Salakan, Banggaikep.go.id – Program “Jumat Peduli” merupakan program kepedulian yang dilaksanakan oleh Polres Banggai Kepulauan dalam memberikan bantuan ke masjid-masjid.

Penyaluran bantuan berupa semen oleh pihak Polres BanggaiKep melalui program “Jumat Peduli” diberikan di Masjid An-Nur Desa Baka Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) pada Jumat, (22/01/2021).

Kabag Sumda Polres BanggaiKep AKP. Heintje Senewe yang didampingi oleh Kasat Sabhara Polres BanggaiKep AKP. Jolly Lengkong dan Iptu Andris Piodo secara langsung menyerahkan bantuan berupa 30 sak semen kepada pihak pengurus Masjid An-Nur dalam hal ini Bendahara Pembangunan Mesjid Kadri Ubud yang juga merangkap sebagai Imam Masjid.

“Ini ada bantuan program Jumat peduli yang merupakan gagasan dari Bapak Kapolres Banggai Kepulauan,” ucap Heintje.

“Bantuan ini berasal dari seluruh personil Banggai Kepulauan dengan ikhlas, mohon kiranya di terima dan dapat dipergunakan dalam pembangunan masjid ini,” ujar Heintje kepada pihak masjid.

Selaku Imam Masjid Kadri Ubud juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak Polres yang telah memberikan bantuan tersebut.

“Terimakasih bapak-bapak dari Polres Banggai Kepulauan atas kepedulian pada masyarakat desa Baka dalam pembangunan masjid ini,” ujar Imam Masjid. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Kerja Penyaluran Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Sulawesi Barat (Sulbar) yang di pimpin oleh Sekertaris Daerah Banggai Kepulauan (BanggaiKep) Rusli Moidady, ST., MT di lantai II ruang rapat Sekertaris Daerah Kab. BanggaiKep berjalan aman dan lancar, Jumat, (22/01/2021).

Rapat tersebut dilaksanakan pukul 10.00 Wita usai senam sehat bersama di halaman kantor Bupati BanggaiKep dan dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Dukcapil, BNPB, Pol-PP serta OPD lainnya.

Adapun pembahasan rapat mengenai alat transportasi, perlengkapan bayi dan bahan makanan untuk korban gempa serta kesiapan personil yang akan berangkat dalam penyaluran bantuan kepada korban bencana gempa di Sulawesi Barat yang direncanakan akan berangkat pada hari Selasa tanggal 26 Januari 2021.

Kesimpulan rapatnya yaitu bahan logistik dari BanggaiKep diangkut menggunakan kendaraan bus dan mobil double kabin, perlengkapan bayi dan kebutuhan logistik tambahan dibelanjakan di Palu untuk mengurangi biaya transportasi.

Selanjutnya, setiap OPD terkait diwajibkan membawa anggotanya sebanyak dua orang ke lokasi bencana dan Kadis Dukcapil di tunjuk sebagai ketua rombongan.

“Semoga apa yang kita upayakan ini berjalan lancar dan mendapat imbalan pahala untuk kita semua. Aamin” ucap Sekda dalam mengakhiri rapat tersebut. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 22 Januari 2021 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 2 orang dengan kriteria Probable covid-19 asal wilayah Kec. Peling Tengah dan Kec. Tinangkung.

2. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif dan suspek Covid-19

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 62.591 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Batangono-Ebenheizer, Banggaikep.go.id – Pengerjaan jaringan listrik PLN dari Desa Paisubatu menuju Dusun Ebenheizer memasuki tahap pembersihan jalur jaringan yang kemudian akan dilanjutkan dengan pemasangan kabel utama.

Masyarakat Dusun Ebenheizer Desa Batangono menyambut baik akan pekerjaan jaringan listrik PLN menuju Dusun Ebenheizer yang sudah diupayakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Tokoh Adat Dusun Ebenheizer Anton Lengetio saat dijumpai pada Jumat, (22/1/2021) mengatakan ungkapan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memenuhi harapan kami selama ini sehingga jaringan listrik boleh sampai di Eben, supaya kami tidak gelap lagi kalau malam, ungkap Anton Lengetio yang sering dipanggil ketua oleh masyarakat Dusun Ebenheizer.

Demikian pula dengan salah tokoh masyarakat Dusun Ebenheizer Hori Pea, S.Th menyampaikan “Atas nama masyarakat Ebenheizer mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati H. Rais D. Adam karena seingat saya waktu pak Bupati lalu mengunjungi Eben pada tahun 2016 itu sudah kami sampaikan dan ternyata dapat terealisasi tahun ini.”

“Dengan adanya listrik akan sangat membantu kami masyarakat yang ada di Ebenheizer dalam beraktivitas walaupun belum siang malam tetapi itu sudah sangat membantu kami masyarakat, apalagi anak sekolah yang harus belajar dimalam hari dan kegiatan keagamaan seperti ibadah dimalam hari serta kegiatan masyarakat lain,” ungkap Hori Pea yang juga merupakan Guru dan Gembala Jemaat GPIBK di Dusun Ebenheizer.

“Harapan kami kiranya pengerjaan jaringan listrik ini cepat selesai dan beroperasi agar Dusun Ebenheizer sudah bisa menikmati pelayanan listrik,” harap Hori. (AmosKominfo)

Paisubatu, Banggaikep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) terus bersinergi dan berusaha dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Banggai Kepulauan khususnya dalam penyediaan jaringan listrik di Desa-desa yang belum tersentuh oleh PLN.

Dengan terus melobi APBN agar Pemerintah Pusat dapat meluncurkan anggaran, guna pembangunan jaringan listrik di wilayah Banggai Kepulauan agar dapat terkoneksi dari satu desa ke desa yang lain agar bisa menuju pelayanan Listrik oleh PLN selama 24 jam.

Setelah menyelesaikan pengerjaan jaringan listrik dibeberapa desa kali ini pengerjaan pemasangan jaringan listrik dari desa Paisubatu menuju KAT Bulon dan Dusun Ebenheizer Desa Batangono Kecamatan Buko mulai dikerjakan dengan volume pekerjaan kurang lebih 8 KM.

Dari hasil pengamatan Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep pada hari Jumat, (22/1/2021), tahap pekerjaan sudah sampai pada pemasangan tiang dan pembersihan jalur jaringan agar tidak menghalangi saat pekerjaan pemasangan kabel.

Salah satu masyarakat KAT Bulon Desa Paisubatu saat dijumpai mengatakan menurut para pekerja, pekerjaan pemasangan jaringan PLN dari Paisubatu menuju Dusun Ebenheizer agak lambat disebabkan kondisi ruas jalan Paisubatu menuju Dusun Ebenheizer mengalami rusak total akibat cura hujan, sehingga kendaraan pengangkut material mengalami kendala. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) terutama dibidang administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kab. Banggai Kepulauan laksanakan pencatatan perkawinan massal di Kecamatan Buko.

Kegiatan pencatatan perkawinan massal yang dilaksanakan Kasie Pencatatan Perkawinan dan Perceraian Dinas Dukcapil Kab. Banggai Kepulauan, Yusman Mongisal, SH di Desa Leme-leme Darat diikuti oleh 22 pasang suami istri, Kamis, (21/1/2021).

Sebelum dilakukan pencatatan perkawinan massal Yusman Mongisal menyampaikan beberapa hal penting sehubungan dengan pentingnya melengkapi administrasi kependudukan baik KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Pencatatan Perkawinan secara hukum oleh Pemerintah.

“Karena sekarang ini mulai dari mendaftarkan anak sekolah saja di TK atau SD harus ada akta kelahiran bagi anak, belum lagi urusan-urusan kita yang lain sangat membutuhkan dokumen kependudukan,” ucap Yusman.

“Untuk itu kami dari Dinas Dukcapil mengharapkan kepada masyarakat agar melengkapi dokumen kependudukan karena itu sangat penting dan bermanfaat bagi kita sendiri,” jelas Yusman menambahkan.

Disamping itu, Camat Buko Winarto, ST dalam sambutannya mengucapkan terima atas pelayanan pencatatan perkawinan massal bagi masyarakat kecamatan Buko khususnya yang ada di Desa Leme-leme Darat dan Desa Pelinglalomo.

Winarto berharap kiranya pelayanan kependudukan oleh Dinas Dukcapil Kab. Banggai Kepulauan dengan cara menjemput bola atau turun langsung melayani masyarakat di kecamatan dan desa dapat terus dilaksanakan bukan saja hanya pencatatan perkawinan bahkan pengurusan KTP, KK, Akta Kelahiran dan lain-lain.

Winarto pun mengajak kepada masyarakat ketika ada pelayanan seperti ini harus disambut baik dengan menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

“Karena bisa kita perhitungkan berapa biaya yang harus kita keluarkan kalau dari Buko ke Salakan pasti lumayan besar, dibandingkan jika kita didatangi langsung oleh petugas di kecamatan,” tutur Winarto. (AmosKominfo)