Pos

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Kapal penumpang asal Kec. Bangkurung Kab. Banggai Laut yang mengangkut penumpang dengan rute perjalanan Bangkurung-Lumbia-Luwuk, yang transit di Pelabuhan Lumbi-Lumbia Kec. Buko Selatan Kab. Banggai Kepulauan tidak luput dari prosedur pemeriksaan dalam upaya pencegahan Covid-19, walau pun hanya berapa orang penumpang saja yang turun di Pelabuhan Lumbia.

Salah seorang tenaga kesehatan PKM Lumbi-lumbia Ses Grace saat dikonfirmasi Jurnalis Pemda BanggaiKep melalui via WA (26/3/2020) menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan sesuai prosedur dalam upaya pencegahan dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 diwilayah Banggai Kepulauan.

“Yang kami laksanakan adalah penyemprotan Disinfektan, pemeriksaan suhu badan, dan pendataan arus kedatangan penumpang, dan penyemproran Disinfektan pun kami lakukan diatas kapal, kami tidak melihat seberapapun jumlah penumpang yang datang, prosedur pencegahan tetap harus dijalankan karena mengingat penyebaran Covid-19 ini sangat cepat”, ujar ses Grace. (AmosKominfo)

 

 

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Tim Relawan virus Corona (Covid-19) Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan yang terdiri dari tenaga medis PKM Lumbi-lumbia, Anggota Polsek Buko/Buko Selatan, Anggota Danramil 1300-13 Buko/Buko Selatan, Dinas Perhubungan dan Anggota Pol-PP Kantor Camat Buko Selatan, gelar pencegahan penyebaran Covid-19 di Wilayah Kab. Banggai Kepulauan sebagai tindak lanjut keputusan dari Plt. Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam.

Kedatangan penumpang KM. Bahtra Prima di Pelabuhan Lumbi-lumbia pada hari Selasa (24/3/2020) pagi pukul 07.00 disambut oleh Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko Selatan guna menjalani proses pemeriksaan dalam upaya pencegahan Covid-19 di Wilayah Kec. Buko Selatan khususnya dan Kab. Banggai Kepulauan pada umumnya.

Penumpang dan ABK KM. Bahtra Prima sebelum meninggalkan pelabuhan setelah turun dari kapal disemprot dengan cairan disinfektan dan melakukan tes suhu badan, serta dilakukan pendataan arus kedatangan penumpang guna upaya selanjutnya jika ada penumpang yang baru tiba dari luar daerah terutama daerah yang memiliki riwayat resiko tinggi penyebaran Covid-19.

Menurut Ses Grace selaku tenaga kesehatan PKM Lumbi-lumbia, “Jumlah penumpang yang datang 80 orang dan 2 orang dari luar daerah (Makkasar), serta 11 ABK kapal KM. Bahtra Prima dan 1 orang siswa praktek, semua menjalani prosedur pemeriksaan tanpa terkecuali bahkan barang dan kapal pun disemprot dengan cairan disinfektan”. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Memasuki hari ketiga dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan oleh gabungan Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Buko dan Buko Selatan di Pelabuhan Leme-leme diguyur hujan deras, Selasa (24/03/2020).

Awalnya ketika kapal KM.Puspita Sari bersandar di Pelabuhan Leme-leme langit sudah mendung, beberapa saat kemudian hujan deras turun, meskipun diguyur hujan lebat Tim Relawan Pencegahan Covid-19 tetap melaksanakan prosedur pemeriksaan bagi masyarakat yang baru berdatangan dari luwuk maupun luar daerah, mulai dari penyemprotan Anti Septik ketika penumpang turun dari kapal, pemeriksaan suhu badan, mendata penumpang yang baru tiba dengan memisahkan baik yang hanya ke Luwuk serta yang dari luar daerah, serta dibagian akhir pemeriksaan diberikan Hand Sanitizer untuk membasuh tangan.

Kepala PKM Tataba, Sianti, AMd.Kep memberi penjelasan bahwa apa pun alasannya prosedur pemeriksaan jangan sampai diabaikan dan tidak ada satu pun penumpang yang meninggalkan pelabuhan Leme-leme yang tidak melewati proses pemeriksaan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Mantri Yuspianus saat ditanya mengenai masyarakat yang datang dari luar daerah beliau memaparkan bahwa  “Kami mengharuskan mereka melakukan karantina mandiri dirumah, dengan tidak keluar dari rumah selama 14 hari, memisahkan peralatan makan yang digunakan serta untuk sementara selama masa karantina jangan berinteraksi dengan orang lain terkecuali tenaga medis”, ucap Mantri.

Lanjut Yuspianus, “Karena kami dari pihak tenaga kesehatan tetap akan melakukan pemantauan dan pemeriksaan secara berkala bagi mereka yang datang dari luar daerah, apalagi riwayat kedatangannya dari daerah yang sudah ditemukan kasus Covid-19”. (JARKominfo)