Tataba, BanggaiKep.go.id – Kondisi infrastruktur ruas jalan Paisubatu menuju Dusun Ebenheizer Desa Kecamatan Buko yang mengalami rusak total menyebabkan mobil Ambulance pengantar jenazah almarhumah Sanili Yotupe masyarakat Dusun KAT Monggolit Desa Talas-talas yang meninggal di Desa Olusi mengalami kendala.

Almarhumah Sanili Yotupe meninggal pada hari Selasa, 25 Januari 2022 pada pukul 19.15 Wita, oleh pihak keluarga hendak langsung memulangkan jenazah almarhumah namun terkendala tidak ada kendaraan yang bersedia untuk mengantarkan karena kondisi jalan yang rusak total.
Kepala Desa Olusi Yason Manganti bersama Bhabinkamtibmas Brigpol. Yengki Kumano dan Babinsa Serda Masyudi Molinas memberikan pemahaman bagi keluarga agar bersabar sampai besok pagi untuk memulangkan jenazah almarhumah berhubung jalan yang sulit dilalui kendaraan.
Atas bantuan kerjasama dari Pemerintah Desa Olusi dan Talas-talas serta Babinkamtibmas dan Babinsa membuahkan hasil sehingga pada hari Rabu (26/1/2022) pukul 9.20 Wita ada kendaraan Ambulance yang bersedia mengantar jenazah almarhumah ke Dusun Ebenheizer untuk disemayamkan di rumah orang tuanya.

Rencana awal mobil hanya akan mengantar jenazah sampai di pertigaan Desa Paisubatu menuju ke Dusun Ebenheizer karena kondisi jalan yang rusak total, tapi atas inisiatif saudara Luci Dudukano sopir berupaya untuk mengantarkan jenazah sampai kedusun Ebenheizer dengan harapan ada masyarakat yang bersedia membantu mendorong kendaraan saat melewati jalan yang memang rusak total serta menimbun lubang-lubang yang ada.
Mobil berapa kali harus didorong oleh masyarakat sampai melewati beberapa titik ruas jalan yang memang sudah tidak layak lagi digunakan karena dapat membahayakan pengguna jalan.

“Sudah seharusnya ruas jalan Paisubatu menuju Dusun Ebenheizer diperbaiki dan ditingkatkan, kasihan masyarakat harus melalui jalan ini setiap hari,” ungkap Kepala Desa Talas-talas Jefri Welong.
Ia juga berharap semoga apa yang sudah dijanjikan beberapa waktu lalu oleh Pemda saat pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan Buko dapat terealisasi.
“So puas lewat jalan ini setiap hari, sama deng ada lewat kuala yang kering karena lubang dan batu-batu yang berserakan kalau lewat tidak jatuh (cilaka) berarti aman saja, mar kalau sampe cilaka nda tau cuma sampe Puskesmas atau tembus rumah sakit,” kata beberapa masyarakat pengguna jalan.

Selain itu, Anggota BPD Desa Batangono perwakilan Dusun Ebenheizer, saudara Yet mengatakan “Kalau lewat jalan ini dalam keadaan sehat tidak apa-apa tapi kalau bawah orang sakit pasti lebih parah lagi sakitnya, apalagi bawa mayat begini kalau bukan Ambulance tidak ada yang mo antar pasti tinggal dipikul sama dengan jaman dulu sebelum ada jalan raya,” ucap Yet.
“Kami masyarakat sangat berharap untuk ruas jalan Paisubatu menuju Dusun Ebenheizer segera diperbaiki, kasihan kami so cukup menderita dengan ini kondisi jalan,” harap Yet (JAR-KOMINFO)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!