Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M hadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah 2023 Masehi di masjid At-Taqwa Desa Bongganan Kecamatan Tinangkung Kab. Banggai Kepulauan (Bangkep), Minggu, (19/02/2023).

Tema dalam kegiatan yaitu Melalui Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW (27 Rajab 1444 H) Kita Mantapkan Tekad untuk Membangun Kab. Banggai Kepulauan yang Religius serta Bermartabat, turut dihadiri Unsur Forkopimda Kab. Bangkep, Kepala Kementrian Agama Bangkep, Ketua TP-PKK Bangkep, Ketua DPRD bersama anggota, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangkep, Ketua PHBI Banggai Kepulauan, Imam bersama pegawai syara serta masyarakat Desa Bongganan.

Dalam sambutan Pj. Bupati mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan pribadi maupun keluarga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana dan kepada seluruh pihak yang membantu hingga terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan lancar.

“Kita ketahui bersama bahwa Isra Mikraj adalah peristiwa yang terjadi pada Rasulullah SAW, dimana pada saat itu melaksanakan perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, dan langsung naik ke langit ketujuh hingga tiba di suatu tempat yang paling tinggi yang disebut Sidratul Muntaha,” ucap Bupati.

Sebagai umat Islam sudah sewajarnya kita mengenal lebih dekat junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Semua itu semata-mata untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dan dapat menjalankan perintahnya menjauhi semua larangannya.

“Saya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan salat, peningkatan salat perlu kita tingkatkan sehingga setiap muslim merasakan salat sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan sebatas kewajiban yang harus ditunaikan,” tutur Bupati.

Selain itu, Penceramah dalam peringatan Isra Mikraj ini yaitu H. Suardi Kandjai selaku Kepala kantor Kementrian Agama Banggai Kepulauan. Beliau membawakan tausyiah kisah perjalanan Nabi Besar Muhammad SAW.

Memperingati Isra Mikraj sebagaimana yang digambarkan oleh Allah SWT, dalam surah Bani Israil ketika Allah berbicara tentang Isra dan Mikraj, Allah SWT memulai dengan kalimat Subhana, itu artinya Allah SWT mempertaruhkan kesuciannya.

Allah SWT seolah-olah mempertaruhkan dirinya untuk sebuah misi yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Dalam hadist Qudsi dikatakan “Jika bukan karena engkau wahai Muhammad, tidak akan aku ciptakan alam semesta ini”.

“Ini menjadi renungan bagi kita umat Islam, bahwa apa yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW, atas sebuah perintah yang sifatnya, Nabi Muhammad itu bersifat pasif dan Allah SWT bersifat aktif,” jelas H. Suardi Kandjai.

“Bagaimana kita membangun Kabupaten Banggai kepulauan ini menjadi Kepulauan yang religius, ini salah satu rentetan yang disampaikan Bupati Banggai Kepulauan, harus ada gerakan-gerakan yang jarang dilaksanakan umat muslim yaitu mengutamakan subuh berjamaah. Barang siapa yang melakukan salat subuh berjamaah, maka pahalanya lebih besar dari pada dunia dan isinya, karena salat subuh berjamaah sangat tinggi nilainya dihadapan Allah SWT,” jelasnya.

“Kewajiban kita sebagai umat muslim wajib melaksanakan perintah Allah SWT, harapan Kemenag Banggai Kepulauan agar seluruh ASN yang beragama Islam di setiap adzan berkumandang, mari kita mempraktekkan diri kita, lepaskan seluruh aktivitas kemudian kita beribadah kepada Allah SWT secara berjamaah,” tutur Kepala Kemenag.

“Ketika itu kita mampu laksanakan, saya percaya daerah Banggai Kepulauan akan menjadi idaman kita semua, Banggai Kepulauan akan menjadi daerah bermartabat yang berlandaskan agama sesuai tuntunan Rasulullah SAW,” tambah H. Suardi Kandjai. (IKP-KOMINFO)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *