Olusi, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya melakukan pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, Desa Olusi Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Tim Relawan Covid-19 Desa Olusi melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) sebagai langka mencegah dan mengurangi penyebaran Covid-19.

Salah satu anggota Tim Relawan Covid-19 Desa Olusi Yengki Kumano saat dijumpai pada Kamis (15/7/2021) mengatakan bahwa dengan melihat perkembangan kasus Covid-19 yang akhir-akhir ini mengalami peningkatan terutama di Kabupaten Banggai yang merupakan tetangga dekat Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah.

“Maka kita perlu mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19, yang dimulai dari tingkat terkecil dilingkungan masyarakat, mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT), Dusun dan tingkat Desa,” jelas Brigpol. Yengki Kumano, Anggota Polsek Buko yang juga Bhabinkamtibmas Desa Olusi.

Lanjutnya, “Sejak tanggal 6 Juli Tim Relawan Covid-19 Desa Olusi melaksanakan kegiatan PPKM Mikro dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, dengan terus mengingatkan masyarakat agar tetap patuhi Protokol, dan mengaktifkan Pos Penjagaan PPKM Mikro, dalam upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam melaksanakan Protokol Kesehatan serta menginventarisir siapa-siapa saja yang masuk keluar Desa Olusi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.”

Pelaksanaan kegiatan PPKM Mikro di Desa Olusi dipimpin Kepala Desa Olusi Yason Mangani yang beranggotakan Aparat Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan anggota Linmas Desa Olusi. (AmosKominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Kambani, BanggaiKep.go.id – Curah hujan yang tinggi terus terjadi beberapa hari ini menyebabkan bencana banjir tidak dapat lagi dihindari oleh masyarakat yang ada di Desa Kambani Kecamatan Buko Selatan Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep)

Setiap tahun ketika memasuki musim hujan dipastikan Desa Kambani menjadi langganan musibah banjir.

Kasie Pemerintah Desa Kambani, Amir Sabbu saat dihubungi via handphone pada Jumat (16/7/2021) sekitar pukul 18.00 Wita mengatakan banjir mulai terjadi sejak pukul 05.00 Subuh, karena curah hujan yang tinggi sudah beberapa hari yang mengakibatkan sungai-sungai yang ada di Desa Kambani meluap.

“Air sudah menggenangi 3 Dusun di Desa Kambani dengan ketinggian air yang berbeda-beda untuk sementara dari pemantauan kami ada beberapa rumah warga sudah digenangi air setinggi lutut orang dewasa bahkan lebih,” ucap Amir.

“Untuk sementara kami bagi aparat hanya bisa menghimbau dan membantu masyarakat untuk waspada serta mengungsi ketempat yang aman dan menyelamatkan barang-barang berharga,” jelas Amir.

Lanjut Amir Sabbu “Sebab kami belum dapat mengambil tindakan lebih karena sampai saat ini hujan masih terus turun sehingga langkah-langkah yang dapat kami lakukan memastikan keselamatan warga, dengan musibah banjir ini yang sangat dibutuhkan warga yang terdampak adalah sembako, selimut dan kebutuhan lainya serta obat-obatan.” (AmosKominfo)