Jakarta, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M hadiri kegiatan rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pembahasan rancangan Peraturan Bupati Banggai Kepulauan tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Senin, (14/11/2022).

Kegiatan ini di inisiasi Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam memastikan muatan substansi Peraturan Kepala Daerah (Perkada) RDTR telah sinkron dengan indikasi program antara Pemerintah Daerah dan Kementerian/Lembaga.

Pj. Bupati Bangkep Ihsan Basir mengungkapkan permasalahan kawasan yang terdapat di Kawasan Perkotaan Salakan. Ia menjelaskan, Kawasan Perkotaan Salakan termasuk ke dalam kawasan rawan bencana tinggi dengan wilayah yang berada di kawasan ring of fire, rawan banjir, gempa, serta permasalahan drainase perkotaan yang kurang memadai, kendati berdiri sebagai pusat pemerintah kabupaten dan pusat konsentrasi penduduk.

“Dengan adanya RDTR Kawasan Perkotaan Salakan, rencana jaringan prasarana dalam mitigasi bencana telah diakomodir melalui pengembangan jalur dan tempat evakuasi bencana, serta pengembangan jaringan drainase,” ujar Pj. Bupati.

Disamping itu, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Gabriel Triwibawa menyampaikan agar pemerintah daerah untuk segera menetapkan Perkada RDTR dan mengingatkan bahwa penyusunan RDTR ini adalah dalam rangka mewujudkan kemakmuran rakyat.

“Dalam menyusun rencana tata ruang, saya mempercayai pemerintah daerah telah mengkaji data sedemikian rupa sehingga rencana yang akan kita wujudkan ruangnya dalam dua puluh tahun tahun mendatang, tidak merugikan pihak-pihak lain,” jelasnya. (IKP_KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid, S.Pd,SD menutup secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis (SKKAD) Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022, Selasa, (15/11/2022).

Kegiatan bertempat di ruang rapat Kantor Bupati dan di hadiri Narasumber Pusat Wakil Ketua Umum Bidang Kerjasama Kearsipan Dalam dan Luar Pengurus Nasional Asosiasi Arsiparis Indonesia (PN-AAI) Dr. Syarif Makmur, M.Si, Kepala Seksi Pemanfaatan Arsip Statis dan Sistem Informasi Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Prov. Sulteng Alwin Mahmud, S.Kom, serta Kasubag Kepegawaian di lingkup Pemda Bangkep.

Dalam sambutannya Kadis Dispusip Ramlin M. Hamid mengatakan “Kegiatan yang di agendakan selama dua hari sampai hari ini berjalan lancar dan sukses.

“Terima kasih kepada seluruh peserta teristimewa kepada seluruh pimpinan OPD yang mengikuti sosialisasi kemarin dan peserta pengelolah arsip di seluruh OPD sampai hari ini setia mengikuti kegiatan ini,” ucap Kadis.

“Kami mengapresiasi kepada pemberi materi hari ini, memberikan waktunya bersama kami disini, dan kami berharap silaturahmi bukan sampai hari ini saja namun bisa berkonsultasi dengan pemberi materi dan dengan Arsiparis di dinas provinsi,” tambahnya.

Kadis Ramlin M. Hamid juga mengatakan khusus kasubag umum sudah bisa memilah arsip untuk pemusnahan arsip, supaya menghindari karung bertumpuk tetapi sesuai prosedur kami mengharapkan itu dulu yang di laksanakan pemusnahan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Asisten Umum Setda Ekasilawati Sipatu, S.Pd., M.Kes buka dengan resmi kegiatan Sosialisasi Kearsipan dan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Berintegrasi atau Srikandi Tahun 2022 di Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin, (14/11/2022).

Dalam sambutan Pj. Bupati yang dibacakan Asisten Umum Ekasilawati Sipatu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan selaku pelaksana kegiatan kearsipan dan bimbingan teknis terkait sistem kearsipan dinamis terintegrasi.

Arsip memiliki peran yang esensi yakni sebagai sumber informasi sekaligus alat pengawasan dan pembuktian yang sangat diperlukan oleh setiap organisasi publik.

Termasuk kepada instansi pemerintah arsip yang terorganisasi dengan baik dan rutin juga akan sangat membantu jika diperlukan sebagai bahan untuk analisa dan pengambilan keputusan olehnya sangat perlu kita mampu mengorganisir arsip dengan baik.

“Berpedoman pada fungsi arsip tersebut serta mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang sistem pemerintah berbasis elektronik dan percepatan implementasi kearsipan dinamis terintegrasi atau srikandi,” ucap Ekasilawati.

“Aplikasi srikandi merupakan salah satu aplikasi umum yang telah di tetapkan oleh Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia yang di kembangkan arsip nasional dalam memenuhi kebutuhan pembuatan surat menyurat dan arsip elektronik secara online dan integrasi,” jelasnya.

Selain itu, Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Kerjasama Kearsipan Dalam dan Luar PN-AAI Dr. Syarif Makmur, M.Si dalam memberikan materinya sebagai narasumber menyampaikan bahwa Aplikasi Srikandi adalah layanan kearsipan berbasis elektronik untuk mendukung layanan pengadministrasian pemerintah daerah.

Srikandi merupakan akronim dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, yang mana, Srikandi akan menerapkan surat-menyurat secara elektronik dengan standarisasi dari Badan Standar Elektronik (BSrE).

Dr. Syarif Makmur juga menekankan bahwa Srikandi meliputi tata naskah dinas, klarifikasi arsip, jadwal retensi arsip dan sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip.

Kegiatan bertempat di ruang rapat Kantor Bupati dan di hadiri Narasumber Pusat yaitu Wakil Ketua Umum Bidang Kerjasama Kearsipan Dalam dan Luar Pengurus Nasional Asosiasi Arsiparis Indonesia (PN-AAI) Dr. Syarif Makmur, M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bangkep Ramlin M. Hamid, S.Pd,SD serta Kepala OPD Lingkup Pemda Kab. Bangkep. (Roy-KOMINFO)