Minanga, BanggaiKep.go.id – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) mulai disalurkan oleh sejumlah Pemerintah Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan bagi masyarakat miskin serta masyarakat yang terdampak pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang tidak terkafer sebagai penerima bantuan sosial lainnya.

Pemerintah Desa Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kab.BanggaiKep pada Sabtu, (16/5/2019) menyaluran bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa bagi masyarakat Desa Minanga yang terdaftar sebagai penerima BLT-DD sebanyak 46 kepala keluarga.

Pj.Kades Minanga Emerson Moligay mengharapkan agar masyarakat yang menerima BLT-DD dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk membeli sembako dan kebutuhan pokok sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh keluarga dalam situasi penyebaran virus corona, agar bantuan ini benar bermanfaat bagi semua anggota keluarga.

“Nantinya penerima BLT-DD akan menerima selama 3 bulan April sampai dengan Juni 2020, penyaluran kali ini untuk bulan April semoga bulan Mei segera terealisasi”, kata Emerson.

Kehadiran Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P yang didampingi oleh Ketua TP-PKK Kec.Bulagi Utara Ny. Rita E. Moligay di Desa Minanga guna memastikan penyaluran BLT-DD di Desa Minanga berjalan dengan baik dan lancar serta disalurkan sesuai apa yang diatur dalam Permendes PDTT No 6 Tahun 2020 setiap kepala keluarga menerima Rp.600 Ratus Ribu per bulan selama 3 bulan.

Dalam penyaluran BLT-DD Edison Moligay menyampaikan kepada Pemdes Minanga serta masyarakat “Jika ada yang belum terdata atau masyarakat yang komplain tolong disampaikan kepada kami dan yang belum terdata silahkan didata nanti kami koordinasikan dengan pak Bupati langkah apa yang akan diambil bagi yang belum terdata tapi benar-bebar membutuhkan bantuan dalam situasi pandemi covid-19”.

Edison pun menghimbau kepada masyarakat untuk membiasakan diri bahkan wajib untuk pakai masker ketika keluar rumah apalagi mengunjungi tempat umum seperti kantor Pemerintahan dan pasar, toko dll serta sering cuci tangan dengan sabun pada air mengalir dan selalu jaga jarak, jangan berkumpul jika tidak ada hal penting yang dibicarakan, serta patuhi himbau pemerintah karena itu adalah obat yang manjur.

Juga hadir dalam penyaluran BLT-DD Desa Minanga, Anggota Koramil 1308-12 Bulagi Sertu Suyitno yang mewakili Danramil, Bripda Homardi yang mewakili Kapolsek Bulagi serta Tenaga Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara Aprioni Totu’u, S.T. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Berawal dari kunjungan jurnalis Dinas Kominfo Kabupaten Banggai Kepulauan kekediaman Bapak Wedi Yotupe masyarakat Desa Talas-talas Dusun Komunitas Adat Terpencil (KAT) Monggolit salah satu pasien yang rawat jalan karena diketahui menderita penyakit tumor dibagian leher.

Atas permintaan keluarga untuk dapat mencarikan bantuan untuk pengobatan, maka Jurnalis DisKominfo menghubungi tenaga medis PKM Tataba untuk membicarakan hal tersebut dan akhirnya berinisiatif untuk menggalang donasi Puskesmas Tataba Peduli dan ini disambut baik oleh Kapus Tataba, Sianty, A.Md.Kep.

Akhirnya melalui akun Facebook Puskesmas Tataba memposting penggalangan donasi untuk Bapak Wedi dan belum sampai seminggu sudah ada beberapa donasi yang menyumbang dengan jumlah yang berbeda.

Atas permintaan salah satu pendonasi dari Kabupaten Donggala Ibu Rezty Adizty dan donasi lainnya memohon untuk segera menyalurkan donasi mereka sebesar Rp. 2.000.000 untuk keluarga agar dapat segera dimanfaatkan.

Pada Minggu, (17/5/2020) Tim Puskesmas Tataba Peduli yang beranggotakan Jurnalis DisKominfo BanggaiKep dan Beberapa tenaga medis PKM Tataba, dr. Maria, Mantri Yuspianus dan Aldi serta Ses Ririn dan Nuki, langsung bergerak setelah masuknya transferan Rp. 2.000.000 dari pendonasi dari Donggala dan ditambah pendonasi lainya sehingga jumlah total terkumpul Rp. 3.450.000.

Tanpa disangka dan diduga oleh Tim setiba di lokasi kediaman pasien, ternyata Bapak Wedi sudah berpulang kembali pada Sang Pencipta. Saat tim tiba isak tangis keluarga tidak dapat dibendung.

Bantuan diterima langsung oleh pihak keluarga istri dan orang tua yang disaksikan oleh Kepala Desa Talas-Talas Jefri Welong, Anggota Koramil 1308-13 Buko, Kadus Ebenheizer, Ketua Kelompok KAT Monggolit, Erien Welong serta Gembala Jemaat Ebenheizer Hori Pea, S.Th.

Orang tua Almarhum menyampaikan banyak terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari semua pihak kiranya Tuhan membalas kebaikan bapak ibu semua.

Jefri Welong pun menyampaikan banyak terima kasih kepada Tim Puskesmas Tataba Peduli dan semua pendonatur yang sudah boleh meringankan beban anggota masyarakat kami, “Harapan saya selaku kades kiranya kita semua diberkati oleh TUHAN dan dimudahkan rejekinya”. (AmosKominfo)

 

Dusun Sasake-Seano, Banggaikep.go.id – Pasar merupakan tempat dimana terjadinya perjumpaan antara pembeli dan penjual guna memenuhi kebutuhan masing-masing dalam kehidupan sehari-hari.

Tapi aktifitas di pasar Pedalam Sasake Desa Seano Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan beda dengan pasar yang dijumpai dibeberapa tempat.

Aktifitas di pasar pedalaman Dusun Sasake transaksinya dengan cara barter barang dengan barang, masyarakat yang ada di pesisir pantai (Kampung) datang kepasar Pedalaman Sasake membawa sembako, ikan atau hasil laut, rempah-rempah dan bahan lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat Pedalaman Sasake.

Sedangkan masyarakat Sasake membawa hasil kebun mereka berupa umbi-umbian dan hasil hutan seperti madu dan lain-lain sering juga hasil ternak mereka untuk dibarter dengan barang yang dibawah orang dari kampung.

Dihon Yunggoli saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo BanggaiKep pada Sabtu, (16/5/2020) di pasar pedalam Sasake mengatakan bahwa “Pasar ini sudah sejak satu bulan lalu dibuka awalnya setiap hari Jumat tapi kini dirubah setiap hari Sabtu”.

Saat ditanya bagaimana cara barter yang dilakukan, Dihon menjelaskan “Misalnya ikan 1 tusuk (ikat) ditukar dengan bete 7 atau 8 biji tergantung besar kecil ikan dalam arti diseimbangkan harga kedua barang agar sama-sama untung”.

“Syukurlah kali ini sudah ada jalan yang dibuka jadi kami dari kampung mudah untuk menjangkau pasar ini”, tambah Dihon.

Salah satu Bapak yang kelihatan sudah lanjut usia yang tidak diketahui namanya mengatakan, “Sebenarnya pasar ini sudah ada dari dulu, kalau dulu dibilang pasar Babono dalam bahasa Banggai yang artinya Pasar Hutan yang aktifitasnya sama seperti ini barter, tapi kalau dulu agak ramai karena masyarakat yang  berdomisili dipedalam hutan dibeberapa tempat yang bisa menjangkau pasar Babono datang untuk melakukan barter dengan orang kampung”. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id –  Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 17 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 27 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.387 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM.(ElsiKominfo)