Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 18 November 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 2 orang dinyatakan SEMBUH dari covid-19 asal wilayah Kec. Tinangkung berdasarkan hasil pemantauan selama masa isolasi dan dinyatakan dengan Surat Keterangan Pemeriksaan oleh UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Salakan Nomor : 440/5185/UPTD PKM-SLK dan Nomor: 440/5186/UPTD PKM-SLK tertanggal 18 November 2020.

2. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 44.195 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Harga Cengkeh kering maupun mentah membuat para petani harus mengusap dada, karena dengan harga cengkeh kering yang hanya berkisaran Rp. 52.000 sampai 53.000 dan cengkeh mentah Rp. 10.000 perliter membuat para petani cengkeh harus menerima keadaan kerugian dimasa panen tahun ini.

Petani cengkeh asal Kecamatan Buko Nodin melalui percakapan dengan Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada Rabu (18/11/2020) mengatakan dengan harga cengkeh seperti sekarang ini apa yang akan didapat pasca panen, karena biaya untuk mengurus kebun cengkeh sampai proses pemanenan cukup besar.

“Mulai dari pemarasan lokasi kebun (pembersihan) yang setahun harus dibersihkan 3 sampai 4 kali, belum ditambah biaya disaat panen ongkos petik perliter Rp. 3.000 bahkan sampai Rp. 5.000,” ucap Nodin.

“Ditambah sulitnya cari pekerja pemetik bunga cengkeh sehingga sebagian petani cengkeh menggunakan sistem bagi dua dalam pemetikan bunga cengkeh, apa yang didapat petani kalau sudah seperti ini, belum kalau menggunakan tenaga kerja untuk mengeringkan,” tambah Nodin.

“Apa boleh buat mau atau tidak para petani Cengkeh harus melakukan proses pemanenan walaupun harga cengkeh anjlok dan berpotensi kami sebagai petani merugi, dari pada tidak mendapatkan hasil di tahun ini,” lanjutnya.

Selain itu, Nodin juga berharap, “Harapan kami kiranya pemerintah dapat memperhatikan nasib kami para petani karena bukan saja hanya cengkeh yang anjlok harganya beberapa komoditi pertanian pun mengalami hal yang sama.” (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Setelah melewati tahap perekrutan dan seleksi, sebanyak 25 (Dua puluh lima) orang Anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) akhirnya resmi dilantik pada Senin, (16/11/2020).

Pelantikan dan pengambilan sumpah pengawas TPS Kecamatan Buko digelar di BPU Kec. Buko dan dihadiri oleh Camat Buko yang diwakili Kasie Pemerintah Kantor Camat Buko Apria Mombilia, S.Sos, Kapolsek Buko IPDA Marthen Tangkelangi, SH, Anggota Panitia Pengawas Kecamatan Buko, dan rohaniawan serta Anggota PTPS yang dilantik.

Kegiatan Pelantikan dan pengambilan sumpah PTPS Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep dilaksanakan oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Buko Habir Yonik, S.Pd.

Adapun Anggota Pengawas TPS yang dilantik bertugas untuk melakukan pengawasan jalannya proses pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di masing-masing TPS yang ada di Kecamatan Buko dari awal proses pemungutan suara sampai pada penghitungan suara.

Karena pada Pilkada serentak tahun 2020 ini masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan hanya melakukan proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. (AmosKominfo)