Pos

Bangkep, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir serahkan Bantuan Cadangan Beras Reguler (CBR) kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Bulagi, Bulagi Selatan dan Bulagi Utara yang dilaksanakan di Desa Sosom Kecamatan Bulagi, Rabu (13/12/2023).

Dalam sambutan Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan mengapresiasi Dinas Sosial atas dilaksanakannya penyaluran bantuan cadangan beras kepada masyarakat terdampak kekeringan.

“Penyerahan beras CBR sebanyak 12 ton yang tersebar di 12 Desa di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Bulagi, Bulagi Selatan dan Bulagi Utara,” kata Ihsan.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana kekeringan yang terjadi di tiga kecamatan dan berharap semoga bencana ini tidak terjadi lagi di masa-masa yang akan datang.

“Selaku Pemerintah Daerah, kami berharap semoga dengan adanya penyaluran beras ini dapat mengurangi dan membantu serta bermanfaat bagi warga terdampak kekeringan,” ucap Bupati.

Penyaluran di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Bulagi dengan 7 Desa berjumlah 1126 KK, Kecamatan Bulagi Selatan dengan 4 Desa berjumlah 309 KK dan Pemda Bangkep menyerahkan bantuan cadangan beras reguler kepada masyarakat kecamatan Bulagi Utara dengan 1 Desa berjumlah 38 KK, dengan jumlah jiwa yang menerima sebanyak 4313 jiwa.

Oleh karena itu, diharapkan semoga bantuan tersebut dapat meringankan dan membantu masyarakat.

Turut hadir, Dinas Sosial, Camat Bulagi, Kapolsek Bulagi, anggota TAGANA dan BPBD, Unsur Forkopimcam, perangkat desa sosom, BPD desa sosom serta masyarakat desa. (IKP-KOMINFO)

Lalong, BanggaiKep.go.id – Famili Gathering yang dilaksanakan di wisata Pompon Desa Lalong Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bertujuan untuk menjaga silaturahmi dan semangat Penyuluh Keluarga Berencana (PKB)/ Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Sabtu (9/12/2023).

Family gathering mengusung tema “IPeKB Bersinergi Membangun Ketahanan Keluarga Indonesia” dengan peserta berjumlah 70 orang PKB dan PLKB terdiri dari 26 PKB/P3K dan 44 PLKB kontrak.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kab. Banggai kepulauan Moh. Adnan Datu Adam, SE dengan maksud jalin silaturahmi antar PKB/PLKB dan merefresh kembali tupoksi PKB/PLKB di tingkat desa dan kecamatan.

Family gathering ini juga di isi dengan beberapa lomba diantaranya lomba penyuluhan dan lomba yel-yel antar PKB/PLKB mewakili kecamatan masing-masing dan di tutup dengan kegiatan games.

Ketua IPeKB Abd. Anas, SE dalam sambutannya berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar berkumpul bersama tetapi merupakan momentum bagi setiap PKB/PLKB agar lebih semangat, profesional, kreatif dan cerdas dalam melaksanakan program bangga kencana di wilayah kerja masing-masing.

Selain itu, Dalam sambutan Adnan Datu Adam mengapresiasi kegiatan yang sudah dilakukan oleh IPeKB Bangkep karena ini merupakan kegiatan pertama kali.

“Kegiatan ini merupakan evaluasi bagi PKB terutama pada PLKB kontrak yang di biayai melalui dana APBD yang bekerja kurang maksimal yang laporan siga nya juga masih banyak yang merah ke depannya akan dipertimbangkan untuk dilanjutkan kontrak kerja bagi setiap PLKB yang tidak efektif bekerja,” kata Kadis. (DP3AP2KB-Bangkep)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj. Bupati Banggai Kepulauan Asisten Administrasi Umum Jeane B. Rorimpandey membuka secara resmi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025-2045. Selasa, (05/12/2023)

Kegiatan bertempat di Cafe Mahameru Salakan dan di hadiri Kaban Bappeda, Ketua Yayasan Burung Indonesia, Kepala OPD, serta undangan lainnya.

Kegiatan ini sangat penting dilakukan dalam rangka penyusunan awal rancangan pembangunan jangka panjang daerah untuk 20 tahun yang akan datang.

Maka dalam rancangan awal RPJPD ini diharapkan agar menyelesaikan permasalahan pembangunan dan memperhatikan isu strategis pembangunan sehingga perlu dilakukan diskusi yang mendalam, dalam mengumpulkan permasalahan pembangunan dan memetakan isu strategis pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Saya berharap peserta Focus Group Discussion dapat memberikan kontribusi dan berpartisipasi aktif dalam merumuskan permasalahan dan isu strategis pembangunan Daerah untuk 20 tahun ke depan, tentunya dengan memperhatikan peluang dan tantangan yang mungkin muncul beberapa tahun ke depan,” ucap Jeane dalam bacakan sambutan Bupati.

Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan dan memberikan masukan dalam rangka penyusunan RPJPD tahun 2025-2045, dan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar dapat merumuskan permasalahan pembangunan sesuai dengan bidang pembangunan untuk mengidentifikasi berbagai faktor keberhasilan atau kegagalan dalam program pembangunan daerah di masa lalu. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Sosialisasi Akuntansi Pelaporan dan Pertanggungjawaban pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertempat di ruang rapat kantor Bupati Bangkep, Kamis (30/11/2023).

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang merekomendasikan perlu adanya pembinaan penyusunan laporan keuangan OPD di lingkup Kab. Banggai Kepulauan.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Rusli Moidady dan turut di hadiri Unsur Forkopimda, BPK RI Perwakilan Sulteng, Kepala BPKAD Bangkep, para Kepala OPD lingkup Bangkep, Narasumber serta Admin SIPD se-Kab. Bangkep.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini dan berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta dalam penyusunan dan pelaporan keuangan OPD dengan baik sebagaimana peraturan yang berlaku.

“Mengingat pentingnya kegiatan ini, saya berharap agar seluruh pemangku kepentingan termasuk para Kepala Perangkat Daerah untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam proses perbaikan mutu maupun kualitas pengelolaan keuangan,” kata Sekda.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Bangkep Stevan Moidady dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang baik kepada para pengelola keuangan daerah mengenai akuntasi pelaporan dan pertanggungjawaban.

“Selain kegiatan sosialisasi, dilaksanakan juga pembinaan dan pendampingan penatausahaan keuangan dan akuntasi pelaporan dalam rangka persiapan penyusunan laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2023,” ucap Stevan Moidady. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc.,Ph.D melakukan kunjungan kerja di beberapa desa lokus dalam rangka aksi Penurunan Stunting di daerah tersebut, Minggu (26/11/2023).

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama TP PKK Kab. Bangkep bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kab. Bangkep.

Desa lokasi fokus (Lokus) yang dikunjungi yaitu sebanyak lima desa dan tiap desa memiliki data jumlah anak stunting, ibu hamil dan jumlah kader.

Adapun daftar nama lokus yaitu:

1. Desa Tobungku
Jumlah anak stunting 12
Jumlah ibu hamil 3
Jumlah kader 5

2. Desa Peley
Jumlah anak stunting 10
Jumlah ibu hamil 4
Jumlah kader 5

3. Desa Bolonan
Jumlah anak stunting 1
Jumlah ibu hamil 5
Jumlah kader 3

4. Desa Sampaka
Jumlah anak stunting 11
Jumlah ibu hamil 3
Jumlah kader 4 dan 1 anggota polisi

5. Desa Bangpanga
Jumlah anak stunting 17
Jumlah ibu hamil 5
Jumlah kader 5

Turut mendampingi Ketua TP PKK antara lain, pengurus Pokja III dan Pokja IV serta beberapa staf Dinas P3AP2KB. (IKP-KOMINFO)

Salakan,BanggaiKep.go.id – Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) periode 2023-2028 bertempat di Hotel Sidapore Salakan, Rabu, (22/11/2023).

Ikatan Guru Indonesia (IGI) merupakan salah satu organisasi profesi guru yang telah di akui di Indonesia. Tujuan utama dari organisasi ini adalah untuk berbagi ilmu dan membantu guru-guru di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas dari guru itu sendiri.

Pada sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan Sekretaris Daerah Rusli Moidady mengatakan “Guru adalah kunci dari suksesnya anak bangsa karena dengan didikan seorang gurulah yang akan menentukan arah bagi masa depan anak-anak didiknya”.

Pemkab berharap kepengurusan ikatan guru Indonesia di Kabupaten Banggai Kepulauan bisa membawa organisasi para guru dan semakin di kenal oleh seluruh masyarakat di kabupaten itu sendiri.

“Saya juga berharap pengurus yang sebentar nanti akan di lantik agar dapat bekerja keras dan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan visi dan misi ikatan guru Indonesia”.

Berikut nama-nama pengurus IGI Kab. Banggai Kepulauan yang dilantik :

153- SK PD BANGGAI KEPULAUAN 2023-2028

Selain itu, Ketua IGI Prov. Sulteng Dianawati menyampaikan “Semoga nanti ilmu yang kita dapatkan di bimtek ini kita dapat aplikasikan ke sekolah masing–masing demi peningkatan pendidikan pada anak-anak kita sebagai penerus generasi kita nanti.”

“Saya juga yakin Universitas Tadulako khususnya FKIP sudah mengirimkan pemateri yang handal untuk materi ini,” katanya.

Kegiatan turut  dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai Kepulauan, Ketua Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Banggai Kepulauan Bersama Para Pengurus serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Zenius platform pendidikan berbasis teknologi yang berbasis di Jakarta resmi mengumumkan kerja sama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Kerja sama ini melibatkan berbagai kegiatan strategis, termasuk pemetaan progres kompetensi guru dan siswa SD-SMP di bidang literasi numerasi, peningkatan kompetensi guru dan siswa, serta percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar.

Dalam rangka mempersiapkan guru dan siswa bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Banggai Kepulauan menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) tahun 2024, Zenius akan melaksanakan kegiatan pemetaan kompetensi guru dan siswa SD dan SMP.

Selain itu, program peningkatan kompetensi guru dan siswa di bidang literasi numerasi akan menjadi fokus utama untuk memastikan bahwa pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan mencapai standar yang diukur melalui Rapor Pendidikan.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Zenius dilakukan pada tanggal 21 November 2023 oleh Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M dan AVP Government Relations Zenius, Mohamad Nurreza Rachman, S.E. dan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bangkep Ikhsan Nursin, S.Pd.,M.M bertempat di Penginapan Bharata Salakan.

Sinergi ini tidak hanya menjadi tonggak bersejarah untuk meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga untuk menyambut Hari Guru Nasional 2023 yang diperingati setiap 25 November.

Pj. Bupati Banggai Kepulauan mengatakan, “Kerja sama ini merupakan langkah signifikan dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah kami. Dengan dukungan Zenius, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari sisi guru maupun siswa, guna mencapai hasil ANBK yang lebih baik dan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar.”

Sementara itu, Mohamad Nurreza Rachman, S.E., Direktur Kebijakan Publik dan Pemerintahan Zenius menambahkan, “Sebagai bagian dari perayaan Hari Guru Nasional, kami dengan antusias menghadirkan solusi pendidikan holistik untuk mendukung visi Kabupaten Banggai Kepulauan. Peningkatan kompetensi guru dan siswa bukan hanya misi kami, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dalam dunia pendidikan.”

Kegiatan yang akan melibatkan 70 guru SD dan 30 guru SMP di Kabupaten Banggai Kepulauan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 – 22 November 2023.

Lewat kegiatan tersebut, diharapkan perwakilan Guru terpilih yang hadir dapat memiliki pemahaman dan referensi bahan belajar terkait literasi numerasi yang diterapkan kepada siswa-siswi di sekolah masing-masing. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) gelar sosialisasi Layanan Informasi Publik pada masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis (16/11/2023).

Wakili Bupati, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Bangkep Ratnasari N. Turungku buka secara resmi kegiatan tersebut.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kadis Kominfo Bangkep menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi serta menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini dan berharap semoga dapat meningkatkan efektifitas dan efisien pelayanan publik.

Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah telah menyiapkan layanan informasi publik yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

“Kita dapat mendapatkan informasi dengan mudah dan resmi, kita dapat memberikan masukan dan komentar pada layanan publik yang kita terima dan kerahasiaannya terjaga, jika hal yang bersifat rahasia,” kata Ratnasari.

Informasi tersebut bisa didapatkan saat berada dimana saja dan kapan saja dengan menggunakan handphone, seperti website resmi Pemerintah Daerah, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR), Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum dan lain-lain.

“Saya berharap kita semua dapat mengingatkan diri dan keluarga, saat mengakses informasi melalui telepon, website, e-mail dan media sosial seperti facebook, instagram, YouTube dan lain-lain,”ujar Kadis Kominfo.

Selanjutnya, Chwarismy Shindy selaku Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Dinas Kominfosantik Sulteng dalam materinya menyampaikan terkait penyalahgunaan media sosial yang banyak terjadi diantaranya kegiatan meng-upload video yang tidak senonoh, mem-bully atau mengintimidasi orang, ingin eksis tetapi merusak alam, pencemaran nama baik, mengumpat dengan kata-kata yang kasar dan berjudi.

“Agar cerdas bermedia sosial, kita harus mengetahui 3T, yang pertama Tahu, Tanggap dan Tangguh. Kita lebih mengetahui lebih lanjut tentang media sosial, memahami langkah-langkah bermedia sosial, bagaimana kita mengakses media sosial dan cara mengelola informasi di media sosial,” ucap Chwarismy Shindy.

Selain itu, Kabid IKP juga mengingatkan bagaimana peran kita dalam transformasi digital, pahami berita hoax, bagaimana menyebarkan konten edukasi kepada masyarakat, bagaimana kita dapat bekerja sama dengan pihak yang berwenang.

“Bagaimana kita dalam menggunakan media sosial, bijak memikirkan sebelum kita membagikan sesuatu, menjaga privasi atau pengaturan keamanan kita dengan baik, hormati orang lain yang ada di media sosial,” harapnya.

Peserta sosialisasi terdiri dari Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan masyarakat umum Desa Baka, Bongganan, Tompudau, Kelurahan Salakan, Desa Saiyong, Kautu dan Ambelang Kecamatan Tinangkung Kab. Bangkep. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (15/11/2023).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST,.MT bertempat gedung Graha KNPI Kabupaten Banggai Kepulauan dan di hadiri Tim BPKP Perwakilan Sulawesi Tengah, Para Narasumber, Kepala OPD Lingkup Pemda Bangkep, Kepala Desa Se-Kabupaten Banggai Kepulauan dan peserta workshop.

Kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparat Pemerintah Daerah maupun desa terkait pengelolaan keuangan desa, mendorong penguatan penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik, transparan dan akuntabel serta mendorong transformasi ekonomi desa yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat.

Melalui workshop ini, diharapkan aparatur pemerintah desa di Kabupaten Banggai Kepulauan, memiliki kecakapan, integritas, kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan, dengan tetap memperhatikan rasa keadilan, kepatuhan, manfaat untuk masyarakat dan taat kepada peraturan perundang-undangan.

Oleh karenanya Pemerintah Desa harus bisa menerapkan prinsip akuntabilitas dalam tata pemerintahannya.

“Saya berharap agar seluruh peserta workshop dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat di pahami, sehingga dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan dan pembangunan desa di masing-masing desa dapat berjalan dengan baik,” kata Sekda.

Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas di diselenggarakannya kegiatan ini, semoga apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini dapat terwujud demi pembangunan desa yang lebih baik. (Decky-KOMINFO)

Salakan, Banggaikep.go.id – Kegiatan Audit Kasus Stunting (AKS) melalui Diskusi Panel Manajamen Kasus Stunting merupakan salah satu strategi dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Mewakili Bupati, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Iswan Saleh membuka secara resmi kegiatan tersebut bertempat di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Tinangkung, Rabu (15/11/2023).

“Strategi percepatan penurun stunting dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan prioritas rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting dengan strategi intervensi spesifik penyebab secara langsung, yakni intervensi yang berhubungan peningkatan gizi dan kesehatan,” kata Iswan dalam sambutan tertulis Bupati.

Audit kasus stunting merupakan upaya identifikasi resiko dan penyebab resiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya, khususnya sebagai penapisan kasus-kasus yang sulit, termasuk mengatasi masalah mendasar pada kelompok sasaran audit beresiko stunting, yaitu calon pengantin (catin) ibu hamil, ibu menyusui/nifas dan baduta/balita.

Karena masalah stunting dan anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari penyusunan sehingga dapat memastikan pelaksanaan audit kasus stunting berjalan sesuai dengan tujuan pedoman dan target waktu yang telah di tentukan.

“Saya berharap agar seluruh komponen yang tergabung dalam struktur tim audit kasus stunting yang sudah dibentuk dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya masing-masing serta dapat bersinergi dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing,” ujar Asisten I.

Iswan Saleh juga berharap pertemuan ini semakin meningkatkan pemahaman tentang alur dan mekanisme pelaksanaan audit kasus stunting, sehingga dapat memperoleh gambaran tentang sasaran audit yang telah di laksanakan serta dapat menyusun rekomendasi intervensi spesifik dan sensitive terhadap masing-masing sasaran audit yang telah di laksanakan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Turut dihadiri Kepala Dinas DP3AP2KB, Tim Pakar dan peserta diskusi. (Decky-KOMINFO)