Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir menyerahkan Mobil Ambulance dan Mobil Puskesmas Keliling (PUSLING) untuk peningkatan pelayanan Kesehatan Puskesmas yang ada di Bangkep di 6 Kecamatan, Jumat (26/7/2024).

Penyerahan dilakukan Pj. Bupati di dampingi Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kesehatan serta undangan lainnya bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Pj. Bupati menyambut baik dan memberikan apresiasi atas penyerahan unit ambulans transport dan pusling dinas kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan yang bersumber dari (DAK) Tahun 2024.

Sebagaimana yang kita pahami bersama bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap Rakyat Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Undang – Undang Dasar 1945 yang berbunyi Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

“Oleh karena itu, alat transportasi di bidang kesehatan merupakan satu hal yang wajib tersedia bagi Dinas Kesehatan dalam rangka melayani masyarakat,” ucap Bupati.

“Saya selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai berharap ke depannya tidak ada lagi masyarakat Banggai Kepulauan yang tidak mendapatkan layanan kesehatan yang bai,” harap Ihsan.

Selanjutnya Bupati juga imbau mobil ambulance dan puskesmas keliling ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Saya juga menghimbau Kepada Dinas Kesehatan untuk dapat menggunakan Ambulans Transport dan Pusling ini dengan maksimal,” tutur Bupati. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Melihat geografis wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bangkep, Kepala Dinas Kesehatan Bangkep dorong agar Rumah Sakit Pratama Bilabanggai Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan diupayakan untuk dinaikkan status atau kelasnya.

Kadis Kesehatan dr. Abdi Gunawan, MPH saat diwawancarai pada Selasa, (19/07/22) disela kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor (Lokmin Linsek) UPTD Puskesmas Tataba Kecamatan Buko mengatakan “Yang pertama yang harus dipahami bahwa kita ada untuk melayani masyarakat, maka dengan itu harus terus berusaha dan berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan mampu menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan,” kata dr. Abdi.

“Kalau kita pahami letak geografis Kabupaten Banggai Kepulauan tentunya perlu kita pikirkan bagaimana upaya kita sebagai pelayan masyarakat untuk memikirkan itu, karena di Bangkep hanya ada RSUD Trikora Salakan yang menjadi rumah sakit rujukan,” tambahnya.

Lanjutnya, “Coba kita pikirkan kalau dari wilayah Kecamatan Bulagi dan Buko harus dirujuk ke RSUD Trikora Salakan, berapa biaya yang harus dikeluarkan belum lagi jarak yang cukup jauh dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak tentunya akan semakin memperburuk keadaan pasien,” ucap Kadis Kesehatan.

Ia juga menjelaskan bahwa memang masyarakat Bangkep bisa memilih untuk rujukan ke RSUD Luwuk ataupun RSUD Banggai Laut, tapi menurut dr. Abdi biaya yang harus dikeluarkan pasti tidak sedikit karena harus ada biaya yang dikeluarkan oleh keluarga pasien baik biaya transportasi, konsumsi selama dirawat apa lagi jika tidak memiliki keluarga di Luwuk pasti semua serba beli.

“Coba kita hitung saja kalau 4 orang yang mendampingi pasien dalam sehari berapa biaya yang harus dikeluarkan, tapi kalau dirawat dekat dengan tempat tinggal akan semakin hemat biaya dan anggota keluarga yang bekerja dapat tetap melaksanakan pekerjaannya,” jelasnya.

Untuk itu Kadis Kesehatan juga akan berupaya agar RS. Pratama Bilabanggai Lumbi-Lumbia bisa naik tipe atau kelas minimal Kelas D, dengan mempersiapkan prasarana penunjang maupun tenaga medis yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Kalau ini bisa tercapai akan sangat membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di wilayah Bulagi dan Buko bersaudara dan juga akan banyak berdampak positif baik untuk penambahan PAD daerah dan perputaran perekonomian masyarakat,” tutur dr. Abdi.

Semua ini dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maka akses masyarakat kepada fasilitas pelayanan kesehatan harus berjarak dekat dan mudah dijangkau, selain itu pelayanan cepat dan berkualitas oleh petugas yang berkompeten.

“Kendala biaya bagi masyarakat kurang mampu harus dihilangkan dengan jaminan kesehatan, Kita berharap Pemda segera merealisasikan rencana UHC yaitu seluruh masyarakat sudah memiliki kartu BPJS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan secara gratis di seluruh fasilitas kesehatan,” terang dr. Abdi Gunawan.

Disamping itu, Camat Buko Winarto, ST dan Kepala Desa se-Kecamatan Buko sangat mengapresiasi dan mendapatkan dukungan atas rencana Kadis Kesehatan Bangkep untuk mendorong RS. Bilabanggai Lumbi-Lumbia dinaikkan kelasnya agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan lanjut. (JAR-KOMINFO)

Tataba, BanggaKep.go.id – Lokakarya Mini Lintas Sektor (Lokmin Lisek) merupakan suatu pertemuan antar petugas puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan puskesmas dan membina serta mendorong peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi puskesmas.

Guna penguatan program kerja dan sebagai bentuk upaya penggalangan serta pemantauan kegiatan sesuai dengan perencanaan di wilayah pelayanan Puskesmas, melalui kerjasama tim baik lintas program maupun lintas sektor.

Dok. JAR-KOMINFO Pemda BangKep

Puskesmas Tataba Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan Lokasi Mini Lintas Sektor, bertempat di Balai Rakyat Desa Labasiano pada Selasa, (19/07/2022),

Kegiatan ini diawali dengan sambutan-sambutan dari Kepala UPTD Puskesmas Tataba, Sianti, A.Md.Kep, Kepala Dinas Kesehatan Bangkep dr. Abdi Gunawan, M.PH dan dibuka oleh Camat Buko, Winarto, S.T.

Dok. JAR-KOMINFO Pemda BangKep

Camat Buko, Winarto, S.T mengharapkan melalui kegiatan lintas sektor ini mampu memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat tentang pelayanan kesehatan.

“Dalam menangani masalah kesehatan, diharapkan kerjasama antar lintas sektor mulai dari Pemerintah Desa para Kades, Babinsa, Babinkamtibmas puskesmas, dengan memberikan terus memberikan edukasi dan pemahaman agar masyarakat paham, mengerti serta memahami dan peduli dengan masalah kesehatan apa lagi kita masih berhadapan dengan Covid-19 yang belum hilang,” tutur Winarto.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dinkes Eriyati Mando, SKM., M.Kes, Camat Buko Winrto, S.T, Kapolsek Buko IPda. Rahim Hasan, Danramil 1308-13 LB Serma. Sardin Magati, Imanuel Ngilawane SKM, M.Kes Kabid Yankes, Hunderto Mandanga S.Gz, M.kes Kabid SDM, Kabid P2 Kalsum J. Pulian S.Kep, M.Kes, Asrion, A.MG Kasie SurveilanspKes serta Kepala Desa se-Kecamatan Buko dan petugas kesehatan Puskesmas Tataba. (JAR-KOMINFO).

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yg kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 update hari ini tanggal 18 April 2020 jam 14.00 wita.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Sehingga total kasus ODP sampai dengan saat ini berjumlah 5 ODP.

Pelaku perjalanan yang selesai masa pemantauan sebanyak 1.456 orang.

Terimakasih 🙏 Salam Sehat. “Bangkep Bersatu Cegah Covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi covid-19 di Kabupaten Banggai kepulauan update 14 April 2020 jam 14.00 wita.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Sehingga total ODP sampai dengan saat ini yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 8 ODP.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 1.111 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat..
#StayAtHome
#JagaJarak
#CuciTanganPakaiSabun
#PHBS

Memutus rantai penularan covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama
“Bangkep Bersatu Cegah Covid-19″💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)