Pos

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tenaga Ahli Pendamping Profesional (TAPP) Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Yamin, ST menghimbau agar Pemerintah Desa transparansi daftar penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Dalam sambutannya pada penyaluran BLT-DD yang dilaksanakan di Desa Paisubatu dan Batangono, Sabtu (6/6/2020), Muh. Yamin menegaskan “Guna transparansi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Pemerintah Desa wajib membuat baliho yang didalamnya memuat jumlah anggaran, daftar nama penerima, sesuai yang tertuang dalam Perkades serta memampang dokumentasi saat penyaluran BLT-DD agar masyarakat bisa mengakses siapa saja yang menerima manfaat BLT-DD”.

“Agar ditahu disalurkan atau tidak, seperti ada kejadian dibeberapa desa namanya terdaftar tetapi penerima fiktif, tapi bukan di Banggai Kepulauan sambil berkelakar, jadi itulah gunanya pembuatan baliho untuk publikasi kepada masyarakat mengenai penyaluran BLT DD”, ungkap Muh. Yamin.

Selain itu, Muh.Yamin juga menegaskan kepada Pemdes “Jangan ada pemotongan BLT-DD dalam bentuk apa pun”.(AmosKominfo)

Paisubatu, BanggaiKep.go.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu, (6/6/2020).

Dalam sambutan Kadis PMD BanggaiKep Rahmat Labou, S.STP mengatakan “Sebagaimana amanat UUD 1945 pasal 34 ayat 1, “Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara” sehingga kenapa BLT-DD ditujukan bagi keluarga miskin dimasa pandemi Covid-19, karena orang miskin tidak berdaya dan tidak dapat berbuat apa-apa disituasi pandemi penyebaran virus corona”.

“Siapa yang bilang orang kaya bisa menerima BLT-DD dimana jaminannya?, seharusnya orang kaya harus membantu negara dalam menyelesaikan masalah kemiskinan dengan membantu mereka yang miskin”, lanjut Rahmat.

Disamping itu, Kadis PMD juga menekankan kepada aparat Desa, “Saya juga selalu tekankan tidak ada aparat desa dan BPD yang menerima BLT-DD, sebab mereka tidak bisa dikategorikan miskin karena penghasilan diatas Rp. 600.000”.

Menurut Rahmat yang berhak menerima adalah mereka yang nama-namanya tertuang didalam Peraturan Kepala Desa sesuai yang dikirimkan ke KKPN, “Aparat Desa jangan coba-coba melakukan pemotongan karena sangsinya berat dipidana dan didenda”, tegas Kadis PMD.

Selanjutnya Rahmat Labou menyerahkan BLT-DD secara simbolis yang didampingi oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Kapolsek Buko diwakili oleh Brigpol Yengki Kumano, Danramil 1308-13 Buko diwakili Sema S. Mangati, TAPP BanggaiKep Muh. Yamin, ST,  TPD Kec. Buko Andi Ndiba, Kades Paisubatu Peri Lasalo dan Ketua BPD Paisubatu Suleman Yanisa. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/ Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 9 Juni 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor 1 kasus OTG wilayah Kecamatan Tinangkung.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni ODP 0 kasus, PDP 0 kasus, OTG 3 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 3.461 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab. Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Masuki masa New Normal atau tatanan kehidupan baru dimasa pandemi Corona Virus Desease 2019 atau lebih akrab kita dengar virus Corona (Covid-19), Camat Bulagi Utara melaksanakan rapat bersama Pemerintah Desa/Kelurahan serta para Pemimpin rumah ibadah se-Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Rapat dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Kec. Bulagi Utara dan dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P serta dihadiri oleh Danramil 1308 Bulagi, Kantor Urusan Agama Kec. Bulagi, Ketua Klasis Peling GPIBK, Kepala Desa, Lurah, para Pendeta, Ketua Jemaat serta Imam Masjid yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi Utara, Senin, (8/6/2020).

Edison Moligay memaparkan tujuan pelaksanaan rapat ini guna membahas kesiapan pemimpin rumah ibadah dalam melaksanakan kegiatan peribadatan berjemaah baik bagi umat nasrani di gedung gereja dan umat muslim di masjid.

“Pelaksanaan kegiatan keagamaan dirumah ibadah dimasa pandemi covid-19 tetap mengacu pada peraturan dan himbauan Pemerintah dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19. Diantaranya wajib memakai masker, sebelum masuk rumah ibadah cuci tangan terlebih dahulu, setiap rumah ibadah wajib menyiapkan tempat cuci tangan, jarak dalam rumah ibadah diatur minimal 1,5 Meter”, kata Edison.

Lanjutnya, “Sebelum dan sesudah penyelenggaraan ibadah rumah atau ruangan tempat peribadatan wajib disemprot dengan cairan disinfektan dalam setiap kegiatan keagamaan yang melibatkan jemaat harus melibatkan petugas atau tim relawan covid-19 disetiap desa agar dapat memantau jemaat yang mungkin baru datang dari luar daerah dan sedang menjalani karantina”, jelas Edison menambahkan.

“Untuk lebih jelas silahkan dibaca Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15, yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati Banggai Kepulauan Nomor 460/109/Bag.KESRA tentang Panduan Penyelengaraan Kegiatan Keagamaan Di Rumah Ibadah dalam mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 Dimasa Pandemi”, tutur Camat. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/ Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 8 Juni 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP, dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni ODP 0 kasus, PDP 0 kasus, OTG 2 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 3.461 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini. amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) merupakan salah satu Stimulus Pemerintah untuk membantu Masyarakat (Warga) kurang mampu yang terhimpit ekonominya akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan kegiatan penyaluran BLT-DD susulan tahun 2020 kepada 73 Kepala Keluarga (KK) yang tidak sempat terdata pada pendataan pertama. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Luksagu, Sabtu, (6/6/2020).

Mengawali kegiatan, Kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa menyampaikan kepada para calon penerima BLT-DD susulan, “Sejatinya diharapkan agar para penerima BLT-DD ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin bantuan ini untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi virus Corona (Covid-19)”.

Penyaluran BLT-DD susulan senilai Rp. 600.000 per Kepala Keluarga (KK), ini diberikan kepada 73 KK yang merupakan data tambahan. Sehingga total Kepala Keluarga (KK) Desa Luksagu yang sudah menerima BLT-DD tahun 2020 yaitu sejumlah 137 KK.

Pada penyaluran pertama dilakukan Senin, 18 Mei 2020 berjumlah 64 KK dan menyusul penyaluran susulan Sabtu, 6 Juni 2020 yaitu berjumlah 73 KK.

“Sebanyak 73 warga yang merupakan data tambahan hari ini sudah menerima BLT-DD susulan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib,” kata Ketua BPD Idam Apusing.

Ditempat yang sama Jurnalis Kominfo BanggaiKep mewawancarai Udin Tulutano salah satu warga penerima BLT-DD susulan mengatakan,”Ya, tentunya kami sebagai masyarakat miskin apalagi terdampak virus Corona pada hari ini kami mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemdes Luksagu, terutama Pemerintah Pusat yang mau membantu kami di saat seperti ini”.

“Kami merasa berterima kasih kepada petugas pendata yang bekerja secara profesional mendata dengan selektif, Kecil besarnya bantuan itu kami sebagai masyarakat merasa tersentuh,” kata Udin Tulutano mengakhiri pembicaraan.

Hadir dalam kegiatan, Ketua BPD Desa Luksagu Idam Apusing, Para Kepala Dusun dan juga Tokoh Masyarakat yang menerima bantuan BLT-DD. (FeriKominfo)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Batangono Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama yang diperuntukkan bulan April tahun 2020.

Penyaluran BLT-DD Desa Batangono tahap pertama diawali dengan penyerahan secara simbol yang dilaksanakan di Balai Desa Batangono, dihadiri oleh Anggota DPRD Kab. BanggaiKep Hendrik Lao, Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos, Polsek Buko diwakili oleh Brigpol I Ketut Pycca, Koramil 1308-13 Buko diwakili oleh Serda Alfian Alep, TA Pendamping Profesional Kab. BanggaiKep Muh.Yamin, ST, Pendamping Desa Kec. Buko Andi Ndiba, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume dalam sambutannya mengatakan, “Dalam menyikapi situasi pandemi penyebaran Covid-19 yang berdampak bagi masyarakat maka Pemerintah menyalurkan berbagai bentuk yakni PKH, BPNT, BST, BLT-DD bagi penerima tidak boleh dobel, setiap KK hanya boleh menerima satu jenis bantuan saja, bantuan Pemerintah dimasa covid-19 ini merupakan kepedulian serta perhatian Pemerintah bagi masyarakat dengan disalurkan BLT DD”.

“Hari ini kami sangat berharap bagi penerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin untuk membeli bahan makanan serta obat-obatan bagi yang sakit bukan untuk pamer gaya, berfoya-foya apalagi mabuk-mabukan dan berjudi setelah mendapat BLT-DD”, ujar Kori Yalume.

Dalam sambutan Kepala Desa Batangono Herpin Montolitus menyampaikan bahwa, “Jumlah kepala keluarga Desa Batangono 372 yang mendapat bantuan PKH 96 , BPNT 97, BST 22 dan BLT-DD 122 kepala keluarga”.

Herpin pun berharap agar masyarakat Batangono yang sudah mendapat bantuan untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik mungkin disituasi pandemi saat ini dengan membeli bahan makanan.

“Saya berharap agar masyarakat tetap berkebun karena bantuan Pemerintah hanya sekedar saja untuk meringankan beban kita sedangkan kebutuhan kita banyak”, ucap Herpin.

Selain itu, Tenaga Ahli Pendamping Profesional (TAPP) Kab. BanggaiKep Muh.Yamin, ST dalam sambutannya lebih mengarah pada persyaratan siapa saja yang menerima BLT dari dana desa serta mekanisme penyaluran BLT-DD dan menghimbau kepada Pemerintah Desa agar tidak melakukan pemotongan dalam bentuk apapun.

“Bagi Pemdes yang melakukan pemotongan silahkan saja tapi siap untuk diproses secara Hukum, kalau RP. 600.000, salurkan semua tidak boleh kurang”, jelas Muh.Yamin.

Setelah sambutan-sambutan dilanjutkan dengan penyaluran secara simbolis oleh Anggota DPRD Kab. BanggaiKep, Plt. Camat Buko beserta unsur Muspika, TAPP Kab. BanggaiKep dan Kepala Desa serta Ketua BPD. (AmosKominfo)

Tatendeng, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Tatendeng, Sabtu, (6/6/2020).

Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos didampingi unsur Muspika Kec. Buko dan Pendamping Desa dipercayakan oleh Pemdes Tatendeng untuk menyerahkan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu penerima lansia yang sudah mencapai usia 102 tahun, Kori Yalume sambil berlutut disamping nenek Masia Botiki dan menyerahkan BLT-DD.

Selesai penyerahan, Jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan bermaksud mewawancarai nenek Masia, namun sang nenek sudah tidak bisa bicara dan mendengar karena faktor usia.

Saat ditanya nenek Masia tinggal dengan siapa beberapa masyarakat Tatendeng yang juga penerima BLT-DD menyatakan bahwa nenek Masia tinggal sendiri dirumahnya yang tidak jauh dari rumah anaknya yang juga merawat sang nenek.

Saat ditanya kenapa nenek Masia yang sudah tua tidak bisa jalan datang ke balai desa untuk menerima BLT-DD, alasan salah satu anaknya karena tidak bisa diwakili, “Kami ambil keputusan membawa orang tua kami ke sini dengan cara diubah (didukung)”.

Sementara itu, Kori Yalume menyampaikan kepada keluarga nenek Masia, “Kepada keluarga nenek Masia untuk membelanjakan BLT untuk kebutuhan nenek Masia dan untuk tahap selanjutnya tidak perlu lagi nenek Masia dibawah ke balai desa nanti Pemerintah desa yang antar ke rumah”, ujar Kori Yalume. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos terus mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai yang disalurkan oleh Pemerintah Desa se-Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan yang bersumber dari Dana Desa.

Sampai dengan hari Sabtu, (6/6/2020) penyaluran BLT-DD di Kecamatan Buko mencapai target 100% sesuai batas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

Dalam sambutan Kori Yalume disetiap kesempatan pada acara penyaluran secara simbolis selalu menekankan bahwa BLT-DD merupakan bantuan dari Pemerintah kepada masyarakat yang bersumber dari alokasi dana desa, dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, yakni masyarakat miskin yang terdampak Covid-19, lansia yang tidak dapat bekerja lagi, penderita penyakit kronis serta mereka yang kehilangan pekerjaan.

Selain itu, Kori Yalume selalu mengingatkan para penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan Pemerintah ini dengan sebaik-baiknya untuk dibelanjakan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Terutama bahan makan, dan biaya berobat bagi yang sakit, bagi penerima yang hanya menggunakan untuk foya-foya dan belanjakan untuk gaya apalagi mabuk-mabukan, berjudi jika kedapatan maka kami minta kepada Pemdes untuk tahap selanjutnya tidak akan disalurkan lagi kepada yang bersangkut”, tegas Kori.

“Kepada Pemerintah Desa se-Kecamatan Buko jangan coba-coba memotong serupiah pun Dana BLT-DD yang diserahkan kepada masyarakat dengan alasan apapun karena sangsinya jelas dapat dilibatkan pidana penjara dan denda bagi yang melakukan pemotongan”, ujar Kori.

Untuk itu Kori Yalume berharap masyarakat beserta BPD dapat mengawasi penyaluran BLT-DD, “Jika ada penyimpangan lapor kepada kami agar diproses sesuai dengan aturan yang berlaku”, tegasnya. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 7 Juni 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni ODP 0 kasus, PDP 0 kasus, OTG 2 orang termasuk 1 OTG terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 3.366 orang.

Terimakasih.🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)