Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Serah Terima Mobil Hibah Pemadam Kebakaran yang dirangkaikan dengan Serah Terima Jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (23/01/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Ketua DPRD, Sekda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat lama dan pejabat baru Satpol PP dan Damkar, para kepala perangkat daerah, jajaran ASN Satpol PP dan Damkar, serta tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bantuan tersebut dinilai sangat strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas layanan publik, khususnya dalam bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Republik Korea Selatan, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia atas fasilitasi dan pendampingannya, serta kepada KAJAMA selaku pihak ketiga yang telah berperan aktif sehingga proses hibah ini dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi geografis maupun keterbatasan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, kehadiran mobil pemadam kebakaran hibah ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respons, efektivitas penanganan kebakaran, serta keselamatan masyarakat.

Bupati juga menegaskan kepada perangkat daerah terkait, khususnya Unit Pemadam Kebakaran, agar memanfaatkan dan merawat bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, mengoperasikannya sesuai standar operasional prosedur, serta terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula Serah Terima Jabatan Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Banggai Kepulauan. Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan Aparatur Sipil Negara guna mendorong penyegaran, peningkatan kinerja, serta percepatan pencapaian program pembangunan daerah.

Kepada pejabat lama, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas. Sementara kepada pejabat baru, disampaikan ucapan selamat bertugas dengan harapan agar dapat segera menyesuaikan diri, bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara dukungan internasional, tata kelola pemerintahan yang baik, serta kinerja aparatur yang profesional demi terwujudnya Kabupaten Banggai Kepulauan yang aman, maju, dan sejahtera. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dengan menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada siswa-siswi SDN Pembina Salakan, Jumat (23/1/2026).

Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Kadis Dikbud, Pejabat Lama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Sekolah SDN Pembina Salakan beserta jajaran, para orang tua/wali murid, serta seluruh siswa dan siswi SDN Pembina Salakan.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

“Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berupaya menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang berpihak pada dunia pendidikan, khususnya dalam menjamin pemerataan dan akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak di daerah,” ujarnya.

“Pemberian bantuan seragam sekolah ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan dasar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar dan berprestasi,” ucap Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, seragam sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pakaian belajar, tetapi juga menjadi simbol kedisiplinan, tanggung jawab, dan identitas sebagai pelajar. Anak-anak diharapkan dapat menjaga dan memanfaatkan seragam tersebut dengan baik serta menjadikannya sebagai penyemangat untuk datang ke sekolah tepat waktu, menghormati guru, dan belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih cita-cita.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi dan pengabdian dalam mencerdaskan generasi penerus Banggai Kepulauan.

Kegiatan penyerahan bantuan seragam sekolah ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) La Ode Moh. Masral, SP, S.H., M.M., menekankan pentingnya kerja sama antara Bapas dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pidana kerja sosial serta pembimbingan klien pemasyarakatan. Hal itu disampaikan dalam sambutannya menjelang penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Bapas dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (21/1/2025).

Masral menjelaskan, Kementerian Hukum dan HAM kini telah bertransformasi menjadi tiga kementerian, yakni Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dalam struktur baru tersebut, Bapas berada di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan tugas utama melakukan pembimbingan terhadap warga binaan yang telah keluar dari lembaga pemasyarakatan.

“Lembaga Pemasyarakatan adalah tempat pembinaan, sementara Bapas adalah tempat pembimbingan bagi mereka yang sudah kembali ke masyarakat,” kata Masral.

Ia menyebutkan, wilayah kerja Bapas yang dipimpinnya mencakup tujuh kabupaten di Sulawesi Tengah, yakni Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Poso, Morowali, Morowali Utara, serta dua wilayah lainnya. Luasnya wilayah kerja tersebut menuntut sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, terutama setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang mulai efektif Januari 2026.

Berdasarkan data Bapas, jumlah klien pemasyarakatan di Kabupaten Banggai Kepulauan tercatat sekitar 42 persen dari total klien di wilayah kerja Bapas, dengan jenis tindak pidana didominasi kasus perlindungan anak. Masral juga mengungkapkan bahwa sepanjang 2024 terdapat delapan kasus yang berhasil diselesaikan melalui mekanisme pembimbingan.

Menurut dia, PKS dengan pemerintah daerah menjadi kunci pelaksanaan pidana kerja sosial, khususnya untuk perkara dengan ancaman pidana di bawah lima tahun atau putusan hakim di bawah enam bulan. “Pidana kerja sosial harus dilaksanakan maksimal 240 jam, dengan ketentuan delapan jam kerja per hari. Tanpa kerja sama ini, kami kesulitan menentukan lokasi penempatan,” ujarnya.

Masral juga menyoroti penanganan perkara anak yang berhadapan dengan hukum. Ia menegaskan bahwa prinsip utama pemasyarakatan anak adalah keamanan dan keberlanjutan pendidikan. Jika lingkungan asal dinilai tidak aman, anak akan tetap dibina di Bapas hingga kondisi memungkinkan untuk kembali ke sekolah dan lingkungan sosialnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banggai Kepulauan atas respons dan dukungan pemerintah daerah terhadap program pemasyarakatan. “Dengan kerja sama ini, kami berharap pelaksanaan pembimbingan dan pidana kerja sosial dapat berjalan lebih tertib, manusiawi, dan berorientasi pada masa depan klien, khususnya anak,” kata Masral.

Penandatanganan PKS tersebut diharapkan menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan kebijakan pemasyarakatan yang lebih terintegrasi di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Turut hadir Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Luwuk beserta jajaran, staf ahli dan asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi , serta para tamu undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Luwuk. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung dalam sebuah kegiatan resmi yang dirangkaikan dengan sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Rabu (21/1/2025).

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST.,MT., AIFO mengatakan, MoU ini merupakan bentuk nyata komitmen dan sinergi antara pemerintah daerah dan Bapas Kelas II Luwuk dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam pembimbingan, pengawasan, serta pendampingan klien pemasyarakatan di wilayah Banggai Kepulauan.

“Pembinaan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan lintas sektor. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mendukung proses tersebut,” ujar Bupati.

Menurutnya, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan pendampingan klien pemasyarakatan, pembimbingan dan pengawasan, penerapan pendekatan keadilan restoratif, serta pencegahan pengulangan tindak pidana melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program-program Bapas, termasuk pemberdayaan sosial, pembinaan kemandirian, serta fasilitasi layanan dasar agar klien pemasyarakatan dapat kembali menjadi warga masyarakat yang produktif, taat hukum, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi KUHP baru yang dinilai sebagai tonggak penting pembaruan hukum pidana nasional. Bupati menyebut KUHP yang baru berlandaskan nilai-nilai Pancasila, menjunjung hak asasi manusia, serta menyeimbangkan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.

“Sosialisasi ini penting agar aparatur pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat memiliki pemahaman yang utuh terhadap substansi dan semangat KUHP yang baru, sehingga implementasinya ke depan dapat berjalan efektif dan berkeadilan,” kata Rusli.

Bupati berharap, melalui kegiatan ini terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam mendukung penegakan hukum yang humanis dan berorientasi pada pembinaan serta pencegahan tindak pidana. Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kata Bupati, siap mendukung langkah-langkah kolaboratif demi terciptanya ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati l, Sekretaris Daerah, Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Luwuk beserta jajaran, staf ahli dan asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi, serta para tamu undangan lainnya. ( Roy-KOMINFO)

Salakan,BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Selasa (20/01/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Wakil Bupati Banggai Kepulauan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten Setda, kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel, serta telah melalui tahapan uji kesesuaian (job fit) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi bertujuan untuk memastikan bahwa pejabat yang dipercaya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama adalah aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, kinerja, dan kapasitas kepemimpinan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujar Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, jabatan yang diemban merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan profesionalisme,” ungkap Rusli.

Nama-nama Pejabat yang dilantik:

2026 281 JPT Hasil Jobfit

Kepada para pejabat yang baru dilantik Bupati juga mengucapkan selamat dan sukses, serta berharap agar mereka dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja masing-masing, bekerja secara cepat, tepat, dan terukur, serta mampu menunjukkan kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan kolaboratif.

“Bangun sinergi yang kuat di lingkungan kerja, tingkatkan kualitas pelayanan publik, dan pastikan setiap program serta kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tegasnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja pemerintahan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Oleh karena itu, saya menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi yang berorientasi pada hasil, disiplin, akuntabel, serta bebas dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jadikan integritas sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab,” jelas Bupati.

Akhir kata, Bupati mengajak kepada seluruh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus memperkuat komitmen kebersamaan, loyalitas, dan semangat pengabdian dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah / 2026 Masehi dengan khidmat dan penuh makna, Senin (19/01/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekda, Ketua TP_PKK, PJ. Pabung 1308/LB, Kepala OPD Lingkup Pemda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, para camat, lurah dan kepala desa, tokoh agama, ulama, ustadz serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO menyampaikan bahwa Isra Miraj merupakan peristiwa agung yang sarat hikmah, khususnya dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Isra Miraj tidak hanya dipahami sebagai peristiwa sejarah, namun juga sebagai pengingat akan pentingnya ibadah, keteguhan hati, serta keikhlasan dalam menjalani kehidupan. Melalui peristiwa ini, umat Islam diingatkan untuk senantiasa melaksanakan ibadah dengan sepenuh hati dan meyakini bahwa setiap amal kebaikan akan mendapatkan balasan yang mulia di sisi Allah SWT.

Lebih lanjut disampaikan bahwa peringatan Isra Miraj bukan sekedar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi diri untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta Rasulullah SAW.

Keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kebijaksanaan, pengorbanan, dan kecintaan kepada umat menjadi contoh yang harus diimplementasikan dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan berbangsa.

Di tengah dinamika dan tantangan zaman yang semakin kompleks, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat kerukunan antar umat beragama, serta berkomitmen bersama dalam membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih maju, harmonis, dan penuh keberkahan.

Peringatan Isra Miraj ini juga diharapkan menjadi sumber inspirasi dalam meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta mempererat tali persaudaraan di antara sesama. Tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya acara dengan lancar.

Dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat semakin mendalami ajaran Islam serta meraih kebahagiaan dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. (Decky-KOMDIGI)

Jakarta, BanggaiKep go.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong melakukan audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (14/1/ 2026).

Audiensi tersebut berlangsung bersama Gubernur Sulawesi Tengah dan membahas sejumlah materi strategis terkait perencanaan pembangunan daerah, sinkronisasi program pusat dan daerah, serta dukungan kebijakan nasional terhadap percepatan pembangunan di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Banggai Kepulauan dan Parigi Moutong.

Dari Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, pertemuan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati, didampingi Sekretaris Daerah. Turut hadir pula jajaran perangkat daerah, antara lain Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perikanan, serta Dinas Pariwisata.

Selain pejabat utama tersebut, audiensi juga diikuti oleh sejumlah staf pendamping, termasuk unsur Protokol, Sekretaris Pribadi (Sespri), serta Ajudan dan ADC pimpinan guna mendukung kelancaran jalannya pertemuan.

Dalam audiensi itu, pemerintah daerah menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan pembangunan yang dinilai strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor unggulan daerah, serta pemerataan pembangunan antarwilayah. Pemerintah pusat melalui Bappenas menegaskan pentingnya keselarasan perencanaan daerah dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026 dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan sepak bola Desa Ambelang, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Banggai Kepulauan diwakili Asisten III Administrasi Umum Setda, para kepala OPD, para camat, kepala desa, ketua BPD, lembaga adat, pendamping desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah.

Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tommy B. Luasusun, SH.,M.A.P yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan kegiatan, termasuk pelaksanaan jalan sehat dan bakti sosial sebagai bagian dari semarak peringatan Hardesnas. Desa Sebagai Fondasi Kemajuan Nasional

Dalam sambutan tertulis Bupati disampaikan Asisten III Tommy Boy Luasusun, SH.,M.A.P menegaskan bahwa pelaksanaan Hari Desa Nasional merupakan bentuk pengakuan negara atas peran vital desa dalam kedaulatan bangsa.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024, desa bukan lagi dipandang sekadar objek pembangunan, tetapi telah menjadi fondasi utama kemajuan Indonesia.

“Desa harus menjadi garda terdepan untuk Indonesia mandiri dan berdaya saing,” ujar Tommy.

Pada momen ini, Bupati juga menyampaikan tiga poin strategis dalam mempercepat transformasi desa:
1. Pemberdayaan Pemuda Desa
Bupati mendorong lahirnya generasi muda pelopor desa dengan memanfaatkan digitalisasi dan teknologi tepat guna. Menurutnya, pemuda harus menjadi motor penggerak ekonomi desa di era modern.

2. Kemandirian Ekonomi Desa
Beliau meminta agar potensi lokal dioptimalkan melalui BUMDes, baik sektor pertanian maupun pariwisata, sehingga menjadi sumber pendapatan yang mampu mensejahterakan masyarakat secara langsung.

3. Transparansi dan Gotong Royong
Pembangunan desa disebut harus berjalan dengan pengelolaan anggaran yang transparan serta melibatkan partisipasi masyarakat. Hal ini menjadi kunci terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih.

Momentum Menuju Indonesia Emas 2045
Tommy mengajak seluruh unsur pemerintah desa untuk menjadikan peringatan Hardesnas 2026 sebagai titik balik percepatan transformasi desa menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun desa adalah membangun masa depan bangsa. Mari kita terus berkolaborasi demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Asisten III menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa yang telah bekerja keras di garda terdepan serta berharap Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan perlindungan bagi seluruh masyarakat.

Tema Hardesnas 2026: “Bangun Desa, Bangun Indonesia – Desa Terdepan untuk Indonesia”
Ketua Panitia menjelaskan bahwa peringatan tahun ini membawa pesan bahwa desa adalah pilar pembangunan nasional. Melalui momentum tersebut, desa diharapkan mampu menunjukkan kapasitas sebagai pelopor inovasi dan kemandirian ekonomi.

Panitia juga menyampaikan harapan agar kegiatan yang telah dilaksanakan dapat mempererat silaturahmi dan menjaga semangat gotong royong antar warga.

Acara ditutup dengan doa dan ungkapan permohonan maaf dari panitia apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan. Peringatan Hardesnas 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan desa yang lebih bersinar, mandiri, dan sejahtera.
“Desa maju, Indonesia kuat!” ujar Ketua Panitia menutup laporannya. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Wakil Ketua MPR RI, Arcandra Muhammad Akbar, menerima audiensi para kepala daerah se-Provinsi Sulawesi Tengah di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR RI, Gedung Nusantara, Lantai 7, Selasa (13/1/2026).

Pertemuan tersebut membahas isu strategis pembangunan daerah serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sejumlah kepala daerah tampak hadir dalam audiensi itu. Di antaranya Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Bupati Poso Verna Gladies Merry Inkiriwang, Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, serta Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa. Hadir pula Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae, Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya, dan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady bersama Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey.

Dari unsur pemerintah kota, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin turut mengikuti audiensi tersebut. Sementara itu, Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan hadir mewakili pemerintah daerahnya dan beberapa kepala daerah lainnya.

Kabupaten Morowali diwakili oleh Alkaf, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Adapun dari Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, selain bupati dan wakil bupati, turut hadir Kepala Dinas PUPR serta Kepala Dinas Perumahan.

Dalam audiensi tersebut, Arcandra Muhammad Akbar menekankan pentingnya komunikasi intensif antara daerah dan pemerintah pusat, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, serta penguatan otonomi daerah di Sulawesi Tengah. Para kepala daerah juga menyampaikan berbagai aspirasi dan tantangan pembangunan yang dihadapi di wilayah masing-masing.

Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang koordinasi strategis untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan kebutuhan riil daerah, sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut berperan aktif dalam pelaksanaan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini terselenggara dalam rangka pencapaian program pembangunan pertanian nasional Tahun 2025.

Sambutan diawali oleh Menteri Pertanian Amran Sulaeman, dan dilanjutkan sambutan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diikuti secara luring oleh jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para kepala Desa.

Pemkab Bangkep mengikuti kegiatan tersebut melalui zoom meeting dan dilaksanakan di dua titik Kantor Dinas Pertanian yang di hadiri Asisten Setda, Wakapolres dan anggota, Kadis Pertanian, Kabid ketahanan pangan, Danramil Salakan dan anggota, para Kabid dn staf lingkungan dinas pertanian.

Pelaksanaan di Banggai Kepulauan mengacu pada surat resmi Kementerian Pertanian bernomor 001/KJF/Katimker-I/2026 tanggal 6 Januari 2026 yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini: Kepala Dinas Pertanian Kab. Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung
Danramil 1308-10 Salakan, Kapolsek Tinangkung, Lurah Salakan dan 14 Kepala Desa se-Kecamatan Tinangkung.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan serta memastikan kesejahteraan petani di seluruh pelosok negeri.

Presiden menyerukan agar daerah mempercepat peningkatan produksi pertanian dan memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik arahan tersebut dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi dengan penyuluh pertanian, perangkat kecamatan, dan para kepala desa.

Melalui pertemuan ini, Pemkab Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam:
meningkatkan produktivitas pertanian lokal,
memperluas pendampingan kepada petani,
mendorong penerapan teknologi pertanian,
serta memastikan program pembangunan pertanian nasional berjalan baik hingga tingkat desa.

Koordinator Penyuluh Kabupaten, Husin Sugala, SP, yang turut memimpin pelaksanaan di daerah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur pemerintah kecamatan dan desa. Ia berharap semangat yang disampaikan Presiden dapat menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung petani Banggai Kepulauan.

Dengan mengikuti kegiatan nasional ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama sebagai pilar ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)