Pos

Palabatu II, BanggaiKep.go.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melaksanakan Reses Masa Sidang I guna penjaringan aspirasi masyarakat dimasing-masing daerah pemilihan.

Feliks Go Anggota DPRD BanggaiKep dari Fraksi Partai Demokrat melaksanakan Reses Masa Sidang I di Kecamatan Buko, Buko Selatan dan Bulagi Selatan sebagaimana sesuai mekanisme yang diatur dalam pelaksanaan Reses Anggota DPRD di tahun 2021.

Khusus Bulagi Selatan, Feliks Go memilih Desa Palabatu II menjadi sasaran pelaksanaan Reses Masa Sidang I yang dilaksanakan pada hari Sabtu (20/3/2021).

Dalam pelaksanaan reses masyarakat Desa Palabatu II atau lebih dikenal dengan sebutan Desa Asam menyampaikan sejumlah aspirasi yang merupakan skala prioritas yang sangat mendesak yang perlu segera ditindak lanjuti.

Disamping menyampaikan aspirasi berupa pembangunan yang sifatnya mendesak, masyarakat Asam pun mengeluhkan keberadaan tenaga medis yang ada di Desa Palabatu II yang sudah dua tahun tidak berada ditempat sampai sekarang ini sehinga masyarakat mengalami kesulitan dalam pelayanan kesehatan.

Menanggapi hal tersebut Feliks Go menyampaikan bahwa “apa  yangm keluhan masyarakat Asam akan diteruskan ke Dinas Kesehatan BanggaiKep agar apa yang menjadi harapan masyarakat Asam dalam hal pelayanan kesehatan dapat terpenuhi”.

Kepala Desa Palabatu II, Agus Piosan saat diwawancarai membenarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat tentang keberadaan tenaga kesehatan yang sudah tidak melaksanakan tugas lagi di Desa Palabatu II.

“Pustu sudah kami bangun tetapi tidak ada nakes yang tempati nanti akan rusak percuma, kasihan masyarakat saya kalau ada yang sakit harus ke Puskesmas Lumbi-Lumbia untuk berobat” jelas Kades Palabatu II.

Plt. Kadis Kesehatan BanggaiKep dr. James H.D Pinontoan, Sp.PD, saat dihubungi jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep via Handphone pada hari Senin (22/3/2021) mengatakan “Untuk memastikan hal tersebut mengenai Nakes yang ditempatkan di Desa Palabatu II akan kami cek ketersediaan tenaga kesehatan dalam Sistem Sumber Daya Manusia Kesehatan (Sis-SDMK)  di desa terkait, jika memang dalam sistem tidak ada tenaga di desa tersebut akan kami usulkan ” ucap dr. James. (Amos Kominfo).

 

Sabelak, BanggaiKep.go.id – Camat Bulagi Selatan Tommy Luasusun, SH., MAP memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan tanaman hidroponik Desa Sabelak Kecamatan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Tommy Luasusun, SH., MAP menjelaskan bahwa budidaya tanaman hidroponik merupakan kegiatan inovasi dari Desa Sabelak, budidaya tanaman hidropanik yang dilaksanakan oleh Pemdes Sabelak beda dengan yang lazimnya menggunakan jaringan pipa paralon tapi dengan metode yang baru yang anggarannya bersumber dari Dana Desa.

“Dari hasil yang telah dilihat rencana kedepan Pemdes Sabelak akan meningkatkan inovasi tanaman hidroponik ini dengan setiap kepala keluarga mendapat bantuan program pemberdayaan yang bersumber dari dana desa”, jelas Tommy.

Camat Bulagi Selatan juga berharap “Dengan keberhasilan yang telah dicapai oleh Desa Sabelak dalam Inovasi Tanaman Hidroponik harapan kami kiranya ini menjadi pilot projek dan dapat tertular kedesa-desa lain dalam berinovasi meningkatkan dan mengembangkan potensi yang ada di desa”, kata Camat.

Melalui wawancara Jurnalis DisKominfo BanggaiKep Camat Bulagi Selatan pada Rabu, (6/5/2020) di kantornya beliau mengatakan, “Kami sebagai pemerintah kecamatan hanyalah perlanjangan tangan pemerintah Daerah dan pusat, yang selalu memberikan motivasi, pembinaan dan pendampingan serta pengawasan”, tutur Tommy. (AmosKominfo)

Lolantang, BanggaiKep.go.id – Dalam situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini yang membuat segala menjadi sulit baik beraktifitas maupun harga pangan yang meningkat dampak dari penyebaran Covid-19 yang bukan saja hanya dirasakan masyarakat kota tapi sampai dipelosok pedesaan.

Camat Bulagi Selatan Tommy Luasusun, SH.MAP mengajak masyarakat yang ada di Bulagi Selatan untuk dapat mendekatkan pasar kehalaman rumah, karena banyak manfaat serta kegunaannya.

Tommy Luasusun saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo BanggaiKep pada Rabu (6/5/2020) mengatakan, “Dalam situasi dan keadaan seperti sekarang ini dampak dari Pademi Covid-19, saya dalam berabagai kegiatan pemerintah Kecamatan Bulagi selatan baik rapat-rapat maupun kunjungan langsung ke desa-desa diwilayah kerja kami selalu menyampaikan motto kami “Mari Dekatkan Pasar Kehalaman Rumah” dari motto ini ada berapa hal positif yang kita dapat”, kata Tommy.

Lanjut Tommy, “Ini merupakan suatu strategi yang pertama memanfaatkan pekarangan rumah karena hampir mayoritas masyarakat pedesaan itu memiliki halaman rumah yang luas, ketika halaman rumah ditanami berbagai sayur-sayuran, rempah-rempah dan umbi-umbian pasti lingkungan rumah akan kelihatan asri, bersih serta sehat karena selalu dibersihkan. Dari apa yang ditanam sudah dapat memenuhi kebutuhan keluarga jika lebih pasti dapat dijual dan menambah penghasilan keluarga”.

“Apalagi sekarang ini banyak anak muda yang tidak tertarik lagi berkebun karena mungkin rata-rata lokasi berkebun di Kecamatan Bulagi Selatan cukup jauh, tapi dengan memanfaatkan halaman rumah sebagai sumber persediaan pangan keluarga pasti dengan sendirinya anak muda akan melibatkan diri bersama orang tua menanam kebutuhan pangan keluarga”, ucap Tommy.

“Dalam situasi Covid-19 saat ini kita harus mampu menyiapkan pangan tambahan atau cadangan apabila situasi memburuk dapak  dari pandemi kita tidak akan kwatir karena tersedia pangan keluarga dipekarangan,” jelas Camat Bulagi Selatan. (AmosKominfo)

Bulagi Selatan, BanggaiKep.go.id – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sea-sea Tatarandang Kecamatan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah mengelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2019/2020.

Pelaksanaan UNBK bagi SMK Sea-sea Tatarandang merupakan yang pertama ungkap Edison Maay, M.Pd.K selaku Wakil Kepala Sekolah, beliau juga menjelaskan bahwa kegiatan UNBK ini berlangsung selama 3 hari (16-19 maret 2020) dan diikuti oleh 8 orang siswa.

Sekolah yang dipimpin oleh Bihun Maitano, S.Pd harus melaksanakan Ujian Nasianal Berbasis Komputer (UNBK) dengan meminjam ruang Lab. komputer SMTK Bukit Ispirasi Lumbi-lumbia.

Menurut Edison, “Langkah ini kami tempuh karena SMK Sea-sea Tatarandang tidak memiliki sarana dan prasarana yang mendukung dilaksanakannya UNBK, sehingga harapan kami kiranya pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat membantu kami demi tersedianya sarana prasarana penunjang UNBK untuk tahun pelajaran berikutnya kami sudah melaksankannya di Tatarandang”, ungkap Edison. (JARKominfo)