Wakil Gubernur, Drs. Mamun Amir, Mewakil Gubernur Memimpin Rapat Dengar Pendapat Badan Akuntansi Publik DPR RI, bersama Wakil Ketua (Badan Akuntabilitas Publik ) DPD RI Zainal Arifin, A,Md,Kep, Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah Evenri Sihombing, di Ruang Rapat Polibu, Kamis, 27 Januari 2022.

Wakil Gubernur Drs. Mamun Amir, Menyampaikan Salam Hangat dari Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, saat ini Bapak Gubernur menghadiri Undangan Wapres KH. Maruf Amir untuk melaporkan Progres Penyelesaian Permasalahan Lokasi Huntab dan Percepatan Rehab dan Rekon Dampak Bencana Silawesi Tengah dan Pertemuan dengan Beberapa Kementrian yang sudah terjadwalkan.

Wakil Gubernur menyampaikan atas nama Masyarakat menyampaikan selamat Datang Kepada Tim Badan Akuntabilitasi Publik (BAP) DPR RI di Sulawesi Tengah semoga selama di Palu memberikan kesan yang membahagiakan sehingga akan dapat berkunjung kembali di Sulawesi Tengah.

Wakil Gubernur Juga menyampaikan pesan dari Gubernur kepada Tim Badan Akuntabilitasi Publik DPD RI Khususnya Pak Rahman Taha agar terus memperjuangkan dibukanya Kran Pemekaran Daerah, sesuai Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur bahwa dengan luasnya Wilayah Kabupaten perlu pembentukan Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Tengah dengan Penambahan Kabupaten dan Kota 10 Daerah Otonom Baru dengan harapan terwujudnya Pelayanan Masyarakat, Pembangunan Daerah yang lebih baik. Selanjutnya seluruh data yang dibutuhkam sudah disiapkan oleh Kepala Inspektorat dan akan diserahkan kepada Masing – masing Anggota DPD RI .

Wakil Ketua II BAP DPD RI Zainal Arifin, A,Md,Kep, menyampaikan tujuan Kunjungannya Tim BAP DPD RI di Sulawesi Tengah untuk memastikan Peran BPK dalam pemeriksaan APBD sudah berjalan baik, dan juga untuk mengetahui sudah jauh mana Pemerintah Daerah dapat menindaklanjuti temuan BPK RI , juga sejauhmana Akuntabilitas Keuangan Daerah Provinsi , Kabupaten /Kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Pada Kesempatan Itu, Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Muhlis, MM, menyampaikan bahwa Opini BPK atas Pemeriksaan Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah dari Tahun 2016 – 2020, memperoleh Opini WTP  selanjutnya untuk opini sebelumnya Provinsi Juga Memperoleh Opini WTP.

Yang menjadi Sorotan adalah terkait dengan Laporan Keuangan Kabupaten Bangkep yang memperoleh Opini Disclaimer, apa penyebab kondisi ini kendala apa yang dihadapi dan bagaimana langkah-langkah yang diambil untuk menyelesaikan seluruh Tindak Lanjut dari Temuan BPK RI .

Selanjutnya Dr. Abdul Rahman Thaha, SH,MH, Menyampaikan bahwa sorotan terhadap akuntabilitas keuangan daerah di sulawesi tengah ada 3  Kabupaten dan 1 Kota , Kabupaten Donggala, Balut, Banggai Kepulauan dan Kota Palu, selanjutnya yang menjadi perhatian serius adalah Tindak Pidana Kerugian Negara di Kabupaten Banggai Kepulauan dan pelakunya saat ini sudah Buron jumlah Kerugian Keuangan Daerah sebesar Rp. 35 M, Abdul Rahmat Thaha , akan mempertanyakan kenapa tidak bisa dicari yang bersangkutan, Abdul Rahmat Thaha meminta Agar yang bersangkutan agar segera ditangkap.

Bupati Bangkep Rais Adam, menyampaikan harapannya agar saudara Thamrin yang melakukan perbuatan tersebut segera ditangkap untuk memastikan penyelesaian permasahan yang terjadi kerugian daerah sebesar 35 M, saat ini Pemerintah Kabupaten Bangkep sudah melakukan penataan keuangan daerah dengan baik agar tidak terjadi perbuatan yang dapat menimbulkan kerugian Daerah kedepan.

Kepala BPKP Perwakilan Sulawesi Tengah, Evenri Sihombing , menyampaikan bahwa hubungan kerja BPKP Dan Pemerintah daerah sangat baik, selanjutnya untuk pendampingan pemeriksaan kerugian Daerah Bangkep hanya sebesar Rp. 29 M , karena Uang sebesar 7 M , belum sempat dicairkan tetapi ada pemalsuan Tanda Tangan dan Tim BPKP kedepan akan menjadi saksi atas perbuatan tersebut.

Dari segi perencanaan, bahwa banyak program OPD belum sejalan dengan Visi dan Misi Kepala Daerah dan juga dalam pengelolaan Anggaran Pemulihan Dampak Bencana masih terdapat anggaran yang belum dilengkapi pertanggungjawaban, sehingga dalam 2 bulan kedepan akan dilakukan pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu.

Tim Anggota BAP DPD RI yang berkunjung di Sulawesi Tengah :
1. Bapak  Zainal Arifin , A,Md, Kep.
2. Dr . Abdul Rachman Thaha, SH,MH.
3. Drs. Ahmad Bastian SY.
4. Alexander Fransiskus
5. Bambang Santoso.
6. Evi Apita Maya , SH,M.kn.
7. Habib said Abdurrahman
8. Dr. Maya Romantir , MA,P.hd.
9. Lily Amelia Salurapa.
10. Hj. Andi Nirwana S,SP,MM.
11. Ir. H. Iskandar Muda B.Lopa.
12. H. Abdurrahman Abubakar Bahmid Lc.
13. Miranti Dewaningsih.
14. Yance Samonsabara.

(Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. Sulteng)

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *