Sampaka, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa dan Tim Relawan Covid-19 Desa Sampaka Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan membuka kembali Pasar di Desa Sampaka namun, dengan mengikuti Protokol covid-19.

Sampaka adalah Salah satu desa yang berada di Kecamatan Totikum dimana sebelumnya pasar (tempat jual beli barang) pernah ditutup guna pencegahan penyebaran covid-19 yang sudah berkembang di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Hari ini Jumad, (15/05/2020) bersama Pemerintah Desa dan Tim Relawan covid-19 yang diketuai oleh Haerani Burahim selaku Kepala Desa Sampaka telah membuka kembali pasar dan pedagang dapat berjualan lagi.

“Kami seluruh Pemerintah dan Tim Relawan covid-19 Desa Sampaka sudah membuka pasar dan mengijinkan orang berjualan sebagaimana yang sudah dilakukan sebelumnya buka setiap hari jumad, namun kami menekankan kepada seluruh masyarakat harus tetap menggunakan masker baik yang datang berdagang atau yang berbelanja”, tegas Haerani.

“Kemudian setelah selesai membeli keperluan belanja maka diharuskan kepada masyarakat agar langsung meninggalkan pasar dan pulang ke rumah, guna mengurangi kerumunan atau perkumpulan orang banyak di pasar”, ucap Haerani.

“Demikian juga kami sudah menyiapkan tempat cuci tangan di pintu masuk pasar, kiranya fasilitas ini bisa digunakan dengan baik dan benar”, lanjut Haerani.

“kemudian kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang datang bisa merespon dengan baik aturan yang sudah di terapkan ini guna demi kebaikan kita bersama”, harap Haerani. (ViktorKominfo).

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Dimasa pandemi, salah satu cara Pemerintah memutus mata rantai virus corona adalah dengan cara meliburkan Anak Sekolah, namun dihimbau tetap belajar, entah dirumah menggunakan Buku panduan atau belajar Online.

Sekolah Paud Tunas Kasih desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Guru-Guru mempunyai cara belajar di rumah yang unik dan tentunya berbeda dengan yang dilakukan Sekolah lainnya,

Sekolah Paud Tunas Kasih mempunyai cara belajar di Rumah yang unik dimana saat proses belajar dirumah-rumah Siswa atau Siswi menggunakan pakaian Seragam Sekolah, Kamis (14/05/2020).

Wiksanti Misilan SKM, Kepala Sekolah menjelaskan, “Pembelejaran ini dilakukan kesetiap rumah-rumah murid dengan waktu dengan yang singkat guna agar siswa tetap melakukan proses belajar walau hanya sebatas di rumah”.

“Begitu juga mengenai pemakaian seragam Sekolah hal ini di lakukan sebagai salah satu pendorong semangat belejar, karana anak-anak merasa seperti belajar layaknya di Sekolah”, ujar Wiksanti.

Wiksanti juga berharap, “Saat proses pembelajaran di rumah kami mengharapkan agar tetap ada pendampingan dari orang tua siswa”.(ViktorKominfo).

Koyobunga, Banggaikep.go.id – Menindaklanjuti Peraturan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Nomor 11 Tahun 2020 tentang perubahan atas Permendes PDTT Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Prioritas Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020, serta instruksi Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam bagi seluruh kepala desa se Kabupaten Banggai Kepulauan untuk segera menyalurkan BLT-DD bagi Masyarakat.

Pemerintah Desa Koyobunga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran BLT-DD yang diawali dengan penyerahan secara simbolis bagi 10 KK di balai desa Koyobunga, Jumat, (15/5/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Bulagi Utara, Anggota Polsek Bulagi, Anggota Koramil 1308-12 Bulagi,  Tenaga Ahli Kab.BanggaiKep, Tenaga Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara, Kepala Desa, Ketua BPD dan Anggota BPD serta parangkat Desa Koyobunga.

Dalam sambutan Camat Bulagi Utara, Edison Moligay, S.Sos, M.A.P mengharapkan bagi masyarakat yang menerima BLT Dana Desa agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dalam masa pandemi Covid-19.

Edison pun menghimbau masyarakat agar patuh dan taat pada anjuran pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19 diwilayah Kab.Banggai Kepulauan.

“Bagi masyarakat yang belum terdata dan benar layak menerima bantuan kiranya dapat didata oleh Pemdes laporkan kepada kami nanti kami laporkan kepada pak Bupati untuk mencari solusinya”, ucap Edison Moligay.

Kepala Desa Koyobunga Edie Bae bae dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat desa Koyobunga yang menerima BLT Dana Desa sebanyak 76 KK dengan total anggaran Rp. 45.600.000.

“Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kami sehingga boleh dapat mencairkan BLT-DD saat ini, pak Camat Bulagi Utara dan jajaran serta TPD Kecamatan Bulagi Utara Pak Aprioni Totu’u dan Ibu Mikhal Yolisan yang sudah mendampingi tidak kenal waktu dalam mempersiapkan administrasi sehubungan dengan pencairan Dana Desa”, ucap Edie.

Lanjut Edi, “Harapan saya bagi masyarakat agar dapat dimanfaatkan untuk membeli sembako dan kebutuhan pokok lainnya yang penting”.

Kemudian dilaksanakan penyaluran BLT-DD secara simbolis kepada 10 KK yang di awali oleh Camat Bulagi Utara, Koramil 1308-12 Bulagi oleh Sertu J.S Karim dan Serda Amirula, Kapolsek Bulagi yang diwakili Kapolpos Bulagi Utara Bripda Homardi dilanjutkan oleh Tenaga Ahli Kab.BanggaiKep dan TPD Bulagi Utara serta Kepala Desa dan Ketua BPD Koyobunga Edy Yatoko.

Kemudian dilanjutkan penyaluran BLT-DD oleh Camat Bulagi Utara dan rombongan dengan mengunjungi penerima dirumah mereka masing-masing. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan mengundang seluruh Camat dan Imam Desa se – Kabupaten Banggai Kepulauan untuk hadir dalam rapat kerja terkait pelaksanaan pawai takbir dan Sholat Idul Fitri ditengah pandemi Covid – 19. Jumat, (15/05/2020).

Rapat ini dihadiri oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D Adam beserta Unsur Forkopimda, Ketua MUI, Kemenag, Pimpinan BUMN dan para Kepala OPD terkait.

Mengawali rapat, Bupati Rais Adam menjelaskan bahwa, “Hari ini kita berkumpul disini untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting dan memerlukan pemikiran yang luas. Adapun yang kita mau bahas yaitu Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 28 dan pembagian bansos yang nanti akan di laksanakan hari senin. Kedua hal ini sangat krusial karena melibatkan orang banyak, maka dari itu saya minta kepada anggota TNI dan Polri untuk ikut terlibat”.

“Kalau kita melihat fatwa MUI yang sudah diterbitkan, digaris bawahi tentang pelaksanaan sholat dirumah maupun berjamaah. Saya rasa ini harus kita bicarakan bersama, apakah wilayah BanggaiKep ini apakah termasuk dalam kategori yang bisa melaksanakan sholat berjamaah atau kita seharusnya masih melaksanakan sholat dirumah masing-masing dan yang harus menetapkan hal ini adalah Pemerintah Daerah,” jelas Suardy. A Esa, SE selaku ketua MUI BanggaiKep.

Dalam kesempatan ini, Juru Bicara gugus tugas Covid-19 Arabia Tamrin, SKM menjelaskan beberapa hal diantaranya, “Sesuai dengan penelitian dan perkembangan yang ada bahwa sampai saat ini belum ada yang bisa memprediksi kapan wabah ini bisa dihentikan, tetapi yang bisa menentukan untuk menghentikan atau meneruskan wabah Covid-19 ini adalah diri kita masing-masing”.

“Kemudian, Sesuai dengan data yang ada di Surveilans bahwa untuk tingkat provinsi Sulteng perkembangan penularan Covid-19 ini masih belum reaktif, Artinya penyebaran Covid itu masih tetap ada sampai sekarang, untuk itu kita harus memaksimalkan upaya-upaya yang telah dilakukan dari sekarang karena tidak ada yang bisa memprediksi kapan pandemi ini selesai”, terang Jubir.

“Lanjut Untuk masalah karakteristik dari virus ini sesuai dengan informasi perkembangan penelitian terakhir, virus ini bisa bertahan selama 28 hari dalam tubuh manusia dan virus ini bertahan beberapa jam di udara, oleh karena itu munculah anjuran pemerintah untuk setiap keluar rumah harus menggunakan masker,” jelas Arabia.

Selanjutnya Rais Adam memberikan penjelasan dari hasil rapat, “Saya sudah mendengar beberapa saran dan pendapat dari bapak ibu sekalian, untuk itu saya simpulkan bahwa kita semua masih bertanya-tanya, apakah Banggaikep ini termasuk zona merah atau hijau. Dan untuk memastikan itu saya perlu menunggu hasil tes sampel ke 27 OTG yang sudah dikirim ke Lab Palu”.

“Untuk itu saya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu-ragu dalam memutuskan suatu hal, hari ini kalau saya mau putuskan bisa, Tapi saya menghargai saudara-saudara kita yang terdampak Covid di Totikum, oleh karena itu, saya perlu menunggu hasil tes lab dari OTG tersebut”, tegas Bupati.

“Untuk pawai takbiran ditengah pandemi ini, cukup dengan memutar kaset takbir di mesjid agar suasananya hidup meskipun tanpa melakukan keliling kampung yang akan melibatkan orang berkumpul dan untuk masalah pelaksanaan Sholat Idul Fitri, saya akan putuskan apakah bisa berjamaah diluar rumah atau cukup berjamaah didalam rumah setelah saya mengetahui hasil tes sampel OTG tersebut. Semoga kita selalu dilindungi Allah dan semoga pandemi ini cepat berakhir,” tutup Bupati. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 15 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 27 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.357 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.aamiin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Sambulangan, Banggaikep.go.id – Pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terjadi secara pasif di Indonesia membawa dampak merosotnya perekonomian masyarakat bahkan sampai ada yang kehilangan pekerjaan.

Guna mengantisipasi merosotnya perekonomian masyarakat, Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan sehubungan dengan mengatasi masalah perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 diseluruh wilayah Indonesia dengan meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial (Bansos).

Penyaluran BLT-DD di Desa Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan diawali terlebih dahulu dengan penyerahan secara simbolis di balai pertemuan rakyat Desa Sambulangan pada hari Kamis (14/5/2020).

Kegiatan ini hadiri oleh Camat Bulagi Utara, Kapolsek Bulagi yang diwakili oleh Babinkantibmas, Tenaga Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara, Pj.Kades Sambulangan, Ketua BPD dan Anggota serta perangkat desa sambulangan dan perwakilan masyarakat penerima BLT-DD.

Pj.Kades Sambulangan Hajis Hajim, S.Sos menyatakan bahwa pemberian BLT-DD ini sesuai dengan peraturan Kemendes PDTT dalam upaya meringankan beban masyarakat dalam situasi pandemi covid-19, dengan harapan kiranya bantuan ini dapat membantu masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Masyarakat Desa Sambulangan yang menerima BLT-DD sebanyak 105 Kepala Keluarga”, ungkap Hajis.

Sementara itu Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P pada saat menyalurkan BLT langsung kerumah penerima.

Beliau selaku perpanjangan tangan Pemerintah yang ada di Kec.Bulagi Utara tentunya berharap bagi masyarakat penerima BLT dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang diterima guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Edison Moligay mengucapkan  berterimakasih kepada pemerintah pusat baik pak Presiden dan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertingal dan Trasmigrasi (Kemedes PDTT) yang sudah membuat kebijakan yang arif dan bijaksana dalam membantu masyarakat yang ada dipedesaan.

“Serta kepada Bapak Bupati Banggai Kepulauan H. Rais Adam bersama jajaran pemda Banggai Kepulauan yang terus bekerja keras guna menghadapi penyebaran Covid-19 di Bangkep, serta TPD Kec.Bulagi Utara, Pak Aprioni Totu’u dan ibu Mikhal Yolisan yang tidak mengenal waktu dalam mendampingi pemdes se Bulagi Utara dalam situasi Pandemi Corona”, ucap Edison.

Lanjut Edison “Semoga kita segera dibebaskan dari cobaan ini, untuk itu mari kita terus berdoa  bersama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita diselamatkan”.

Pada kesempatan ini juga Edison Moligay menyatakan terimakasih bagi Pj. Kades Sambulangan dan jajaran serta Ketua BPD dan Anggota yang terus bersinergi bersama-sama dalam menghadapi bencana kemanusian ini, kiranya jeri payah bapak ibu dibalas oleh yang kuasa. (AmosKominfo)