Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal ini ditandai dengan penyelenggaraan Bimbingan Teknis Implementasi SPBE dalam Akselerasi Pemerintah Digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dan dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO, Kamis (11/9/2025).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur daerah dalam mengimplementasikan SPBE sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional.

“Implementasi SPBE yang efektif tidak hanya membutuhkan regulasi dan infrastruktur, tetapi juga pemahaman kuat dari seluruh pemangku kepentingan di setiap unit kerja. Karena itu, bimtek ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan,” jelas Kadis Kominfo.

Lebih lanjut disampaikan, maksud dan tujuan bimtek ini antara lain memberikan pemahaman teknis kepada perangkat daerah terkait penerapan SPBE, sekaligus meningkatkan kemampuan aparatur dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini menghadirkan narasumber SPBE Bapak Prof. Tony D. Susanto, PHD dan diikuti oleh staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah atau perwakilannya, serta admin SPBE di lingkup OPD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan adalah sebuah keniscayaan. SPBE dipandang bukan hanya sekadar digitalisasi dokumen atau layanan, tetapi sebagai upaya menyeluruh untuk membangun pemerintahan yang responsif, transparan, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kegiatan ini harus menjadi momentum bersama dalam memperkuat komitmen kita terhadap transformasi digital pemerintahan di Banggai Kepulauan. Mari kita wujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Bupati.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya bimtek ini, dengan harapan hasil yang diperoleh dapat mendorong percepatan implementasi SPBE di setiap lini pemerintahan. (IKP-KOMINFO)

Makassar, BanggaiKep.go.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalu unit kerja Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Wilayah Timur Tahun 2024, di Kota Makassar, Selasa (27/08/2024).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Ugi Cahyono Setiono yang bertujuan untuk memberikan pendampingan penuh kepada perwakilan Pemerintah Daerah dalam memahami dan menyelesaikan proses penilaian mandiri Evaluasi SPBE. Pelaksanaan kegiatan diikuti pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Wilayah Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

Di Wilayah Sulawesi Tengah termasuk salah satunya dari perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku bersama Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Persandian dan Statistik Hamdani Mania yang ikut dalam pendampingan evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tersebut.

Dalam kegiatan menghadirkan narasumber Tony Dwi Sutanto dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Sony Fajar Surya dari Universitas Telkom, dan Mahmud dari Universitas Hasanuddin.

Pada sesi coaching clinic penilaian mandiri evaluasi SPBE tahun 2024, Sony Fajar Surya dari Universitas Telkom menyampaikan bahwa Perangkat Daerah yang masuk pilar utama dalam meningkatkan indeks SPBE harus bersinergi ketika melakukan tahapan proses evaluasi menuju daerah yang betul-betul memanfaatkan sistem digital dan mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia. (IKP-KOMINFO)

Panduan Pemanfaatan Infrastruktur dan Aplikasi Berbagi Pakai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Selengkapnya silahkan unduh link dibawah,

Panduan Pemanfaatan SPBE