Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) merupakan upaya kesehatan masyarakat, karena di Posbindu PTM dilaksanakan pengukuran kesehatan perorangan yang mungkin mempengaruhi terjadinya penyakit tidak menular (PTM).

Puskesmas Sabang pada hari Senin, (5/10/2020) melalui penanggungjawab program Posbindu PTM Jhoin F. Karamoy melaksanakan program Posbindu penyakit tidak menular di Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurut pemaparan Jhoin tujuan dilaksanakan Posbindu PTM ini agar dapat mengetahui sedini mungkin penyakit yang diderita, untuk itu dalam kegiatan Posbindu PTM yang dilakukan adalah pengukuran berat badan, pemeriksaan gula, kolesterol serta tekanan darah, serta memberikan edukasi apa yang harus dilakukan bagi penderita guna melakukan pencegahan penyakit tidak menular.

Pelaksanaan Posbindu PTM di Desa Lukapanenteng kali ini dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pada kesempatan ini juga Jhoin mengingatkan kepada masyarakat yang  mengikuti kegiatan Posbindu PTM agar tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pakai masker jika keluar rumah, sering cuci tangan pakai sabun pada air mengalir, hindari kerumunan, sebab bagi kita yang memiliki penyakit rentah terjangkit.l,” jelas Jhoin. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 5 Oktober 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan kasus baru suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi positif Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang sudah selesai masa pemantauan sebanyak 32.388 orang.

3. Sesuai dengan informasi resmi Kementerian Kesehatan RI, update tanggal 6 Agustus 2020 jam 08.00 WIB bahwa terjadi penambahan daerah/wilayah yang dinyatakan sebagai daerah transmisi lokal diantaranya Kab. Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dimana secara geografis sangat berdekatan dengan wilayah Kab. Bangkep, oleh karena itu Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan yang efektif di era pandemi saat ini guna memutus rantai penularan covid-19.

4. Adapun langkah-langkah dari penerapan protokol kesehatan adalah sbb:
a. Sering cuci tangan pakai sabun
b. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan siku terlipat atau tisu
c. Menggunakan masker
d. Tidak menyentuh wajah, mata, hidung dan mulut
e. Menjaga jarak, tidak keluar rumah bila tidak berkepentingan, dan hindari berkumpul dengan orang banyak
f. Berperilaku hidup bersih dan Sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)