Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 20 Oktober 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable yang dilaporkan.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 36.335 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5.Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19”

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Ditengah meningkatnya penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Tengah dan terus bertambahnya kasus terkonfirmasi di Kabupaten Banggai, Majelis Pekerja Harian Sinode GPIBK mengajak warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) berperan aktif lawan Covid-19.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th saat ditemui pada Selasa, (20/10/2020) mengatakan ditengah pergumulan bangsa dan daerah ini gereja terpangil untuk berperan aktif dalam memerangi Penyebaran Covid-19 sebab gereja adalah bagian dari bangsa ini.

“Dalam setiap acara gereja yang digelar oleh Sinode GPIBK kami selalu menghimbau kepada warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan untuk melibatkan diri serta berperan aktif dalam mengatasi penyebaran Covid-19”, kata Anasir.

Bentuk peran warga GPIBK melalui hal-hal yang sederhana seperti saling mengingatkan untuk terus mematuhi himbauan pemerintah serta terus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti sering mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker ketika berada diluar rumah, menjaga jarak serta menghindari kerumunan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020.

“Sehingga kami memiliki Yel-yel dalam semangat bersama yakni Salam Sehat … Sehat Selalu..  Sehat Selalu…. Cuci Tangan, Pakai Masker Cuci Tangan dan Jaga Jarak,” ungakap Anasir. (AmosKominfo)

Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Okulo Potil Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan menyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebagai upaya dan kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Okulo Potil dilaksanakan di Balai rakyat Desa Okulo Potil, Senin, (19/10/2020).

Kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian dalam sambutannya melaporkan jumlah penerima manfaat BLT-DD Okulo Potil sebanyak 87 keluarga dengan total anggaran Rp.78.300.000 yang diperuntukan triwulan kedua yakni bulan Juli, Agustus dan September. Welon pun berharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan bertanggungjawab.

Sementara itu, Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepedulian Pemerintah baik pusat, Provinsi, Kabupaten sampai ke Kecamatan dan Desa bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 merupakan upaya Pemerintah untuk meringankan sebagian beban masyarakat.

“Untuk itu manfaatkanlah bantuan ini dengan baik dan benar sambil kita terus melaksanakan tugas dan pekerjaan pokok kita,” kata Kori.

Pada kesempatan ini, Kori Yalume juga terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna memutuskan mata rantai penyebarannya, dengan membudayakan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker, menjaga jarak serta hindari kerumunan.

“Mari budayakan 4M, bukan karena takut kena sanksi atas penerapan Perbub tetapi menjadi gaya hidup kita ditengah pandemi Covid-19 yang terus kasusnya semakin meningkat,” kata Kori.

Turut hadir dalam penyaluran BLT-DD Desa Okulo Potil unsur Muspika Kec. Buko, Tenaga Pendamping Desa Kec. Buko, Ketua BPD Desa Okulo Potil beserta anggota, Perangkat Desa serta penerima manfaat BLT-DD. (AmosKominfo)