Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Operasi pasar dalam situasi pandemi Covid-19 melalui kegiatan pasar murah beras yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Koperindag dan Dinas Ketahanan Pangan Kab. BanggaiKep disambut baik oleh masyarakat desa Batangono Kecamatan Buko.

Aparat Desa Batangono Ibu Rini selaku penangungjawab penyaluran beras pasar murah di desa Batangono menyampaikan kepada Anggota DPRD Kab. Banggai Kepulauan, Feliks Go saat monitoring (23/4/2020). Rini menyatakan bahwa masyarakat menyambut baik kegiatan pasar murah dalam situasi harga beras yang melonjak tinggi sampai dengan Rp.10 ribu bahkan 11 ribu perliter.

Bebarapa masyarakat Desa Batangono saat dijumpai di Balai Desa  saat mengambil beras mengatakan bahwa “Cukup terbantu dengan kegiatan pasar murah ini karena harga beras yang lagi mahal tapi melalui pasar murah ini kami bisa membeli beras Rp.8.100/Kg kalau di warung sudah 10 ribu bahkan 11 ribu perliter”, ungkap salah satu ibu.

Saat ditanyakan apa yang menjadi harapan masyarakat dalam situasi saat ini meraka hanya mampu berharap agar ada lagi kegiatan pasar murah yang menyediakan sembako lengkap bukan hanya beras serta mungkin ada bantuan dari Pemerintah. (AmosKominfo)

Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Kondisi jalan lingkungan Desa Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan sangat memprihatinkan, karena sudah berada dalam kondisi rusak total.

Beberapa masyarakat Desa Pelinglalomo saat dijumpai Sabtu (7/3/2020) mengungkapkan keluhan mereka mengenai jalan yang ada di desa yang kurang lebih sudah rusak sejak 13 tahun tapi tidak kunjung diperbaiki.

“Lalu ketika pelaksanaan lomba desa tingkat kabupaten yang kebetulan Bupati dan Ketua DPRD Banggai Kepulauan hadir dalam kegiatan tersebut menjanjikan bahwa akan diaspal tapi sudah 4 tahun belum juga terealisasi seakan-akan kami dilekos akan (dibohongi)”, ujar salah satu masyarakat yang minta namanya dirahasiakan.

Disamping itu, menurut salah satu Aparat Desa yang enggan menyebutkan namanya menginformasikan bahwa “Pada saat musrembang tingkat kecamatan Buko yang dilaksanakan di Tataba (13/2/2020) yang lalu, Bappeda sudah sampaikan katanya akan direalisasikan pada tahun 2021”.

Lanjutnya, “Sebenarnya tahun ini sudah terealisasi tapi karena hanya berapa meter ditolak oleh Anggota DPRD asal Kecamatan Buko Feliks Go karena menurut Feliks yang kami mau bukan sepotong-sepotong tapi secara keseluruhan ruas jalan lingkungan desa Pelinglalomo dapat diperbaikan dan kami minta dalam tahun ini 2020”,ujar salah satu Aparat Desa.

Sehingganya ia berharap, “Untuk itu kami sangat mengharapkan kiranya tahun 2021 dapat segera terealisasi karena kondisinya jalan sudah sangat memprihatinkan, batu-batu pecah, material sudah berserakan yang dapat membahayakan pengguna jalan dan masyarakat”, ujar aparat desa yang tidak mau menyebutkan namanya. (JARKominfo)