Talas-talas, BanggaiKep.go.id – Kepala Desa Talas-talas Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Jefri Welong berharapkan agar generasi muda Desa Talas-talas dapat melestarikan alat musik bambu yang merupakan alat musik tradisional di Desa Talas-Talas.

Menurutnya, jangan seiring dengan berkembangnya zaman dan hadirnya alat musik modern maka kita sebagai generasi muda tidak lagi melestarikan alat musik tradisional yang memiliki nilai budaya dan keunikan tersendiri.

“Saya berharap generasi muda yang ada di Desa Talas-talas dapat terus melestarikan alat musik tradisional,” harap Jefri.

“Kiranya para orang tua yang memainkan alat musik bambu untuk tidak bosan mengajarkan kepada generasi muda yang ada agar musik bambu di Desa Talas-talas tetap terlestarikan,” lanjut Jefri.

Sementara itu, Erien Welong yang merupakan tokoh masyarakat dan juga mantan Kepala Desa beberapa periode saat dijumpai Jurnalis Kominfo Kamis, (29/10/2020) menceritakan asal mula musik bambu yang ada di Desa Talas-talas.

Menurut Erien, Musik bambu di Desa Talas-Talas dibuat oleh Bapak Sitem Kambotan bersama saudaranya, kemudian beliau bersama saudaranya mengumpulkan beberapa orang untuk memainkan alat musik yang ada dengan bunyi nada yang berbeda-beda.

“Dulu sebelum ada alat musik modern setiap kali ada acara dikampung musik bambu ini yang menjadi hiburan, apalagi dimasa perayaan natal dan tahun baru,” ungkap Erien. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 30 Oktober 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable yang dilaporkan.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 38.528 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5.Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19”

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)