Pos

Tataba, Banggaikep.go.id – Dalam rangka menjaga keamanan perayaan hari raya Paskah bagi umat Nasrani, Polsek Buko Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah melaksanakan patroli dan penjagaan rumah ibadah dalam pelaksanan ibadah hari raya Jumat Agung dan Paskah.

Kegiatan dimulai dengan kegiatan Apel Siaga Anggota Polsek Buko dan dilanjutkan dengan patroli pengamanan ibadah Jumat Agung (Kematian Isa Al-Masih) serta penjagaan tempat ibadah pada hari Jumat (2/4/2021) dan dalam perayaan hari raya Paskah pada hari Minggu (4/4/2021) yang dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Buko IPDA Lexi Tumonglo, SH.

IPDA. Lexi Tumonglo, SH mengatakan bahwa “Kegiatan patroli dan penjagaan rumah ibadah oleh anggota Polsek Buko dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dalam menjalankan ibadah disaat perayaan hari besar keagamaan yang pada saat ini khusus bagi umat Nasrani yang merayakan misa Jumat Agung dan hati raya Paskah serta mencegah terjadinya masalah Kamtibmas”.

“Dalam mengunjungi rumah-rumah ibadah (Gereja) dan pertemuan dengan para pemimpin umat Kristen, saya mengharapakan juga kepada pemimpin umat untuk dapat bersama-sama berperan bersama anggota Polri dalam menjaga Kantibmas dan menerapkan protokol kesehatan dalam upayah pencegahan penyebaran Covid-19 dengan terus menghibau kepada warga jemaat” tututpnya. (Amos Kominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id- Dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang hari raya Paskah, Anggota Polsek Buko dan Koramil 1308-13 Buko laksanakan apel siaga bersama dalam rangka persiapan patroli sinergitas TNI-POLRI jelang hari raya Paskah pada hari Rabu (1/3/2021) bertempat di Mapolsek Buko.

Kapolsek Buko IPTU. Marthen Tangkelangi, SH dan Danramil 1308-Buko Serma. Sardin Magati, dalam arahannya yang dibawakan oleh Kanit Patroli Polsek Buko Bripka. M. Faharul, SH menyampaikan “Bagi anggota yang akan melakukan Patroli menerangkan bahwa untuk menyikapi semua perkembangan sitkamtibmas TNI-Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan Pengamanan dan memantau situasi agar tetap berjalan dengan baik dan kondusif menjelang perayaan hari Raya Paskah.”

“Kita semua harus tetap selalu waspada, serta tidak lengah menyikapi situasi dan kondisi sekarang ini. Semoga apa yang kita laksanakan mendapatkan Ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa serta situasi tetap aman dan kondusif” lanjut beliau.

Selesai melaksanakan apel bersama Anggota Polsek Buko dan Anggota Koramil 1308-13 Buko dibawah kepemimpinan Kanit Patroli Polsek Buko Biola M. Fahrul dan Serma Sardin  Ismudin melaksanakan patroli bersama diwilayah Kecamatan Buko dan Buko Selatan. (Amos Kominfo).

Tataba, BanggaiKep.go.id – Tim pengerak disiplin penerapan protokol kesehatan Kecamatan Buko yang terdiri dari Anggota Polsek Buko, Anggota Koramil 1308 -13 Buko dan Anggota Polisi Pamong Praja (Pol-PP) kembali melaksanakan operasi Yustisi Protkes yang kali ini lokasi sasaran operasi di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko.

Dalam operasi ini, tim penegakan disiplin Protkes Kecamatan Buko kembali menjaring 12 orang pelanggar di Pelabuhan Leme-leme Bungin Kecamatan Buko Banggaikep pada hari selasa (2/3/2021) pagi.

Brigpol I Ketut Picca memaparkan  bahwa “Operasi yustisi dengan sasaran utama adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan mobil serta masyarakat lainnya yang tidak mematuhi Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).”

“Selama kegiatan berlangsung, tim menindaki masyarakat yang melanggar mayoritas tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.”

“Kepada masyarakat yang melanggar prokes tersebut, tim Penegakan Disiplin Protkes memberikan sanksi sosial berdasarkan Perbup No 23 Tahun 2020 berupa peringatan secara lisan serta kerja sosial disarana umum dengan membersihkan rumah ibadah, membersihkan sampah plastik di area pelabuhan serta diberikan sangsi menyanyi lagu Indonesia raya dan menghafal Pancasila dan UUD 1945.” Jelas Brigpol Picca.

“Dalam operasi itu, Tim Penegakan Disiplin Protkes Kecamatan Buko juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes, guna mengantisipasi Covid-19,” tutup Picca. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Brigpol Yengki Kumano merupakan personil Polsek Buko Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), ada hal yang menarik dari anggota Polsek Buko satu ini pasalnya setiap perhelatan pesta demokrasi Ia selalu menjadi petugas Pendamping Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 di Dusun Ebenheizer Desa Batangono Kec. Buko Kab. BanggaiKep.

Yengki Kumano saat diwawancarai Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep (10/12/2020) memaparkan bahwa sejak Pemilihan Umum Legislatif tahun 2014 Ia sudah bertugas menjadi petugas Pam TPS di Dusun Ebenheizer Desa Batangono.

“Pemilihan Umum Pilpres 2014, Pemilukada Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2015, Pemilukada Bupati dan wakil Bupati Banggai Kepulauan tahun 2016, Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 dan Pemilihan Umum Presiden 2019 bahkan sampai Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2020 saya pun masih tetap dipercayakan sebagai petugas Pam TPS 03 Dusun Ebenheizer Desa Batangono,” jelas Yengki menambahkan.

Saat ditanyai apakah tidak bosan karena tidak berpindah tempat untuk bertugas sebagai Pam TPS setiap pesta Demokrasi, Yengki mengatakan “Namanya tugas negara tidak mengenal bosan atau mau atau tidak mau yang terutama adalah menjalankan tugas negara.”

“Saya juga tidak jadi kendala untuk ditugaskan sebagai Pam TPS di Dusun Ebenheizer walau pun kondisi jalan yang cukup menantang, karena memang yang dibutuhkan adalah petugas yang bisa berkomunikasi baik dengan masyarakat yang ada di Dusun Ebenheizer,” ungkap Yongki.

Lanjutnya, “Karena dalam berkomunikasi masyarakat menggunakan bahasa Banggai jadi kalau petugas yang tidak paham agak sulit nantinya.”

Salah satu anggota Linmas Desa Batangono, Yoner Bapise mengatakan “Memang kai komondan nia setiap ano ko pemilihan tongo Yana kai tugas sumai sejak tahun 2014 sampai sekarang,” jelas Yoner dalam bahasa daerag Banggai. (AmosKominfo)

Ebenheizer-Batangono, Banggaikep.go.id – Untuk memastikan pelaku perjalanan menjalani karantina/isolasi mandiri serta memastikan keadaan kesehatan pelaku perjalanan dalam keadaan sehat dan menunjukkan gejala atau tidak, Anggota Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Buko yang terdiri atas tenaga medis PKM Tataba, Anggota Polsek Buko, Anggota Koramil 1308-13 Buko dan Jurnalis DisKominfo BanggaiKep, melakukan pemantauan pelaku perjalanan dari luar daerah di Dusun Ebenheizer Desa Batanggono Kec. Buko Kabupaten Banggai Kepulauan, Minggu, (17/5/2020).

Setiba di Dusun Ebenheizer dan berjumpa dengan Kepala Dusun Eben Eplin Talemo, menurut penjelasan Kadus “Yang baru datang di Eben sudah dikarantina sejak tiba di Eben dan lokasi karantinanya diluar kampung untuk keamanan masyarakat Eben karena yang bersangkutan dari Manado”.

Kemudian Anggota Satgas Covid-19 Kec. Buko ditemani Hansip dusun Ebenheizer Yoner Bapise menuju ke lokasi karantina yang menempuh jarak kurang lebih 2,5 KM dari ampung Eben, setelah sampai dilokasi karantina ternyata yang bersangkutan menjalani karantina di sandung.

Menurut Yoner dalam bahasa Daerah Banggai, “Yana sodo polong doi Eben, langsung tinoruson dai sandung, (dia sampai di Eben langsung dibawa langsung ke pondok)”.

Pelaku perjalanan yang menjalani karantina di pondok, beliau sudah dua bulan di Luwuk Kab. Banggai kerja sebagai kuli bangunan sejak dari Kota Manado, tapi saat tiba di Eben yang bersangkutan diminta untuk karantina lagi oleh Kadus, dia pun tidak menolak dan mengatakan, “Kalau untuk keselamatan kita semua di Eben saya siap berapa hari pun” ujar Anto pelaku peajalanan yang dikarantina mandiri.

Bahkan yang patut dicontohi oleh keluarga yang anggotanya menjalani karantina yakni jarak kurang lebih 20 meter, ada sandung milik masyarakat di Batangono yang juga saat itu sedang Losikon (tidur dikebun) oleh keluarga diminta untuk menjauh dari tempat itu dan disuruh pulang dulu jangan sampai ada apa-apa.

Masyarakat yang berkebun bertetangga dengan lokasi karantina pun memilih untuk pulang ke kampung (Batangono) pihak keluarga pun memberikan uang sebesar Rp. 300.000 untuk ojek pulang dan sedikit pengorbanan keluarga karena pekerjaan mereka terganggu. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Kamis, 7 April 2020, Anggota Polsek Buko terus bersinergi dan melibatkan diri bersama Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Buko dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai Corona Virus Desase 2019 (Covid-19) di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan khususnya di Kecamatan Buko dan Buko Selatan yang sudah memasuki hari ke 47.

Dari pemantauan Jurnalis Diskominfo Kab. Banggaikep sejak diberlakukannya protokol pencegahan Covid-19 di wilayah Kec. Buko, anggota Polsek Buko terus melibatkan diri mulai dari penjagaan dipintu masuk dan keluar pelabuhan Leme-leme dan pelabuhan Lalengan tidak pernah absen.

Bahkan ketika tim tenaga medis PKM Tataba Kec. Buko hendak turun lapangan guna mantau pelaku perjalanan dari luar daerah yang melakukan karantina mandiri, anggota Polsek Buko terus mendampingi sehingga para tenaga medis merasa aman dan terlindungi dalam menjalankan tugas karena terus dikawal oleh petugas keamanan.

Ketika ada pelaku perjalanan yang tidak mengindakan dan patuh terhadap arahan tenaga medis pihak polsek tidak segan-segan untuk memberikan peringatan dan penegasan, seperti apa yang selalu disampaikan Brigadir Yengki Kumano dan Brigadir Piccah kepada pelaku perjalanan apalagi yang dari daerah transmisi lokal dan zona merah.

Mereka selalu tegaskan kepada pelaku perjalanan, “Kalau anda tidak mau menjalani karantina secara mandiri, kami dari pihak kepolisian tidak akan segan-segan menindak anda dan nanti akan kami karantinakan saudara sesuai undang-undang yang berlaku dalam penanganan Covid-19”, kata Yengki Kumano salah satu anggota Polsek Buko.

Pihak Polsek Buko selalu membacakan undang-undang yang berhubungan pencegahan Covid-19. (AmosKominfo)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Hari Selasa malam masyarakat Dusun Ebenheizer Desa Batangono Kecamatan Buko gempar dengan meninggalnya seorang lansia yang baru 7 hari tiba di Eben dari Desa Lauwon Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai untuk menggunjungi anak dan cucunya.

Pada hari Rabu, (15/4/2020) pukul 5.30 anggota Polsek Buko menerima laporan via HandPhone dari salah satu anggota BPD Batangono yang tinggal di dusun Eben yang bernama Yet menyampaikan bahwa di Eben ada yang meninggal dan masyarakat takut dan enggan membantu keluarga yang berduka, karena Almarhuma baru 7 hari tiba di Dusun Eben.

Anggota Polsek Buko langsung menghubungi Jurnalis Diskominfo BanggaiKep untuk berkoordinasi dengan Kepala PKM Tataba langka apa yang harus dilakukan.

Kepala PKM Tataba, Sianti, Amd.Kep saat dijumpai dikediamannya pukul 06.00 menjelaskan bahwa sudah menghubungi petugas medis untuk naik ke Eben beserta Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko.

Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko yang terdiri dari 4 orang dari PKM Tataba, 1 orang Anggota Polsek Buko dan 1 orang anggota Koramil 1308-13 Buko serta Jurnalis DisKominfo pada pukul 07.15 langsung bergerak ke Dusun Ebenheizer Desa Batangono, setiba di Dusun Eben suasana kampung tampak sepi hanya ada beberapa orang saja dijalan yang lain dirumah masing-masing.

dr. Nurul selaku penanggungjawab lapangan menjumpai tenaga medis di Dusun Eben untuk menanyakan kronologi peristiwa, Ses Feby selaku tenaga kesehatan di Eben menjelaskan bahwa “Beberapa hari yang lalu almarhum datang ke Pustu untuk memeriksakan diri karena sakit dan dari hasil pemeriksaan almarhuma menderita hipertensi dan juga pengaruh usia yang sudah rentah dan dari pemantauan kami sampai almarhuma meninggal tidak ada sedikit pun menunjukkan gejala Covid-19”, ujar Ses Feby.

Kemudian Tim menuju rumah duka untuk menggali keterangan dari pihak keluarga ternyata almarhuma memang memiliki riwayat penyakit Hipertensi dan Jantung dipengaruhi juga dengan usia yang sudah tua, menurut keluarga usia almarhuma berkisaran 80an tahun.

Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko pun langsung mengambil langka dan memberikan himbauan dan sosialisasi serta penjelasan kepada masyarakat Ebenheizer melalui pengeras suara yang ada di gereja sedangkan masyarakat didepan rumah masing-masing, Tim menjelaskan “Kona Tambu nia mate bolikon Covid-19, kona tambu nia motua mo, tambu nia ano ko penyakit Dara Tinggi dan Jantung, jadi komiu pelengele tambu nia mate boliko ko Virus penyebabnya”, soasialisasi dan himbauan disampaikan dengan mengunakan bahasa Banggai sehingga masyarakat muda mengerti dan memahaminya.

Setelah selesai himbauan dan sosialisasi dari Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko masyarakat satu persatu mulai berdatangan untuk membantu keluarga membuat peti karena mayat akan dikebumikan di Desa Lauwon Kec. Luwuk Timur Kab. Banggai.(AmosKominfo)

Lalengan, BanggaiKep.go.id- Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan terus bersinergi dan berupaya dalam pencegahan dan pengendalian serta memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Desianse 2019 (Covid-19) di wilayah Kecamatan Buko.

Pada Jumat (10/4/2020), Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Buko yang beranggotakan Pemerintah Kecamatan Buko, PKM Tataba, Polsek Buko, Koramil 1308-13 Buko, Dinas Perhubungan dan Jurnalis DisKominfo BanggaiKep, melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Pelabuhan Lalengan Kec. Buko bagi penumpang dan pedagang yang datang menggunakan bodi (kapal ukuran kecil) dari Toili dan Batui guna berdagang di Pasar Lalengan.

Para pedagang dan penumpang terlebih dahulu dilaksanakan pemeriksaan suhu badan serta pendataan  dan menanyakan riwayat perjalanan beberapa hari terakhir, selanjutnya di arahkan untuk mencuci tangan sebelum meninggalkan lokasi pelabuhan.

Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya dilakukan oleh Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko yang ditindak lanjut pada keesokan harinya Sabtu (11/4/2020) dengan mengunakan pengeras suara Tenaga Medis PKM Tataba mendatangi lokasi pasar Lalengan guna mensosialisasikan dan memberi himbauan kepada pedagang dan pengunjung Pasar dalam mencegah penyebaran Covid-19. (AmosKominfo)

Leme-leme Bungin, BanggaiKep.go.id – Kapal pengangkut penumpang penyebrangan antar pulau Luwuk-Leme-leme dan sebaliknya, KM. Puspita Sari pada hari Rabu (8/4/2020) mengalami musibah kandas di rep dalam perjalanan dari Luwuk dengan tujuan pelabuhan Leme-leme kira-kira pada pukul 16.30, dengan jarak yang masih harus ditempuh kurang lebih 1 Mil jauhnya dari pelabuhan Leme-leme.

Beruntung saat insiden itu terjadi Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Buko sudah berada ditempat sehingga dengan sigap Anggota Polsek Buko yang ada di pelabuhan langsung memerintahkan perahu milik nelayan (perahu pajala) dan beberapa bodi batang milik nelayan dan Speed Desa Leme-leme Bungin untuk mengevakuasi para penumpang yang berada di KM. Puspita Sari.

Proses evakusi penumpang berjalan dengan lancar dan tidak ada korban dan kerugian harta benda dari insiden kandasnya KM. Puspita Sari ditengah laut.

Sampai berita ini diturunkan Nahkoda dan ABK KM. Puspita Sari tidak bisa dikonfirmasi oleh jurnalis DisKominfo BanggaiKep, apa yang menjadi penyebab kapal kandas di rep, dikarenakan kapal masih berada ditengah laut. (AmosKominfo)

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Tim Relawan virus Corona (Covid-19) Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan yang terdiri dari tenaga medis PKM Lumbi-lumbia, Anggota Polsek Buko/Buko Selatan, Anggota Danramil 1300-13 Buko/Buko Selatan, Dinas Perhubungan dan Anggota Pol-PP Kantor Camat Buko Selatan, gelar pencegahan penyebaran Covid-19 di Wilayah Kab. Banggai Kepulauan sebagai tindak lanjut keputusan dari Plt. Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam.

Kedatangan penumpang KM. Bahtra Prima di Pelabuhan Lumbi-lumbia pada hari Selasa (24/3/2020) pagi pukul 07.00 disambut oleh Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko Selatan guna menjalani proses pemeriksaan dalam upaya pencegahan Covid-19 di Wilayah Kec. Buko Selatan khususnya dan Kab. Banggai Kepulauan pada umumnya.

Penumpang dan ABK KM. Bahtra Prima sebelum meninggalkan pelabuhan setelah turun dari kapal disemprot dengan cairan disinfektan dan melakukan tes suhu badan, serta dilakukan pendataan arus kedatangan penumpang guna upaya selanjutnya jika ada penumpang yang baru tiba dari luar daerah terutama daerah yang memiliki riwayat resiko tinggi penyebaran Covid-19.

Menurut Ses Grace selaku tenaga kesehatan PKM Lumbi-lumbia, “Jumlah penumpang yang datang 80 orang dan 2 orang dari luar daerah (Makkasar), serta 11 ABK kapal KM. Bahtra Prima dan 1 orang siswa praktek, semua menjalani prosedur pemeriksaan tanpa terkecuali bahkan barang dan kapal pun disemprot dengan cairan disinfektan”. (AmosKominfo)