Tataba, BanggaiKep.go.id – Pertemuan lintas sektor di wilayah kerja Puskesmas Tataba Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) kembali digelar di Balai Rakyat Desa Labasiano, Selasa, (19/1/2020).

Pertemuan lintas sektoral di wilayah pelayanan Puskesmas Tataba Kecamatan Buko dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banggai Kepulauan yang diwakili KaBid. Pelayanan Kesehatan Masyarakat Imanuel Ngilawang, SKM., M.Kes, Camat Buko Winarto, ST, Kapolsek Buko yang diwakili Kanit Bimas IPDA. Lexy Tumonglo, SH, Danramil 1308-13 Buko diwakili Kopda. Ismudin, Kapus Tataba Sianti, A.Md.Kep serta kepala Desa se- Kecamatan Buko.

Dalam sambutan Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan yang diwakili Imanuel Ngilawang mengajak seluruh lintas sektor yang ada di wilayah pelayanan Puskesmas Tataba untuk dapat bersinergi bersama dalam menjawab masalah kesehatan yang ada serta saling berkomunikasi dan koordinasi guna terwujudnya pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan pada umumnya dan khususnya masyarakat Kecamatan Buko yang ada di wilayah pelayanan Puskesmas Tataba.

“Apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang penyebarannya masih terus terjadi tentunya ini membutuhkan peran kita bersama untuk dapat melayani masyarakat dengan maksimal,” kata Immanuel.

Dalam kegiatan lintas sektor tingkat Puskesmas Tataba diisi dengan Penyampaian Program Dinas Kesehatan Kab. Banggai Kepulauan Tahun 2021, Evaluasi Pencapaian Program Puskesmas Tataba Tahun 2020, Evaluasi Penanganan Pencegahan Covid-19 serta Inovasi Puskesmas Tataba dalam memberikan pelayanan yang maksimal dan nyaman bagi masyarakat, kemudian dibuka dengan sesi tanya jawab. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya pencegahan stunting di wilayah kerjanya, Puskesmas Tataba melaksanakan kegiatan pembagian makanan tambahan bagi balita yang membutuhkan tambahan asupan gizi di 13 Desa yang ada Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep saat ditemui pada Rabu, (20/1/2021) di Puskesmas menyampaikan bahwa kegiatan pembagian makanan tambahan bagi balita yang membutuhkan tambahan asupan gizi atau yang dikategorikan sebagai balita Bawah Garis Merah (BGM) berdasarkan pemantauan dari penanggungjawab program dalam setiap pelaksanaan Posyandu di desa-desa wilayah kerja Puskesmas Tataba.

“Dengan melihat perkembangan balita selama beberapa bulan dengan mengamati perkembangan dan pertumbuhan,” ucap Sianti.

Menurut Kampus Tataba, kegiatan pembagian makan tambahan bagi balita Bawah Garis Merah (BGM) yang memang sangat membutuhkan asupan gizi, jadi tidak semua balita dapat, hanya balita yang berdasarkan pemantauan dari penangungjawab program yang menerima makanan tambahan.

“Program ini merupakan upaya dalam pencegahan penekanan angka stunting diwilayah kerja Puskesmas Tataba, guna mewujudkan balita sehat menuju Indonesia sehat,” kata Sianti. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 20 Januari 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 61.625 orang.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)