Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Arsitektur Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2025 dan BERKAH SELARAS yang dilaksanakan oleh Bappeda dan Litbang bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang Bangkep, Selasa (7/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, serta para pejabat perencana dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini memiliki makna strategis dalam memperkuat pelaksanaan sistem manajemen kinerja pemerintah daerah yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sebagaimana diamanatkan dalam agenda reformasi birokrasi nasional.

“Arsitektur kinerja merupakan fondasi penting dalam menyusun keterkaitan antara tujuan pembangunan daerah, sasaran kinerja perangkat daerah, hingga capaian indikator yang terukur. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama dalam membangun keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja,” tutur Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Arsitektur Kinerja bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan peta jalan (roadmap) dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terarah dan selaras dengan visi-misi daerah.

Dalam konteks Kabupaten Banggai Kepulauan, hal ini sejalan dengan semangat “BERKAH SELARAS” sebuah gagasan inovatif yang lahir dari Aksi Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) III PPSDM Regional Makassar Tahun 2025.

Inovasi BERKAH SELARAS, yang digagas oleh Ibu Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda & Litbang Banggai Kepulauan, menjadi langkah nyata dalam memperkuat integrasi antara perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja berbasis digital.

Inovasi ini juga bertujuan menciptakan keselarasan antar perangkat daerah agar seluruh program pembangunan daerah berjalan dalam satu arah dan berorientasi pada hasil.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif Ibu Fitriah Bidalo yang telah menggagas Aksi Perubahan BERKAH SELARAS. Inovasi ini sangat baik dan perlu dijaga keberlanjutannya, karena menjadi contoh konkret bagaimana ide dan aksi ASN dapat berkontribusi langsung pada perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujar Serfi.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga menyampaikan beberapa poin penting sebagai arah tindak lanjut kegiatan Bimtek, di antaranya:

1. Membangun pemahaman bersama antar perangkat daerah dalam penyusunan dan penerapan arsitektur kinerja;

2. Meningkatkan kapasitas SDM, khususnya pejabat perencana dan operator data kinerja di setiap OPD;

3. Mengintegrasikan sistem perencanaan, agar sejalan dengan aplikasi digital nasional dan daerah;

4. Menjamin keberlanjutan inovasi, dengan menjadikan hasil Bimtek sebagai dasar penguatan Renstra, Renja, dan evaluasi kinerja daerah.

Wakil Bupati Serfi Kambey menambahkan bahwa keberhasilan implementasi arsitektur kinerja bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan komitmen semua pihak.

“Kita semua harus bergerak dalam satu visi. Inovasi seperti BERKAH SELARAS adalah bukti nyata semangat ASN dalam mendukung reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” ujar Wabup.

Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PANRB dan Bappenas, yang memberikan panduan teknis terkait penyusunan dan implementasi Arsitektur Kinerja Pemerintah Daerah sesuai kebijakan nasional.

Dengan adanya inovasi BERKAH SELARAS, diharapkan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan semakin siap dalam membangun sistem manajemen kinerja yang terintegrasi, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey hadiri kegiatan  Bimbingan Teknis (Bimtek) Arsitektur Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 yang bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang, Selasa (07/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Bappeda dan Litbang, Narasumber, Para Kasubag Perencanaan dan Operator OPD Peserta Bimbingan Teknis, Serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan arsitektur kinerja Pemerintah Daerah merupakan fondasi penting dalam menyusun keterkaitan antara tujuan pembangunan daerah, sasaran kinerja perangkat daerah, hingga capaian indikator yang terukur.

Arsitektur kinerja bukan hanya sekadar dokumen teknis, tetapi juga menjadi peta jalan (roadmap) bagi penyusunan perencanaan yang lebih terarah dan selaras dengan visi-misi Daerah.

Wabup juga menegaskan beberapa hal penting diantaranya:

1. Bangun pemahaman bersama : pastikan setiap perangkat daerah memiliki persepsi yang sama dalam menyusun dan menerapkan arsitektur kinerja.
2. Tingkatkan kapasitas SDM: kasubag perencanaan dan operator merupakan garda terdepan dalam pengelolaan data dan dokumen kinerja ; kompetensi dan ketelitian sangat menentukan kualitas hasil.
3. Integrasikan sistem : selaraskan penyusunan arsitektur kinerja dengan aplikasi perencanaan berbasis digital yang telah dikembangkan oleh pemerintah pusat dan daerah.
4. Pastikan keberlanjutan : jadikan hasil bimtek ini sebagai dasar untuk memperbaiki proses penyusunan renstra, renja, dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pada kegiatan ini yang merupakan implementasi dari aksi perubahan berkah selaras yang di gagas oleh ibu Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda & Litbang, Inovasi ini sangat baik dan di harapkan berkelanjutan,” ujar Serfi.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai forum teknis, tetapi menjadi awal dari perubahan budaya kerja yang lebih sistematis, berbasis kinerja, dan berorientasi pada hasil nyata yang di rasakan masyarakat.

“Momentum ini untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun birokrasi yang lebih profesional, efektif, dan berintegritas,” tuturnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2025 tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan sukses digelar di aula kantor KPU Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian penting untuk menjamin keakuratan data pemilih menjelang pemilu mendatang. Rapat dimulai pukul 10.30 WITA dan dihadiri oleh perwakilan berbagai unsur penting, antara lain mewakili Bupati Banggai Kepulauan Muchsin H.S. Yasano, Ketua KPU Supriatmo Lumuan, Kapolres diwakili Kabag Ops Kompol Maikun, Ketua DPRD Arkam Supu, Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin, juga perwakilan partai politik dan instansi terkait lainnya.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa bersama.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Muslim Abd. Muin menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mengingat adanya tantangan dari kebijakan baru seperti kewajiban ASN merubah data kependudukan yang berdampak pada data pemilih.

Ketua KPU Supriatmo Lumuan juga menyampaikan bahwa pembaruan data pemilih ini adalah upaya meminimalisir kesalahan data pada pemilu selanjutnya serta pentingnya sinergi antara KPU dan Dinas Dukcapil agar data kependudukan dan pemilih selalu sinkron.

Dari hasil rekapitulasi data pemilih di 12 kecamatan di Banggai Kepulauan, total jumlah pemilih mencapai 92.049 orang yang terdiri dari 46.394 pemilih laki-laki dan 45.655 pemilih perempuan.

Berikut data rinci beberapa kecamatan: Kecamatan Tinangkung: 12.667 pemilih, kecamatan Tinangkung Selatan: 6.119 pemilih, kecamatan Totikum: 8.269 pemilih, kecamatan Bulagi Selatan: 7.553 pemilih, kecamatan Buko Selatan: 6.711 pemilih.

Kegiatan berakhir pukul 16.00 WITA dengan kondisi aman dan tertib, menunjukkan komitmen seluruh pihak terkait dalam menjaga kualitas data pemilih demi kelancaran proses demokrasi di daerah. (IKP-KOMINFO)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi memberikan persetujuan pengangkatan dan pelantikan Muhamad Aris Susanto, SE.,M.E sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (26/9/2025).

Persetujuan ini tertuang dalam surat bernomor 800/1204/BKD yang bersifat rahasia, ditujukan kepada Bupati Banggai Kepulauan di Salakan. Surat tersebut menindaklanjuti usulan Bupati Banggai Kepulauan melalui hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Tahun 2025.

Dalam surat tersebut, Muhamad Aris Susanto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banggai Kepulauan, diangkat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Gubernur Anwar Hafid dalam arahannya menyampaikan bahwa usulan pengangkatan tersebut pada prinsipnya disetujui, dan meminta agar segera dilakukan penetapan serta pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Persetujuan ini diberikan untuk segera ditindaklanjuti dalam rangka efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan,” tegas Gubernur dalam surat yang ditandatanganinya.

Surat persetujuan tersebut juga ditembuskan kepada: Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dengan adanya persetujuan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan lebih optimal di bawah koordinasi Sekretaris Daerah yang baru. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan di wakili Staf Ahli Bupati Tommy B. Luasusun secara resmi membuka kegiatan Penyusunan Program Kepanduan dan Ekstrakurikuler Terintegrasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dilaksanakan di Aula Penginapan Bharata, Kamis (27/9/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang di wakili Sekretaris Dinas, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), Koordinator Wilayah Pendidikan Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua Kwartir Cabang Pramuka, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta para kepala sekolah SMP se-Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati dibacakan Tommy Luasusun menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta kepemimpinan sejak usia dini.

“Oleh karena itu, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dinilai sangat penting dan relevan untuk menjawab tantangan zaman,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan Tujuh kebiasaan positif yang diajarkan dalam gerakan ini meliputi:

1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
2. Membiasakan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun
3. Disiplin dan bertanggung jawab
4. Jujur dan dapat dipercaya
5. Cinta kebersihan dan kesehatan
6. Gemar membaca dan belajar
7. Peduli dan gotong royong

“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan misi kita untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” ungkap Tommy.

Ia juga berharap penyusunan program kepanduan dan ekstrakurikuler ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar menjadi ruang pembentukan karakter anak yang menyenangkan, terstruktur, dan terintegrasi.

Pemda juga mengajak seluruh pihak – pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat – untuk bersama-sama mendukung gerakan ini demi mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berbudi pekerti luhur, mandiri, dan berjiwa Nasionalis.

Mengakhiri sambutannya, Staf Ahli  menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan penuh semangat. (Decky-KOMDIGI)

Palu, BanggaiKep.go.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan penelitian pengembangan (Bappeda & Litbang) Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti Best practice Penyusunan Logical Framework Kinerja Terintegrasi Perangkat Daerah melalui aplikasi Berkah Selaras.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15 Juli 2025 dan 1–4 September 2025 dilakukan di Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Palu, sebagai tindak lanjut dari adopsi sistem Berani Selaras.

Bimtek ini merupakan bagian dari implementasi Rancangan Aksi Perubahan “Berkah Selaras” dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Tahun 2025. Kegiatan tersebut bertujuan memperoleh pembelajaran, arahan teknis, serta praktik terbaik (best practice) dari Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendukung penyempurnaan dan penerapan sistem di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Study banding best practice pertama dilakukan pada tanggal 15 Juli 2025 dihadiri oleh Kepala Bidang Makro, Kabid Sosbud, Kabid Ekonomi, Kabid Fispra dan berapa fungsional bappeda & litbang dan ortal Bangkep.

Study banding Best Practice kedua dilakukan selama 4 hari. Pada hari kedua dan ketiga, yakni 2–3 September 2025, kegiatan dihadiri oleh Hermanto Mar’un, S.P.,M.P (Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Sulteng) dan Fitriah Bidalo, S.Si.,M.Si (Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan).

Sementara itu, Tim Arsitektur Kinerja Provinsi Sulawesi Tengah yang hadir antara lain: Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng, Mappatoba Andi, S.H., M.Eng. – Wakil Koordinator Tim Teknis, Azwan, S.Pi., M.Si. – Staf Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Provinsi Sulteng, Nurezqi, S.E., M.M. – Staf Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng, Ario Sadewo Putra, S.P.W.K. – Staf Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulteng.

Adapun tujuan Bimtek ini untuk memperkuat sistem cascading kinerja dan penganggaran terintegrasi. Hasil kegiatan yang diharapkan mencakup: Kemudahan mengukur kinerja perangkat daerah dan individu ASN, Ketepatan pencapaian target kinerja perangkat daerah dan ASN, Evaluasi kinerja yang objektif sebagai dasar pemberian reward dan punishment, Mengukur ketercapaian visi dan misi kepala daerah dan Peningkatan nilai SAKIP Pemerintah Daerah serta peluang memperoleh reward Rp12 miliar dari pemerintah pusat.

Dengan adanya kegiatan ini, Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah berharap implementasi aplikasi Berkah Selaras dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah berbasis kinerja dan akuntabilitas. (Sumber: Bidang Sosbud Bappeda Bangkep)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO menerima kunjungan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah III, Kol. Arm. Rudi Setiawan, S.IP., M.Han, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan, Sabtu (20/9/2025).

Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait. Hadir pula Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sulawesi Tengah Yudhi Riandy Pk Lamarauna, S.STP., M.AP., Kepala Regional Provinsi Sulawesi Tengah Andre Paschal Lapod, Wakil Regional Sulawesi Tengah Fitri Utami, Dandim 1308/LB Letkol Kav Azhar Hamid, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K., serta Direktur RSUD Trikora Salakan dr. Feldy  Deki, Sp.B. FinaCS

Dalam penyampaiannya, Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III Kol. Arm. Rudi Setiawan menjelaskan mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian penting dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

“SPPG merupakan unit layanan yang menyediakan makanan bergizi bagi murid sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta kelompok rentan lainnya. Selain itu, SPPG juga berfungsi mengelola dapur umum yang memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan gizi,” jelas Rudi Setiawan.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa fungsi utama SPPG adalah memastikan mutu menu, kandungan gizi, penyimpanan, hingga distribusi makanan, sehingga benar-benar bermanfaat bagi penerima. BGN menargetkan pembangunan 30.000 unit SPPG di seluruh Indonesia, dan hingga saat ini ribuan unit telah beroperasi.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja, Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III bersama rombongan dijadwalkan melakukan peninjauan ke RSUD Trikora Salakan dan Dapur MBG Kabupaten Banggai Kepulauan pada Minggu (20/9/2025).

Kegiatan penerimaan tamu ini berjalan aman, lancar, serta mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Serfi Kambey menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil dari ancaman praktik perikanan ilegal (illegal fishing) maupun penangkapan ikan yang merusak (destrutive fishing).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Teknis Terpadu Peningkatan Kapasitas Aparatur Pengawasan dan Penanganan Illegal Fishing dan Destructive Fishing tahun 2025 di Hotel Estrella Luwuk, Rabu (17/9/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Banggai Kepulauan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan sekaligus menjadi benteng ekologis dari tekanan aktivitas manusia.

“Tindakan penangkapan ikan secara ilegal maupun dengan cara-cara merusak seperti penggunaan bom dan racun bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan habitat penting seperti terumbu karang, padang lamun, dan wilayah pemijahan ikan. Jika dibiarkan, hal ini akan berdampak jangka panjang terhadap ketersediaan sumber daya ikan, ekonomi lokal, dan keanekaragaman hayati laut kita,” tegas Wabup.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum tepat untuk menyatukan langkah, menyamakan persepsi, serta memperkuat kapasitas aparatur dalam pengawasan dan penegakan hukum. Ia juga mendorong lahirnya rekomendasi strategis, rencana aksi bersama, serta peningkatan kapasitas teknis dan kelembagaan yang dapat diaplikasikan langsung di lapangan.

Wabup turut mengajak semua pihak baik pemerintah pusat, daerah, aparat penegak hukum, akademisi, LSM, maupun masyarakat pesisir agar terus berkomitmen menjaga kelestarian laut. “Laut bukan hanya sumber daya ekonomi, tetapi juga warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dalam sambutan Kepala Dinas Perikanan Banggai Kepulauan Ferdy Salamat menyampaikan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya ditentukan oleh aparat, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat desa pesisir dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut. “Harmonisasi Perdes dengan regulasi kabupaten dan nasional menjadi fondasi penting agar pengawasan memiliki dasar hukum yang kuat serta mendukung kelestarian ekosistem,” ucapnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Ia berharap terbangun sistem pengawasan terpadu yang efektif, serta terwujud komitmen bersama untuk menjaga kawasan konservasi dan pulau-pulau kecil dari praktik penangkapan ikan yang merusak, demi keberlanjutan sumber daya perikanan dan peningkatan kesejahteraan nelayan.

Acara ditutup dengan pantun yang mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi menjaga laut Banggai Kepulauan agar tetap lestari, indah, dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.

Turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Kasat Polairud Polres Banggai Kepulauan, Kepala Satpol PP Banggai Kepulauan, Kepala Diskominfo Banggai Kepulauan, Komandan Pos TNI AL Luwuk dan Banggai Laut, Kepala Kantor Wilker PSDKP Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, Kepala UPTD KKP3K Dalaka, Camat Liang, Kapolsek Liang Polres Bangkep, Danramil Liang, Perwakilan Pertamina EP DMF & JOB Pertamina, Pimpinan DS LNG, Pimpinan PT. PAU, Kepala Bidang Dinas Perikanan Bangkep (Bidang Pemberdayaan Nelayan, Budidaya, dan Perizinan), Kepala Desa beserta Ketua BPD dari beberapa desa di Kecamatan Liang (Tomboniki, Tangkop, Okumel, Mamulusan, Kinandal), Sejumlah Ketua Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) dari berbagai desa di Banggai Kepulauan, antara lain: Barakuda, Baku, Kombombu, Molubos, Lumba-lumba, Sikat, Teluk Peling, Godang Permai, Mina Bahari, Sapu Bersih, Permenggangan, Pau Lipu, Lestari Laut, Malanggong, Menara Putih, Usaha Bersama, Gurita, Bobu, Lobuan, dan lainnya, serta Lembaga dan organisasi masyarakat/NGO: Burung Indonesia, Yayasan Blue Alliance Indonesia, Perkumpulan Salanggar, Yayasan KOMIU dan LINI. (IKP-KOMINFO BANGKEP)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi mengumumkan hasil seleksi yang telah dilaksanakan. Berdasarkan rapat Panitia Seleksi pada 14 September 2025, ditetapkan tiga peserta terbaik yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Dalam pengumuman bernomor 800.1.2.6/7/PANSELDA-BANGKEP/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi Dra. Novalina, M.M., disebutkan tiga nama yang dinyatakan lolos, yaitu:

1. Dr. Ariyono Orab, S.Pd., S.Sos., M.M.

2. Dr. Ir. Ferdy Salamat, S.T., M.Si.

3. Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E.

Nama-nama tersebut disusun berdasarkan abjad, bukan berdasarkan peringkat. Hal ini untuk menegaskan bahwa semua peserta yang lolos memiliki kedudukan yang sama sebagai kandidat terbaik hasil seleksi.

Panitia menegaskan, keputusan ini bersifat final, mutlak, dan tidak dapat diganggu gugat. Proses seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas.

Dengan diumumkannya tiga nama peserta terbaik ini, diharapkan proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan lancar, sehingga nantinya terpilih pejabat yang mampu menjalankan tugas strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta pelayanan publik yang lebih efektif. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal ini ditandai dengan penyelenggaraan Bimbingan Teknis Implementasi SPBE dalam Akselerasi Pemerintah Digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dan dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO, Kamis (11/9/2025).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur daerah dalam mengimplementasikan SPBE sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional.

“Implementasi SPBE yang efektif tidak hanya membutuhkan regulasi dan infrastruktur, tetapi juga pemahaman kuat dari seluruh pemangku kepentingan di setiap unit kerja. Karena itu, bimtek ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan,” jelas Kadis Kominfo.

Lebih lanjut disampaikan, maksud dan tujuan bimtek ini antara lain memberikan pemahaman teknis kepada perangkat daerah terkait penerapan SPBE, sekaligus meningkatkan kemampuan aparatur dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini menghadirkan narasumber SPBE Bapak Prof. Tony D. Susanto, PHD dan diikuti oleh staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah atau perwakilannya, serta admin SPBE di lingkup OPD Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan adalah sebuah keniscayaan. SPBE dipandang bukan hanya sekadar digitalisasi dokumen atau layanan, tetapi sebagai upaya menyeluruh untuk membangun pemerintahan yang responsif, transparan, partisipatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kegiatan ini harus menjadi momentum bersama dalam memperkuat komitmen kita terhadap transformasi digital pemerintahan di Banggai Kepulauan. Mari kita wujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Bupati.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya bimtek ini, dengan harapan hasil yang diperoleh dapat mendorong percepatan implementasi SPBE di setiap lini pemerintahan. (IKP-KOMINFO)