Tataba, BanggaiKep.go.id – Harga gabah tanaman Nilam dan minyak Nilam kian membaik, membuat para petani di Kecamatan Buko mulai berlomba menanam Nilam.

Harga gabah Nilam yang sudah menembus sampai  Rp. 7.500 dan harga minyak Nilam hasil penyulingan menembus harga 400 Ribu sampai 500 Ribu, mendorong para petani untuk memulai lagi budidaya tanam nilam.

Efraim saat dijumpai dalam proses pemanenan Nilam dikebun miliknya (25/1/2021) mengatakan bahwa dengan harga gabah Nilam sekarang ini yang sudah membaik orang-orang mulai berlomba menanam Nilam.

“Apalagi kerjanya sangat enteng/gampang, serta proses penanamannya tidak sulit, Bahkan bisa ditanam bersamaan dengan tanam tahunan lainnya, jadi sambil menunggu panen tanam tahunan kita bisa panen Nilam terlebih dahulu,” ungkap Efraim.

Demikian halnya dengan Pak Nijon, Ia juga mengatakan bahwa mengelola taman Nilam sangat mudah serta sekali tanam bisa sampai tiga kali panen.

“Kalau dulu harga Nilam sekilo hanya 2 Ribu sampai 3 Ribu tapi dengan harga yang sudah membaik menembus 7.500 bahkan kalau di daerah lain sudah ada sampai 10 Ribu,” ungkap Nijon.

Lanjutnya, “Bahkan kalau sistem pemanenan sekarang hanya proses penjemuran hanya satu hari saja, kalau dulu petani sangat merugi karena proses panen dijemur sampai beberapa hari sampai kering, tentunya beratnya juga sangat berpengaruh dan menyebabkan petani merugi, tapi sekarang cukup jemur sehari sudah bisa ditimbang,” jelas Nijon. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat sore, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 26 Januari 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 63.508 orang.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabi Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)