Buko, BanggaiKep.go.id – Gempa tektonik 6,3 Mangitudo yang menguncang Bolaanguki Kabupaten Bolaang Mongondo Selatan Provinsi Sulawesi Utara pada hari ini Senin, 23 Juni 2020, membuat masyarakat berhamburan keluar dari rumah sampai di jalan raya.

Guncangan gempa cukup kencang berdampak sampai ke Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Dari pemantauan Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep, saat terjadi gempa masyarakat sepanjang Desa Lalengan sampai dengan Leme-leme Bungin berhamburan keluar rumah sambil berteriak tanah goyang, bahkan masyarakat di Desa Tataba yang tinggal dipikiran bibir pantai meninggalkan rumah mereka dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Menurut beberapa masyarakat mereka hanya berjaga-jaga saja jangan sampai ada gempa susulan yang lebih besar lagi.

Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa tektonik 6,3 Mangitudo di Bolaanguki Kabupaten BolSel Sulawesi Utara terjadi pada kedalaman 94 KM pada pukul 14:43 WIB dan tidak berpotensi Tsunami. (AmosKominfo)

Malanggong, Banggaikep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap II yang diperuntukkan bulan Mei 2020 kepada masyarakat penerima manfaat di masa pandemi Covid-19.

Penyaluran BLT-DD Tahap II Desa Malanggong Kec. Buko diawali dengan penyerahan secara simbolis, bertempat di Balai Desa Malanggong dan dihadiri oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, mewakili Kapolsek Buko Brigpol I Ketut Picca, Kades Malanggong Isak Monggilali, TPD Kec. Buko Rosmawati dan Andi Ndiba, Kamis, (19/6/2020).

Dalam sambutan Kades malanggong Isak Monggilali menyampaikan bahwa penerima manfaat BLT-DD sebanyak 91 KK dengan total anggaran Rp.54.600.000, serta mengharapkan para penerima dapat memanfaatkannya dengan baik.

Bahkan Isak pun menekankan kepada masyarakat pentingnya melengkapi administrasi kepedudukan dalam semua urusan.

Sementara itu, Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos selalu mengingatkan kepada para penerima untuk memanfaatkan dengan baik uang yang diterima melalui bantuan Pemerintah lewat BLT-DD dengan membeli bahan makanan dan obat-obatan bagi yang menderita sakit.

“Jika memungkinkan bagi penerima BLT-DD yang masih usia produktif untuk bekerja dan berusaha untuk tetap melakukan aktifitas pekerjaan dengan mematuhi protokol kesehatan dan untuk ibu-ibu jika memungkinkan gunakan bantuan ini untuk peningkatan ekonomi keluarga dengan misalnya membuat kue dan lain sebagainya untuk dijual”, jelas Kori Yalume.

Kori Yalume pun mengharapkan masyarakat dapat membantu Pemerintah Desa dalam menyukseskan berbagai program agar Desa Malanggong semakin maju dan berkembang.

Brigpol I Ketut Picca dalam sambutannya mengingatkan agar penerima memanfaatkan bantuan ini dengan baik dan penuh tanggungjawab agar bermanfaat bagi semua anggota keluarga.

Selain itu, TPD Kec. Buko Andi Ndiba dalam sambutannya menyampaikan kepada penerima untuk menghargai kerja keras Pemdes karena mereka bekerja tidak mengenal waktu dalam melayani masyarakat apa lagi dalam situasi pandemi covid-19 untuk pengurusan pencairan BLT-DD.

“Mereka mengutamakan masyarakat padahal sudah 6 bulan belum menerima insentif/gaji”, ucap Andi. (AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan mengharapkan masyarakat dapat memperhatikan kelengkapan administrasi kependudukan.

Kepala Desa Malanggong Isak Monggilali dalam sambutannya saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) pada hari Kamis (18/6/2020) mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya dokumen administrasi kependudukan, seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Pernikahan serta lain-lain.

Isak menganjurkan serta mengajak masyarakat Malanggong yang dokumen kependudukannya belum lengkap untuk segera diurus karena itu sangat penting dan berguna dalam segala hal yang kita urus, “Anak masuk sekolah saja sudah diminta Akta Kelahiran, bantuan Pemerintah pun persyaratannya harus ada KTP dan KK”, terang Isak.

“Pemerintah Desa siap memfasilitasi pengurusannya masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan dan Pemerintah Desa akan bekerjasama dengan pimpinan gereja dan mesjid untuk melaksanakan pemberkatan nikah dan akad nikah bagi keluarga yang belum nikah secara agama dan pemerintahan”, jelas Isak.

Isak juga menegaskan tidak ada alasan untuk tidak melengkapi dokumen kependudukan, “Kalau tidak ada biaya hubungi kami sebagai kepala desa agar bisa kami pikirkan”, kata Isak.

“Bagi masyarakat yang tidak mau mengurus administrasi kependudukan jika ada bantuan-bantuan Pemerintah dan anda tidak terkafer, jangan salahkan Pemerintah Desa karena kami sudah berusaha memberikan pelayan bagi masyarakat”, ujar Isak. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 23 Juni 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni ODP 0 kasus, PDP 0 kasus, OTG 1 orang.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 5.419 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Ditengah situasi pandemi penyebaran Corona Virus Desease (covid-19) ada begitu banyak bantuan Pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian dari Pemerintah terhadap masyarakat dalam situasi pandemi corona.

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam setiap kesempatan pada penyaluran BLT-DD tahap II di wilayah kerjanya di Kecamatan Buko menghimbau serta mengajak kepada penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk dapat produktif, melihat peluang yang ada dalam meningkatkan perekomomian keluarga apalagi yang masih usia muda yang masih bisa bekerja dan berusaha.

Pada penyaluran BLT-DD tahap II di Desa Malanggong (20/6/2020) Kec. Buko, Kori Yalume menyampaikan kepada penerima BLT agar dapat mengelola BLT juga untuk peningkatan ekonomi.

“Seperti ibu-ibu yang menerima BLT DD dalam bulan inikan akan ada 3 kali penyaluran BLT jangan langsung dihabiskan, sisihkan sebagian untuk buat modal usaha seperti penjualan kue, sayur dan lain-lain yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga”, kata Kori Yalume.

“Sebab tidak selamanya Pemerintah akan terus membantu kita ada waktunya mungkin bantuan Pemerintah akan dihentikan, jadi kita masyarakat harus pintar dan bijaksana dalam mengelola dan memanfaatkan bantuan dari Pemerintah”, sambung Kori.

“Agar dikemudian hari kita masyarakat dapat mandiri serta tidak lagi selalu bergantung dengan bantuan dari Pemerintah”, harap Kori. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Meski ditengah pandemi penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19), penangungjawab program Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara melaksanakan Posbindu PTM di Desa Sambulangan Kec. Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat, (19/6/2020).

Jhoin Karamoy selaku penanggungjawab program Penyakit Tidak Menular saat dijumpai oleh Jurnalis Diskominfo Pemda Banggai Kepulauan pada Sabtu (20/6/2020) memaparkan bahwa pelaksanaan posbindu PTM kali ini beda dengan waktu yang lalu sebelum ada penyebaran virus corona.

“Kalau dulu posbindu PTM kami laksanakan dengan mengumpulkan masyarakat di balai desa atau pusat kesehatan yang ada di desa untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan penderita PTM”, ungkap Jhoin.

Lanjut Jhoin, “Tapi saat ini dalam situasi penyebaran Covid-19 kami selaku petugas langsung mengunjungi masyarakat dari rumah ke rumah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mereka”.

“Dengan langsung berkunjung ke rumah penderita PTM ada nilai tambah juga yakni kami bisa bertemu langsung anggota keluarga agar apa yang menjadi anjuran untuk penderita diketahui oleh pihak keluarga agar angota keluarga pun terlibat aktif dalam upaya mencegah penyakit tersebut”, jelas Jhoin.  (AmosKominfo)