Labasiano, BanggaiKep.go.id – Pasca dilaksanakannya Sidang Majelis Sinode Tahun 2020 di Klasis Salakan pada beberapa waktu lalu mengharuskan Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan memindah tugaskan beberapa pekerja gereja guna memperlancar tugas pelayanan di wilayah pelayanan Sinode GPIBK.

Walau dalam situasi Pandemi Corona Virus tidak menghambat MPH Sinode GPIBK untuk melaksanakan tugas dan panggilan gereja untuk terus bersaksi, bersekutu dan melayani, walau pun ibadah minggu dilaksanakan ditiap rumah jemaat masing-masing sejak dikeluarkannya maklumat Kapolri dan Himbuan pemerintah, tidak menghalangi jalannya tugas lembaga Sinode GPIBK untuk melaksanakan serah terima beberapa pekerja gereja dilingkup sinode GPIBK.

Minggu, (3/5/2020) bertempat di Gedung Gereja Jemaat Eklesia Tataba Labasiano MPH Sinode GPIBK melaksanakan serah terima Ketua Jemaat Eklesia Tataba Labasiano dari pejabat yang lama Pdt. Estinance Sondek, S.Th kepada pejabat yang baru Pdt. Serli Kidolite, S.Th yang diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Bendahara Sinode GPIBK Pdt.Barnabas Sooai, S.Th.

Dengan bahan Khotba dalam kitab Yosua 1:1-9 dengan tema Khotba “Pemimpin Yang Memimpin Dengan Otoritas Allah” Pdt.Barnabas dalam khotbanya menekankan bahwa pemimpin yang memimpin dengan otoritas Allah selalu berorentasi dan bepedoman pada kebenaran firman TUHAN bukan berdasarkan kehebatan, kepintarannya, sebagaimana TUHAN meminta Yosua untuk “Janganlah Melupakan Taurat Tuhan (Firman TUHAN) baik siang atau pun malam, supaya bertindak hati-hati sesuai dalam segala yang tertulis didalamnya sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (Yosua 1:8).

Selesai ibadah dilanjutkan dengan serah terima jabatan ketua jemaat yang dipandu oleh MPH Klasis Buko Tengah Pnt. Amos Porodisa, S.Pd, S.Th selaku Bendahara Klasis serah dilaksanakan oleh Pdt.Barnabas Sooai, S.Th selaku MPH Sinode GPIBK.

Serah terima hanya dihadiri oleh majelis jemaat dan perwakilan jemaat 2 orang dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19 dalam sambutan MPH Sinode pdt. Barnabas pun mengajak agar gereja hadir dan berperan aktif dalam upaya memutuskan penyebaran Virus Corona dan terus melaksanakan kegiatan ibadah sesuai anjuran pemerintah sampai berakhirnya virus ini.

Pdt.Barnabas pun mengajak majelis jemaat dapat membantu dan menopang ketua jemaat yang baru agar pelayanan bagi jemaat dapat berjalan lancar. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kab. Banggai Kepulauan update 3 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru ODP, PDP dan OTG.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien, OTG 1 orang.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.028 orang.

Terimakasih.🙏Salam Sehat

Atas nama pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM (ElsiKominfo)

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Guna memastikan berjalan dengan baik dan lancar program oprasi pasar melalui pasar murah beras yang dilaksanakan oleh Dinas Koperindag dan Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam upaya meringankan beban masyarakat dengan meningkatnya harga beras dampak dari pademi Covid-19.

Anggota Komisi III DPRD Kab.BanggaiKep melaksanakan monitoring di Kecamatan Buko Selatan pada hari Kamis (23/4/2020) dengan turun langsung ke desa-desa di wilayah kecamatan Buko Selatan.

Hendrik Lao Anggota DPRD Kab.BanggaiKep saat dijumpai di Lumbia menjelaskan kegiatan monitoring merupakan langka evaluasi dari kegiatan oprasi pasar melalui pasar murah beras yang dilaksanakan oleh Pemda Banggai Kepulauan khususnya Dinas terkait yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Koperindag.

“Yang perlu kami ketahui selaku DPR apakah kegiatan ini berjalan baik dan lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan serta berdampak bagi masyarakat”, kata Hendrik.

Lanjut Ko Gong (sapaan akrap Hendrik Lao) “Terutama dalam hal pembagian kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah desa agar tidak ada penambahan harga dari apa yang sudah ditetapkan Rp.8.100/Kg, karena tujuan pasar murah ini untuk meringankan beban masyarakat karena naiknya harga beras akibat wabah Corona Virus”, jelas Ko Gong.

Saat ditanyai hasil monitoring disejumlah desa yang ada di Kec. Buko Selatan beliau menjelaskan “Semua desa mengharapkan pelaksanaan pasar murah selanjutnya dengan harga terjangkau serta jumlahnya ditingkatkan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada ditiap desa dan harapan masyarakat juga berharap bukan hanya beras tetapi ada minyak goreng, gula dan kebutuhan pokok lainnya”, ungkap Hendrik. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan semua pihak terus bersinergi dan berupaya melalui kegiatan pencegahan baik pemeriksaan arus kedatangan orang dipintu masuk keluar Kab. BanggaiKep, Sosialisasi serta pembagian masker dalam upaya mencegah Covid-19 ketika berada diluar rumah.

PKM Tataba Kecamatan Buko Kab.Banggai Kepulauan melalui gerakan 1000 masker kain untuk masyarakat Kecamatan Buko pada hari Kamis (30/4/2020) melaksanakan kegiatan bagi masker kain untuk ABK dan buruh yang ada di Pelabuhan Leme-leme serta masyarakat yang hendak ke Luwuk yang tidak mengenakan masker demikian pula dengan masyarakat yang baru datang dari Luwuk.

Kepala PKM Tataba Sianti, A.Md.Kep menjelaskan bahwa “Pembagian masker kain bagi masyarakat Kecamatan Buko maupun dari luar Kecamatan Buko yang tidak mengenakan masker merupakan upaya dari kami sebagai tenaga medis dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Buko khususnya dan Kabupaten Banggai Kepulauan pada umumnya”.

Penangungjawab gerakan 1000 masker kain untuk masyarakat Buko Ririn F. Melu saat wawancarai jurnalis DisKominfo Kab.Banggaikep dijumpai (1/5/2020) menjelaskan “Gerakan ini merupakan upaya untuk meningkatkan peran serta semua pihak dalam berperan bersama guna mencegah Covid-19 dengan mendukung serta berpastisipasi dan berdonasi dalam gerakan Tim Pencegahan Covid-19 dalam pencegahan penyebaran Corona Virus, yang terutama pada saat ini adalah masker karena sesui himbauan Satgas Pencegahan Covid-19 bahwa semua masyarakat wajib untuk pakai masker ketika beraktivitas diluar rumah”, ungkap Ririn. (AmosKominfo)