Paisu Pok menjadi daya tarik tersendiri setelah rangkaian kegiatan strategis nasional. Ini menunjukkan bahwa Banggai Kepulauan tidak hanya fokus membangun sistem keamanan siber daerah, tetapi juga kaya akan potensi wisata yang luar biasa,” ujar Ratnasari.

Sementara dalam pernyataan, Danang Jaya mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan Danau Paisupok. “Saya baru pertama kali ke Banggai Kepulauan, dan langsung dibuat takjub oleh kejernihan Danau Paisu Pok yang benar-benar seperti kaca. Sebelumnya, saya memang memiliki kebiasaan mencari informasi wisata melalui Google dan media sosial setiap kali mengikuti kegiatan di daerah. Kali ini, pilihan jatuh ke Danau Paisu Pok, apalagi bertepatan juga dengan agenda kunjungan Staf Khusus Presiden bidang Pariwisata yang sedang berada di lokasi,” ungkapnya.

Tim TTIS BSSN juga mengapresiasi keramahan masyarakat setempat serta kesiapan destinasi wisata dalam menyambut kunjungan nasional. Mereka berharap sinergi antara transformasi digital dan promosi potensi wisata seperti ini dapat terus terbangun, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum yang mempertegas citra Banggai Kepulauan sebagai daerah yang siap menghadapi tantangan era digital, tanpa melupakan kekayaan budaya dan alamnya yang mendunia. (IKP-M3Dy-KOMINFO)

LUWUK, Banggaikep.go.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) yang diselenggarakan oleh DKISP Kabupaten Banggai bertempat di Hotel Santika, Luwuk Selatan, Rabu (11/6/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di lingkungan Pemerintah Daerah untuk menghadapi potensi ancaman serangan digital yang semakin nyata.

“Kehadiran Tim Tanggap Insiden Siber menjadi sangat penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi, merespons, dan memitigasi insiden siber secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegas Wabup Furqanuddin.

Menurutnya, meski transformasi digital telah meningkatkan efisiensi birokrasi dan layanan publik, tetapi tanpa perhatian serius pada aspek keamanan informasi, kemajuan tersebut dapat menjadi titik lemah yang membahayakan integritas pemerintahan dan privasi masyarakat.

Bimtek ini diikuti oleh perwakilan Dinas Kominfo se-Sulawesi Tengah, termasuk dari Kabupaten Banggai Kepulauan. Ratnasari N. Turungku menyampaikan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan ini sangat penting dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan Daerah terhadap serangan siber.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman menyeluruh bagi kami di daerah, terutama dalam membentuk struktur TTIS yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Ratnasari.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir Kepala DKISP Banggai Lesmana P. Kulab, Sekretaris DKISP Rastono, dan Kabid Persandian DKISP Banggai Suliyanti Ahmad yang memaparkan bahwa materi bimtek mencakup pemahaman teknis, kebijakan peran TTIS, serta simulasi penanganan insiden siber.

Pada hari kedua kegiatan Bimbingan Teknis Tim Tanggap Insiden Siber, turut hadir Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah dan Pembangunan Manusia, Badan Siber dan Sandi Negara, Bapak Danang Jaya, S.Si., M.Kom.

Dalam arahannya, beliau mengingatkan bahwa penguatan pertahanan siber tidak cukup hanya dengan perangkat teknologi. Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kesadaran tinggi terhadap keamanan informasi merupakan unsur paling vital dalam sistem pertahanan digital pemerintah daerah.

Adapun narasumber berasal dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), antara lain: Firman Maulana, S.E (Sandiman Ahli Madya), Sri Boentaran Darmo Kusumo, S.Psi. (Sandiman Ahli Muda), Rizal Damar Sasangka, S.Tr.Kom (Sandiman Ahli Pertama).

Bimtek ini berlangsung selama dua hari dan diharapkan dapat membentuk sumber daya manusia yang tangguh serta mempercepat pembentukan TTIS di kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, termasuk Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta.banggaikep.go.id  Edisi info 13 Juni 2025. — Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menunjukkan keseriusannya dalam memperjuangkan kepentingan fiskal melalui upaya penegasan batas wilayah administratif kabupaten. Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, bersama Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setda Bangkep, Afriyanto Pamolango, S.STP melakukan audiensi langsung dengan Direktorat Jenderal Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri di Gedung H Lantai 5, Jakarta.

Sumber Dokumen: PROKOPIM BANGKEP Pertemuan Resmi Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfy Kambey serta Pejabat Dari Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Dan Kementerian Dalam Negeri  RI

Dalam pertemuan tersebut, Pemda Bangkep menyampaikan kondisi terkini wilayah yang sejak ditetapkan sebagai daerah otonom pada tahun 1999, belum memiliki peta atas Kabupaten yang disahkan secara resmi oleh Pemerintah Pusat. Ketidakhadiran dokumen legal ini berdampak langsung pada posisi fiskal Bangkep, terutama dalam pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas).

Tujuan utama kami adalah menyampaikan kondisi faktual Bangkep dan menanyakan langkah serta persyaratan yang harus disiapkan agar peta batas ini dapat disusun dan disahkan,” ujar Kabag Tapem Afriyanto Pamolango

Menurutnya, penegasan batas administratif menjadi bagian dari langkah strategis pemerintahan Bupati Rusli Moidady dan Wabup Serfi Kambey dalam memperkuat basis Fiskal Daerah. Salah satu dampak nyata dari ketidakjelasan batas wilayah adalah kecilnya porsi DBH Migas yang diterima Bangkep, meski secara geografis berbatasan langsung dengan Kabupaten Banggai sebagai Daerah penghasil.

“Enam persen DBH Migas untuk daerah perbatasan hanya dinikmati Tojo Una-Una dan Morowali Utara. Bangkep justru diposisikan hanya sebagai salah satu dari sembilan daerah dalam provinsi penghasil,” jelasnya.

Pido menambahkan, hal ini bukan disebabkan oleh kesalahan pihak perusahaan Migas ataupun daerah penghasil, melainkan tidak adanya peta batas sah yang menjadi dasar legal administratif. Ia juga menyebut, penanganan isu ini perlu sinergi tiga daerah Bangkep, Touna, dan Morut dengan fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber Dokumen: PROKOPIM BANGKEP Pertemuan Resmi Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey Di  Ruang Rapat Kementerian Dalam Negeri, RI

Wakil Bupati Serfi Kambey yang hadir langsung dalam audiensi tersebut mengungkapkan apresiasi atas respon positif dari Direktorat Jenderal Administrasi Wilayah.

Kami disambut baik dan pihak direktorat berkomitmen mendampingi proses ini, bahkan hingga lintas kementerian, termasuk ke Kementerian Keuangan, Ia menegaskan, Pemda Bangkep akan segera memaksimalkan kinerja Tim Penegasan Batas Kabupaten (TPBK) dan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk melengkapi seluruh persyaratan teknis.

Pihak Ditjen Adwil sendiri menyebut kasus Bangkep sebagai kasus langka, mirip dengan yang pernah dialami Kabupaten Meranti di Riau, dan akan menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. (IKP-M3dy-KOMINFO)