Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 2 Juni 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 1 ODP, PDP 0 pasien,OTG 2 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.964 orang.

Terimakasih.๐Ÿ™ Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin๐Ÿ™
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” ๐Ÿ’ช

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya meringankan beban keluarga Almarhum Wedy Yotupe yang meninggal akibat penyakit tumor ganas pada beberapa minggu lalu, Tim Puskesmas Tataba Peduli menyalurkan bantuan donasi di kediaman rumah almarhum Dusun KAT Monggolit Desa Talas-talas Kecamatan Tataba Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (1/6/2020).

Penyaluran bantuan donasi oleh Puskesmas Tataba Peduli ternyata menyita perhatian dan rasa empati beberapa donasi, sehingga bantuan yang mereka (donatur) kirim awalnya diminta untuk dikembalikan, namun justru para donatur kembali menghubungi Bidan Hajrah Sudirman, A.Md.Keb untuk tetap menyalurkan bantuan mereka kepada Istri dan anak almarhum.

Tim Puskesmas Tataba Peduli menyalurkan bantuan donasi sebesar Rp. 4.000.000 yang diserahkan oleh Bidan Utusan Nusantara Sehat Hajarah kepada Istri Almarhum Wedi Yotupe dan disaksikan oleh keluarga almarhum serta masyarakat sekitar.

Istri dan orang tua Almarhum mengatakan, “Terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari semua pihak, baik pihak Puskesmas Tataba dan para donatur dengan harapan kiranya Tuhan memberkati”, ungkap pak Satalia orang tua dari almarhum.

Menurut Bidan Hajrah Sudirman bantuan donasi ini bersumber dari keluarga dan kenalan yang ada di Jenepontoh Sulawesi Selatan dan keluarga Nusantara Sehat sebagai bentuk kepedulian. (AmosKominfo)

Paisubatu, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya meringankan beban masyarakat dalam Pandemi Virus corona, Tim Puskesmas Tataba Peduli melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan pakaian layak pakai bagi masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Bulon Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan.

Senin, 1 Juni 2020 bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila yang merupakan dasar negara dan pandangan kehidupan bangsa Indonesia, Tim Puskesmas Tataba Peduli terus melaksanakan berbagai kegiatan dalam upaya kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dalam Pembagian bantuan pakaian layak pakai bagi masyarakat KAT Bulon, Tim Puskesmas Tataba Peduli didampingi langsung oleh Kepala Desa Paisubatu Peri Lasalo.

Peri Lasalo menyatakan sangat berterima kasih atas kepedulian bagi masyarakatnya yang ada di KAT, “Memang masyarakat kami yang ada di KAT sangat membutuhkan berbagai bantuan apalagi pakaian layak pakai”.

Bapak Sambrang salah satu penerima bantuan pakaian layak pakai mengatakan “Terima kasih atas bantuan, kami sangat butuh pakaian karena tahun kemarin rumah kami mengalami musibah kebakaran tidak ada satu pun barang yang dapat diselamatkan termasuk kartu yang dipakai untuk menerima bantuan dan pelayanan kesehatan gratis”.

Dalam Tim Puskesmas Tataba Peduli yang menyalurkan bantuan terdiri dari tenaga medis PKM Tataba dr. Maria Patty, Ririn Mellu, Isra Nur Hajat, Nindi Nadyar, Muslim Dayani dan Hajarah Sudirman serta Jurnalis DisKominfo BanggaiKep dan seorang guru SMPN Tatendeng Anna Peruge, S.Pd. (AmosKominfo)