Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M hadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banggai Kepulauan Masa Bakti 2022-2025 dengan tema “Akselerasi Kesehatan Sebagai Upaya Mengentaskan Kemiskinan”, di rangkaian dengan seminar Ilmiah Kedokteran.

Kegiatan di hadiri oleh Ketua IDI Wilayah, Wakapolres Bangkep, Pabung L/B 1308, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Para Dokter Spesialis dan Dokter Umum serta undangan lainnya bertempat di Kafe Mahameru Salakan, Selasa, (7/3/2023).

Dalam Sambutannya, Bupati mengatakan “Selaku pimpinan Kabupaten Banggai Kepulauan dan pribadi, saya mengucapkan selamat mengemban tugas saudara-saudari yang baru terlantik dalam jajaran pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Banggai Kepulauan.

SK IDI Cab Banggai Kepulauan 2022-2025

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada saudara-saudari pengurus Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan periode sebelumnya,” ujarnya.

Selanjutnya, Bupati berharap kepada dokter yang telah dilantik agar dapat memegang amanah dan tanggungjawab yang diberikan, “Kepada saudara-saudari yang sudah di lantik saya berharap bisa memegang amanah tugas dan tanggung jawab tersebut, serta bisa hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan dalam hal derajat kesehatan dan kedokteran masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan yang berkualitas menyeluruh dan merata,” jelasnya.

Menurut Bupati, jumlah dokter di Bangkep yaitu dokter umum yang bertugas di puskesmas kurang lebih 21 orang, ada puskesmas yang punya 2 dokter tetapi sebagian besar hanya mempunyai 1 dokter.

“Jumlah dokter spesialis 10 orang semuanya yang bertugas di Rumah Sakit Trikora, 1 spesialis anak, 2 spesialis obgyn, 2 spesialis penyakit dalam, 2 spesialis bedah, 1 spesialis anestesi, 1 spesialis patologi klinik, 1 spesialis radiologi,” terang Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IDI cabang Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan, MPH dalam sambutannya mengatakan “Dokter Spesialis saat ini sudah terpenuhi di Rumah Sakit Trikora, kita sudah mempunyai indikator, dan kedepan tugas-tugas Ikantan Dokter Indonesia harus ikut mengentas kemiskinan ekstrim yang ada di Indonesia,” ucapnya. (Roy-KOMINFO)

Banggai, BanggaiKep.go.id – Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program 2023 dan Rencana Program  2024 Se Sulawesi Tengah dilaksanaakan di Hotel Santika Kelurahan Tombang Permai Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai, Senin, (6/3/2023).

Kegiatan tersebut di gelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Provinsi Sulawesi Tengah  dan yang menjadi tuan rumah yaitu Kabupaten Banggai.

Rapat koordinasi dan sinkronisasi program 2023 dan rencana program 2024 Se Prov. Sulteng yang menjadi Narasumber Bupati Banggai Laut, di tahun 2022 Banggai laut turun 6%, langkah dilakukan pertama komitmen bersama DPRD terkait anggaran penurunan angka stunting dan kerjasama dengan OPD terkait.

Bupati Banggai Ir. H. Amiruddin Tamoreka, MM diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ir. Abdullah Ali dalam menghadiri kegiatan tersebut, serta turut dihadiri unsur Forkompinda, para Kepala OPD dan peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, Sekda Kab. Banggai memberikan ucapan terima kasih kepada DP2KBP3A Provinsi Sulawesi Tengah yang telah mempercayakan Kabupaten Banggai untuk dapat menyelenggarakan kegiatan ini.

“Tentunya besar harapan kami dari kegiatan ini dapat melahirkan ide ataupun gagasan dalam rangka percepatan program bangga kencana dan penurunan stunting, untuk itu demi mencapai hasil yang optimal tentu membutuhkan dukungan dan bantuan dari seluruh pihak,” ucapnya.

Lanjutnya, dalam peraturan Presiden tentang percepatan penurunan stunting mengamanatkan bahwa agar sirklus penurunan stunting berjalan sesuai dengan target.

“Olehnya itu butuh suatu formulasi dan strategi yang tepat, capaian target penurunan stunting merupakan salah satu investasi sumber daya Indonesia,” ujarnya.

Disamping itu, Drs. Ir. Faisal Mang dalam sambutannya mengajak semua pihak berkolaborasi dan konvergensi dalam pengembangan sistem, riset dan inovasi secara bersama-sama dari masing-masing pemerintah daerah.

“Sehingga dapat memberikan dampak yang cepat terhadap penurunan stunting, dikarenakan stunting memiliki dampak pada roda ekonomi bangsa,” katanya.

Faisal Mang juga menjelaskan bahwa kerangka Intervensi percepatan penurunan stunting telah dilaksanakan baik di bidang kesehatan maupun diluar bidang kesehatan dan meningkatkan kualitas pemantauan dan evaluasi pelaporan stunting baik di Provinsi maupun di Kabupaten.

“Rapat ini kita menyamakan langkah kerja kita dan tentunya perlu dibicarakan meski di beberapa daerah mempunyai perbedaan permasalahan yang dihadapi pada tiap wilayah,” jelasnya. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, dengan Tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Dan Infrastruktur Yang Mendukung Daya Saing Daerah”, Senin, (06/03/2023).

Giat Forum Perangkat Daerah Kab. Banggai Kepulauan Penyusunan RKPD Tahun 2024 di buka secara resmi oleh Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep dan dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kab. Bangkep, Asisten dan Staf Ahli, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala OPD, Para Camat, Kepala Desa serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bangkep Ihsan Basir menyampaikan bahwa Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan saat ini merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan sebagaimana yang diamanatkan oleh UU Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Secara spesifik lahirnya Undang – Undang 25 ini bertujuan untuk perencanaan yang partisipatif artinya konsep perencanaan Pembangunan adalah merupakan produk dari kesepakatan bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Lanjutnya, “Dalam kesempatan ini ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan yang merupakan isu Faktual yang menjadi perhatian kita semua dalam merumuskan suatu kebijakan pembangunan sehingga apa yang kita programkan pada Tahun 2024 benar-benar dapat menjawab segala permasalahan dan tantangan yang ada,” ucapnya.

“Isu strategis tersebut antara lain, Infrastruktur Kawasan Ibukota belum optimal, Masih tingginya angka kemiskinan Ekstrim, Infrastruktur jalan belum memadai, Belum memadainya kualitas Khususnya Bidang Pendidikan, Kesehatan, ASN, Petani dan Nelayan, Produktivitas dan produksi sektor Pertanian/Perikanan belum memadai, Masih tingginya angka Stunting dan Pelaksanaan pemilukada dan Pemilu,” tambah Bupati.

Selain itu, dalam arahan Korsupgah KPK Basuki Haryono menyampaikan bahwa Pencapaian Indikator MCP Tahun 2022, Kabupaten Banggai Kepulauan Nilai MCP Trw I : 5, 81, Trw II : 30, 42, Trw. IV. 54, 45 dan Capaian Indikator MCP Tahun 2022 : APBD : 25, 29, PBJ : 50, 4, PTSP : 93, 24, APIP : 36, 58, ASN : 51, 05, OPD : 60, 73, ASET : 72, 14.

Permasalahan pada Perencanaan dan Penganggaran Dana APBD 51 % Kasus Korupsi yang di tangani KPK adalah kasus korupsi terkait pengadaan barang/jasa dan keuangan Negara, serta sebagian kasus korupsi yang di tangani KPK dengan modus penyuapan merupakan korupsi penetapan APBD dan Intervensi Pelaksanaan APBD.

Kemudian, Temuan BPK terkait penyalahgunaan anggaran terdiri dari, Mark up anggaran, Honorarium melebihi ketentuan, Kelebihan pembayaran, Bantuan pemerintah Daerah (Bankeu, hibah, bansos, ADD), Korupsi pada anggaran pendidikan, Kesehatan dana Transfer dan Belanja tak terduga.

Basuki Haryono juga menjelaskan tentang Survei Penilaian Integritas, Penyalahgunaan anggaran perjalanan Dinas terjadi, Penyalahgunaan SPJ untuk honor, biaya transportasi lokal dll, Resiko penyalahgunaan anggaran di K/L/PD, Penentuan Program / Kegiatan dan Penetapan penerima bantuan Pemerintah.

Sinergi dan Penyelarasan Kinerja dan Keuangan antara lain, Pemerintah Daerah harus memfokuskan pencapaian target pelayanan publik perangkat daerah tanpa harus menganggarkan seluruh program dan kegiatan yang menjadi kewenagan daerah, Alokasi anggaran untuk setiap perangkat daerah di tentukan berdasarkan target kinerja pelayanan publik masing-masing urusan pemerintahan yang telah di tetapkan dalam RKPD serta tidak dilakukan pertimbangan pemerataan antar perangkat daerah atau berdasarkan alokasi anggaran pada tahun anggaran sebelumnya.

Prinsip Pengelolaan APBD disusun sesuai kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan pendapatan daerah, Pemerintah Daerah merupakan Rancana Pemerintah Daerah yang terukir secara rasional yang dapat di capai untuk setiap sumber penerimaan dana dan berdasarkan pada ketentuan PUU, dan setiap pengeluaran daerah harus memiliki dasar hukum yang melandasinya.

Korsupgah Basuki Haryono juga mengatakan bahwa Praktek yang harus di hindari dalam proses perencanaan dan penganggaran APBD yaitu, Uang Ketok palu (Suap dalam proses pengesahan APBD), Alokasi “Dana Pokir” (Karena tidak ada dasar hukumnya) dan Anggaran “Siluman” (muncul dalam proses penganggaran, namun tidak di usulkan dalam proses perencanaan). (IKP-KOMINFO)

Bulagi Selatan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dilaksanakan di Bulagi Selatan Kab. Banggai Kepulauan (Bangkep) dalam rangka membahas Prioritas Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2024, Selasa, (28/02/2023).

Musrenbang bertempat di BPU Kecamatan Bulagi Selatan Kab. Banggai Kepulauan dan dihadiri Sekda Bangkep Rusli Moidady, ST.,MT mewakili Bupati, Kepala Bappeda dan Litbang Moh. Aris Susanto, SE.,ME, Asisten Bupati, Kaban Kesbangpol Muchsin HS. Yasano, S.Ag, Kadis Perikanan Tomi Luasusun S.Sos, Kadis Pariwisata Edison Moligai S.Sos, Sekdis PUPR, Kapolsek Bulagi, Danramil Bulagi, Camat Bulagi Selatan, Kepala Puskesmas Lolantang, Kepala Desa Se Kec- Bulagi Selatan, Ketua BPD se- Kec. Bulagi Selatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Camat Bulagi Selatan Yetchon Bilalu dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagaimana kita pahami bersama pelaksanaan musrenbang tingkat Kecamatan ini merupakan amanat Undang – Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional dan peraturan Permendagri Nomor : 86 tahun 2017.

Musrembang merupakan wadah sekaligus proses perencanaan pembangunan untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai dan permasalahan yang di hadapi di wilayahnya.

“Adapun tujuan musrenbang Kecamatan adalah untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan daerah terutama yang menjadi kegiatan prioritas,” ujarnya.

Kepala Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep Moh. Aris Susanto SE.,ME dalam sambutannya menyampaikan Prioritas kami di 2024 adalah Infrastruktur jalan, di rencanakan sebelum pelantikan Bupati Definitif jalan di Bangkep sudah bagus.

“Ketika jalan belum jadi di tahun ini tapi tahun 2024 harus sudah selesai di perbaiki, mohon doa bapak ibu semoga dalam 2 tahun ini dapat diselesaikan jalan yang ada di keliling Bangkep,” ucapnya.

“Jadi salah satu prioritas jalan Momotan – Osan, untuk itu kita harus rintis dulu jalur – jalur jalan yang baik. Selanjutnya mengenai air bersih di Bulagi dan Bulagi Selatan akan di bangun dari sumber mata air menurut Menteri PUPR RI,” kata Aris.

Dalam sambutan Bupati Bangkep yang dibacakan Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT menyampaikan puji syukur hari ini dapat berkumpul bersama-sama untuk menyatukan tekat, pikiran dan langkah-langkah kita untuk meningkatkan pembangunan Daerah di Kab. Bangkep dan sekaligus untuk meningkatkan kerja sama yang lebih efektif dalam pembangunan Kab. Bangkep.

“Berdasarkan data statistik pada tahun 2021 tercatat laju peetumbuhan ekonomi Kab. Bangkep sebesar 5, 07 %, walaupun pada tahun 2020 sempat mengalami pelambatan akibat pandemi virus covid 19 sehingga kita terus optimis pada tahun-tahun mendatang pertumbuhan ekonomi dapat terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Tingkat kemiskinan Kab. Bangkep secara umum terus menurun setiap tahunnya, dimana tahun 2020 sebesar 14,04 % menurun di tahun 2021 sebesar 13, 72 % dan tahun 2022 menjadi 13 ,04 %.

Tahun 2023 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPD Kab. Bangkep tahun 2023 – 2026 dengan isu-isu strategis yang masih harus segera di selesaikan yaitu, Infrastruktur kawasan Ibukota belum optimal, Masih tingginya angka kemiskinan Ekstrim, Infrastruktur jalan belum memadai, Belum memadainya kualitas SDM khususnya bidang Pendidikan, Kesehatan Aparatur Sipil Negara petani dan nelayan, Produktivitas dan produksi sektor pertanian/Perikanan belum memadai, Masih tingginya angka Stunting dan Penyelenggaraan Pemilu Legislatif, Pilpres dan Pemilukada.

Selanjutnya, Sekda menyampaikan bahwa di tahun 2024 Pemerintah Kab. Banggai Kepulauan mengangkat Tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur yang Mendukung Daya Saing Daerah” dengan Prioritas sebagai berikut, Optimalisasi Infrastruktur jalan dan penataan kawasan ibukota terpadu, Peningkatan kualitas SDM Pendidikan yang merata, Percepatan penurunan Kemiskinan Ekstrim melalui optimalisasi potensi lokal, Percepatan Intervensi penurunan Stunting dan Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilukada yang berkualitas.

Dari hasil Musrembang Tingkat Kecamatan di Bulagi Selatan, skala Prioritas Rencana Kerja Daerah meliputi tiga bidang diantaranya, yang pertama Bidang Fisik Prasarana sebagai berikut:
▪︎ Desa Aasan Nggolobiton : Rehabilitasi Jembatan
▪︎ Desa Babang : Perbaikan Rumah tidak layak huni
▪︎ Desa Balalon : Pembangunan jalan lingkungan
▪︎ Desa Bonepuso : Pembangunan jalan lingkungan perumahan
▪︎ Desa Labotakandi : Rehabilitasi Jalan
▪︎ Desa Lemelu : Pembangunan jalan
▪︎ Desa Lolantang : Pembangunan spam jaringan perpipaan kawasan pedesaan
▪︎ Desa Mangais : Pembangunan Lapangan Volly
▪︎ Desa Momotan : Pembangunan jalan lingkungan perumahan.

Yang kedua Bidang Ekonomi Kerakyatan yaitu sebagai berikut:
▪︎ Desa Tatarandang : Pengadaan bibit ternak
▪︎ Desa Toi – Toi : Pengadaan alat tangkap sero
▪︎ Desa Unu : Pembangunan embung pertanian
▪︎ Desa Sabelak : Pengadaan Perahu Piber
▪︎ Desa Lemelu : Pengadaan bibit ternak sapi
▪︎ Desa Babang : Pengadaan alat tangkap ikan
▪︎ Desa Momotan : Pembangunan kandang ternak
▪︎ Desa Lolantang : Pengadaan mesin Katinting dan alat Asesorisnya.
▪︎ Desa Balalon : Pengadaan Mesin Kantinting dan Asesorisnya
▪︎ Desa Bonepuso : Pengadaan Pupuk Pestisida
▪︎ Desa Palbatu II : Pengadaan Kandang sapi
▪︎ Desa Mangais : Pengadaan bibit Sapi
▪︎ Desa Pipilogot : Pengadaan Pupuk Pestisida
▪︎ Desa Boluni : Pengadaan alat tangkap nelayan
▪︎ Desa Pandaluk : Bimtek Pengembangan Desa Wisata bagi kelompok sadar wisata
▪︎ Desa Palabatu I : Pengadaan Perahu piber
▪︎ Desa Labotakandi : Pengadaan Bibit ternak sapi
▪︎ Desa Osan : Pengadaan Kandang ternak.

yang ketiga Bidang Sosial Budaya:
▪︎ Desa Boluni : Penambahan ruang kelas baru SD
▪︎ Desa Unu : Rehabilitasi sedang berat Perpustakaan SD
▪︎ Desa Mangais : Pelatihan kader pembuatan PMT
▪︎ Desa Palabatu I : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas SD
▪︎ Desa Lolantang : Penyediaan rumah tinggal layak huni bagi masyarakat miskin
▪︎ Desa Pipilogot : Penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin
▪︎ Desa Toi – Toi : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas
▪︎ Desa Suit : Penyediaan rumah tinggal layak huni bagi masyarakat miskin
▪︎ Desa Balalon : Rehabilitasi sedang berat ruang Guru SD
▪︎ Desa Pandaluk : Penyediaan Rumah tinggal layak huni
▪︎ Desa Bonepuso : Pembangunan Ruang kelas baru SD
▪︎ Desa Palabatu II : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas
▪︎ Desa Osan : Penyediaan Pendidikan dan tenaga kependidikan bagi satuan pendidikan SMP.

Sumber: DUMP, (IKP-KOMINFO)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan yang dilaksanakan di Kecamatan Bulagi dengan tujuan untuk membahas prioritas Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun 2024, Senin, (27/02/2023).

Kegiatan bertempat di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Bulagi dan dihadiri Pj. Bupati Bangkep, Kepala Bappeda dan Litbang, Asisten dan Staf Ahli Setda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kaban Kesbangpol, Danramil Bulagi, Camat Bulagi, Kepala Desa Se Kec. Bulagi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Dalam sambutan Camat Bulagi Nani Orab menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pj. Bupati Bangkep bersama rombongan yang telah hadir dalam rangka Musrenbang di Kecamatan Bulagi.

“Kami menyampaikan bahwa beberapa minggu yang lalu kami sudah melaksanakan Pra Musrembang, olehnya itu masing-masing kelompok yang menjadi prioritas akan di sampaikan,” ucapnya.

Disamping itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep Moh. Aris Susanto, SE.,ME dalam sambutannya mengatakan dengan berlakunya Undang – Undang Nomor 6 tahun 2005 Tentang Pemerintahan Daerah maka kewenangan daerah menjalankan tugas-tugas Pemerintahan, Pembangunan kemasyarakatan menjadi semakin besar dan penting.

“Peranan pembangunan di tingkat Desa diharapkan mampu menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk menampung aspirasi semua pihak merupakan bagian dari langkah perencanaan, planning pembangunan dari bawah untuk mendapatkan masukkan menyempurnakan kerja Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Bupati Kab. Bangkep Ihsan Basir, SH. LL.M mengajak kepada saudara (i) semua dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk memgintegrasikan mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan Daerah Kab. Bangkep.

“Berdasarkan data statistik pada tahun 2021 tercatat laju pertumbuhan ekonomi Kab. Bangkep sebesar 5,07 % walaupun pada tahun 2020 sempat mengalami pelambatan akibat pandemi virus covid 19, sehingga kita terus optimis pada tahun-tahun mendatang pertumbuhan ekonomi dapat terus kita tingkatkan,” jelas Bupati.

Lanjutnya, Tingkat Kemiskinan Kabupaten Banggai Kepulauan secara umum terus menurun setiap tahunnya dimana tahun 2020 sebesar 14, 04 %, menurun di tahun 2021 sebesar 13, 72 % dan tahun 2022 menjadi 13, 44 %.

“Pertemuan hari ini sangat penting untuk merancang langkah menyusun program dan kegiatan lebih Inovatif yang saudara-saudari telah input kedalam aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) berdasarkan dengan prioritas daerah untuk tahun 2023,” ucapnya.

Bupati juga menyampaikan, Tahun 2023 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPD Kab. Bangkep tahun 2023 – 2026 dengan isu-isu strategis yang masih harus segera di selesaikan adalah infrastruktur kawasan Ibukota belum optimal, masih tingginya angka kemiskinan ekstrim, infrastruktur jalan belum memadai, belum memadai kualitas SDM khususnya bidang Pendidikan, Kesehatan Aparatur Sipil Negara, petani dan nelayan, produktivitas dan produksi sektor pertanian/perikanan belum memadai dan masih tingginya angka stunting.

Selanjutnya, di tahun 2024 Pemerintah Kab. Bangkep mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur yang Mendukung Daya Saing Daerah” dengan prioritas pembangunan adalah Optimalisasi Infrastruktur jalan dan penataan kawasan ibukota terpadu, Peningkatan kualitas SDM pendidikan yang merata, Percepatan penurunan kemiskinan ekstrim melalui optimalisasi potensi lokal, Percepatan intervensi penurunan stunting dan Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilukada yang bekualitas.

Diakhir kegiatan disimpulkan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan Bulagi Skala Prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah terbagi tiga bidang, Yang pertama Bidang Fisik Prasarana terdiri dari :
▪︎ Desa Tolo : Pembangunan jalan
▪︎ Desa Boloy : Pembangunan jalan lingkungan perumahan
▪︎ Desa Bulagi II : Perbaikan Rumah tidak layak huni di dalam kawasan kumuh
▪︎ Desa Montomisan : Perbaikan rumah tidak layak huni di dalam kawasan kumuh
▪︎ Kel. Bulagi I : Rehabilitasi jalan
▪︎ Dea Sosom : Pembangunan spam jaringan Perpipaan dan kawasan pedesaan
▪︎ Desa Toolon : Pembangunan Pustu
▪︎ Desa Meselesek : Pembangunan jalan jalur 2 Oluno – Seasa
▪︎ Desa Komba² : Rehabilitasi jalan dalam desa
▪︎ Desa Sumondung : Rehabilitasi jalan
▪︎ Desa Oluno : Pembangunan jalan jalur 2 Oluno – Seasa
▪︎ Desa Kambal : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas SD
▪︎ Desa Alul : Perbaikan rumah tidak layak huni di dalam kawasan kumuh.
▪︎ Desa Lalanday : Pembangunan Dermaga Wisata
▪︎ Desa Peling Seasa : Pembangunan jalan lingkungan perumahan
▪︎ Desa Kayubet : Pembangunan jalan

Yang kedua Bidang Ekonomi Kerakyatan terdiri dari :
▪︎ Kel. Bulagi I : Pembangunan Kandang ternak
▪︎ Desa Meselesek, Boloy, Lalanday, Sumondung, Kel Bulagi I : Pengadaan Ternak sapi
▪︎ Desa Bulagi II : Pengadaan Karamba jaringan apung
▪︎ Desa Lalanday : Pengadaan Sapras budidaya rumput laut
▪︎ Desa Toolon, Kel Bulagi I, Boloy, Peling seasa, : Pengadaan alat tangkap nelayan
▪︎ Desa Oluno, Bulagi I, Tolo, Kambal : Pengadaan Bibit rumput laut
▪︎ Desa Komba-komba, Bulagi I : Pengadaan bibit tanamam hortikultura
▪︎ Desa Montomisan, Bulagi I : Pengadaan tanaman padi sawah, kacang tanah dan ubi banggai.

Yang ketiga Bidang Sosial Budaya :
▪︎ Desa Kambal : Pembangunan sarana prasarana Utilitas SD
▪︎ Desa Tolo : Rehabilitasi sedang berat sarana prasarana Utilitas SD
▪︎ Desa Lalanday : Pembangunan sarana prasarana Utilitas SD
▪︎ Desa Montomisan : Pembangunan Pagar Sekolah SD
▪︎ Desa Toolon : Pembangunam Pustu
▪︎ Desa Sosom : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Alul : Pembangunan Pustu
▪︎ Kel Bulagi I : Pembangunan Tribun Sepak bola
▪︎ Bulagi I : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Boloy : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Meselesek : Lanjutan Pembangunan Lapangan Sepak bola
▪︎ Desa Oluno : Pengadaan peralatan olahraga sepak bola
▪︎ Desa Sumondung : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Peling Seasa : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Komba-komba : Pembangunan Pustu
Desa Kaubet : Pembangunan Ruang Kelas SD.

Sumber: DUMP (IKP-KOMINFO)

Bangpanga, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc kunjungi Desa Lokasi Fokus (Lokus) Stunting di Desa Bangpanga Kecamatan Tinangkung Utara, Jumat, (24/02/2023).

Dalam kunjungannya, Ketua TP PKK di damping Ketua-ketua Pokja PKK Kabupaten dan disambut baik oleh pengurus PKK Kecamatan dan Desa setempat.

Kunjungan Ketua TP PKK ke desa lokus stunting dengan tujuan untuk bertemu secara langsung anak-anak yang stunting serta memberikan arahan terkait pola asuh anak.

Selain itu, sebanyak 18 anak stunting mendapatkan paket sembako dari Ketua TP PKK dengan harapan bantuan yang diberikan dapat meringankan ekonomi mereka.

Dalam arahannya, Ketua TP PKK menyampaikan bahwa pola asuh anak yaitu bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing serta mendukung perkembangan fisik anak.

Selain itu, Ketua TP PKK Banggai Kepulauan Wahyuningsih juga lebih menekankan dalam upaya penurunan stunting yaitu, Pola Asuh Anak  yang tepat, pemberian MPASI yang maksimal, mengobati penyakit anak yang dialami dan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Untuk mempercepat upaya penurunan stunting diharapkan peran aktif masyarakat terutama ibu balita agar membawa anaknya ke posyandu setiap bulan,” katanya.

Diketahui, pola asuh anak memberi pengaruh besar pada karakter dan perilaku balita di kemudian hari dan merupakan tanggungjawab orang tua sebab, orang tua merupakan guru pertama untuk anak dalam mempelajari beberapa hal. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Ihsan Basir, SH.,LL.M bersama Ketua TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc gelar silaturahmi dengan makan bersama anak-anak buruh pelabuhan Salakan bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (23/02/2023).

Silaturahmi yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan saling berbagi kepada sesama apalagi kepada anak-anak yang membutuhkan.

Dalam kesempatan ini, Bupati yang didamping Ibu Ketua TP PKK memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bertanya serta menyampaikan harapan mereka.

Disaat diberikan kesempatan untuk menyampaikan harapan, mereka meminta agar dapat dibuatkan lapangan futsal di Desa Bongganan Kecamatan Tinangkung karena kebanyakan mereka adalah warga masyarakat Desa Bongganan.

Selain itu, mereka juga punya kesibukan lain yang lebih produktif disela-sela waktu luang, mempunyai tempat bermain selain menjadi buruh di pelabuhan.

Kurang lebih sebanyak 45 orang anak yang sempat hadir dan mereka disambut dengan baik sehingga acara silaturahmi berjalan dengan aman dan lancar. (IKP-KOMINFO)

Desa lokasi fokus penurunan stunting Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2022 dan 2023.

Tabel Balita Stunting di Kab. Banggai Kepulauan tahun 2021-2022

Jumlah Balita Stunting per Desa Kab. Banggai Kepulauan pengukuran bulan Agustus 2022

Selengkapnya dapat di unduh link dibawah :

DESA LOKASI FOKUS PENURUNAN STUNTING

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Digelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) di Hotel Santika Luwuk Kab. Banggai, Selasa, (21/02/2023).

Dalam rapat tersebut turut dihadiri Pj. Bupati Bangkep Ihsan Basir, SH.,LL.M, Ketua II DPRD Bangkep, Eko Wahyudi, ST, Kapolres diwakili Kabagren AKP. Yuswanto, SH, Dandim 1308/LB diwakili Pasipers Mayor Inf. Abdul Azis, Kajari Balut diwakili D. Edwar, SH, Kaban Kesbangpol Muchsin HS. Yasano, S.Ag beserta 3 Staf Kesbangpol.

Adapun agenda rapat Forkopimda sebagai berikut, membahas mengenai masalah transportasi kapal cepat rute Luwuk-Salakan akan dikoordinasikan dimana kendalanya subsidi BBM tidak cukup.

Tahun depan akan diutamakan infrastruktur, sedapat mungkin pokoir-pokir dapat disatukan untuk kemajuan daerah, kemudian di evaluasi kembali pasar rakyat yang sudah ada lalu untuk dikembangkan lagi, akan diadakan dilokasi perkantoran.

Selanjutnya, memperbaiki Desa Bongganan (Kamping Pelangi) untuk desa wisata dan meningkatkan infrastruktur jalan/ kantong produksi agar meningkatkan perekonomian masyarakat.

Itulah beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat Forkopimda, semoga apa yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan lancar demi kemajuan daerah Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan Masa Bakti 2022-2027 dilaksanakan di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Jumat, (17/02/2023).

Mewakili Ketua PMI Provinsi Sulawesi Tengah, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi Drs. Amirudin Syah Sahib, M.Si melantik secara resmi Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan Masa Bakti 2022-2027.

Adapun nama-nama Dewan Kehormatan yang resmi dilantik yaitu, Ketua Dewan Kehormatan Rusli Moidady, ST.,MT bersama anggota Muh. Aris Susanto, SE.,ME, Ir. Ferdy Salamat, ST.,M.Si, Muhamad Amin, S.Pd dan Dra. Jeane Rorimpandey.

Nama Pengurus PMI Kab. Banggai Kepulauan masa bakti 2022-2027, Ketua PMI Kab. Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH, Ketua Bid. organisasi dan Komunikasi Harli Awing Masenge, S.Pd.,M.Si, Ketua Bid. Yansoskesmas dan UDD Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH, Ketua Bid. Penanggulangan Bencana, Relawan, PMR dan SDM Ratno Salim, SKM, Ketua Bid. Penggalangan Dana Stevan Moidady, SE.,M.Si, Sekretaris Hamja Bakalinga, SH, Bendahara Kalsum M.J Pulian, S.Kep, anggota Risdawati, SKM, Siti Fatmawati, SKM, Sirjo Luadin, S.Sos dan Abd. Salam, SKM.

Dalam sambutan Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi Drs. Amirudin Syah Sahib, M.Si mewakili Ketua PMI Prov. Sulteng menyampaikan permohonan maaf Ketua PMI Bapak Moh. Hidayat Lamakarate tidak sempat hadir karena adanya kegiatan penggalangan dana secara masal di Palu untuk saudara kita yang ada di Turki dan Suriyah.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus PMI Kabupaten Banggai Kepulauan periode 2017-2022 yang telah banyak memberi kontribusi didalam pengabdian kepada masyarakat, kami juga tetap memohon untuk bisa dan senantiasa berkenan untuk memberikan sumbang pemikiran kepada pengurus baru pada periode 2022-2027 ini,” ucapnya.

“Kami titipkan kepada pengurus baru untuk senantiasa berkoordinasi, berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah karena organisasi ini merupakan organisasi kegiatan sosial kemanusiaan, sehingga Pemda bisa mendukung program-program PMI,” tambahnya.

Selain itu, Mewakili Bupati Bangkep, Sekda Rusli Moidady, ST.,MT menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya berharap segenap struktur kepengurusan baru dapat menahkodai kiprah PMI Kabupaten Banggai Kepulauan dengan lebih baik, terlebih dalam menghadapi situasi yang tidak menentu, yang memerlukan kesiap-siagaan dan strategi yang adaptif di segala kondisi.

“Saya berpesan kepada segenap Ketua dan Pengurus PMI Kabupaten Banggai Kepulauan, untuk dapat menyusun program kerja yang dapat berjalan beriringan dengan program dan visi-misi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, sangat di perlukan sinergitas dan harmonisasi yang serasi, antara Pemerintah, Organisasi, dan seluruh masyarakat untuk mampu mewujudkan tujuan daerah secara optimal,” jelas Sekda.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Kabupaten Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan, MPH juga menyampaikan bahwa Palang Merah Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan mempunyai tiga kegiatan rutin yaitu, siaga bencana diantaranya bencana alam dan bencana non alam, mempersiapkan generasi remaja adanya PMR pelajar dari SMA dan SMP dan tetap dikembangkan sampai ke desa serta yang terakhir adanya Unit Donor Darah (UDD) menjamin kualitas darah aman.

Turut hadir, Ketua DPRD Bangkep, Unsur Forkopimda, Sekretaris PMI Prov. Sulteng, Danramil 1308/Salakan, Organisasi Perempuan, Kepala OPD, Pengurus PMI Kab. Bangkep serta undangan lainnya. (IKP-KOMINFO)