Pos

Data Statistik

Data Statistik adalah data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan dalam bentuk angka untuk memberikan informasi tentang karakteristik atau ciri khusus suatu populasi. Data ini digunakan untuk menganalisis dan menarik kesimpulan berdasarkan fakta dan pengamatan yang telah dikumpulkan.

Statistik Perikanan Tangkap

Statistik Perikanan Tangkap menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah kumpulan data yang menggambarkan aktivitas dan hasil penangkapan ikan serta organisme air lainnya secara langsung dari perairan alami. Data ini meliputi beberapa aspek jenis ikan yang ditangkap, jumlah yang ditangkap, metode penangkapan, lokasi penangkapan, dan faktor faktor yang mempengaruhi perikanan tangkap.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Petunjuk Teknis dan Pengolahan Data Produksi Perikanan Tangkap Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025

Sapelang, BanggaiKep.go.id – UPTD Pelabuhan Perikanan dan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Wilayah VI Bidang Konservasi bersama Komite Pengelolaan Perikanan dan Pesisir Lestari (KP3L) Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Kegiatan Pelatihan Restorasi dan Peluncuran Modul Terumbu Karang di Pantai Wisata Kayubas, Desa Sapelang, Kecamatan Buko Selatan, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan mendukung upaya pemulihan dan pelestarian ekosistem laut, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Restorasi terumbu karang dilakukan menggunakan metode Reef Star yang dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan ekosistem bawah laut.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan Dr. Ir. Ferdy Salamat, ST.,M.Si menekankan bahwa terumbu karang tidak hanya menyajikan keindahan bawah laut, tetapi juga merupakan penopang utama ekosistem laut.

Terumbu karang menyediakan habitat bagi ribuan spesies, menjaga garis pantai dari abrasi, serta mendukung kehidupan nelayan dan perekonomian masyarakat pesisir.

“Upaya restorasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan moral dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ferdy juga menilai pelatihan ini sangat penting sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran, keterampilan, dan komitmen menjaga ekosistem laut kepada para pemuda, masyarakat pesisir, serta pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Ferdy menyampaikan tiga pesan utama yang menjadi harapan Bupati yakni:
1. Peserta pelatihan diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius agar kelak menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing.
2. Pemangku kepentingan diminta terus bersinergi mendukung program pelestarian lingkungan, tidak hanya di atas kertas tetapi juga di lapangan.
3. Masyarakat luas diingatkan agar menjaga laut demi keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Ferdy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta berharap peluncuran modul restorasi terumbu karang dapat menjadi panduan teknis dan edukatif bagi masyarakat maupun pemerintah daerah dalam upaya konservasi laut yang berkelanjutan.

Turut hadir Kasat Pol Airud Polres Banggai Kepulauan, UPTD PPKK3K Wilayah IV, Unsur Forkopimcam, Camat Buko dan Buko Selatan, Kepala sekolah (SMP Negeri I, SMA Negeri I, SMK Negeri I Buko Selatan), Kepala Desa se-Kecamatan Buko Selatan, Kelompok Konservasi Desa Labangun dan Desa Sapelang, Pokmaswas se-Kecamatan Buko Selatan, Para Camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banggai Kepulauan, Yayasan Living Seas, Yayasan Blue Aliance Indonesia, Masyarakat dan nelayan Desa se-Kecamatan Buko Selatan. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady membuka secara resmi Fokus Group Discussion (FGD) Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) Tentang Penyelenggaraan Perikanan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025, Senin (24/03/2025).

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Wakil Ketua DPRD, Kepala-kepala OPD serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Bangkep mengapresiasi dan penghargaan yang tulus atas rencana terbentuknya peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Perikanan Daerah. Peraturan Daerah ini di bentuk sebagai upaya Pemerintah Daerah dalam menertibkan dan mengendalikan kekayaan sumber daya perikanan dan kelautan di Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Melalui Focus Group Discussion (FGD) ini Bupati Rusli berharap dapat menggali berbagai kebijakan tentang potensi laut dan merumuskan keputusan-keputusan yang strategis untuk menghasilkan isi Rancangan Peraturan Daerah yang berkualitas sehingga pembangunan sektor perikanan akan memiliki landasan yang kuat dan memberikan arah pengelolaan sumberdaya perikanan dalam rangka untuk kemakmuran rakyat.

Rusli juga memaparkan bahwa pengembangan usaha perikanan baik perorangan maupun yang berbadan hukum terus di dorong dengan memberikan kemudahan dalam berusaha baik penerbitan izin berusaha maupun bantuan sarana yang menunjang kegiatan penangkapan ikan, budidaya perikanan dan sarana pengolahan hasil perikanan.

“Selain itu melalui sektor perikanan kita harapkan menjadi sektor unggulan yang dapat mendukung peningkatan Pendapat Asli Daerah,” ucapnya.

Oleh karena itu dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Daerah terus menyediakan fasilitas pendukung seperti pelabuhan perikanan, tempat pelelangan ikan dan sarana lain yang di butuhkan dan digunakan oleh pelaku usaha perikanan dalam mengelola usahanya.

“Akhirnya melalui kesempatan Focus Group Discussion (FGD) ini kami sekali lagi berharap peserta dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam rangka penyusunan dokumen rancangan peraturan daerah ini dapat terlaksana sesuai harapan kita semua dan semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah kepala Allah Swt,” tutupnya. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penjabat (Pj) Bupati Ihsan Basir menyerahkan kapal/perahu penangkap ikan berukuran di bawah 5GT kepada 9 kelompok nelayan yang tersebar di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Rabu (4/9/2024).

Kegiatan ini merupakan program dari Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2024.

“Saya atas nama pimpinan daerah mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan ini, serta kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses ini,” ucap Ihsan Basir dalam sambutannya.

Menurut Bupati, sektor perikanan merupakan salah satu sektor yang mendukung perekonomian masyarakat, terutama bagi masyarakat di pesisir. “Oleh karena itu bantuan kapal/perahu ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan efisien nelayan dalam laut, sekaligus mendorong hasil tangkap ikan yang lebih baik dan berkelanjutan,” kata Ihsan Basir.

Selain itu, Bupati juga berharap bantuan kapal perahu yang diberikan dapat digunakan dan dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu lama.

“Saya berharap agar unit kapal/perahu yang diserahkan dapat dikelola dengan baik dan digunakan secara optimal, mari kita semua menjaga dan merawat fasilitas yang ada dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama,”terangnya.

 

Sebanyak 9 (sembilan) penerima atau 9 kelompok nelayan yang menerima bantuan kapal perahu sesuai dengan dokumen pengadaan dari dana alokasi khusus tahun 2024.

Adapun nama-nama kelompok yaitu Kub. Rep Kembar Desa Bongganan, Kopnel. Pomenggon Noa Desa Kautu, Kub. Sinar Rembulan Desa Sambiut, Kub. Tuna Mandiri Desa Kombutokan, Kub. Natuna Desa Kalumbatan, Kub. Padakauang Desa Kalumbatan, Kub. Anugra Desa Lobuton, Kub. Tengkelean Desa Mansamat, Kub. Lonsiang Star Dess Aambelang.

Kepala Dinas Perikanan Ferdy Salamat dalam sambutannya mengingatkan kepada penerima bantuan kapal perahu untuk tidak menjual belikan bantuan tersebut.

“Saya selalu ingatkan untuk tidak dijual belikan dan saya mohon kerjasamanya kelompok untuk tidak ada lagi yang dijual belikan,” ujarnya.

Turut hadir Sekretaris Dinas Perikanan, Kepala Bagian Prokopim, Sekretaris Kominfo, Para Ketua Kelompok Penerima, serta undangan yang hadir. (Roy-KOMINFO)