Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar apel gabungan perangkat daerah yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) penugasan kepala sekolah di lingkungan pemerintah daerah, Senin, (8/6/2026).
Sebanyak 53 Kepala sekolah menerima SK penugasan, sementara sejumlah nama lainnya masih menunggu proses verifikasi dari Kemendikbud dan BKN.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Serfi Kambey dan diikuti oleh Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, serta ASN, PPPK, dan para kepala sekolah penerima SK.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk memperkuat disiplin, integritas, dan etos kerja aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia meminta ASN di lingkungan Pemkab Banggai Kepulauan untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
“Disiplin dan tanggung jawab adalah fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan,” tegasnya dalam sambutan.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan SK penugasan kepala sekolah sebagai bentuk amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Para kepala sekolah diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.
Wakil Bupati menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam membangun budaya kerja yang produktif, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi tenaga pendidik.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Nama-nama Kepala Sekolah yang menerima SK Bupati Banggai Kepulauan, silahkan di unduh link:
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas laporan keuangan tahun anggaran 2025.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas pengelolaan keuangan serta tindak lanjut atas setiap rekomendasi pemeriksaan secara tepat waktu.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama, inovasi, serta semangat pengabdian yang lebih kuat dari seluruh aparatur pemerintah.
“Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan daerah yang kita cintai,” tutupnya.
Apel gabungan tersebut diakhiri dengan ajakan untuk terus menjaga kekompakan, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik. (Roy-KOMINFO)






Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!