Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan yang modern dan berstandar tinggi, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan meresmikan Ruangan Perawatan Anggrek RSUD Trikora yang berstandar KRIS serta Kamar Operasi Modular Operating Theatre (MOT), Acara peresmian berlangsung di RSUD Trikora Salakan, Jumat (31/10/2025).

Dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Bangkep, Ketua Komisi I DPRD Banggai Kepulauan Eko Sahata, Direktur RSUD Trikora dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS, Waka Polres Kompol Abidin, serta para Dokter Spesialis, Tenaga Medis, dan Staf Rumah Sakit Trikora Salakan.
Direktur RSUD Trikora, dr. Feldy Deki, S.pB.,FinaCS, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya dua fasilitas baru ini yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61.
Ia menjelaskan bahwa ruangan perawatan berstandar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) merupakan penerapan standar pelayanan modern sesuai Permenkes Nomor 3 Tahun 2023, yang mengatur tata ruang dan kelayakan fasilitas kesehatan.

“Kamar perawatan berstandar KRIS memiliki 12 kriteria, mulai dari pencahayaan, sirkulasi udara, luas ruang minimal 7,2 meter persegi per tempat tidur, hingga ketersediaan sumber oksigen dan peralatan keselamatan pasien. Saat ini RSUD Trikora telah mencapai sekitar 89 persen dari kriteria tersebut,” ujar Feldy.
Ia menambahkan, RSUD Trikora memiliki total 103 tempat tidur, dengan 32 di antaranya telah memenuhi standar KRIS. Ke depan, pihak rumah sakit akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan DPRD untuk melengkapi sarana dan prasarana, sejalan dengan tuntutan kerja sama BPJS Kesehatan.
Selain itu, Feldy juga menyoroti pentingnya keberadaan Kamar Operasi Modular Operating Theatre (MOT), yang dilengkapi sistem tata udara dan filter berstandar tinggi untuk menunjang keamanan operasi.

“Fasilitas MOT ini akan menjadi syarat penting dalam proses akreditasi rumah sakit pada tahun 2027. Dengan fasilitas modern ini, kita bisa memberikan pelayanan operasi yang lebih aman dan efisien,” tambahnya.
Ia juga melaporkan perkembangan positif sumber daya manusia di RSUD Trikora, termasuk penambahan tenaga spesialis di bidang anak, jantung, rehabilitasi medik, anestesi, dan urologi, di mana bidang urologi menjadi salah satu layanan unggulan di Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu layanan bagi masyarakat.
“Kesehatan adalah salah satu pilar utama pembangunan manusia. Peresmian dua fasilitas ini menunjukkan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Serfi.
Ia menambahkan, penerapan KRIS pada sistem pelayanan RSUD Trikora merupakan bagian dari transformasi digital yang mendukung efisiensi dan transparansi transaksi publik. Sementara itu, keberadaan Kamar Operasi Modular diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas tenaga medis dan kualitas tindakan operasi di Banggai Kepulauan.
“Peningkatan layanan kesehatan tidak hanya diukur dari bangunan fisik, tetapi juga dari komitmen dan integritas seluruh tenaga kesehatan. Saya mengajak seluruh jajaran RSUD Trikora untuk terus bekerja dengan hati dan profesionalisme,” pesan Serfi Kambey.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bertekad menjadikan RSUD Trikora sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan yang memenuhi standar nasional. Fasilitas baru yang diresmikan diharapkan dapat mempercepat peningkatan mutu layanan, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis berkualitas, serta mendukung pencapaian visi daerah dalam bidang kesehatan.
“Kami ingin RSUD Trikora menjadi rumah sakit yang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Banggai Kepulauan, tetapi juga menjadi pusat pelayanan kesehatan modern di wilayah timur Sulawesi Tengah,” tutup Serfi Kambey.( Roy-KOMDIGI)






Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!