Salakan, BanggaiKep.go.id – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kerja bakti dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) bertempat di Pelabuhan Salakan (terminal dan pelabuhan besar), Jumat (22/5/2026).

Kegiatan GERAKAN Indonesia ASRI tersebut mengundang seluruh penasihat, pembina, serta pengurus GOW untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerja bakti sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan program yang bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui aksi nyata seperti pembersihan fasilitas umum dan ruang publik. Program ini juga menjadi upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di wilayah Banggai Kepulauan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah, sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pelabuhan dan ruang publik.

Ketua GOW Kabupaten Banggai Kepulauan, Ny. Anita Serfi Kambey, berharap seluruh anggota dapat turut serta dan mengajak partisipasi anggotanya masing-masing demi suksesnya kegiatan ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan indah di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus mempererat kebersamaan antar organisasi wanita dalam mendukung program pembangunan daerah. (IKP-KOMINFO)

Data Statistik

Data Statistik adalah data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan dalam bentuk angka untuk memberikan informasi tentang karakteristik atau ciri khusus suatu populasi. Data ini digunakan untuk menganalisis dan menarik kesimpulan berdasarkan fakta dan pengamatan yang telah dikumpulkan.

Statistik Perikanan Tangkap

Statistik Perikanan Tangkap menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah kumpulan data yang menggambarkan aktivitas dan hasil penangkapan ikan serta organisme air lainnya secara langsung dari perairan alami. Data ini meliputi beberapa aspek jenis ikan yang ditangkap, jumlah yang ditangkap, metode penangkapan, lokasi penangkapan, dan faktor faktor yang mempengaruhi perikanan tangkap.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Petunjuk Teknis dan Pengolahan Data Produksi Perikanan Tangkap Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025

Lalong, BanggaiKep.go.id – Pembukaan Turnamen Sepak Bola Berani Juara Cup I Tahun 2026 Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Muda Sakti, Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.20 Wita itu dihadiri unsur pemerintah daerah, legislatif, organisasi olahraga, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat, Kamis (21/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu, Ketua KONI Bangkep Muh. Aris Susanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua DPD Demokrat Bangkep Nancy Dunda, Kapolsek Tinangkung, Camat Tinangkung Utara, Ketua Panitia Ardinal T., perwakilan klub peserta, tamu undangan, serta ratusan masyarakat yang memadati lapangan pertandingan.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Bangkep Muh. Aris Susanto menyampaikan bahwa sepak bola merupakan olahraga yang paling diminati masyarakat dan menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menggali potensi generasi muda di daerah.

Ia mengatakan Turnamen Berani Juara Cup I menjadi momentum bagi para pemain dan tim sepak bola di Banggai Kepulauan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan hijau dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Turnamen ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah mencari dan menyaring bibit unggul sepak bola yang nantinya dapat dikembangkan untuk mengikuti ajang Popda, Porprov hingga Pra-PON,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga stabilitas keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan dan kesatuan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkep Serfi Kambey dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan dan desa, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.

Menurutnya, turnamen sepak bola tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen ini menjadi ruang untuk menjaring bibit-bibit unggul di bidang sepak bola yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah hingga tingkat provinsi maupun nasional,” kata Serfi.

Ia juga berpesan kepada para pemain agar bertanding secara sportif, menjaga emosi, serta menghormati wasit dan lawan bermain. Kepada para suporter, ia mengajak untuk menciptakan suasana pertandingan yang damai dan kondusif tanpa tindakan provokasi maupun kerusuhan.

“Menang kalah itu biasa, yang luar biasa adalah menjaga persaudaraan dan kedamaian,” ucapnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan pembuka yang ditandai dengan tendangan pertama oleh Wakil Bupati Bangkep. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan terus mematangkan persiapan menjelang penutupan Ajang Talenta Minat Bakat dan Kreativitas Siswa melalui kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP.

Kegiatan penutupan dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, mulai pukul 19.15 WITA hingga selesai, bertempat di Taman Kota Salakan, Kecamatan Tinangkung. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia, mulai dari penataan lokasi, kesiapan panggung, hingga koordinasi dengan peserta dan pengisi acara.

Selain menjadi momen pengumuman dan penetapan juara umum, acara penutupan juga akan dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya dari para siswa-siswi.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Rahmad Sandi, ST yang juga selaku Penanggung jawab kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi ajang kebersamaan dan apresiasi bagi para peserta.

“Kami juga mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan penutupan O2SN dan FLS2N. Selain penentuan juara umum, akan ada penampilan seni budaya dari anak-anak kita yang tentunya sangat menarik untuk disaksikan,” ujarnya.

Panitia juga menambahkan bahwa kehadiran masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan bakat dan kreativitas siswa di daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berprestasi dan kreativitas siswa semakin meningkat, serta mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kegiatan Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2024–2029 yang dilaksanakan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur pimpinan dan anggota DPRD, staf ahli dan asisten Sekretariat Daerah, Sekretaris DPRD, kepala perangkat daerah, para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menegaskan bahwa proses pemberhentian dan pengangkatan PAW Wakil Ketua DPRD bukan hanya sekadar proses administratif dan politik, melainkan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dimaknai sebagai upaya menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan kelembagaan daerah agar tetap berjalan efektif dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat Wakil Ketua DPRD sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah,” ujar Serfi Kambey.

Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wakil Ketua DPRD yang baru saja diresmikan. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan komitmen, integritas, kebijaksanaan, serta kemampuan membangun komunikasi dan kerja sama yang baik demi kepentingan masyarakat Banggai Kepulauan.

Lebih lanjut, Serfi Kambey menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Ia menyebut keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan, menyusun program pembangunan, serta mengawal aspirasi masyarakat.

“DPRD memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerintahan yang aspiratif, transparan, dan akuntabel. Karena itu, semangat kolaborasi dan saling mendukung harus terus dijaga demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati berharap pimpinan DPRD yang baru dapat terus memperkuat semangat kebersamaan, menjaga stabilitas politik daerah, dan menjadi jembatan aspirasi masyarakat demi terciptanya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mengakhiri sambutannya, Serfi Kambey mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan dan menjadikan setiap perbedaan pandangan dalam proses demokrasi sebagai kekuatan untuk melahirkan keputusan terbaik bagi kepentingan rakyat.

“Jabatan dan amanah yang kita emban saat ini pada hakikatnya adalah bentuk pengabdian kepada bangsa, daerah, dan masyarakat. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan tuntunan kepada kita semua dalam menjalankan tugas demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai bersama,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Pembukaan Sosialisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) secara online sebagai upaya mendorong optimalisasi pelayanan publik di lingkungan pemerintahan daerah, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setda Banggai Kepulauan Hermanto Mar’un, SP.,MP.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat berbasis online sebagai instrumen evaluasi pelayanan publik.

Dalam pengantarnya, Kabag Ortal Hermanto menjelaskan bahwa pelaksanaan SKM online sangat penting untuk melihat sejauh mana capaian pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, melalui survei tersebut pemerintah dapat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan publik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Untuk melihat capaian pelayanan kita, maka harus dilaksanakan SKM online ini. Nanti akan dijelaskan bagaimana mekanisme pengisiannya. Saya sendiri pernah mengisi survei seperti ini, misalnya saat berhubungan dengan layanan purna jual kendaraan. Biasanya konsumen diminta memberikan tanggapan apakah puas atau tidak terhadap pelayanan yang diberikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sistem penilaian dalam SKM nantinya menggunakan bobot penilaian tertentu dengan rentang nilai yang akan diisi langsung oleh masyarakat sebagai pengguna layanan. Contohnya, masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap pelayanan di Dinas Pendapatan maupun instansi lainnya.

“Dari SKM ini nantinya bisa terlihat apakah masyarakat puas atau tidak terhadap pelayanan yang diberikan. Jika ada masyarakat yang merasa tidak puas, maka dapat menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan yang terintegrasi dengan Diskominfo,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kabag Ortal menegaskan bahwa pembinaan pelayanan publik secara keseluruhan berada di bawah koordinasi Bagian Organisasi. Capaian pelayanan publik tersebut juga menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung peningkatan nilai reformasi birokrasi daerah.

“Nilai reformasi birokrasi kita saat ini masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pelayanan publik diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kenaikan bobot penilaian reformasi birokrasi, sekaligus berkolaborasi dengan pembangunan digital melalui Diskominfo dan arsitektur SPBE,” tambahnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat paripurna dalam rangka peresmian pemberhentian dan pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan sisa masa jabatan 2024–2029 atas nama Sri Yeni, SE, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Banggai Kepulauan dengan dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Arkam Supu menyampaikan bahwa jabatan yang diemban merupakan tanggung jawab besar, terlebih di tengah kondisi ekonomi dan penganggaran daerah yang penuh tantangan.

“Pergantian pimpinan hari ini bukan sekadar berpindah kursi dari bawah ke atas, tetapi bagaimana kita mampu memikul amanah dengan penuh tanggung jawab. Di tengah situasi ekonomi yang sulit, efisiensi anggaran, dan berbagai keterbatasan saat ini, yang paling penting adalah kemampuan untuk berkolaborasi, bersinergi, dan bekerja sama demi keluar dari kondisi yang kurang menguntungkan ini,” ujar Arkam.

Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD dan elemen masyarakat untuk menjaga persatuan serta mengedepankan komunikasi yang baik dan edukatif kepada masyarakat, bukan justru memprovokasi yang dapat memicu perpecahan.

“Kita harus menyampaikan kata-kata yang baik, memberikan edukasi kepada masyarakat, bukan provokasi yang pada akhirnya hanya menimbulkan perpecahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Arkam menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga representasi rakyat saat ini berada pada posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, DPRD merupakan wakil rakyat yang menerima seluruh aspirasi, kritik, dan harapan masyarakat, namun di sisi lain juga menjadi bagian dari pemerintah daerah yang memiliki tanggung jawab terhadap jalannya pembangunan.

Menurutnya, masyarakat tidak mempersoalkan kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Yang mereka pahami adalah seluruh anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang harus hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Rakyat tidak mau tahu mana jalan provinsi, mana jalan kabupaten, atau mana yang menjadi kewenangan pusat. Yang rakyat tahu, kita semua adalah wakil mereka. Karena itu, mari kita bergandengan tangan, berkolaborasi, dan memohon petunjuk Allah SWT agar diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Arkam Supu juga mengingatkan bahwa kekuasaan sejati dalam dunia politik bukanlah soal mengendalikan orang lain, melainkan kemampuan mengendalikan diri sendiri dalam menjalankan amanah.

“Semakin besar kekuasaan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Jabatan dan pangkat bisa memuliakan seseorang, namun juga dapat menghancurkan seseorang, tergantung bagaimana amanah itu dijalankan,” pungkasnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kementerian Agama menyoroti tingginya angka perceraian di Kabupaten Banggai Kepulauan dalam kegiatan pengukuhan pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, kepala KUA, penghulu, ASN, serta rombongan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (20/5/2026).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terhadap program-program Kementerian Agama. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan dari Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah yang berjumlah sekitar 21 orang.

Menurut Sofyan, kehadiran pimpinan Kanwil Kemenag menjadi motivasi bagi jajaran Kemenag Banggai Kepulauan untuk terus meningkatkan pelayanan keagamaan dan pendidikan madrasah di daerah kepulauan tersebut.

Ia mengungkapkan, kondisi sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama Banggai Kepulauan mulai mengalami perkembangan signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Saat ini, jumlah pegawai mencapai 244 orang yang terdiri atas 112 ASN dan 132 PPPK. Sementara jumlah madrasah negeri dan swasta mencapai 303 unit.

Namun demikian, Sofyan menilai kondisi pendidikan madrasah masih membutuhkan perhatian serius, terutama terkait kekurangan tenaga pengajar dan belum adanya Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kita masih kekurangan guru mata pelajaran tertentu, terutama bahasa Inggris. Bahkan ada madrasah yang belum memiliki guru ASN sama sekali,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan penegerian empat madrasah ke pemerintah pusat agar akses pendidikan keagamaan di Banggai Kepulauan semakin merata.

Dalam sambutannya, Sofyan turut menyoroti tingginya angka perceraian yang terjadi di Indonesia maupun di Banggai Kepulauan. Berdasarkan data tahun 2025, tercatat 139 kasus perceraian di Banggai Kepulauan dan 179 kasus di Banggai Laut.

Menurut dia, angka tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak, khususnya BP4, agar lebih aktif melakukan pembinaan keluarga dan edukasi pernikahan.

“Kita membayangkan bagaimana masa depan anak-anak jika tumbuh tanpa kehadiran ayah atau ibu. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Ia menjelaskan, Kecamatan Tinangkung menjadi wilayah dengan angka perceraian tertinggi, disusul Tinangkung Utara dan Totikum. Faktor utama perceraian didominasi perselisihan rumah tangga, kekerasan dalam rumah tangga, hingga salah satu pasangan meninggalkan rumah.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili Sekretaris Daerah, Muh. Aris Susanto S.E, M.E menyampaikan pemerintah daerah menyambut baik pengukuhan pengurus BP4 karena dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian di daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian Kepala Kemenag Banggai Kepulauan yang akan memasuki masa purna tugas pada 1 Juni mendatang.

“Pengabdian beliau sangat terasa bagi masyarakat Banggai Kepulauan dan semoga tetap dapat memberikan kontribusi bagi daerah,” ujar Aris.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Banggai Kepulauan karena pernah bertugas selama lebih dari dua tahun di daerah tersebut.

Ia menyebut Salakan sebagai “rumah kedua” dan mengaku bersyukur dapat kembali bertemu dengan jajaran Kementerian Agama Banggai Kepulauan.

Junaidin menegaskan pengabdian ASN Kementerian Agama tidak berhenti meski masa jabatan berakhir. Ia berharap seluruh jajaran Kemenag tetap menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat.

Selain menghadiri pengukuhan BP4, kunjungan Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah juga diisi dengan penguatan organisasi Dharma Wanita serta pembinaan ASN dan PPPK di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKeo.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BPKAD, Inspektorat, Dinas Kominfo, pimpinan perbankan daerah, para kepala perangkat daerah terkait, seluruh camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, serta peserta undangan lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan tiga narasumber/pemateri, yaitu: Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran, Bapak Moh. Arfan (secara daring), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI yang diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan, Bapak Moch. Edy (secara daring) dan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Rizka Dwi Putri.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banggai Kepulauan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa pelaksanaan HLM TP2DD dan TPID merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel, khususnya melalui percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar instansi dalam mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari besar keagamaan. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk berbagi informasi, mengevaluasi kinerja, serta merumuskan strategi efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah.

Dalam rangka pengendalian inflasi, terdapat tiga fokus utama, yakni menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok, mendorong produktivitas sektor ekonomi termasuk pertanian dan UMKM, serta meningkatkan nilai tambah sektor pertanian guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, dalam aspek digitalisasi, TP2DD terus didorong untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah melalui sistem elektronik. Dalam dua tahun terakhir, transaksi non-tunai pajak daerah mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 73 persen, menunjukkan kemajuan dalam implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam mengakselerasi implementasi ETPD, meningkatkan sinergi lintas sektor, serta menyusun langkah strategis yang lebih konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Deputi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat menyampaikan pentingnya penguatan sektor rumput laut sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional dalam kegiatan diseminasi kajian rantai nilai rumput laut kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (19/05/2026).

Dalam sambutannya, Deputi Bank Indonesia Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder atas kesediaannya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan beserta seluruh stakeholder yang telah berkenan menjadi tuan rumah kegiatan diseminasi kajian pada hari ini,” ujar Firman.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kajian yang secara berkelanjutan dilakukan oleh Bank Indonesia Sulawesi Selatan bersama Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan berbagai dinas dan stakeholder terkait dari sejumlah daerah.

Menurutnya, rumput laut saat ini bukan lagi sekadar komoditas pesisir, namun telah menjadi komoditas strategis dengan permintaan pasar internasional yang terus meningkat, terutama dari negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Eropa hingga Amerika Serikat.

“Rumput laut memiliki prospek yang sangat baik ke depan. Indonesia, khususnya kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua, menyumbang sekitar 55 persen produksi rumput laut nasional. Ini menunjukkan bahwa wilayah Sulampua, termasuk Banggai Kepulauan, memiliki peranan penting dalam pengembangan sektor ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi rumput laut di Banggai Kepulauan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang perlu terus diperkuat. Selain mendukung ekonomi daerah, sektor tersebut juga dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam rantai pasok global.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan komoditas tersebut. Salah satu tantangan utama adalah tingginya ekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah atau raw material.

“Berdasarkan data kami, pangsa ekspor bahan mentah masih mencapai sekitar 65 persen. Ini memang menjadi tantangan, namun sekaligus peluang besar untuk mendorong hilirisasi rumput laut,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia, khususnya kawasan Sulampua, diharapkan tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga mampu berkembang menjadi sentra hilirisasi rumput laut nasional.

Lebih lanjut disampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam Rencana Strategis 2025–2029 menargetkan peningkatan produksi rumput laut nasional menjadi 14,1 juta ton pada tahun 2029, dari sekitar 11,6 juta ton pada tahun 2025.

Target tersebut membuka peluang besar bagi daerah-daerah penghasil rumput laut, termasuk Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara yang menjadi fokus kajian dalam kegiatan tersebut.

“Strategi nasional sudah ada dan potensinya juga sangat besar. Yang perlu kita kawal bersama adalah implementasinya di daerah-daerah kepulauan agar dapat berjalan optimal,” katanya.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan para stakeholder berupaya melihat secara menyeluruh rantai nilai rumput laut di kawasan Sulampua, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pengembangan dan hilirisasi rumput laut di masa mendatang. (Decky-KOMINFO)