Tataba, BanggaiKep.go.id – Bulan Ramadan bukan hanya menjadi waktu terbaik bagi umat Islam dalam beribadah. Di bulan suci ini, banyak juga warga yang memanfaatkan untuk mengais rezeki.
Hal itu terlihat dengan menjamurnya para pedagang takjil dadakan di sepanjang jalan wilayah Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya sepanjang jalan Desa Leme-Leme Bungin sampai Desa Lalengan.
Selama memasuki bulan Ramadan, penjual takjil mulai menghiasi di pinggir-pinggir jalan. Kondisi ini sudah menjadi hal yang biasa ketika memasuki bulan suci Ramadan.
Para pedagang takjil tersebut biasanya muncul saat menjelang berbuka puasa sekitar pukul 16.00 Wita, dengan menyajikan berbagai menu dan berharap dagangannya laris diserbu para pembeli.
Waktu berbuka puasa adalah momen yang manis bagi pedagang takjil dadakan ini. Selain nikmatnya menunggu buka puasa, juga ada pundi-pundi rupiah yang mereka dapatkan.
Dari pemantuan Tim Jurnalis Pemda pada Kamis, (21/4/2022) sejumlah menu takjil yang dijajakan, di antaranya ada pisang ijo, es kelapa muda, es buah ditambah dengan berbagai macam gorengan, kue, sayuran bahkan ikan masak, dengan harga bervariasi, namun sangat terjangkau dan tidak menguras dompet para pembeli.
Harga pisang ijo, es buah demikian juga dengan es kelapa muda perporsi Rp. 5.000, aneka gorengan dan kue dihargai 4 buah Rp. 5.000 kalau ikan masak tergantung jenis ikannya ada yang dihargai Rp. 5.000 sampai Rp. 25.000.
“Tentu omsetnya beda dengan hari-hari biasanya. Bulan Ramadan pemburu takjil cukup banyak. Pendapatan pun lebih besar. Kalau di momen Ramadan ini pendapatan sekitar Rp. 100 ribu – Rp 300 ribu ke atas, tergantung jenis dagangan dan modal yang dikeluarkan,” kata salah satu penjual Ta’jil di Desa Tataba. (JAR-KOMINFO)






Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!