Leme-leme Darat, BanggaiKep.go.id – Curah hujan yang tinggi dan tidak kunjung berhenti sudah hampir 4 hari menyebabkan terjadinya longsor di Desa Leme-leme Darat Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat, (31/7/2020).

Longsor yang terjadi di Desa Leme-leme Darat menyebabkan terimbunnya ruas jalan trans Peling yang menghubungkan antar desa dan kecamatan di Kab. Banggai Kepulauan dengan material longsor berupa domato, batu dan pepohonan sehingga jalan tidak dapat dilalui lagi oleh penguna jalan baik roda dua dan roda empat.

Untuk menanggulangi longsor yang terjadi agar kendaraan bisa melalui jalur longsor, Kepala Desa Leme-leme Darat Welly Siako, SH langsung menggerakkan aparat desa dan masyarakat membersihkan matrial longsor dengan alat seadanya untuk membuat jalan alternatif agar kendaraan dapat melewati jalur longsor.

Welly Siako, SH saat dijumpai jurnalis Diskominfo Pemda BanggaiKep dilokasi kejadian (31/7/2020), mengatakan bahwa “Longsor terjadi kira-kira pada pukul 12.00 Wita, yang menjadi penyebab longsor lokasi tersebut bekas galian C pengambilan domato karena curah hujan yang tidak kunjung berhenti sampai 4 hari menyebabkan terjadinya longsor”.

Welly berharap ada tindakan lebih lanjut dari Pemda untuk dapat menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor yang ada, sebab jika menggunakan tenaga manusia dengan alat seadanya tidak dapat mengatasinya.

Sampai berita ini diturunkan material longsor yang menutupi badan jalan belum kunjung dibersihkan. (AmosKominfo)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *